cover
Contact Name
Arham Rusli
Contact Email
arhamrusli@polipangkep.ac.id
Phone
+628114219746
Journal Mail Official
jatirenov.ppnp@gmail.com
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Indonesia, Kampus Politani Pangkep, Jl. Poros Makassar-Parepare Km. 83 Mandalle, Kab. Pangkajene dan Kepulauan, Prop. Sulawesi Selatan, 90655
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi
ISSN : ""     EISSN : 29635322     DOI : https://doi.org/10.51978/jatirenov.v%i%.%
JatiRenov merupakan pubikasi ilmiah yang memuat artikel hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dengan cakupan bidang kajian antara lain: 1. Pembangunan manusia dan daya saing bangsa 2. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal 3. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal 4. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM 5. Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan 6. Kesehatan, gizi, dan pangan fungsional 7. Kebijakan pengembangan teknologi dan inovasi
Articles 48 Documents
Pelatihan diversifikasi produk olahan samping udang Vanname bagi kelompok masyarakat di Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru Nurmiah, Sitti; Reta, Reta; Zaimar, Zaimar
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 2 No 2 (2023): Edisi November
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v2i2.761

Abstract

Komoditas udang eksport di Indonesia pada umumnya dalam bentuk udang beku yang tanpa kepala dan tanpa kulit, sehingga dari hasil industri pengolahan udang tersebut dapat menghasilkan limbah yang banyak. Kegiatan tersebut menjadi salah satu masalah di kalangan industri juga kepada supplier dalam hal ini masyarakat di Kabupaten Barru yang menjual udangnya dalam bentuk udang tanpa kepala dan Udang tanpa kulit. Tujuan pengabdian pada masyarakat di Kabupaten Barru adalah memanfaatkan limbah udang dalam bentuk olahan samping dari udang dengan mengolahnya menjadi petis dan kerupuk, metode yang dilakukan adalah dalam bentuk penyuluhan dan demonstrasi. Hasil pengabdian memberikan antusias kepada masyarakat dalam menangani dan mengolah limbah udang dan akan dijadikan alternatif dalam berwirausaha dalam bentuk petis dan kerupuk berbasis limbah kepala udang.
Peningkatan produktivitas pekarangan melalui penerapan teknik budidaya vertikultur berbasis limbah rumah tangga Prastiyo, Yulius Budi; Darwisah, Baso; Syatrawati, Syatrawati; Safitri, Rika; Akbar, Muh. Ilham
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i1.792

Abstract

Pengembangan potensi suatu desa/kelurahan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat bisa dimulai dengan memanfaatkan pekarangan skala rumah tangga yang ditata dan dikelola dengan baik. Pemanfaatan lahan pekarangan dapat dikelola dengan budidaya tanaman secara vertikultur sebagai inovasi teknologi budidaya di pekarangan skala rumah tangga, sekaligus dapat menjadi alternatif pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam perencanaan lanskap pekarangan dengan penerapan teknik budidaya vertikulur untuk peningkatan produktivitas lahan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai dengan cara pemberian materi dasar-dasar teknik budidaya vertikultur dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilakukan selama enam bulan yang meliputi aktivitas sosialisasi, pelatihan penggunaan limbah rumah tangga sebagai media bahan teknik budidaya, pemilihan media tanam, dan pendampingan. Sasaran kegiatan ini adalah petani dan masyakat yang memiliki lahan pekarangan yang tidak produktif. Pelatihan ini telah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perserta dalam mempergunakan prosedur sistematis dalam mengelola pekarangan rumahnya. Pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya tanaman vertikultur telah menjadi inovasi teknologi budidaya yang efektif untuk dikembangkan di pekarangan skala rumah tangga, sekaligus dapat menjadi alternatif pertanian berkelanjutan.
Penyuluhan pemanfaatan tumbuhan lokal sebagai pewarna alami kerajinan ecoprint Syatrawati, Syatrawati; Prastiyo, Yulius Budi; Darwisah, Baso; Wahyuni, Sri; Muthmainna, Muthmainna
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i1.793

Abstract

Keberagaman sumber daya alam tumbuhan dapat mendorong geliat perekonomian masyarakat Desa Barania sebagai desa wisata berbasis kelestarian lingkungan dan ekowisata. Potensi dan daya tarik alam yang indah, produk ekonomi kreatif seperti kuliner khas lokal, juga produk fashion, serta kegiatan budaya juga menambah potensi sebagai desa wisata. Mempertimbangkan potensi alam dan kemampuan dasar dalam mengelola kerajinan akan menjadi salah satu alternatif penghasilan warga masyarakat dan sekaligus sebagai produk khas daerah yang menjadi daya tarik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam memanfatkan tumbuhan lokal sebagai sumber pewarna alami pada berbagai produk fashion. Program pengabdian ini dilaksanakan pada bulan April – November 2023 di Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Metode dengan sosialisasi memperkenalkan tujuan dan manfaat metode ecoprint, pemanfataan tumbuhan sebagai pewarna alami dan praktik tehnik membuat kerajinan yang berbasis pewarna alami serta pendampingan berkelanjutan. Peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan akhirnya masyarakat sudah terampil memproduksi produk ecoprint. Dampak berkembangnya industri fashion ecoprint ini membantu mengatasi kendala polusi lingkungan akibat dari industri tekstil dan menjasi prinsip rancang berkelanjutan untuk menghasilkan karya fashion yang aman.
Pemberdayaan masyarakat melalui rekayasa teknologi budidaya ikan Nila sistem bioflok di Kabupaten Pangkep Rahmayati, Rahmayati; Kasim, Nur Alam; Ratnawati, Ratnawati
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i1.806

Abstract

Produksi ikan air payau/tawar Sulawesi Selatan selama periode tahun 2013 sampai 2016 mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun dengan pertumbuhan hanya sekitar 27,40%, jika dibandingkan dengan komoditas udang sebesar 72,60%. Keterbatasan lahan air payau/tawar untuk budidaya dan tingginya permintaan konsumsi ikan nila bagi masyarakat merupakan variabel yang sangat mendukung dalam implementasi teknologi bioflok sebagai teknologi akuakultur intensif yang berwawasan lingkungan. Metode yang digunakan adalah tatap muka, melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan. Para pembudidaya ikan nila di kelurahan Pundata Baji tersebut, mengikuti kegiatan pengabdian dengan antusias dan aktif. Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bersifat dua arah, sehingga peserta dapat melakukan diskusi jika ada hal yang kurang dimengerti atau ada hal yang perlu mendapatkan penjelasan/pemahaman lebih mendalam terkait manfaat dari teknologi bioflok ini, bagi petani yang sudah pernah mencobanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat khususnya para pembudidaya ikan nila terkait manfaat teknologi bioflok sebagai salah satu alternatif teknologi budidaya perikanan intensif yang berwawasan lingkungan.
Penyuluhan dan demonstrasi teknik budidaya Cacing Laut Nereis sp. sebagai pakan alami induk udang Vaname (Litopenaeus vannamei) pada kelompok tani Kelurahan Talaka, Kabupaten Pangkep Sari, Andi Puspa; Wahidah, Sri; Baga, Irfani
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i1.818

Abstract

Cacing laut (Nereis sp.) merupakan salah satu jenis pakan alami yang memiliki nilai manfaat yang tinggi sebagai pakan induk udang dalam sentra pembenihan udang (hatchery) di Indonesia. Budidaya cacing laut sampai saat ini masih belum berkembang, karena ketersediaannya sebagai pakan induk udang di hatchery masih sangat tergantung dari hasil tangkapan di alam, memiliki risiko tercemar oleh zat toksik berbahaya, dan dapat menjadi “carrier” agen penyakit bagi induk udang, Oleh karena itu budidaya cacing laut perlu untuk dikembangkan dengan lingkungan budidaya yang terkontrol dan suplai nutrient yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi cacing laut, agar dihasilkan produk cacing laut yang aman dibandingkan dengan produk cacing laut yang berasal dari hasil tangkapan dialam. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan petani dalam memproduksi cacing laut Nereis sp sebagai pakan berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan dalam proses pematangan gonad dan pemijahan udang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh kelompok tani Kelurahan Talaka, Kabupaten Pangkep, Propinsi Sulawesi Selatan bersama dosen sebagai pendamping kegiatan. Tahapan yang dilakukan adalah sosialisasi kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan, demonstrasi budidaya Cacing Laut dalam wadah budidaya (baskom pelastik volume 15 liter). Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani tambak dalam membudidayakan cacing laut ditunjukkan dari minat dan pertanyaan yang diajukan petani tambak pada saat penyuluhan dan demonstrasi berlangsung. Selain itu memperlihatkan bahwa kelimpahan cacing ini sangat dipengaruhi kondisi lingkungan habitatnya, substrak lumpur berpasir (tanah tambak) yang banyak mengandung bahan organik dan pakan dedak yang diberikan.
Penggunaan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyakit pada Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di Pulau Sabutung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Nur, Khaeriyah; Suparmin, Yuliani; Pradhany, Risha Catra
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i1.821

Abstract

Ayam kampung unggul balitbangtan (KUB) merupakan ayam kampung galur baru yang berasal dari hasil seleksi genetik oleh tim peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Ayam ini memiliki keunggulan dalam konsumsi pakan yang lebih efisien, daya tahan tubuh yang baik, serta produksi telur yang lebih tinggi dibandingkan ayam kampung lain. Hal inilah yang menyebabkan usaha budidaya ayam KUB makin meningkat. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pemeliharaan ayam KUB. Selain faktor manajemen pemeliharaan meliputi perkandangan dan pakan, faktor kesehatan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, mengingat saat ini berbagai penyakit infeksius masih menjadi hal yang paling mengancam produktivitas ternak. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi, vitamin dan sanitasi lingkungan. Sanitasi lingkungan merupakan hal yang paling sederhana dilakukan namun memberikan dampak yang luar biasa dalam pencegahan berbagai penyakit infeksius. Program sanitasi lingkungan dapat dilakukan dengan penyemprotan desinfektan pada kandang maupun peralatan sehingga hal ini menjadi salah satu program mencegahan penyakit pada budidaya ayam KUB. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan program penyuluhan pentingnya desinfektan sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit pada ayam KUB serta pemberian desinfektan dalam manajemen pemeliharaan dan budidaya ayam KUB. Kelompok sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok ternak di Pulau Sabutung, Kabupaten Pangkep karena daerah ini memiliki potensi yang baik dalam pengembangan bisnis ayam kampung. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan produktifitas ayam KUB selama masa pemeliharaan. Hal tersebut disebabkan karena berbagai upaya dari berbagai sektor dilakukan seoptimal mungkin sehingga kedepannya budidaya ayam KUB di Pulau Sabutung dapat menjadi sebagai salah satu prospek bisnis yang dapat dikembangkan.
Pelatihan Instagram untuk branding UMKM di Kecamatan Pondok Aren WIjaya, Hery Derajad; Firdaus, Diky
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i1.825

Abstract

Pertumbuhan pesat teknologi dan penggunaan media sosial telah menciptakan paradigma baru dalam dunia bisnis, khususnya untuk UMKM. Dalam menghadapi era digital ini, pelaku UMKM dituntut untuk berinovasi dan memanfaatkan platform online guna memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan keberlanjutan usaha mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, Instagram telah menjadi ruang virtual yang vital bagi berbagai jenis bisnis, memberikan peluang unik untuk memvisualisasikan produk atau jasa, berinteraksi dengan pelanggan, dan menciptakan kehadiran daring yang kuat. Kecamatan Pondok Aren, sebagai lanskap ekonomi yang heterogen dengan beragam jenis UMKM, menyadari perlunya dukungan dan pelatihan khusus agar para pelaku UMKM dapat bersaing secara lebih efektif dalam pasar digital. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada pelaku UMKM di Kecamatan Pondok Aren tentang potensi Instagram sebagai alat strategis dalam pemasaran dan branding. Metode pelaksanaan kegiatan difokuskan dalam penanganan permasalahan bersama mitra ekonomi produktif, dan mitra tidak produktif secara ekonomi/sosial serta partisipasi mitra. Hasil dari pelaksanaan kegiatan PKM ini menunjukkan peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan Instagram untuk branding. Peserta juga dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh untuk membuat konten yang lebih menarik dan engaging, serta meningkatkan visibilitas dan branding UMKM mereka. Program ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan mereka dalam membantu pelaku UMKM di Kecamatan Pondok Aren. Program PkM ini perlu dilanjutkan secara berkala untuk membantu lebih banyak UMKM di Kecamatan Pondok Aren dalam meningkatkan branding dan penjualan mereka melalui Instagram.
Sosialisasi Teknologi Bioflok pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Kolam Beton/Terpal Megawati, Megawati; Zam, Wahyuni; Abdullah, Abdullah; Kasim, Nur Alam
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 2 (2024): Edisi November
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i2.848

Abstract

Udang Vaname merupakan salah satu sumberdaya alam di Indonesia yang mempunyai nilai ekonomis tinggi sebagai salah satu komoditas yang diunggulkan di sektor kelautan dan perikanan. Memiliki sasaran produksi, yaitu 29,20% dari total target produksi budidaya perikanan dengan kenaikan rata-rata produksi sebesar 12,18% per tahun (KKP., 2016). Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi yang menjadi sentra pengembangan udang Vaname di Indonesia. Selama kurun waktu 2016-2021, produksi udang Vaname sebesar 20.652 ton, mengalami fluktuasi produksi dari tahun ke tahun dengan pertumbuhan hanya sekitar 27,40 %, jika dibandingkan dengan komoditas rumput laut sebesar 72,60 % (KKP. Provinsi Sulawesi Selatan, 2017). Tujuan kegiatan ini yaitu untuk mensosialisasikan teknologi bioflok pada budidaya udang vaname di kolam beton/terpal. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu tatap muka, melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan. Berdasarkan hasil evaluasi peserta kegiatan sosialisasi/penyuluhan menunjukkan bahwa sebagian besar (80%) petani pembudidaya udang vaname mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam rencana penerapan teknologi bioflok dalam kegiatan budidaya udang vaname pada kolam beton/terpal.
Pengenalan Sinbiotik sebagai Supplements Untuk Ternak Unggas di Sekolah Alam Le Cendekia Gowa Masir, Ummul; Ramadhanty, Dhian; Ardiyaningsih, Fitrah
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 2 (2024): Edisi November
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i2.904

Abstract

Sinbiotik merupakan suplemen tambahan yang mendukung proses efisiensi pakan dalam sebuah peternakan ayam lokal, karena bakteri baik yang terkandung mampu mengoptimalkan proses penyerapan nutrisi. Penyampaian materi kepada siswa bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat dari sinbiotik sebagai suplemen tambahan kepada ternak ayam KUB. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Alam Le Cendekia Kab. Gowa yang dihadiri oleh sisa sebagai peserta dan juga guru sekolah. Penyampaian informasi menggunakan dua metode yakni metode ceramah mengenai pengenalan sinbiotik dilanjutkan dengan pemutaran video demonstrasi pembuatan sinbiotik disertai dengan sesi diskusi singkat. Di akhir kegiatan, tingkat pemahaman peserta dievaluasi melalui pengisian kuesioner berisi soal yang terdiri dari dua bagian: 1) Pemahaman tentang sinbiotik; dan 2) Teknis Pengaplikasian sinbiotik. Sebesar 71,43% responden menjawab benar pada bagian 1, dan 63,33% menjawab benar pada bagian 2. Materi mengenai sinbiotik pada ternak ayam KUB melalui media video mampu dipahami oleh peserta ditandai dengan hasil evaluasi pengukuran tingkat pemahaman peserta setelah pemberian materi.
Pengenalan Material Beton Sebagai Terumbu Buatan (Artificial Reef) Pelindung Pantai di Desa Empange Kabupaten Pangkep Suaib, Syatir; Gani, Irwan; Latief, Nur Aulia
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 3 No 2 (2024): Edisi November
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v3i2.908

Abstract

Pantai merupakan daerah penyangga terhadap bahaya tsunami, gelombang pasang, banjir dan erosi. Secara garis besar wilayah pantai mempunyai aspek penyediaan ekologi, penyangga bahaya dan pemanfaatan oleh manusia. Degradasi dari habitat pantai dapat menyebabkan terjadinya penurunan fungsi pantai sebagai pertahanan alami dan meningkatnya risiko banjir. Salah cara atau metode yang digunakan untuk melindungi pantai adalah dengan terumbu karang buatan (artifisial reef). Terumbu karang buatan adalah struktur buatan yang dirancang untuk meniru fungsi ekologis terumbu karang alami. Mereka memainkan peran kunci dalam melindungi garis pantai dari abrasi laut, menyediakan habitat bagi kehidupan laut, serta meningkatkan keanekaragaman hayati. Material yang sering digunakan dalam pembuatan terumbu karang buatan adalah beton. Beton merupakan campuran dari semen, pasir, kerikil, dan air yang sangat kuat dan tahan terhadap korosi. Sifat-sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama untuk struktur bawah air yang memerlukan ketahanan jangka panjang