cover
Contact Name
Indrawan
Contact Email
jurnalcausalita@gmail.com
Phone
+6282130002860
Journal Mail Official
jurnalcausalita@gmail.com
Editorial Address
Jalan Belakang Olo No. 33 C Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Causalita: Journal of Psycology
ISSN : -     EISSN : 29882354     DOI : https://doi.org/10.62260/causalita.v2i1
Core Subject : Science, Education,
Causalita: Jurnal psikologi menerbitkan artikel ilmiah yang berkaitan dengan psikologi, berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian literatur. Jurnal ini menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 187 Documents
Hubungan Celf Compassion dengan Tingkat Stress Mahasiswa Keperawatan Selama Pratik Klinik di Poltekkes Kemenkes Padang Veromika, Veromika; Prima Aulia
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.533

Abstract

Mahasiswa keperawatan menghadapi berbagai tekanan selama menjalani praktik klinik, seperti beban akademik yang tinggi, tanggung jawab merawat pasien, dan tekanan dari lingkungan praktik. Kondisi ini dapat memicu stress yang berdampak pada kesehatan mental dan performa akademik. Salah satu faktor yang dapat membantu mahasiswa menghadapi tekanan tersebut adalah self-compassion, yaitu kemampuan untuk bersikap baik dan memahami diri sendiri saat menghadapi kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-compassion dengan tingkat stress pada mahasiswa keperawatan selama praktik klinik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan skala Self-Compassion dan skala Perceived Stress, di mana kedua alat ukur ini telah memenuhi syarat reliabilitas dan validitas. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis. Subjek dalam penelitian ini adalah 117 mahasiswa keperawatan Poltekkes Kemenkes Padang yang sedang menjalani praktik klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self-compassion dan tingkat stress. Self-compassion menyumbang sebesar 48,7% terhadap variasi tingkat stress pada mahasiswa keperawatan selama praktik klinik
Pengaruh Work-Family Balance Terhadap Emotional Exhaustion Pada Karyawan Wanita Yang Sudah Menikah Di Kota Padang dwi, rachel; Ardella, Rachel; rinaldi, rinaldi
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.534

Abstract

Wanita tidak lagi hanya dipandang sebagai sosok yang bertugas mengurus keluarga, melainkan juga memiliki kontribusi signifikan dalam berbagai sektor pekerjaan. Bekerja tidak semata-mata terarah untuk mencari tambahan dana untuk ekonomi keluarga tapi ialah sebuah bentuk aktualisasi diri, cari afiliasi diri dan wadah guna sosialisasi. Banyak wanita menikah bekerja untuk menurunkan kerentanan ekonomi rumah tangga mereka, memberikan pendidikan bermutu ke anak-anak mereka, atau untuk mendukung keluarga besar. Tujuan dilakukan penelitian ini ialah guna mengetahui seberapa besar pengaruh work-family balance terhadap emotional exhaustion. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan partisipan 322 karyawan wanita yang sudah menikah di kota padang. Penelitian ini memakai skala work family balance berdasarkan teori oleh Greenhaus, Collins & Shaw, serta untuk Skala emotional exhaustion berdasarkan teori Maslach & Jckson. Hasil analisis memperlihatkan adanya pengaruh positif antara work-family balance dengan emotional exhaustion. Variabel work-family balance memberikan pengaruh sebesar 23,7% terhadap emotional exhaustion, melainkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti di penelitian ini
Pengaruh Work Engagement Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Capella Patria Utama Cabang Padang Anisa, Oktia Mufi; Mardianto, Mardianto
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.538

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat work engagement yang ditunjukkan oleh sebagian karyawan PT. Capella Patria Utama Cabang Padang. Gejala yang tampak yakni kurangnya semangat kerja, kelalaian dalam penyelesaian tugas, serta perilaku tidak disiplin. Fenomena ini mengindikasikan adanya permasalahan serius yang berpotensi menurunkan produktivitas dan menghambat pencapaian tujuan strategis perusahaan. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif asosiatif yang meneliti pengaruh work engagement terhadap kinerja karyawan. Seluruh 60 karyawan PT. Capella Patria Utama Cabang Padang dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner berskala likert. Ada dua metode yang digunakan dalam analisis data berupa deskriptif, dan inferensial. sebelum menguji hipotesis, dilakukan uji normalitas dan uji linearitas. Penelitian ini memperoleh hasil di beberapa temuan penting; 1) Kinerja karyawan: Mayoritas Karyawan PT. Capella Patria Utama Cabang Padang memiliki tingkat kinerja yang masih terholong rendah; 2) Tingkat Work Engagement: Sebagian besar responden juga menunjukkan tingkat work engagement yang rendah; 3) Pengaruh Work Engagement terhadap Kinerja: Terdapat pengaruh signifikan work engagement terhadap kinerja karyawan. Kontribusi work engagement dalam menjelaskan variasi kinerja karyawan mencapai 51,6%, sebagaimana diindikasikan oleh nilai Adjusted R-square. ini berarti sisa 48,4% variasi kinerja karyawan tidak hanya ditentukan oleh variabel dalam model ini, tapi juga oleh daktor-faktor lainnya. Dengan demikian, temuan ini menekankan bahwa peningkatan work engagement adalah straregi krusial untuk mengoptimalkan kinerja individu di lingkungan kerja PT. Capella Patria Utama Cabang Padang.
Pengaruh Bystander Effect terhadap Perilaku Prososial Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Manado Damongilala, Milca; Solang, Deetje; Hartati, Meike
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bystander effect terhadap perilaku prososial pada mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Manado. Penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini 155 orang. Alat ukur yang digunakan adalah skala bystander effect dan skala perilaku prososial dalam bentuk Skala Likert. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai beta -6,37, dan nilai R (koefisien korelasi) sebesar 0,776, nilai signifikan yang diperoleh sebesar 0.000 < 0.005. Dengan demikian H1 diterima dengan adanya pengaruh yang signifikan antara bystander effect terhadap perilaku prososial. Berdasarkan hasil uji koefisien determinan indikator bystander effect diperoleh nilai R Square emosi apatis sebesar 0.669 atau 66,9%, yang berarti terdapat kecenderungan pengaruh situasional bystander effect terhadap perilaku prososial dari adanya emosi apatis pengamat, dengan demikian H2 diterima.
Kebersyukuran Pada Pengasuh Panti Di Panti Tunarungu GMIM Damai Tomohon Mailangkay, Anastasia S. M. Y.; Deetje Solang; Gloridei
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.573

Abstract

Kebersyukuran merupakan aspek psikologis penting yang berperan dalam menjaga kesejahteraan emosional dan ketahanan diri, terutama bagi individu yang bekerja di lingkungan dengan tuntutan sosial tinggi seperti pengasuh panti. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kebersyukuran dimaknai dan diwujudkan oleh pengasuh di Panti Tunarungu GMIM Damai Tomohon. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek primer penelitian terdiri atas dua orang pengasuh panti, sedangkan subjek pendukung meliputi kepala panti dan rekan sesama pengasuh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis berdasarkan empat aspek kebersyukuran menurut McCullough, Emmons, & Tsang (2002), yaitu intensity, frequency, span, dan density. Tahapan penelitian mencakup persiapan instrumen, pengumpulan data, transkripsi, pengodean, dan analisis interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pengasuh menampilkan kebersyukuran yang kuat dalam bentuk penerimaan terhadap kondisi anak asuh, rasa ikhlas dalam pelayanan, serta refleksi spiritual yang mendalam. Meskipun terdapat perbedaan dalam intensitas dan frekuensi ekspresi syukur, keduanya menunjukkan konsistensi dalam menjadikan rasa syukur sebagai sumber motivasi dan ketenangan batin. Temuan ini menegaskan bahwa kebersyukuran berfungsi sebagai mekanisme adaptif yang memperkuat kesejahteraan psikologis dan makna kerja pada pengasuh panti
EFEKTIVITAS PROGRAM GAMIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU KEDISIPLINAN TENAGA MAGANG DI PT SWABINA GATRA Fida Puspitasari Dewi; Idha Rahayuningsih
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program gamifikasi berbasis digital dalam meningkatkan perilaku kedisiplinan tenaga magang di PT Swabina Gatra. Fenomena awal menunjukkan pelanggaran kedisiplinan, seperti keterlambatan hadir, ketidakpatuhan presensi, penggunaan atribut yang tidak sesuai, serta keterlambatan pengumpulan laporan administrasi. Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan sepuluh peserta magang sebagai sampel. Intervensi gamifikasi diberikan selama 14 hari melalui penerapan sistem poin, badge, tantangan harian, dan leaderboard sebagai bentuk feedback dan penguatan perilaku adaptif. Hasil analisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,05), dengan nilai N-Gain Score kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa gamifikasi efektif sebagai pendekatan intervensi berbasis perilaku yang mampu meningkatkan kedisiplinan melalui mekanisme motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat pemahaman mengenai peran gamifikasi sebagai strategi modifikasi perilaku dalam konteks organisasi. Secara praktis, penelitian memberikan rekomendasi pengembangan budaya kerja disiplin dengan pendekatan yang suportif dan menyenangkan.
Pengaruh Intervensi Kartu Afirmasi Positif Terhadap Peningkatan Self Confidence Mahasiswa Magang Di PT. Swabina Gatra Jesika Bela Noviyanti; Idha Rahayuningsih
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari intervensi kartu afirmasi positif terhadap peningkatan self confidence pada mahasiswa magang di PT Swabina Gatra. Latar belakang penelitian muncul dari temuan bahwa beberapa mahasiswa magang memiliki self confidence yang rendah saat menjalankan tugas, seperti ragu dalam mengambil keputusan, kurang berani berkomunikasi dengan orang lain, serta memerlukan petunjuk berulang. Kondisi ini berpotensi menghambat kesiapan mereka dalam menghadapi tuntutan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest–posttest terhadap enam peserta yang dipilih berdasarkan skor self confidence dalam kategori rendah. Intervensi dilakukan selama 14 hari melalui pemberian kartu afirmasi positif yang dibaca, dipahami, dan diinternalisasikan setiap hari. Pengukuran dilakukan menggunakan skala self confidence yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor self confidence peserta, terlihat dari peningkatan skor pretest ke setiap sesi intervensi hingga posttest. Selain itu, peserta melaporkan perubahan perilaku, seperti lebih percaya diri dalam berkomunikasi, lebih tenang saat menerima tugas, serta lebih mampu mengelola pikiran secara positif. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi kartu afirmasi positif memiliki dampak yang efektif dalam meningkatkan self confidence mahasiswa magang sebagai bagian dari kesiapan kerja.
PENERAPAN METODE MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SENSORI MOTORIK PADA SISWA DOWN SINDROM DI SMA MUHAMMADIYYAH 1 GRESIK Wakhidah Sabilli Salsabila; Wakhidah; Prianggi Amelasasih
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.582

Abstract

Down Syndrome adalah kondisi genetik akibat kelebihan kromosom 21, menyebabkan keterbelakangan mental dan fisik. Di Indonesia, diperkirakan terdapat sekitar 300.000 anak dengan Down Syndrome, banyak yang bersekolah di tingkat dasar. Anak-anak ini sering menghadapi tantangan dalam perkembangan bahasa, termasuk keterlambatan berbicara dan kesulitan membaca serta menulis. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan metode Montessori untuk meningkatkan kemampuan sensori motorik pada seorang siswa berusia 17 tahun dengan Down Syndrome di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Guru Pendamping Khusus (GPK) dan observasi langsung. Desain penelitian menggunakan one group pretest posttest, dengan analisis data menggunakan Normalized Gain/N-Gain Score. Hasil menunjukkan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,326, yang tergolong dalam kategori Sedang. Kesimpulan menunjukkan bahwa metode Montessori berdampak signifikan dalam meningkatkan kemampuan sensori motorik, meskipun efektivitasnya tergolong sedang.
PENERAPAN STRATEGI SELF-MONITORING BERBASIS VISUAL SUPPORT UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN FOKUS BELAJAR PADA SISWA ADHD DAN AUTISME DI SMA MUHAMMADIYAH 1 GRESIK Indah, Astrid Indah Wardani; Astrid; Prianggi Amelasasih
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.584

Abstract

Siswa dengan gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan Autism Spectrum Disorder (ASD) seringkali menghadapi kesulitan dalam menjaga fokus belajar, mengelola perilaku, serta mengikuti instruksi dengan konsisten di lingkungan sekolah inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberhasilan penerapan strategi self-monitoring berbasis visual support dalam meningkatkan fokus belajar pada seorang siswa berusia 16 tahun dengan ADHD dan autisme di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru BK dan Duru Pendamping Khusus (GPK) serta observasi langsung terhadap perilaku fokus belajar siswa selama proses intervensi. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest posttest. Analisis data menggunakan penghitungan Normalized Gain/N-Gain Score dan evaluasi perubahan perilaku on-task. Hasil penelitian menunjukkan adanya kemajuan yang bermakna dalam kemampuan fokus belajar siswa dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,75 yang tergolong sedang. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi self-monitoring berbasis visual support berdampak signifikan dalam meningkatkan fokus belajar siswa dengan ADHD dan Autisme.
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI SISWA KELAS XII SMK MUHAMMADIYAH 1 GRESIK Roviana, Aini; Roviana , Aini; Awang Setiawan
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.587

Abstract

Pendidikan sangat penting bagi setiap individu, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 1, yang menjelaskan bahwa pendidikan adalah upaya sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan proses belajar mengajar yang efektif, sehingga memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan potensinya secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana konseling kelompok berkontribusi dalam meningkatkan motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi, serta membantu mereka menemukan solusi dan menentukan jalur karier masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan lima peserta dari SMK Mutu. Data kuantitatif diperoleh melalui penilaian pra-tes dan pasca-tes menggunakan skala motivasi untuk mengejar pendidikan tinggi yang diadaptasi dari College Motivation Scale (CMS) yang dikembangkan oleh Corts & Stoner (2008), sementara data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dengan guru bimbingan dan konseling dan siswa, serta observasi yang dilakukan selama sesi konseling. Analisis skor perolehan menunjukkan bahwa subjek Am memperoleh skor 0,8 (kategori tinggi), subjek Na memperoleh skor 0,9 (kategori tinggi), subjek De juga memperoleh skor 0,9 (kategori tinggi), subjek Cf memperoleh 0,7 (kategori sedang), dan subjek Aa memperoleh skor 0,6 (kategori sedang). Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa intervensi konseling meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa untuk menyeimbangkan peran; meskipun beberapa siswa memperoleh skor sedang, mayoritas menunjukkan peningkatan yang tinggi. Secara kualitatif, sesi konseling membantu kelima peserta meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan interaksi sosial, kematangan pengambilan keputusan, kemampuan untuk menentukan bidang studi yang dituju, dan kepastian mengenai prospek karier masa depan setelah menyelesaikan kuliah. Proses konseling kelompok, yang dilakukan selama enam sesi dalam dua minggu, terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku, emosi, dan kognitif. Oleh karena itu, konseling kelompok berperan sebagai intervensi psikologis penting untuk membantu siswa SMK membangun kepercayaan diri, membuat keputusan karier, dan mengembangkan keberanian sosial yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan