cover
Contact Name
Indrawan
Contact Email
jurnalcausalita@gmail.com
Phone
+6282130002860
Journal Mail Official
jurnalcausalita@gmail.com
Editorial Address
Jalan Belakang Olo No. 33 C Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Causalita: Journal of Psycology
ISSN : -     EISSN : 29882354     DOI : https://doi.org/10.62260/causalita.v2i1
Core Subject : Science, Education,
Causalita: Jurnal psikologi menerbitkan artikel ilmiah yang berkaitan dengan psikologi, berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian literatur. Jurnal ini menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 187 Documents
Penerapan Psikoedukasi Menggunakan Teknik Modelling Untuk Kesiapan Kerja Pada Siswa Smk Muhammadiyah 1 Gresik Intan Nur Safitri; Safitri, Intan Nur; Awang Setiawan Wicaksono
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi berbasis teknik modelling dalammeningkatkan kesiapan kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Gresik. Latar belakangpenelitian berangkat dari rendahnya kesiapan kerja beberapa siswa yang ditunjukkan melalui hasil pre-test, khususnya pada aspek keterampilan, pemahaman diri, dan keyakinan menghadapi dunia kerja. Penelitianmenggunakan desain Pre-Eksperimen One Group Pretest–Posttest Design, dengan sampel sebanyak 5 siswayang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori kesiapan kerja rendah. Intervensidilakukan melalui empat tahapan psikoedukasi, yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiataninti, dan tahap pengakhiran, yang memanfaatkan media video, diskusi reflektif, serta roleplay untuk menirudan mempraktikkan perilaku model sesuai teori Social Learning Bandura. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kesiapan kerja yang terdiri dari 19 item skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor kesiapan kerja siswa setelah mengikuti intervensi, terlihat dari perbandingan nilai pre-test dan post-test serta penguatan temuan melalui observasi dan lembar refleksi. Temuan ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi dengan teknik modelling efektif membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, tanggung jawab, serta pemahaman mengenai perilaku profesional di dunia kerja. Dengan demikian, intervensi ini dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja siswa SMK.Tempatkan abstrak berbahasa Indonesia pada bagian ini.
FAKTOR-FAKTOR RESIKO DAN PROTEKTIF KEKERASAN BERBASIS GENDER ONLINE (KBGO) DI INDONESIA: SEBUAH STUDI LITERATUR Juliana Sugandi; Annisa Fakhriyah Arsant; Mohd. Afuza Abthal Fajri; Salsabiila; Veromiika; Rahmadianti Aulia
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.184

Abstract

Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) merupakan fenomena yang semakin meningkat dan mengkhawatirkan di era digital saat ini. Kasus KBGO meliputi berbagai bentuk kekerasan yang difasilitasi oleh teknologi, seperti pelecehan, intimidasi, dan penyebaran konten tanpa izin yang menyerang identitas gender seseorang. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan mengkaji beberapa jurnal yang relevan dengan topik Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di Indonesia. Data diperoleh melalui analisis dokumen yang menjadi referensi dalam memahami isu kekerasan berbasis gender online. Melalui analisis data menggunakan metode deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi bahwa kasus KBGO mengalami peningkatan drastis dalam beberapa tahun terakhir. Faktor-faktor seperti kurangnya regulasi yang melindungi korban, faktor sosial yang terakar dalam masyarakat, dan faktor individu yang berkaitan dengan psikologis pelaku turut mempengaruhi kekerasan berbasis gender online. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pendidikan kritis, literasi digital, dan penguatan regulasi yang responsif terhadap isu-isu kekerasan berbasis gender di dunia maya untuk mencegah dan menangani KBGO secara efektif.
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN PERILAKU KEMALASAN SOSIAL (SOCIAL LOAFING) PADA MAHASISWA : A LITERATUR REVIEW Lewar, Benedicta Sabu; Fransiska Natalia Igo; Karolina Liho Hewe; Maria Alfonsia Deran Duli; Afrona Elisabeth Lelan Takaeb; Christina Rony Nayoan
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.505

Abstract

Kohesivitas kelompok berperan penting dalam lingkungan mahasiswa terutama dalam pengerjaan tugas kelompok. Kohesivitas yang tinggi mampu meningkatkan performa kelompok, meningkatkan motivasi, komunikasi yang lancar dan suasana nyaman saat berkomunikasi. Dengan demikian, kohesivitas kelompok yang tinggi dapat mengurangi terjadinya perilaku social loafing di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari jurnal ilmiah dan artikel ilmiah yang di akses dari internet. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kohesivitas kelompok dan social loafing memiliki hubungan yang signifikan, dimana jika kohesivitas kelompok tinggi maka semakin rendah social loafing pada mahasiswa
Gambaran Kualitas Hidup Pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Padang Mizan Arifin; Arifin, Mizan; Hartati, Niken
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kualitas hidup pada orang dengan HIV/AIDS di kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah ODHA yang menjalani pengobatan di puskesmas Seberang Padang dan sampel penelitian ini berjumlah 83 responden yang sedang menjalani pengobatan antiretroviral. Instrumen yang digunakan adalah WHOQOL-HIV Bref. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t dan ANOVA melalui bantuan IBM SPSS versi 21 windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ODHA di Kota Padang memiliki kualitas hidup yang tinggi, terutama pada aspek kemandirian (62,7%), kesehatan umum (51,8%), dan psikologis (48,2%). Aspek hubungan sosial, lingkungan, dan spiritual juga dominan dalam kategori tinggi. Uji t menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kualitas hidup berdasarkan jenis kelamin, usia, status pernikahan, pendapatan, lama hidup dengan HIV, dan durasi terapi (p < 0,05). Sementara itu, tingkat pendidikan, status pekerjaan serta sumber penularan yang di uji menggunakan ANOVA tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap kualitas hidup responden.
Hubungan Job Insecurity dengan Counterproductive Work Behavior pada Satpam Outsourcing di PT. X T Sofyan, Vildha Okta; Dwatra, Free Dirga
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.537

Abstract

Counterproductive Work Behavior merupakan tindakan yang dapat merugikan organisasi, baik secara langsung maupun tidak langsung.  Salah satu faktor yang diduga memiliki peran dalam memicu perilaku ini adalah job Insecurity. Penelitian ini bertujuan untuka menguji hubungan antara Job Insecurity dengan Counterproductive Work Behavior pada satpam outsourcing di PT. X. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 96 orang satpam outsourcing PT. X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Job Insecurity dan skala Counterproductive Work Behavior. Analisis data menggunakan teknik korelasi pearson melalui perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi positif dan signifikan antara Job Insecurity dan Counterproductive Work Behavior dengan nilai koefisien r sebesar 0,629 dan p < 0,001 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Job Insecurity yang dirasakan, maka semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk menunjukkan Counterproductive Work Behavior. Oleh karena itu, organisasi perlu memperhatikan dan mengelola rasa aman dalam bekerja bagi tenaga kerja outsourcing guna meminimilisasi dampak negatif terhadap performa dan suasana kerja
Efektivitas Self Talk Terhadap Mental Toughness Atlet Remaja Pencak Silat Kategori Laga Tapak Suci Cabang Taqwa Kota Padang Fajar, Khoirul Jismi; Rinaldi
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas self talk terhadap mental toughness atlet remaja pencak silat kategori laga Tapak Suci Cabang Taqwa Kota Padang. Mental toughness merupakan aspek penting dalam mendukung kemampuan atlet dalam menghadapi tekanan, menjaga fokus, dan mempertahankan performa optimal selama pertandingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen sebanyak lima atlet dari Tapak Suci Cabang Taqwa Kota Padang dan kelompok kontrol sebanyak empat atlet dari Tapak Suci SMPN 30 Kota Padang. Instrumen penelitian berupa skala mental toughness yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Kelompok eksperimen menerima perlakuan berupa pelatihan self talk selama tiga kali pertemuan dengan jumlah enam sesi, sementara kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi apapun. Hasil analisis menggunakan paired sample t-test menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen (t = -3,351; p = 0,029), sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (t = 1,464; p = 0,239). Hasil independent sample t-test pada nilai gain score menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 2,419; p = 0,047). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan self talk efektif dalam meningkatkan mental toughness atlet remaja pencak silat. Oleh karena itu, intervensi psikologis berbasis self talk direkomendasikan untuk diterapkan sebagai bagian dari program pembinaan mental atlet remaja pencak silat.
Hubungan Persepsi Siswa pada Kompetensi Pedagogik Guru dengan Prestasi Belajar Matematika dengan Motivasi Belajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas Hafidzah, Nur Husnul; Tuti Rahmi; Duryati
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.553

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik guru dengan prestasi belajar matematika dengan motivasi belajar sebagai variabel kendali pada siswa kelas X SMA Dian Andalas Padang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pencapaian nilai matematika, dimana 83% siswa tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SMA Dian Andalas Padang dengan sampel seluruh siswa kelas X sebanyak 43 subjek diambil secara total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala persepsi siswa dan skala motivasi belajar serta prestasi belajar didapat dari nilai murni berupa hasil ujian tengah semester siswa. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi parsial. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa dengan prestasi belajar matematika dengan motivasi belajar pada siswa dengan nilai korelasi 0.284 dan p= 0,068 (p˃0.05). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti kemungkinan memiliki peran lebih besar dalam menemtukan prestasi belajar matematika siswa.
Hubungan antara Perfeksionisme dengan Fear of failure pada Mahasiswa yang sedang Menyusun Skripsi di Universitas Negeri Padang deanda fadriziah; ananta, deanda fadriziah; Aulia, Farah
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.561

Abstract

Salah satu tanggung jawab mahasiswa dalam menyelesaikan studi adalah penyusunan skripsi. Skripsi sering kali dianggap menakutkan bagi mahasiswa, karena skripsi menjadi syarat dalam kelulusan akademik yang menimbulkan perasaan cemas, gelisah, dan ketakutan akan kegagalan (Fear of failure). jika mahasiswa tidak mampu menyelesaikannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi fear of failure pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi ialah perfeksionisme. Penelitian ini bertujuan unttuk mengkaji hubungan antara perfeksionisme dengan fear of failure pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel yang diambil sebanyak 436 mahasiswa melalui teknik proposional sampling. Instrumen yang di gunakan berupa skala fear of failure dan skala perfeksionisme. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara perfeksionisme dengan fear of failure (r = 0,498, p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi perfeksionisme pada mahasiswa, maka semakin tinggi pula fear of failure pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Universitas Negeri Padang. Oleh karena itu, individu dengan perfeksionisme cenderung menetapkan standar yang sangat tinggi bagi dirinya. Ketika standar tersebut sulit dicapai, muncul kekhawatiran akan melakukan kesalahan, penilaian negatif dari orang lain, serta ketakutan tidak mampu memenuhi ekspektasi, baik dari diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Hubungan Antara Media Multitasking Dengan Cognitive Engagement Pada Mahasiswa osami putri anelta; Hanifa Laura Dalimunthe
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.570

Abstract

Media multitasking merupakan kebiasaan yang telah menjadi bagian dari gaya hidup mahasiswa. Kebiasaan ini merujuk pada penggunaan lebih dari satu jenis media secara bersamaan. Sebagian besar mahasiswa melakukan aktivitas tersebut ketika mereka sedang belajar. Media multitasking memiliki dampak positif, seperti membantu efisiensi waktu, namun juga membawa dampak negatif, yaitu menurunnya kemampuan fokus. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa tidak terlepas dari cognitive engagement, yang berperan penting dalam meningkatkan keterlibatan dan kualitas belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara media multitasking dengan cognitive engagement pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 135 mahasiswa aktif yang pernah melakukan media multitasking selama kegiatan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara media multitasking dan cognitive engagement pada mahasiswa
Duka Dan Ikhtiar: Pengalaman Hidup Ibu Dengan Anak Stunting Dalam Perspektif Fenomenologi Tiara Indah Cahyarity; Rahmadianti Aulia; Niken Hartati; Izzanil Hidayati
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 3 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i3.577

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang terus berlanjut di Indonesia dimana bukan hanya sebagai masalah gizi tetapi juga sebagai masalah psikologis yang berdampak pada ibu. Meskipun banyak penelitian yang telah mengkaji faktor biologis dan sosioekonomi yang mempengaruhi stunting, tetapi masih terbatasnya penelitian yang mengeksplorasi bagaimana pengalaman ibu merawat anak stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman ibu dengan anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang. Partisipan penelitian ini melibatkan 3 partisipan dengan kriteria yaitu ibu rumah tangga yang memiliki anak stunting dengan usia 1 s.d 5 tahun dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan interpretative phenomenological analysis (IPA). Teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 7 tema utama yaitu feeding difficulties, nutritional awareness, cognitive dissonance, dinamika dan strategi ibu, stigma sosial, reaksi psikologi, dan strategi coping. Partisipan mengintegrasikan strategi penghindaran dan penyangkalan yang menandakan maladjustment. Akibatnya reaksi seperti ini dapat menghambat penerimaan informasi, mengurangi kemampuan pengambilan keputusan, dan mempengaruhi perilaku pengasuhan.