cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Ismiraj
Contact Email
m.rifqi.ismiraj@unpad.ac.id
Phone
+628118498222
Journal Mail Official
m.rifqi.ismiraj@unpad.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran, Desa Cintaratu, Kec. Parigi, Kab. Pangandaran
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sumber Daya Hewan
ISSN : -     EISSN : 27745805     DOI : https://doi.org/10.24198/jsdh
Jurnal Sumber Daya Hewan (JSDH; eISSN: 2774-5805) publishes research outcomes, experiments, literature reviews, and other advanced research in the fields of animal husbandry, agriculture, and bioscience, which includes: agriculture and animal husbandry, animal production, animal nutrition, feed technology, feed plant science, animal reproduction, cell biology, animal welfare, animal production socioeconomic, livestock product technology, post-harvest, agricultural industry technology, and agro-industry which have been evaluated by the editorial board and reviewers, to contribute enriching animal sciences.
Articles 44 Documents
Prospek Pengembangan Sumberdaya Genetik Sapi Pasundan Berdasarkan Nilai Efektif Populasi dan Daya Dukung Wilayah di Kabupaten Garut Firdania Alda Elsadina
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v2i1.34043

Abstract

Penelitian dilaksanakan di pesisir selatan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat pada bulan Desember 2020 hingga Februari 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai ukuran populasi efektif dan daya dukung wilayah populasi Sapi Pasundan di pesisir selatan Kabupaten Garut dalam pengembangan sumberdaya genetik di Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif,  adapun pengembangan sumberdaya genetik Sapi Pasundan dibangun melalui analisis SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats) atas nilai ukuran populasi efektif dan daya dukung wilayah. Hasil studi menunjukkan bahwa basis populasi Sapi Pasundan di pesisir selatan Kabupaten Garut terdapat di Kecamatan Cibalong, Pameungpeuk dan Cikelet dengan jumlah 11.250 ekor. Berdasarkan nilai efektif populasi menunjukkan Kecamatan Cibalong sebesar 644,86, Kecamatan Pamengpeuk sebesar 192,13 dan Kecamatan Cikelet sebesar 151,22. Adapun  kapasitas wilayah tampung (KWT) di tiga wilayah mencapai 704.983 ekor dengan nilai kapasitas wilayah tampung terbesar di Kecamatan Cibalong yaitu 292.795 ekor. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kawasan basis populasi Sapi Pasundan di pesisir selatan Kabupaten Garut dalam katagori aman, dan pengembangan SDG dilakukan melalui konservasi dan pengembangan sumberdaya genetik Sapi Pasundan.Kata Kunci : Sapi Pasundan, Nilai Efektif Populasi, Daya Dukung Lahan, Konservasi Sumberdaya Genetik
Pengaruh Bahan Pakan terhadap Jumlah Tribolium Castaneum dan Susut Bobot Pakan dalam Penyimpanan Ardana Reswari Pratama; Rachmat Wiradimadja; Iman Hernaman
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v1i1.30859

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jumlah Tribolium castaneum dan susut bobot bahan pakan (jagung, dedak padi, pollard, kulit biji coklat, dan kulit kopi). Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak empat kali. Berdasarkan analisis statistik, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh jagung, dedak padi, pollard, kulit biji coklat, dan kulit kopi tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap tingkat serangan Tribolium castaneum.  Namun, pengaruh perlakuan bahan pakan nyata berpengaruh (P<0,05) terhadap penyusutan bobot bahan kering. Jagung menghasilkan susut bobot paling tinggi, diikuti kulit kopi dan kulit biji coklat, dan terendah dedak padi dan pollard. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa Tribolium castaneum menyerang kelima bahan pakan, dengan jumlah penyusutan yang paling sedikit adalah dedak padi dan pollard.
Perubahan Kandungan Protein Kasar dan Bahan pada Kacang Kedelai yang difermentasi dengan Probiotik Heryaki cair Ega Putri Rahayu; Deny Saefulhadjar; Hery Supratman
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v4i1.48605

Abstract

The purpose of this research was to figure out of the best effect of crude protein and dry matter use liquid heryaki probiotic dosage in soybeans fermented. The parameters observed were the content of changes in crude protein and dry matter. The research method used was an experimental method with a completely randomized design. There were three threatments of soybean fermented, namely P1= 3% probiotic, P2= 6% probiotics, P3= 9% probiotic. Performed 6 repetitions of each treatment. Data analysis used analysis of variance (ANOVA). The result showed the difference probiotic dosage fermented process had no sign on effect the changes of crude protein and dry matter.. Keywords: Soybean, liquid Heryaki probiotic,, fermentation, dry matter, crude protein
Tampilan Kualitas Fisik dan Kimia Susu Yang Terdampak Mastitis Ringan Pada Sapi Perah Friesian Holstein Di CV Ben Buana Sejahtera Jatinangor Sumedang Christi, Raden Febrianto; Salman, Lia Budimulyati; Wulandari, Eka; Sudrajat, Ajat
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v3i1.41004

Abstract

Mastitis adalah penyakit yang dapat mengganggu sistem perambingan pada sapi perah. Penyakit mastitis dapat digolongkan menjadi mastitis ringan dan berat sehingga dapat mempengaruhi terhadap susu yang dihasilkan. Kualitas fisik dan kimia menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan kualitas susu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tampilan kualitas fisik yang meliputi warna, aroma dan rasa  serta kualitas kimia yaitu kadar lemak, protein dan laktosa di CV Ben Buana Sejahtera (BBS Farm) Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel susu diambil dari sapi yang terjangkit mastitis ringan kemudian sampel diambil 100 mL dimasukkan pada coolbox untuk dilakukan pengujian sifat fisik dan kimia susu. di Laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik susu yang terkontaminasi mastitis ringan warna putih kekuningan, aroma agak tengik, dan rasa sedikit manis sedangkan sifat kimia kadar lemak susu 4,34%, protein 3,02%, dan laktosa 4,13%. Kesimpulan menunjukkan Kualitas fisik dan kimia susu yang terdampak mastitis ringan masih menunjukkan kualitas yang normal.Kata kunci: kualitas fisik, kualitas kimia, susu, mastitis ringan, BBS Farm
Pengujian Jumlah Mikroba dan Derajat Keasaman Susu Sapi Perah yang diberi Ransum Lengkap Tersuplementasi Protein, Lemak, Mineral (PLM) dan Direct Fed Microbial Bambang Kholiq Mutaqin; Didin Supriat Tasripin; Lovita Adriani; Ujang Hidayat Tanuwiria
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v2i1.31361

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas susu meliputi uji jumlah mikroba susu dan derajat keasaman susu sapi perah setelah pemberian perlakuan pakan yang berbeda. Pengujian in vivo dilakukan di peternakan sapi perah PT. Citra Agro Buana Semesta (CABS) Malangbong. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 kelompok perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan P1: Ransum Lengkap, P2: P1+DFM, P3: P2 +Protein by pass, P4: P2+PL, P5: P2+PLM. Analisis hasil uji jumlah mikroba susu menggunakan uji Total Plate Count (TPC) dan derajat keasaman susu sapi perah menggunakan pH Meter digital. Hasil yang diperoleh dilakukan pengujian analisis ragam dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian jumlah mikroba susu dan derajat keasaman pada susu sapi perah menunjukkan tidak adanya perbedaan nyata (p>0,05). Hasil uji jumlah mikroba dan derajat keasaman susu sapi perah setiap perlakuan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan kondisi jumlah mikroba susu diatas 1x106 CFU di atas jumlah mikroba berdasarkan SNI dan derajat keasaman berada pada kisaran susu berdasarkan SNI.
Pengaruh Daun Ubi Jalar sebagai Substitusi Konsentrat dalam Ransum Domba terhadap Produksi VFA dan NH3 (In Vitro) Sadam, Muhammad Raihan; Ayuningsih, Budi; Hernaman, Iman; Dhalika, Tidi
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v2i2.54225

Abstract

Penggunaan daun ubi jalar ke dalam ransum domba adalah salah satu upaya peningkatan kualitas pakan dengan memanfaatkan pakan hasil limbah pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi konsentrat oleh daun ubi jalar pada ransum domba terhadap kandungan VFA (volatile fatty acid) dan NH3 cairan rumen, serta untuk mengetahui persentase daun ubi jalar sebagai substitusi konsentrat yang menghasilkan produksi total VFA dan NH3 terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat empat perlakuan level penggunaan daun ubi jalar yaitu 0, 10, 20, dan 30% dengan 5 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam, dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata terhadap VFA, tetapi tidak nyata terhadap NH3. Penggunaan daun ubi jalar sebanyak 20% menghasilkan produksi VFA dan NH3 tertinggi.
ANALISIS PREFERENSI DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN DAGING SAPI (Studi Kasus di Perumahan Taman Rahayu Kabupaten Bandung) Ridayana, Allya Putri; Yunasaf, Unang; Fitriani, Anita
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v4i2.49464

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2023 di Perumahan Taman Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kelurahan Rahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis atribut yang dipertimbangkan konsumen di Perumahan Taman Rahayu Kabupaten Bandung terhadap pembelian daging sapi, untuk menganalisis preferensi dan tingkat kepuasan konsumen di Perumahan Taman Rahayu Kabupaten Bandung terhadap atribut dan pembelian daging sapi yang dibeli serta untuk menganalisis pengaruh preferensi dan kepuasan konsumen terhadap keputusan pembelian daging sapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan jumlah responden sebanyak 78 orang. Responden dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Validitas, Uji reliabilitas, Uji Chi Square, Uji Asumsi Klasik, dan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen mempertimbangkan warna daging merah cerah, tekstur yang empuk, kandungan lemak yang sedikit, dan bagian khas dalam untuk dibelinya. Konsumen biasanya membeli daging di Pasar Tradisional dengan nilai kepuasan yang tinggi setelah pembelian daging sapi. Preferensi dan kepuasan konsumen secara simultan memiliki pengaruh yang positif terhadap pembelian daging sapi, namun berbeda dengan secara parsial preferensi tidak berpengaruh positif sedangkan kepuasan berpengaruh positif.Kata Kunci: Daging Sapi, Atribut, Konsumen, Preferensi, Kepuasan
Pengaruh Penambahan Chicory Pada Ransum Domba Terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik (In Vitro) FITRIATIN, RESTIANA DEVI
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v3i1.48282

Abstract

Chicory (Chichorium intybus) merupakan tanaman sejenis forbs (sebangsa sawi-sawian) yang memiliki kandungan protein yang tinggi (PK 24%). Produktivitasnya yang tinggi juga menjadikan Chicory berpotensi untuk dijadikan sebagai pakan hijauan sumber protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pemberian Chicory dalam ransum domba terhadap kecernaan bahan kering dan organik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan dirancang sebagai berikut :  R0= ransum mengandung 0% chicory; R1= ransum mengandung 15% chicory; R2= ransum mengandung 30% chicory; R3= ransum mengandung chicory 45%.   Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik. Penambahan Chicory 45% pada ransum domba menghasilkan nilai rataan kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik tertinggi (72,12% dan77,11%).
PENGARUH BAWANG PUTIH DALAM PAKAN IKAN TERHADAP GEJALA KLINIS IKAN CUPANG (Betta imbelis) Ramadani, Rima; Rahayu, Rita; Safitri, Embun Iindrajati
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v4i2.52198

Abstract

Ikan cupang (Betta imbelis), salah satu spesies ikan hias air tawar yang mendapatkan popularitas yang signifikan di kalangan pecinta akuarium. Pemeliharaan ikan cupang tidak hanya berkutat pada estetika, tetapi juga mencakup aspek kesehatan yang sangat penting untuk memastikan keberlanjutan hidup dan kualitas hidupnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bawang putih terhadap sistem imun ikan cupang, untuk mengetahui pengaruh pemberian bawang putih terhadap penyembuhan gejala klinis pada dan ikan cupang, untuk mrngetahui tingkat kekeruhan air terhadap sistem imun ikan cupang dan ntuk mengetahui pengaruh perbedaan dosis ekstrak bawang putih yang tepat untuk ditambahkan pada masing-masing ikan cupang terhadap laju pertumbuhan ikan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu peningkatan respon imun non spesifik meliputi kelincahan pergerakan ikan dan penyembuhan gejala klinis pada ikan cupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada percobaan pengaruh bawang putih dalam pakan ikan terhadap gejala klinis ikan cupang (Betta imbelis) membuktikan bahwa penambahan ekstrak bawang putih pada pakan ikan mampu meningkatkan kondisi kesehatan ikan sehingga mampu mempengaruhi pertumbuhan ikan dengan cepat dan dosis perlakuan C mampu mempercepat gejala klinis yang ada pada ikan cupang. Selain itu, tingkat kekeruhan air tinggi dan menyebabkan stres pada ikan, ini dapat berdampak negatif pada kesehatan dan sistem kekebalan ikan cupang dan penambahan ekstrak bawang putih pada pakan buatan dengan dosis 1 ml memberikan hasil yang maksimal dibuktikan dengan ikan yang mengalami pertumbuhan yang cepat dan mampu mengobati gejala klinis yang terdapat pada ikan cupang (Betta imbelis).
Degradasi Bahan Kering dan Bahan Organik In Sacco pada Legume Kaliandra, Indigofera dan Lamtoro yang Ditanam di Desa Ujung Jaya Sumedang HERNAMAN, IMAN
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v3i1.54215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil degradasi bahan kering dan bahan organik pada legume (daun) kaliandra, indigofera dan lamtoro yang ditanam di Desa Ujung Jaya Sumedang, dengan metode In Sacco. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan yaitu R1 = Indigofera, R2 = Kaliandra, R3 = Lamtoro dan masing-masing diulang enam kali. Data penelitian dianalisis dengan sidik ragam dan uji jarak berganda Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap degradasi bahan kering dan bahan organik. Nilai degradasi bahan kering indigofera adalah 53,35% nyata lebih tinggi dari perlakuan lainnya, yaitu kaliandra sebesar 39,62% dan lamtoro sebesar 49,92%. Hal sama dengan degradasi bahan organik pada indigofera sebesar 55,27% lebih tinggi dari kaliandra sebesar 43,55% dan lamtoro sebesar 50,94%. Disimpulkan bahwa Indigofera adalah legum yang paling mudah didegradasi di dalam rumen.