cover
Contact Name
Illa Susanti
Contact Email
jurnal.stais@gmail.com
Phone
+6285323047104
Journal Mail Official
jurnal.stais@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tutugan No. 117, Leles, Haruman, Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44152
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30315816     DOI : https://doi.org/10.62070/thufuli
Core Subject : Education, Social,
Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal yang diterbitkan oleh program studi Pendidikan Anak Usia Dini STAI Siliwangi. Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian bidang pendidikan anak. Jurnal ini terbit pada bulan April dan Oktober disetiap tahunnya.
Articles 23 Documents
Strategi Efektif dalam Meningkatkan Keterlibatan Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini Mulyanti, Fitrah
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v3i1.258

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan anak secara menyeluruh, terutama dalam membangun fondasi yang kuat untuk keberhasilan akademik dan sosial di masa depan. Salah satu faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan PAUD adalah keterlibatan orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi-strategi efektif yang dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi berbagai teknik dan pendekatan yang telah terbukti meningkatkan partisipasi orang tua dalam aktivitas pendidikan anak-anak mereka, seperti komunikasi yang terbuka antara orang tua dan pendidik, pengorganisasian kegiatan keluarga yang mendukung pembelajaran, serta pemberian informasi yang mudah diakses tentang perkembangan anak. Selain itu, penelitian ini juga membahas tantangan yang sering dihadapi oleh orang tua dan lembaga pendidikan dalam membangun keterlibatan ini, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua yang lebih tinggi berhubungan langsung dengan peningkatan perkembangan anak, baik dari segi kognitif maupun sosial. Oleh karena itu, strategi-strategi yang melibatkan kolaborasi antara orang tua, pendidik, dan masyarakat sekitar perlu diperkuat untuk menciptakan pengalaman pendidikan yang optimal bagi anak usia dini.
Sekolah Ramah Anak: Pentingnya Kerjasama Dan Peran Keluarga, Masyarakat, Dan Sekolah Dalam Pendidikan Amanda, Dila Tiva; Muallifatul Khorida Filasofa, Lilif
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v3i1.62

Abstract

This research aims to find out the importance of cooperation and the role of family, school and society in education. The research method used in this paper is the library research method where the source of material is obtained based on references from books, journals, articles related to the theme discussed. The co-operation of families, schools and communities is very important in the development of child-friendly schools. Families, schools and communities significantly influence education. Families create the foundation for education, build character and provide moral values. They support children emotionally, financially and academically. Schools offer structured learning and socialisation opportunities, while communities contribute through support and innovation. By working together, it will support the education process in children.
Pengaruh Aturan Kelas Terhadap Disiplin Anak Usia Dini: Penelitian di Kelompok B TK Bina Insani Sukawening Garut hidayat, paridah; Nurmalasari, Eva; rahmawati, Reni
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i1.260

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak, termasuk dalam hal kedisiplinan. Namun, pada kenyataannya tingkat kedisiplinan anak usia dini masih tergolong rendah termasuk di TK Bina Insani Sukawening. Hal ini ditunjukkan oleh kurangnya kepatuhan anak terhadap aturan kelas seperti tidak datang tepat waktu, belum mampu menyelesaikan tugas dengan baik, serta kurang tertib saat mengikuti kegiatan pembelajaran. Masalah tersebut menunjukkan bahwa penerapan aturan kelas belum berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan aturan kelas, tingkat kedisiplinan anak usia dini, serta pengaruh aturan kelas terhadap disiplin anak usia dini di kelompok B TK Bina Insani Sukawening, Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh anak di kelompok B yang berjumlah 23 orang, dengan teknik pengambilan sampel secara jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan angket (kuesioner). Instrumen disusun berdasarkan indikator dari teori yang relevan dengan menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 27, meliputi uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji regresi linear sederhana, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aturan kelas tergolong baik dan konsisten hal ini terlihat dari hasil analisis deskriptif, skor rata-rata variabel aturan kelas sebesar 41,52 termasuk dalam kategori sedang-tinggi, dan tingkat disiplin anak usia dini di kelompok B juga berada pada kategori cukup baik dengan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata disiplin anak sebesar 38,74. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara aturan kelas terhadap disiplin anak usia dini, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,582 dan signifikansi p = 0,004 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,339) menunjukkan bahwa 33,9% variasi dalam disiplin anak dipengaruhi oleh penerapan aturan kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aturan kelas memiliki peran penting dalam meningkatkan disiplin anak usia dini, meskipun efektivitasnya juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti lingkungan keluarga dan sosial. Penelitian ini merekomendasikan penerapan aturan kelas yang konsisten dan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter disiplin anak sejak usia dini.
Pengaruh Status Single Parent terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini Siregar, Torang Siregar
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v3i1.273

Abstract

Artikel ini membahas pengaruh status single parent terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Anak yang dibesarkan oleh single parent sering mengalami kesulitan dalam menjalankan fungsi sosialnya secara optimal. Akibatnya, anak cenderung kurang mampu berinteraksi dengan lingkungan, merasa minder, dan menarik diri. Pada keluarga single parent dengan kondisi ekonomi rendah, asupan nutrisi anak sering tidak seimbang sehingga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun psikososial. Selain itu, single parent sering menghadapi keterbatasan waktu untuk menanamkan nilai-nilai adat, sopan santun, dan budaya keluarga, sehingga anak kurang memiliki pemahaman tentang norma sosial dan berpotensi mengalami perilaku menyimpang. Dalam bidang pendidikan, single parent yang sibuk mencari nafkah cenderung kurang optimal dalam mendampingi proses belajar anak, termasuk pembelajaran agama, sehingga anak menjadi kurang dekat dengan nilai-nilai spiritual. Perlindungan terhadap anak dari pengaruh negatif lingkungan juga sering terbatas, yang dalam jangka panjang dapat menimbulkan kecemasan, stres, atau gangguan psikologis. Kondisi-kondisi ini secara keseluruhan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan sosial, pemenuhan kebutuhan psikologis, serta bimbingan keluarga bagi anak single parent untuk meminimalkan dampak negatif dan mendukung pertumbuhan optimal dalam aspek sosial dan emosional.
Peran Media Pembelajaran Youtube Dalam Kompetensi Pedagogik Pembuatan Modul Ajar Guru: Penelitian di Raudathul Athfal Al Fatimiyah Desa Sukaratu Kabupaten Garut hidayat, paridah; Herawati, Neng Herni; Rahmawati, Reni
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i1.279

Abstract

Penelitian Ini Dilatar Belakangi Bahwa Guru Belum Melaksanakan Catatan Penilaian Rutin Harian Pekembangan Anak, Sarana Kegiatan Masih Bersifat Klasikal Dan Hanya Menggunakan Media Gambar Saja Sebagai Media Pembelajaran Sehingga Temuan Ini Mengidentifikasikan Bahwa Perlunya Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Mengembangkan Potensi Anak Melalui Media Pembelajaran Youtube. Tujuan Penelitian Utuk Mengetahui Peran Media Pembelajaran Youtube Dalam Kompetensi Pedagogik Pembuatan Modul Ajar Guru Guna Mengembangkan Potensi Anak. Fokus Penelitian Ini Adalah Bagaimana Peran Media Pembelajaran Youtube Ini Bermanfaat Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Untuk Meningkatkan Komptensi Pedagogikya. Penelitian Ini Menggunakan Metode Penelitian Kualitatif Dengan Teknik Pengumpulan Data Melalui Wawancara, Observasi, Dan Dokumentasi. Subjek Penelitian Terdiri Dari Kepala Sekolah Dan Guru. Analisis Data Dilakukan Melalui Reduksi Data, Penyajian Data, Dan Penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Media Pembelajaran Youtube Ini Berperan Sangat Penting Dan Berjalan Dengan Baik Dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Pembuatan Modul Ajar Guru.
Hubungan Antara Akhlak Mahmudah dengan Kemampuan Berbicara Santun Anak Usia Dini Rina, Rina Nurdiana; Rahmawati, Reni; Nurhasanah, Yani Siti
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i2.283

Abstract

Pendidikan agama Islam, khususnya dalam aspek akhlak, memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan karakter anak. Salah satu nilai utama yang diajarkan dalam Islam adalah cara berbicara dengan sopan dan penuh hormat, yang mencakup berbicara dengan lembut, menjaga ucapan, dan menghargai orang lain.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan akhlak mahmudah dan kemampuan berbicara sopan di kalangan anak-anak di RA Nurul Falah, serta untuk mengetahui hubungan antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populadi nya adalah seluruh siswa RA Nurul Falah Sebanyak 27 Siswa dan Sampel terdiri dari 27 responden, yang merupakan anak-anak yang terdaftar di RA Nurul Falah. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dokumentasi, dan observasi yang mengukur dua variabel utama: penerapan akhlak mahmudah dan kemampuan berbicara sopan, yang kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akhlak mahmudah di RA Nurul Falah berada pada kategori sedang dengan persentase 74,1%, sementara kemampuan berbicara sopan anak tergolong tinggi, juga dengan persentase 74,1%. Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = 0,132, yang berarti terdapat hubungan positif yang sangat lemah antara penerapan akhlak mahmudah dan kemampuan berbicara sopan di kalangan anak-anak; namun, hubungan ini tidak signifikan secara statistik karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa meskipun ada hubungan positif antara kedua variabel, hubungan tersebut tidak cukup kuat untuk menyatakan adanya pengaruh yang signifikan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan akhlak mahmudah di RA Nurul Falah dapat berkontribusi pada pengembangan karakter anak, tetapi tidak sepenuhnya memengaruhi kemampuan berbicara sopan mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih maksimal untuk meningkatkan kedua aspek tersebut melalui pembelajaran yang lebih terarah dan konsisten. Sebagai kesimpulan, meskipun penerapan akhlak mahmudah saat ini patut dipuji, masih ada ruang untuk perbaikan. Dengan mendorong pendekatan kolaboratif yang melibatkan orang tua, pendidik, dan masyarakat, RA Nurul Falah dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya menekankan prestasi akademik tetapi juga memprioritaskan pengembangan etika. Tujuannya adalah untuk membentuk individu yang berkemampuan baik yang mencerminkan nilai-nilai penghormatan, kebaikan, dan integritas, sehingga berkontribusi pada masyarakat yang lebih baik.
Pengaruh Pendidikan Inklusi Terhadap Interaksi Sosial Anaka Berkebutuhan Khusus: Penelitian di Kelompok Bermain Inklusi Lestari Ds. Sukasenang Kec. Banyuresmi Kab. Garut Nurdiana, Rina; Hidayat, Paridah; Ahmad, Vi’an Muawanah
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i2.285

Abstract

Setiap anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, berhak mendapat pendidikan yang setara dan penuh penerimaan. Sekolah inklusi hadir untuk menciptakan lingkungan belajar yang menghargai perbedaan dan mendukung interaksi antaranak. Namun, masih terdapat kendala dalam komunikasi dan pemahaman sosial. Karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji peran sekolah inklusi dalam mendukung interaksi sosial anak berkebutuhan khusus. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami implementasi sekolah inklusi di KB Inklusi Lestari Desa Sukasenang, mengkaji secara mendalam bentuk-bentuk interaksi sosial yang terjadi pada anak berkebutuhan khusus, serta menganalisis sejauh mana pendekatan pendidikan inklusif memberi dampak terhadap perkembangan sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden dan dianalisis menggunakan teknik statistik regresi linier sederhana. Responden dalam penelitian ini berjumlah 25 siswa KB Inklusi Lestari, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh karena seluruh populasi dijadikan sampel. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa persepsi terhadap sekolah inklusi (variabel X) memiliki skor rata-rata sebesar 57,32 (76,43%), sedangkan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus (variabel Y) memiliki skor rata-rata sebesar 57,84 (77,12%). Kedua variabel berada dalam kategori tinggi. Dari kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sekolah inklusi terhadap interaksi sosial anak berkebutuhan khusus. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,251 atau 25 % dan nilai signifikansi (p) sebesar 0,011 (p < 0,05). Pengaruhnya signifikan secara statistik, namun termasuk dalam kategori lemah
Pengaruh Metode Bermain Peran Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini Rina, Rina Nurdiana; Marlina, Elah; Kemala, Ratu
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i1.287

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengembangkan kreativitas anak sejak usia dini melalui metode pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kreativitas merupakan aspek penting yang mempengaruhi kemampuan anak dalam mengekspresikan ide, berpikir orisinal, dan memecahkan masalah. Namun, di Kober Miftahul Huda Asy-Syadzily, kegiatan belajar masih didominasi metode ceramah, sehingga kurang memberi ruang bagi anak untuk mengekspresikan kreativitasnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan masalah mengenai bagaimana penerapan metode bermain peran, bagaimana tingkat kreativitas anak, dan apakah terdapat pengaruh signifikan antara metode bermain peran terhadap kreativitas anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bermain peran, mendeskripsikan kreativitas anak usia dini, dan menganalisis pengaruh metode bermain peran terhadap kreativitas anak usia dini di kelas B Kober Miftahul Huda Asy-Syadzily. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional dan teori yang digunakan mengacu pada pandangan Munandar dan Guilford tentang kreativitas. Populasi dan sampel berjumlah 11 orang anak kelas B, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi yang dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran berpengaruh signifikan terhadap kreativitas anak, dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,527 atau 52,7%. Artinya, metode bermain peran memberikan kontribusi sebesar 52,7% terhadap peningkatan kreativitas anak usia dini, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulannya, penerapan metode bermain peran secara konsisten dan terencana terbukti mampu meningkatkan kreativitas anak dalam hal orisinalitas, kelancaran berpikir, fleksibilitas, dan elaborasi ide. Oleh karena itu, guru dan lembaga pendidikan dianjurkan untuk menerapkan metode ini sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
Rekonseptualisasi Peran Guru Dalam Penciptaan Gerak Untuk Anak Usia Dini: Studi Pustaka Mengenal Tantangan Pendidikan Tari di Lingkungan PAUD Rahmawati, Reni
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i1.291

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam urgensi rekonseptualisasi peran guru dalam memfasilitasi penciptaan gerak tari pada anak usia dini di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui pendekatan studi pustaka konseptual (conceptual literature review), artikel ini menganalisis secara sistematis tiga dimensi utama problematika yang secara signifikan menghambat terwujudnya peran ideal guru. Pertama, keterbatasan kompetensi pedagogis dan koreografis internal guru menjadi hambatan fundamental, diperburuk oleh minimnya latar belakang pendidikan formal atau pelatihan khusus di bidang seni tari, serta adanya miskonsepsi bahwa menari harus identik dengan standar penari profesional. Kedua, minimnya sarana dan prasarana pendukung, seperti ruang gerak yang sempit, keterbatasan alat peraga, dan kesulitan akses terhadap media audiovisual. Ketiga, pada tataran implementasi pedagogis, guru menghadapi kesulitan dalam menyelaraskan gerak tari dengan karakteristik unik anak usia dini. Hasil studi ini menegaskan bahwa ketiga tantangan tersebut saling terkait secara mendalam, membentuk sebuah siklus problematika yang melanggengkan praktik pembelajaran tari yang cenderung berorientasi pada imitasi dan hasil akhir, alih-alih pada proses kreatif. Oleh karena itu, penelitian ini secara tegas mengadvokasi pergeseran peran guru dari "instruktur gerak" menjadi "fasilitator kreatif" yang memantik imajinasi, memvalidasi ekspresi gerak spontan anak, dan memandu mereka dalam proses penemuan kreatif. Rekonseptualisasi ini memiliki implikasi luas pada reformasi model pelatihan guru yang lebih fokus pada keterampilan fasilitasi berbasis elemen tari dan stimulasi kreatif, peningkatan standar penyediaan sarana dan prasarana minimal, serta dukungan sistemik yang kuat dari para pemimpin sekolah dan pemangku kebijakan. Studi ini menegaskan bahwa transformasi peran guru adalah kunci strategis untuk mengoptimalkan potensi seni tari sebagai medium pengembangan kreativitas anak secara holistik dan berkelanjutan di PAUD
Interaksi Guru Dan Anak Dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Dalam Perpektif Hadits Nabi SAW malik, usep
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i2.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi guru dan anak dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini dalam perspektif hadits Nabi SAW. Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fase penting dalam perkembangan kognitif, sosial, dan bahasa, di mana peran guru sangat menentukan. Guru bukan hanya berperan sebagai fasilitator pembelajaran, tetapi juga sebagai teladan dalam membangun komunikasi yang positif dan penuh kasih sayang, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW dalam hadits-haditsnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di sebuah lembaga PAUD berbasis Islam. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi guru–anak melalui tanya jawab, pengulangan kosakata, scaffolding, serta pembiasaan salam dan doa, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan bahasa anak. Anak yang semula menggunakan kalimat pendek mampu mengembangkan kalimat lebih panjang, kosakata bertambah, serta keterampilan naratif meningkat. Integrasi nilai-nilai hadits Nabi SAW, seperti kelembutan, kasih sayang, dan berbicara sesuai kadar pemahaman anak, terbukti membangun suasana belajar yang kondusif, sekaligus menanamkan akhlak berbahasa Islami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi guru–anak yang responsif, hangat, dan terintegrasi dengan nilai-nilai hadits Nabi SAW mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini sekaligus membentuk karakter Islami. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga PAUD dalam merancang strategi pembelajaran bahasa berbasis nilai-nilai Islam.

Page 2 of 3 | Total Record : 23