cover
Contact Name
Illa Susanti
Contact Email
jurnal.stais@gmail.com
Phone
+6285323047104
Journal Mail Official
jurnal.stais@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tutugan No. 117, Leles, Haruman, Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44152
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30315816     DOI : https://doi.org/10.62070/thufuli
Core Subject : Education, Social,
Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal yang diterbitkan oleh program studi Pendidikan Anak Usia Dini STAI Siliwangi. Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian bidang pendidikan anak. Jurnal ini terbit pada bulan April dan Oktober disetiap tahunnya.
Articles 31 Documents
Pengaruh Bermain Alat Musik Tradisional Angklung Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Usep Malik Haerudin, Anidah Inayah; Hidayat, Paridah; Khoerunnisa, 3Widuri
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i1.300

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada hakikatnya ialah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh. Pendidikan musik anak usia dini adalah salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Angklung adalah salah satu alat musik yang kaya akan nilai-nilai dan dapat mewariskan budaya-budaya Indonesia pada generasi sekarang. Dengan bermain musik angklung anak diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas dan imajinasi, meningkatkan kecerdasan, meningkatkan daya ingat, dan membantu pengembangan kecerdasan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bermain alat musik tradisional angklung terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di KB At-Taqwa Indralayang. Angklung, sebagai salah satu alat musik tradisional khas Indonesia, memiliki karakteristik unik yang melibatkan aktivitas motorik, pendengaran, dan konsentrasi secara simultan. Kegiatan bermain angklung tidak hanya memperkenalkan anak pada kekayaan budaya lokal, tetapi juga berpotensi mendukung perkembangan aspek kognitif seperti kemampuan memecahkan masalah, perhatian, daya ingat, serta koordinasi multisensorik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, yakni menggunakan pengumpulan data angket yang kemudian diolah menggunakan program statistik sehingga dapat diketahui angka/besarnya pengaruh bermain alat musik tradisional angklung di KB At-Taqwa Indralayang terhadap siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling, yakni teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara sebagian yang diambil. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di KB At-Taqwa. Sedangkan sampel penelitian yang dijadikan responden adalah siswa kelompok B yang berjumlah 16 siswa. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil positif adanya pengaruh bermain musik tradisional angklung terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Hal ini dibuktikan dengan besar angka koefisien determinasi atau R square adalah sebesar 0,597. Menunjukkan bahwa 59,7% bermain alat musik tradisional angklung mempengaruhi perkembangan kognitif anak usia dini. Sedangkan sisanya 40,3% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Pengaruh Penggunaan Pendekatan Saintifik Terhadap Perkembangan Bahasa Ekpresif Anak Usia Dini Usep Malik Haerudin, Anidah Inayah; Rayani, Wina
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i2.302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan bahasa ekpresif  anak usia dini. Penelitian yang dilakukan di PAUD Kenanga Kp. Depok RT 02 RW 04  Desa Mekarraya Kecamatan Kersamanah dengan populasi sebanyak 35 siswa dan mengambil 15 orang siswanya sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengobservasi, wawancara, angket serta dokumentasi sebagai sumber sekunder penelitian. Sedangkan dalam pembahasannya peneliti menjabarkan dengan metode deskriptif kolerasi dengan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan bahasa ekpresif anak. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa rata-rata dari penggunaan pendekatan saintifik  sebesar 55,5%, dengan kategori nilai baik.  Perkembangan Bahasa Ekpresif  bernilai 80%, dengan kategori bernilai baik. Sedangkan pengaruh penggunaan pendekatan saintifik terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak usia dini di PAUD Kenanga, yaitu sebesar 0,003 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel X dan Y. Kekuatan pengaruh dari variabel X terhadap variabel Y ditujukan dari hasil koefisien determinasi (R Square) yaitu sebesar 0,450 yang mengandung pengertian bahwa kekuatan pengaruh variabel X dan Y adalah sebesar 45%.
Analisis Nilai Religius Pada Serial Animasi Film Nussa Dan Rara Untuk Anak Usia Dini Naura Aufa, Najwa Hibatillahi Syahirah; Ningsih, Widia; Sari, Nur Indah; ilvia, Fila; Prabowo, Dimas Setiaji
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2024): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v2i2.313

Abstract

Nussa and Rara adalah animasi edukasi yang menanamkan nilai-nilai agama pada anak-anak melalui narasi sederhana dan visual 3D yang menarik, termasuk episode "Dhikr" yang mengajarkan kebiasaan mengingat Allah dalam kehidupan sehari-hari. Nussa digambarkan sebagai sosok yang cerdas dan taat, sementara Rara ceria dan penasaran, menjadikan kedua karakter ini sebagai model perilaku yang dapat diterima oleh penonton muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai agama yang disajikan dalam episode dhikr, menggambarkan peran karakter dalam pendidikan moral, serta menganalisis efektivitas animasi sebagai media untuk menginternalisasi ajaran agama pada pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka, dengan mengkaji jurnal, buku, dan sumber digital untuk mengeksplorasi pesan agama, dinamika karakter, dan peran media digital dalam membentuk perilaku spiritual anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa episode ini efektif dalam mempromosikan ketenangan batin, membangun kebiasaan dhikr, dan menyampaikan nilai-nilai agama dengan jelas dan mudah dipahami, diperkuat oleh jangkauan luas saluran YouTube "Nussa Official", menjadikannya alat yang kuat untuk pendidikan agama.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Di Ra Raudhatul Jannah Encah Hastuti; Yon A. E; Chintya Annisa Rahman P
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak Usia dini adalah kelompok anak yang berada dalam rentang usia 0 sampai 6 tahun (UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003) hingga 0 sampai 8 tahun (para ahli/NAEYC). Periode ini disebut masa keemasan, karena pertumbuhan dan perkembangan , fisik, mental, intelektual, dan sosial emosional terjadi sangat pesat dan unik. Pada masa ini anak akan menyerap informasi dengan cepat melalui interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan bahasa anak di RA Raudhatul Jannah. Untuk memperoleh data dipergunakan instrumen Lingkungan Keluarga berupa angket yang diisi oleh orang tua wali murid dalam bentuk skala likert dan Perkembangan Bahasa Anak berupa angket yang diisi oleh guru kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitan survey deskriptif dengan jumlah sampel 30 anak di RA Raudhatul Jannah. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas instrumen dan uji prasyarat sebagai uji lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara lingkungan keluarga dan perkembangan bahasa anak di RA Raudhatul Jannah bersifat searah tetapi sangat lemah, setelah dianalisis lebih lanjut dengan uji prasyarat tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan keluarga dengan perkembangan bahasa, dilihat dari nilai sig 0,560 > 0,05 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,111. Hasil penelitian ini memberikan arti penting untuk pengembangan kebijakan pendidikan, khususnya terkait dengan perkembangan bahasa anak.
Peningkatan Kemampuan Membaca Melalui Media Flash Card Pada Anak Usia 5–6 Tahun Di Ra Al-Burhaniyah Ayu Pachrina; Yon A. E; Chintya Annisa Rahman P
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5–6 tahun menjadi permasalahan yang ditemukan di RA Al-Burhaniyah, di mana sebagian besar anak belum mampu mengenal simbol huruf, membaca suku kata dan kata sederhana dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pada anak usia 5–6 tahun dengan menggunakan media flash card. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dengan dua siklus, di mana dalam pelaksanaannya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap tahapan, yaitu pada pra siklus kemampuan anak terdata sebesar 36% saja, pada siklus 1 meningkat menjadi 56%, dan pada siklus 2 terjadi peningkatan lagi menjadi 83%. Hal ini membuktikan bahwa media flash card merupakan media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam menstimulasi kemampuan membaca anak usia dini, sehingga dapat dijadikan alternatif media pembelajaran bagi pendidik di tingkat PAUD.
Efektivitas Evaluasi Pembelajaran Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Ratu Kemala; Anidah Inayah; Paridah Hidayat
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial emosional merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang memengaruhi kemampuan mereka dalam berinteraksi, mengelola emosi, dan membentuk karakter. Evaluasi pembelajaran di PAUD seharusnya menjadi alat untuk menilai dan merefleksi perkembangan anak secara menyeluruh, namun dalam praktiknya sering kali masih fokus pada aspek administratif dan kognitif.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas evaluasi pembelajaran terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di Kober Santika, Leuwigoong, Garut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi pembelajaran sebagai alat untuk memahami kebutuhan perkembangan anak, khususnya dalam aspek sosial emosional yang menjadi fondasi bagi kemandirian, empati, dan kemampuan berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori evaluasi pembelajaran dari Morrison (2012) dan teori perkembangan sosial emosional dari Denham (2020), yang menekankan pentingnya proses observasi, pencatatan, dan dokumentasi sebagai bagian dari evaluasi, serta indikator seperti pengendalian diri, empati, dan tanggung jawab dalam aspek sosial emosional. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Sampel penelitian terdiri dari 20 anak kelompok B yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: "Jika evaluasi pembelajaran dilakukan secara efektif, maka perkembangan sosial emosional anak usia dini akan meningkat." Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak, dengan nilai signifikansi 0,004 (< 0,05) dan koefisien regresi 0,586, yang menunjukkan hubungan kuat dan positif. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,339 menunjukkan bahwa 33,9% perkembangan sosial emosional anak dipengaruhi oleh efektivitas evaluasi pembelajaran. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini terjawab dan terbukti. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan secara efektif, konsisten, dan terdokumentasi memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Pengaruh Kinerja Guru Terhadap Motivasi Belajar Anak Anne Nurdiana; Reni Rahmawati; Paridah Hidayat
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan peletak dasar pertama dan utama dalam pengembangan pribadi anak, baik berkaitan dengan karakter, kemampuan fisik, kognitif, bahasa, seni, sosial emosional, spiritual, disiplin diri, konsep diri, maupun kemandirian dan panca indra. PAUD memegang peranan yang sangat penting dan menentukan bagi sejarah perkembangan anak selanjutnya, karena merupakan pondasi bagi dasar kepribadian anak. PAUD sangat menentukan kesuksesan seseorang di masa depan, bagaimana seseorang merespon berbagai permasalahan yang dihadapi dalam setiap langkah kehidupan sangat ditentukan oleh pengalaman dan pendidikan yang diperolehnya pada saat usia dini. Guru mempunyai tiga tanggung jawab untuk melihat segala sesuatu yang terjadi dalam kelas untuk membantu proses perkembangan anak. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan sangat ditentukan oleh kesiapan guru dalam mempersiapkan anaknya melalui kegiatan belajar mengajar. Namun demikian posisi strategis guru untuk meningkatkan mutu hasil pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemampuan profesional guru dan mutu kinerjanya. Guru merupakan salah satu unsur manusia dalam proses pendidikan. Dalam proses pendidikan di sekolah, guru mempunyai tugas ganda yaitu mengajar dan mendidik anak, agar anak lebih termotivasi dalam belajar dan dapat menjadi manusia yang dapat melaksanakan kehidupan selaras dengan hakikat dan kodratnya sebagai manusia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian desktiptif dengan pendekatan kuantitatif. Adapun untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, penyebaran angket dan dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji linieritas, uji regresi linier sederhana. Dari hasil perhitungan uji kedua variabel setelah dianalisis diperoleh nilai rata-rata kinerja guru (X) sebesar 37,3 dari skor ideal 59 jika di presentasikan 37,3 x100 =63,22% menunjukan bahwa kinerja guru bernilai baik. sedangkan nilai rata-rata dari motivasi 59 belajar anak (Y) sebesar 48,9 dari skor ideal 60 jika di presentasikan 48,9 x100=81,5% menunjukan bahwa motivasi belajar anak 60 bernilai baik. Adapun kekuatan pengaruh dari variabel X terhadap Variabel Y ditunjukkan dari hasil koefesien determinasi (R Square) yaitu sebesar 0,438 yang mengandung pengertian kekuatan pengaruh variabel X terhadap Variabel Y adalah 43,8%.
Efektivitas Alat Permainan Edukatif (Puzzle) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia 4-5 Tahun Di Paud Permata Arimbi Salsabila; Roza Yenita; Ajeng Priendarningtyas
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v4i1.398

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan masa keemasan yang membutuhkan stimulasi tepat untuk membangun motivasi belajar anak. Penggunaan media konvensional seperti Lembar Kerja Anak (LKA) secara terus-menerus cenderung mengurangi ketertarikan anak dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis efektivitas penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) Puzzle dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia 4 – 5 tahun (Kelompok A) di PAUD Permata. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat perbedaan motivasi belajar anak sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) diterapkannya intervensi APE Puzzle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi berdesain One-Group Pretest-Posttest Desaign. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A usia 4 – 5 tahun di PAUD Permata dengan jumlah anak. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen lembar observasi yang mencakup 10 item untuk variabel X (APE Puzzle) dan 10 item untuk variabel Y (Motivasi Belajar). Seluruh butir instrumen telah teruji validitasnya ( ) serta uji reliabilitasnya. Intervensi pembelajaran dengan media APE Puzzle dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan dengan tingkat kesulitan yang bertahap. Teknik analis data yang digunakan mencakup uji prasyaratan analisis (uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas) serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test dan N-Gain Score pada program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan rata-rata motivasi belajar anak yang signifikan antara sebellum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan analisis Paired Sample t-test, diperoleh nilai signifikansi sebesar serta nilai , yang membuktikan bahwa ditolak dan diterima. Peningkatan tersebut ditunjukkan pula oleh hasil N-Gain Score yang berada pada kategori efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Alat Permainan Edukatif Puzzle efektif secara signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini di PAUD Permata.
Implementasi Kreativitas Guru Dalam Merancang Permainan Interaktif Untuk Stimulasi Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Rismaba Cikarang Rokhanah Rokhanah; Choiriyah Chalid; Sudi Suhardjo
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kreativitas guru dalam merancang permainan interaktif untuk menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun di TK Rismaba Cikarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru kelompok B yang mengimplementasikan permainan interaktif dalam kegiatan pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan kreativitasnya dalam merancang permainan interaktif melalui kemampuan memodifikasi permainan, mengembangkan media pembelajaran, menyesuaikan kegiatan dengan karakteristik anak, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Implementasi tersebut memberikan stimulasi terhadap kemampuan berpikir kritis anak yang ditunjukkan melalui kemampuan mengamati, aktif bertanya, mengemukakan pendapat, memecahkan masalah sederhana, dan menyimpulkan hasil kegiatan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi kreativitas guru dalam merancang permainan interaktif berperan dalam menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun di TK Rismaba Cikarang. Oleh karena itu, kreativitas guru perlu terus didukung dan dikembangkan oleh lembaga pendidikan melalui penyediaan fasilitas, media pembelajaran, serta kesempatan mengikuti pelatihan profesional sehingga proses pembelajaran menjadi lebih inovatif dan mampu mengoptimalkan perkembangan berpikir kritis anak.
Peran Pola Asuh Demokratis Terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Maimunah Maimunah; Choiriyah Choiriyah; Childa Kumala Azzahri
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena dapat mendukung kemampuan anak dalam berkomunikasi, belajar, berinteraksi, serta mengembangkan potensi dirinya. Salah satu faktor yang berperan dalam perkembangan kepercayaan diri anak adalah pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pola asuh orang tua dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun di Rumah Belajar Kasturi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilakukan dalam situasi alamiah. Subjek penelitian terdiri atas tiga anak usia 6 tahun, yaitu DD, LSA, dan FF, beserta orang tua masing-masing. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui observasi berkelanjutan serta triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun. Pemberian kasih sayang, perhatian, komunikasi yang baik, bimbingan, apresiasi, serta kesempatan kepada anak untuk belajar dan melakukan berbagai kegiatan secara mandiri dapat mendukung perkembangan kepercayaan diri anak. Anak menunjukkan perkembangan dalam keberanian mengungkapkan pendapat, berinteraksi dengan orang lain, mencoba hal-hal baru, serta menyelesaikan tugas secara mandiri. Perkembangan kepercayaan diri anak juga dipengaruhi oleh lingkungan yang positif, pengalaman yang menyenangkan, dukungan guru, dan kondisi emosional anak. Dengan demikian, pola asuh yang sesuai, lingkungan yang mendukung, serta kerja sama antara orang tua dan guru menjadi faktor penting dalam membantu anak mengembangkan kepercayaan diri secara optimal

Page 3 of 4 | Total Record : 31