cover
Contact Name
Anastasia Putu Martha Anggarani
Contact Email
anastasiamartha88@gmail.com
Phone
+6281548544432
Journal Mail Official
jpkstikvinc@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya Jl. Jambi 12 - 18 Surabaya 60241 Tlp. 031- 5663894
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan
ISSN : 20886764     EISSN : 27236374     DOI : https://doi.org/10.54040/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK) merupakan jurnal berkala yang memuat hasil penelitian di bidang kesehatan khususnya Keperawatan, Kebidanan, Fisioterapi, Kedokteran dan bidang kesehatan yang lain. JPK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, dengan dua nomor dalam satu kali terbit.
Articles 164 Documents
PROBLEM EMOSI DAN PERILAKU REMAJA DI WILAYAH GRESIK Lestarina, Ni Nyoman Wahyu
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v12i2.232

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sulit karena remaja memiliki keyakinan, penampilan, nilai dan normanya sendiri. Pada masa remaja terjadi perubahan emosi, minat, peran sosial, sikap dan cara berfikir yang seringkali menyebabkan masalah pada emosi dan perilaku remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran problem emosi dan perilaku dari remaja di wilayah Gresik. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif. Subjek penelitian ini adalah remaja di wilayah Gresik sebanyak 42 responde. Cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Strength Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk mengukur problem emosi perilaku remaja. Hasil penelitian pada kategori kesulitan tingkah laku, didapatkan sebanyak 59,5% remaja memiliki hasil yang normal. Perubahan emosional dan tingkah laku remaja berhubungan dengan linkungan remaja itu berada. Peran serta keluarga, teman sebaya dan masyarakat dapat membantu membentuk emosi dan tingkah laku positif dari remaja sehingga remaja mendapatkan nilai moral dan sosial yang baik untuk proses perkembangan remaja
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGAKATAN PENGETAHUAN KADER DALAM UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PKM GANDUSARI Sari, Levi Tina; Norma Renityas, Nevy
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v12i2.233

Abstract

Saat ini kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas tujuan dari program MDG’s (Millenium Development Goals) yang merupakan pembangunan di era millenium yang dideklarasikan oleh negara-negara berkembang dan negara-negara maju salah satunya Negara Indonesia. Anemi menjadi salah satu penyakit bagi ibu hamil yang berdampak kesulitan bernapas, pingsan, kelelahan, jantung berdebar, kesulitan tidur, infeksi, preeklamsia, dan perdarahan serta masalah pasca persalinan seperti gangguan kognitif dan masalah perilaku. Untuk menurunkan tingkat anemia pada ibu hamil, maka diberikan pendidikan kesehatan kepada kader posyandu sebagai garda terdepan di masyarakat. Tujuan penelitian adalah Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan kader dalam upaya pencegahan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja PKM Gandusari. Desain penelitian ini adalah Quasi eksperimental design. Penelitian ini menggunakan pendekatan one group pre-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 kader posyandu di wilayah kerja PKM Gandusari. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 kader posyandu. Dalam penelitian ini menggunakan analisis uji Wilcoxon signed rank test. hasil perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test p= 0.003 dimana (>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan kader tentang pencegahan anemia pada ibu hamil. Hasil ini sesuai dengan konsep tujuan pendidikan kesehatan yaitu dapat untuk menanamkan pengetahuan atau pengertian, pendapat, dan konsep-konsep mengenai anemia pada ibu hamil.
PREVALENSI DAN FAKTOR RESIKO INKONTINENTIA URINE PADA LANJUT USIA Purwantini, Dwi; Indah Eko Setyawati, Emiliana
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v12i2.234

Abstract

Incontinentia urine merupakan salah satu masalah umum pada lansia perempuan dan laki-laki yang merupakan pengeluaran urine yang tidak terkendali dan dapat menyebabkan masalah fisik, sosial, spiritual dan psikologis pada penderitanya. Tujuan dari penelitian ini mengetahui prevalensi dan hubungan faktor resiko inkontinensia urine pada lanjut usia. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dari International Consultant Incontinence Questionnaire –Urine incontinence Short Form (ICIQ-UISF). Subyek penelitian 40 lanjut usia laki-laki dan perempuan dengan Teknik total sampling. Hasil penelitian: rata-rata usia pada penelitian ini adalah 68 tahun (usia terendah 46 tahun dan usia tertua 84 tahun). Prevalensi Incontinentia urine (IU) 72,5% dengan skor ICIQ-UISF 75,9% IU ringan, 13,8% IU sedang dan 10,3% IU berat. 72,4% berjenis kelamin perempuan, 27,6% laki-laki. Indeks Massa Tubuh (IMT) 41,4% normal, 31% Obesitas tingkat 1. Usia dan IMT mempunyai hubungan yang lemah dan sangat lemah dengan derajat urin inkontinensia. Kesimpulan sebagian besar kejadian IU terjadi pada perempuan. Faktor resiko IU dilihat dari umur. Dampak IU pada kualitas hidup lansia memerlukan penelitian lanjutan.
PENGARUH KOMPRES PANAS TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORE PRIMER Monica, Laily Prima; Ulfa, Maria; Wibisono, Wahyu
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v12i2.236

Abstract

Menstruasi merupakan peristiwa yang wajar terjadi pada setiap wanita. Namun terkadang menstruasi menimbulkan masalah yaitu adanya keluhan nyeri haid atau yang disebut dengan dismenore. Dismenore terkadang sampai tidak tertahankan sehingga memerlukan suatu managemen nyeri. Ada 2 macam managemen nyeri yaitu secara farmakologis dan nonfarmakologis. Dari berbagai macam managemen nyeri secara nonfarmakologis salah satunya dengan menggunakan kompres panas yang dinilai efektif untuk mengurangi nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres panas dalam menurunkan intensitas dismenore primer. Penelitian ini menggunakan desain penelitian One Group Pre Post test Design, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan uji statistic Wilcoxon Match Pairs Test dengan signifikasi 5%. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar analog visual dari skala nyeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 responden mengalami penurunan intensitas dismenore primer setelah diberikan kompres panas. Sehingga diketahui bahwa ada pengaruh antara pemberian kompres panas terhadap penurunan intensitas dismenore primer.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP EFIKASI DIRI REMAJA SMA DALAM MEMBERIKAN RESUSITASI JANTUNG PARU Ruing, Paulus Moses; Kurniawaty, Yuni; Wardhani, Iriene Kusuma
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v13i1.237

Abstract

The increasing prevalence of out of cardiac arrest (OHCA) is related to the ineffectiveness of the help given and also influenced by self-efficacy. A high school student will have self-efficacy to become an active bystander if they are trained and willing to help the OHCA victim. The phenomenon encountered by the researcher was that the students in Dr. Soetomo Surabaya were unsure and did not dare to give CPR. The purpose of this study was to identify the effect of training on high school students' self-efficacy in administering CPR at Dr. Soetomo High School Surabaya. This study used a pre-experimental method with one-group pre- post test design. The samples of this study were adolescent students at Dr. Soetomo Surabaya as many 44 selected with simple random sampling technique. The research instrument used was the questionnaire on self-efficacy. The results of the Wilcoxon Signed Ranks statistical analysis showed that there was an effect of training on the self-efficacy of high school students in administering CPR at Dr. Soetomo High School Surabaya (p = 0,000). The training that uses the mannequin simulation method can affect adolescent students' self-efficacy in Dr. Soetomo High School Surabaya in administering CPR because it provides an experience like in the real world.
TINGKAT KEPARAHAN GEJALA MENOPAUSE DAN TINGKAT KECEMASAN PADA WANITA MENOPAUSE Engelina Totoda, Serlince
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v13i1.238

Abstract

Menopause is a condition where there is a change in hormon levels that cause physical changes and psychological changes that affect the psychological condition of menopausal women in the form of anxiety. This phenomenon is found in RW X Kelurahan Tanah Kali Kedinding Surabaya where menopausal PKK mothers feel anxious because of the changes that occur. The aim of the study was to analyze the relationship between the severity of menopausal symptoms and the level of anxiety in menopausal women. The research design is a correlation study with the CrossSectional approach. The research respondents were 56 menopausal PKK mothers in RW X, Tanah Kali Kedinding Surabaya who met the inclusion criteria and used simple random sampling technique. The severity of menopausal symptoms as an independent variable was measured by the MRS (Menopause Rating Scale) questionnaire and anxiety level in menopausal women as the dependent variable measured by the TMAS (Taylor Manifest Anxiety Scale) questionnaire. The results showed 46.4% of respondents experienced the severity of mild menopausal symptoms and more than 50% (66.1%) of respondents experienced moderate anxiety. Rank Spearman test results using SPSS 23 for Windows, p = 0,000 (? = 0.05) where p<? means H1 is accepted with correlation coefficient +0.570, there is a moderate positive relationship between the severity of menopausal symptoms and anxiety levels in menopausal women at RW X District of Tanah Kali Kedinding Surabaya, which means the more severe the severity of menopausal symptoms, the more severe anxiety of menopausal women. Suggestion for the head of RW X to collaborated with the Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya in improving education about healthy lifestyle and importance of husband’s support to reduce anxiety, especially the sexual aspect of marriage
CITRA TUBUH (BODY IMAGE) DAN PERILAKU MAKAN PADA REMAJA Wangu, Elisabeth Wasi; Yhenti Widjayanti; Veronica Silalahi
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v13i1.239

Abstract

Citra tubuh seseorang remaja dapat mempengaruhi perilaku makan. Fenomena yang terjadi di STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya ialah kebanyakan remaja putri mengurangi mengonsumsi makanan dan mempertahankan bentuk tubuh ideal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan citra tubuh dengan perilaku makan pada remaja. Penelitian ini juga memiliki design penelitian untuk menemukan korelasi dengan pendekatan waktu yang disebut Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa di STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini juga menggunakan Instrumen yang digunakan quisioner MBSRQ-AS untuk citra tubuh dan EAT-26 untuk perilaku makan. Hasil penelitian menunjukkan 54% citra tubuh positif dan 56% resiko gangguan makan. Berdasarkan hasil uji statistik Rank Spearman, p = 0,000 dengan p < ? (? = 0,05) yang berarti H1 diterima dengan Correlation Coefficient -0,710. Maka, ditemukan ada hubungan negatif yang kuat antara citra tubuh dengan perilaku makan. Responden yang memiliki penilaian positif terhadap dirinya akan selalu merasa puas dengan bentuk tubuh yang dimiliki dan tidak beresiko terhadap perilaku makan
GAMBARAN POLA MAKAN IBU HAMIL DI KLINIK YOSTVAN SIDOARJO Setiawan Putri, Erni
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v13i1.240

Abstract

Diverse and varied dietary patterns will meet the nutritional needs of the mother and fetus. Unhealthy eating patterns result in a fetus lacking nutrition, this is often associated with the incidence of complications and disability in infants. In the preliminary survey conducted by researchers found 10 first trimester pregnant women who still complained of nausea and vomiting. This study aimed to determine diet in pregnant women at Yostavan Clinic, Sidoarjo. The method used was descriptive. The independent variable in this study was a description of eating patterns and the dependent variables were pregnant women, the sampling technique used was consecutive sampling with the selection of subjects who met the inclusion criteria in the period March-April 2019 to 36 respondents. The instrument used was the SQ-FFQ (Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire) questionnaire which was filled in by respondents for 3 days. Percentage descriptive statistical analysis yielded 33% had a balanced diet and 67% havent unbalanced diet
TINGKAT KECEMASAN PRAOPERATIF DAN INTENSITAS NYERI PASCAOPERATIF Peni Tukan, Maria Elisabeth
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v13i1.241

Abstract

Kecemasan praoperatif yang berlebihan dapat meningkatkan terjadinya komplikasi nyeri pascaoperatif dengan intensitas yang berat. Fenomena yang dijumpai peneliti di RS X Surabaya adalah masih ditemukan pasien yang cenderung merasa takut dan cemas yang berlebihan sebelum operasi, sehingga menimbulkan nyeri setelah operasi dengan intensitas yang berat dan akhirnya mengakibatkan waktu perawatan semakin lama. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan pasien praoperatif dengan intensitas nyeri pasien pascaoperatif. Desain penelitian ini adalah studi korelasi dengan rancangan kohort. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 orang yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Tingkat kecemasan pasien sebelum operasi dinilai menggunakan kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety Information Scale (APAIS) dan Intensitas nyeri pascaoperatif dinilai menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Analisis statistik menggunakan ASDPP didapatkan hasil, sebagian besar responden (79%) mengalami kecemasan sedang dan berat dan lebih dari 50% (62%) mengalami nyeri pascaoperatif dengan intensitas berat. Untuk menilai hubungan tingkat kecemasan praoperatif dan intensitas nyeri pascaoperatif menggunakan Spearman Rank dengan nilai p=0,000, dan nilai rs +8,04. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang kuat dan arah yang positif, yaitu semakin meningkat kecemasan pasien praoperatif maka semakin tinggi pula intensitas nyeri pascaoperatif.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT NYERI DISMENOREA A PRIMER PADA REMAJA PUTRI Juwita, Linda
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v13i2.242

Abstract

Dismenorea primer merupakan kram atau nyeri perut yang dirasakan dibagian perut bawah. Sebagain besar wanita dan remaja mengalami dismenorea a dengan keluhan nyeri mulai dari rendah hingga berat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor (menarche, siklus menstruasi, lama menstruasi) yang berhubungan dengan tingkat nyeri dismenorea a primer pada remaja putri. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan pendekatan observasional dengan alat bantu kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja putri yang mengalami dismenorea a tiga bulan terakhir. Dilaksanakan di SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo. Pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebesar 46 remaja putri. Uji statistik yang digunakan adalah rank Spearman. Uji statistik variabel usia menarche dan tingkat nyeri adalah p(-0.194)>0.05, siklus menstruasi dengan tingkat nyeri p(0,018)<0,05 dan lama menstruasi dengan tingkat nyeri p(0,064)>0,05. Hasil penelitian ini mendapatkan kesimpulan tidak terdapat hubungan antara usia menarche, lama menstruasi dengan tingkat nyeri dismenorea a primer pada remaja putri, dan terdapat hubungan anatar siklus menstruasi dengan tingkat nyeri dismenorea a primer pada remaja putri. Faktor yang menyebakan dismnorea adalah tingginya hormon prostgladin pada remaja sehingga meningkatkan kontraksi.