cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285806808392
Journal Mail Official
jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0858-0680-8392 email : jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Sosial
ISSN : -     EISSN : 30310059     DOI : https://doi.org/10.59837
Jurnal Pengabdian Sosial published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 848 Documents
Optimalisasi Pendataan Usaha Perikanan Berbasis OSS di DPMPTSP Provinsi NTB Gading, Sari; Nurhayati, Nurhayati; Nisa, Nia Wahidhatun; Nazwin, Asfarony Hendra
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 7 (2026): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jb7v2379

Abstract

Kegiatan magang ini dilaksanakan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Barat selama satu bulan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kondisi eksisting pendataan izin usaha perikanan berbasis Online Single Submission (OSS), mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta mengusulkan strategi optimalisasi yang relevan dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif, di mana penulis sebagai peserta magang terlibat langsung dalam proses pelayanan perizinan melalui observasi, wawancara dengan pegawai, serta penelaahan dokumen terkait sistem OSS, SIMKADA, dan SILAT. Hasil kegiatan magang menunjukkan bahwa sistem perizinan berbasis OSS telah terintegrasi dengan SIMKADA dan SILAT dalam proses penerbitan izin usaha perikanan, namun masih menghadapi kendala teknis berupa gangguan sistem SIMKADA serta keterbatasan sumber daya manusia baik dari sisi petugas maupun pelaku usaha. Optimalisasi pendataan izin usaha perikanan memerlukan peningkatan kapasitas SDM, evaluasi sistem secara berkala, dan penguatan koordinasi antarinstansi agar pelayanan perizinan dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan transparan.
Pengenalan Budaya Lokal Melalui Kegiatan Explore Nusantara di Desa Budaya Pampang bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMKT Yeni Rahmawati; Khusnul Khatimah; Nurul Syahira Syuhada
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 7 (2026): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/c8samt86

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat “Explore Nusantara: Pengenalan Budaya Lamin Adat Pampang kepada Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMKT” dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan literasi budaya, pemahaman lintas budaya, serta pengalaman langsung mahasiswa terhadap budaya lokal Kalimantan Timur. Sebanyak 33 peserta mengikuti kegiatan ini yang meliputi observasi budaya, dialog dengan pengelola sanggar seni, dokumentasi tradisi, dan refleksi pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pengamatan langsung, wawancara, dan diskusi terstruktur. Kegiatan ini bertujuan memperkaya wawasan mahasiswa mengenai nilai-nilai budaya Dayak Kenyah, meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia, serta mengintegrasikan pembelajaran pariwisata dan hospitality dengan kearifan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh peningkatan signifikan dalam pemahaman budaya, kemampuan mendeskripsikan objek wisata budaya menggunakan bahasa Inggris, serta kesadaran pentingnya pelestarian budaya lokal. Pengelola Lamin juga menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa memberikan kontribusi positif bagi promosi wisata budaya. Melalui kegiatan ini, diperoleh kesimpulan bahwa kunjungan edukatif berbasis budaya efektif meningkatkan literasi budaya mahasiswa dan mendukung upaya pengembangan pariwisata lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat dilanjutkan dan diperluas untuk meningkatkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat adat.
Sosialisasi dan Pelatihan Koperasi pada Perangkat Koperasi Merah Putih Tingkat Kelurahan di Kabupaten Karawang Pupung Purnamasari; Erna Apriani; Abdul Latif; Fenina Berliana Putri; Lisa Aprilia
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 8 (2026): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/emn3vz16

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perangkat Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan, khususnya di Desa Randumulya, Kabupaten Karawang. Tujuan utama kegiatan adalah memperkuat pemahaman mengenai prinsip dan nilai koperasi, serta meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan organisasi, keuangan, dan pengembangan usaha koperasi. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya literasi koperasi, lemahnya tata kelola organisasi, serta keterbatasan pemanfaatan teknologi digital dalam operasional koperasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui survei dan identifikasi kebutuhan mitra. Tahap pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisasi, dan diskusi kelompok terarah. Selain itu, diperkenalkan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan koperasi. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan kegiatan serta memastikan keberlanjutan program. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan pelatihan yang terstruktur mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan perangkat koperasi, sehingga berpotensi mendorong pengelolaan koperasi yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung perekonomian masyarakat lokal.
Penguatan Tata Kelola Organisasi Karang Taruna Kabupaten Barru dalam Mendorong Partisipasi Sosial Pemuda Darwis Darwis; Sutrisman Basir; Andi Adhe Amalya; Rezal Hadi Basalamah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 7 (2026): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/wmpnbx41

Abstract

Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan di tingkat desa memiliki potensi strategis dalam mendorong partisipasi sosial pemuda. Namun, kondisi aktual di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, menunjukkan bahwa kelembagaan Karang Taruna masih menghadapi kendala serius, meliputi lemahnya tata kelola organisasi, rendahnya literasi administrasi, dan minimnya kapasitas kepemimpinan pengurus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas tata kelola Karang Taruna melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan intensif selama dua hari. Materi pelatihan mencakup manajemen dan administrasi organisasi, kepemimpinan sosial, serta pemanfaatan teknologi digital sederhana untuk publikasi dan dokumentasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, melibatkan 30–40 pengurus Karang Taruna dari berbagai tingkatan, dosen, dan mahasiswa Universitas Negeri Makassar sebagai fasilitator. Hasil kegiatan berkontribusi pada penguatan kelembagaan Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong partisipasi sosial pemuda yang lebih bermakna dan berkelanjutan.
Implementasi Digitalisasi Arsip Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Kearsipan di Dukcapil Kota Mataram Rizki Fuadi; Muhammad Aditiar; Zaetun Anisah; Mintasrihardi Mintasrihardi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 8 (2026): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/wzsfhr28

Abstract

Digitalisasi arsip merupakan langkah strategis yang penting untuk meningkatkan mutu layanan publik di tengah transformasi digital, terutama di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DUKCAPIL) Kota Mataram. Pengelolaan arsip secara tradisional masih menghadapi banyak masalah, seperti penumpukan dokumen, kesulitan dalam mencari arsip, keterbatasan ruang untuk penyimpanan, serta potensi kerusakan dan kehilangan dokumen. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menerapkan digitalisasi arsip demi meningkatkan efektivitas layanan kearsipan di DUKCAPIL Kota Mataram. Metode yang diterapkan adalah partisipatif dan aplikatif, melibatkan mahasiswa secara langsung dalam proses pengelolaan arsip administrasi kependudukan, mulai dari memilah dokumen, mengelompokkan arsip, mencatat data, hingga menyusun dokumen dalam sistem penyimpanan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa digitalisasi arsip dapat menghasilkan sistem administrasi yang lebih sistematis, mempermudah pencarian dokumen, meningkatkan efisiensi layanan, serta mendukung pegawai dalam proses verifikasi data administrasi kependudukan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami pengelolaan administrasi publik berbasis digital dan pentingnya tata kelola arsip yang profesional, modern, dan akuntabel.
Optimalisasi Pendampingan UMKM dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB Putri Salsabilah; Prasti Registia Ningsih; Wulan Ramandhani; H Abdruhman
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 8 (2026): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/nxgexq04

Abstract

Kemiskinan ekstrem tetap menjadi salah satu tantangan sosial dan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu langkah yang diambil untuk menghadapi masalah ini adalah dengan memberdayakan dan mendampingi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana maksimalisasi pendampingan UMKM dapat berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan ekstrem di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif melalui program magang dengan keterlibatan langsung dalam berbagai aktivitas pemberdayaan UMKM, termasuk pendataan usaha, pendampingan legalitas, pelatihan kewirausahaan, sosialisasi program, serta dukungan pemasaran dan digitalisasi usaha. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan partisipasi aktif selama berlangsungnya kegiatan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa program pendampingan yang dilakukan melalui pelatihan keterampilan, pembinaan usaha, Kelompok Diskusi Kemitraan dan Pengembangan (KDKMP), serta layanan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM berhasil meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan pengetahuan para pelaku UMKM. Program tersebut juga menciptakan kesempatan untuk usaha mandiri, meningkatkan produktivitas, dan memperluas akses para pelaku UMKM terhadap informasi, jaringan usaha, dan pengembangan produk. Kerja sama antara pemerintah, pendamping, akademisi, dan pelaku UMKM pun memperkuat ekosistem usaha yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengoptimalan pendampingan UMKM berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Implementasi Whistleblowing System (WBS) Sebagai Upaya Pencegahan Korupsi: Laporan Kegiatan Magang di Inspektorat Kota Mataram Nopi Andini; Intan Avosha Aziz; Malika Apriliani; Nurul Hidayati Indra Ningsih
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 8 (2026): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/tdw8v360

Abstract

Kegiatan magang ini dilaksanakan di Inspektorat Kota Mataram selama periode 29 Januari hingga 13 Maret 2026 sebagai bagian dari program magang mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Mataram. Inspektorat Kota Mataram sebagai lembaga pengawas internal memiliki peran strategis dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Mataram. Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pengawasan, termasuk mengamati implementasi Whistleblowing System (WBS) sebagai mekanisme pelaporan pelanggaran yang memungkinkan pegawai melaporkan dugaan korupsi secara aman dan terlindungi. Tujuan kegiatan magang ini adalah untuk memperoleh pengalaman praktis di bidang pengawasan pemerintahan, memahami mekanisme kerja Inspektorat, serta mengidentifikasi tantangan implementasi WBS dalam mendorongpartisipasi pegawai. Metode kegiatan magang meliputi observasi partisipatif, pencatatan kegiatan harian, pendampingan auditor, serta telaah dokumen dan regulasi yang berlaku. Hasil kegiatan magang menunjukkan bahwa WBS di Inspektorat Kota Mataram telah tersedia secara regulasi dan infrastruktur dasar, namun tingkat partisipasi pegawai dalam menggunakannya masih rendah akibat minimnya sosialisasi, rendahnya kepercayaan terhadap kerahasiaan identitas pelapor, serta budaya organisasi yang kurang kondusif. Melalui kegiatan magang ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam mengenai mekanisme pengawasan internal pemerintah dan pentingnya WBS sebagai instrumen antikorupsi di Pemkot Mataram.
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Strategi Pemasaran Digital pada UMKM Salome Pojok Sri Ernawati; Inah Nur Nabillah; Dina Maulida; Ita Istiqomah; Jumratul Fitri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 8 (2026): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/hdy1yc60

Abstract

Pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran digital merupakan salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan pemasaran pada UMKM Salome Pojok. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara langsung dengan pelaku usaha.Hasil kegiatan pendampingan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan Facebook dapat membantu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta meningkatkan penjualan. Namun, terdapat kendala berupa kurangnya pengetahuan digital dan keterbatasan dalam pengelolaan konten.Dengan adanya strategi pemasaran digital yang tepat, UMKM Salome Pojok dapat meningkatkan eksistensi usaha serta mampu bersaing di era digital. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dan pelatihan dalam pengelolaan media sosial agar lebih optimal dalam mendukung perkembangan usaha.