JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education)
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) has e ISSN 25992759 (online) and p ISSN 26144387 (print) is a national scientific journal of Early Childhood Education (PAUD) that aims to communicate the research results of lecturers, students, teachers, practitioners, and scientists in the field of Early Childhood Education (PAUD). The JECIE is published twice a year in July and December. The field of study in the JECIE covers the field of education and teaching in Early Childhood Education (PAUD), including the study of physical motor development, socio emotional development, cognitive development, language development, development of moral and religious values, art development, childrens inclusive education, and various other fields related to Early Childhood Education.
Articles
278 Documents
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Bercerita Dengan Media Boneka Tangan Tentang Edukasi Seks di PAUD Terpadu Ananda Bondowoso
Wedya Puspita;
Herini Kuswardani;
Luluk Martiatun;
Ratnasari Dwi Ade Chandra
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1519
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan melalui kegiatan bercerita dengan menggunakan boneka tangan di PAUD Terpadu Ananda Bondowoso. Metode penelitian dilakukan dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian terdiri dari 10 anak. Desain/model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dimana dalam 1 siklus terdiri dari 4 komponen yaitu planning (perencanaan), acting (tindakan), observing (observasi), dan reflecting (refleksi). Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, pengolahan data dengan cara memilih hal-hal yang pokok, serta penyampaian data yang diuraikan singkat yang bersifat naratif dan tabel di PAUD Terpadu Ananda Bondowoso. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pratindakan kemampuan berbicara anak sebesar 26,6%, meningkat pada siklus I sebesar 45,5% kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 90%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada peningkatan keterampilan berbicara melalui metode bercerita dengan media boneka tangan tentang edukasi seks pada anak usia dini di PAUD Terpadu Ananda Bondowoso.
Perkembangan Motorik Anak Usia Dini 6 Sampai 24 Bulan Ditinjau dari Pemberian ASI Eksklusif
Aisiyah, Laily Nur;
Saputri, Senny Weyara Dienda;
Atika, Aisyah Nur;
Widiastuti, Reski Yulina
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1209
ASI merupakan sumber nutrisi terpenting bayi, dan direkomendasikan untuk diberikan secara eksklusif selama 6 bulan mulai bayi dilahirkan. Penelitian-penelitian terdahulu mengenai keterkaitan ASI dengan perkembangan motorik anak menemukan hasil yang bervariasi, sehingga dibutuhkan penelitian empiris dalam lingkup penelitian yang lebih luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan perkembangan motorik anak usia dini 6-24 bulan ditinjau dari pemberian ASI eksklusif. Metode penelitian menggunakan penelitian komparatif, dengan pengambilan data menggunakan metode survei berbantuan kuisioner yang disebarluaskan melalui Google Form. Subyek penelitian adalah 133 responden ibu yang mempunyai anak di usia 6-24 bulan yang didapatkan melalui metode incidental sampling. Uji hipotesis menggunakan rumus Mann-Whitney dikarenakan data tidak normal. Hasil uji hipotesis menemukan nilai signifikansi sebesar 0,180 yang artinya tidak ada perbedaan signifikan dari perkembangan motorik anak usia dini 6-24 tahun ditinjau dari pemberian ASI eksklusif.
Analisis Keterlambatan Bicara (Speech Delay) Pada Anak Usia Dini
Mulia, Hana Syifatia;
Mulyadi, Sima;
Elan, Elan
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1292
Keterlambatan bicara menjadi salah satu gangguan perkembangan bahasa yang sering di temukan pada anak. Dengan peneletian ini, penulis bertujuan untuk menganalisa gambaran umum anak dengan keterlambatan bicara, apa yang menjadi faktor penyebab anak mengalami keterlambatan bicara, jenis - jenis dari speech delay serta upaya yang dapat dilakukan oleh orang tua dan pendidik dalam meningkatkan keterampilan bicara pada anak speech delay. Pelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan digunakan dalam penelitian ini. Dengan sumber data merujuk pada buku, jurnal, maupun artikel yang berkaitan, menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab speech delay diantara faktor kesehatan dan faktor lingkungan. Dalam upaya memberikan penanganan harus dilakukan secara berkelanjutan Hal ini dilakukan agar anak tetap mendapatkan penanganan yang tepat dalam meningkatkan kemampuan sesuai apa yang diharapkan.
Permainan Berbasis Keterampilan Sains Sederhana untuk Pengenalan Sains pada Anak
Rizki, Robi Nur Bais
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1295
Artikel ini membahas tentang permainan berbasis keterampilan proses sains dasar dalam memperkenalkan sains pada anak. Adapaun yang menjadi komponen utama pada keterampilan proses sains dasar adalah mengamati, membandingkan, mengklasifikasi, megukur dan mengkomunikasikan. Serangkain kegiatan tersebut dipadukan dalam permainan penyelidikan tentang objek dan fenomena alam. Ada beberapa permainan berlandaskan keterampilan proses sains yang dapat diterapkan pada pengenalan sains anak diantaranya permainan detektif menuntuk kegiatan penyelidikan secara teliti menggunakan seluruh alat indera. Permainan ilmuan menjadikan anak sebagai seorang ilmuan yang sedang melakukan percobaan-percobaan untuk mengungkap fenomena alam dan menemukan suatu pengetahuan yang baru. Proses pembelajaran akan berlangsung lebih menarik, menyenangkan, interaktif sehingga anak akan telibat secara total dan antusias
Kekerasan dalam Film Anak (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film Doraemon The Movie: Nobita dan Legenda Raja Matahari)
Hasanah, Siti Nurul
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1297
Televisi merupakan media komunikasi massa yang sudah tidak asing di telinga kita. Banyaknya acara TV yang menghibur menjadi daya tariktersendiri pemirsanya untuk berlama-lama berada di depan TV untuk menyaksikan acara favoritnya. Berbagai jenis film ditayangkan oleh berbagai stasiun TV salah satunya adalah film kartun yang menjadi acara favoritnya anak-anak. Tidak hanya film kartun yang lucu dan menghibur saja yang disukai anak, film kartun yang bergenre aksi juga menjadi daya tersendiri bagi anak terutama anak laki-laki sehingga kerap sekali anak meniru ucapan atau perbuatan yang dilakukan oleh tokoh idolanya di dalam film kartun. Penelitian ini mengguanakn teori semiotika yang digagas oleh Roland Barthes, dengan begitu pada penelitian ini peneliti memperoleh data bahwa film doraemon yang merupakan film anak dengan tokoh utamanya robot kucing berwarna biru ini tetap tidak terlepas dari adegan-adegan yang mengandung unsur kekerasan baik itu kekerasan verbal maupun non verbal, seperti memukul, menendang, mencekik, merusak benda, mengguanakan kata kasar, merendahkan orang lain, mengancam, dan terdapat pula unsur seksualitas. Sehingga mengharuskan orang tua agar selalu memberikan pengawasan dan arahan kepada anak supaya mereka dapat memilih tontonan yang baik dan sesuai dengan umur mereka.
Penggunaan Media Flashcard untuk Pengembangan Kemampuan Perbendaharaan Kata pada Anak Usia 4-5 Tahun (Studi Eksperimen di Tk Islam Amal Sholeh Kota Tasikmalaya)
Apriliani, Neli;
Mulyadi, Sima;
Mulyana, Edi Hendri
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1303
Anak merupakan anugerah dan titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang perlu dirawat, dijaga dan didik. Anak merupakan cikal bakal dari regenerasi keluarga dan aset sumber daya manusia yang kelak akan menentukan masa depan, sehingga perlu diberikan bekal berupa pengetahuan dan keterampilan melalui proses pendidikan.Oleh karena itu, Penelitian bertujuan untuk mengetahui penggunaan media flashcard untuk pengembangan kemampuan perbendaharaan kata pada anak usia 4-5 tahun. Maka dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen yaitu Pre-Eksperimen Design dengan tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan fakta-fakta tentang penggunaan media flashcard untuk kemampuan perbendaharaan kata pada anak usia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, pretest awal, dan dokumentasi. Dari data yang terkumpul kemudian di olah untuk disajikan sebagai data yang utuh. Manfaat dari penulisan ini adalah untuk menambahkan wawasan bagi para pembaca mengenai pentingnya media pembelajaran dalam dunia pendidikan. Anak mampu menyebutkan kemampuan perbendaharan kata sederhana melalui media flashcard. Flashcard merupakan salah satu bentuk alat permainan edukatif (APE) yang menggunakan kartu, yang berisi gambar dan kata. Sehingga dengan menggunakan flashcard dapat membantu anak dalam memperbanyak perbendaharaan kata
Permainan Gobak Sodor Sebagai Media Perkembangan Keterampilan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun
Heryanto, Dhita Amelia Putri;
Mulyadi, Sima;
Sianturi, Risbon
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1307
Indonesia merupakan negara yang mempunyai budaya yang beragam. Salah satunya adalah dalam permainan tradisionalnya. Permainan tradisional ada hampir di seluruh wilayah Indoneisa, permainan tersebut juga sangat beragam dan mempunyai karakteristik tersendiri. Permainan ini biasanya sering dimainkan oleh anak. Banyak manfaat yang di dapat dalam permainan dalam permainan tradisional ini. Dalam permainan ini jika diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini, banyak aspek yang akan didapat. Salah satunya adalah aspek perkembangan sosial anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana cara permainan tradisional dapat melatih aspek perkembangan anak usia 5-6 tahun. Khusunya pada permainan gobak sodor. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Teknik pengumpulan datanya dengan cara membaca dan menulis dari sumber buku, literatur dan laporan dari suatu studi kasus yang terkait. Hasil yang diperoleh adalah permainan tradisional gobak sodor dapat meningkatkan perkembangan sosial anak. Permainan tradisional pun dinilai cukup baik diterapkan dalam suatu metode pembelajaran khusunya di Pendidikan Anak Usia Dini untuk dapat mengembangkan perkembangan sosial anak. Maka dari itu, permainan tradisional harus terus dilestarikan agar dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Pada Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Busy Book
Aulia, Lina;
Lidinillah, Dindin Abdul Muiz;
Loita, Aini
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1308
Dalam penelitian ini, peneliti melakukan upaya dalam membantu meningkatkan perkembangan kemampuan anak. Hal ini dilakukan sebab peneliti menemukan hal yang menarik perhatian peneliti yaitu di sekolah PAUD Kober Bias Al-Badriyah yang berada di kabupaten Tasikmalaya terdapat 41,6% dari 100% anak yang kurang maksimal dalam mengenal angka, sehingga anak mengalami kesulitan dalam menggunakan angka untuk menjumlahkan dan menghitung. Sehingga peneliti memberikan upaya pembelajaran dengan menggunakan media busy book dengan tujuan dapat membantu anak dalam perkembangan kemampuan mengenal angka dengan baik dan benar serta untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan mengenal angka anak setelah diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan media busy book. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan pre-eksperimen dengan jenis desain one group pre posttest design. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelompok B berjumlah 12 anak yang berusia 5-6. Teknik pengambilan data menggunakan tes kemampuan mengenal angka anak dari hasil kegiatan pembelajaran menggunakan media busy book. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknis analisis statistik deskriptif untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan mengenal angka setelah anak diberikan perlakuan dengan bantuan program SPSS versi 21.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Seksual Untuk Anak Usia Dini
Elan, Elan;
Loita, Aini;
Wijayanti, Ira
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1311
Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan pemahaman orang tua terhadap Pendidikan seks untuk anak usia dini serta peran orang tua terhadap penerapan pendidikan seks. Penelitian ini adalah penelitian fenomenologis dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan penelitian dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara untuk mengungkap pemahaman orang tua dalam pendidikan seks untuk anak usia dini. Wawancara yang dilakukan adalah wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian : (1) Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Seks Untuk Anak Usia Dini, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi Persepsi Orang Tua terhadap Pendidikan Seks untuk Anak Usia Dini (3) Peran Orang tua dalam penerapan pendidikan seks pada anak usia dini yaitu (a) Memberikan pemahaman tentang seks kepada anak berdasarkan nilai agama serta nilai moral. (b) Beri rasa aman terhadap anak dengan adanya komunikasi yang hangat antar anggota keluarga, (c) Sesuaikan penjelasan mengenai seks dengan usia dan tingkatan pemahaman anak.
Pendidikan Moral Pada Anak Usia Dini
Tamimy, Maghfira Haniefaty
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1314
Pelaksanaan pendidikan diharapkan bukan hanya untuk mencerdaskan anak dari aspek intelektual atau kognitif saja tetapi dapat mencerdaskan anak secara moral, sehingga anak memiliki perilaku dan tutur kata yang baik. Anak yang memiliki moral yang baik tidak dibentuk secara instan, akan tetapi perlu proses atau pembiasaan sehingga, pentingnya peran orangtua, guru dan lingkungan masyarakat membimbing dan memberikan contoh moral yang baik. Pendidikan moral anak usia dini untuk memberikan pengetahuan kepada anak untuk menanamkan ketuhanan, mengetahui perbuatan yang baik dan buruk, benar dan salah, budi pekerti luhur yang baik agar mencapai kedewasaan dan bertanggung jawab. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Data yang diperlukan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini berasal dari berbagai literatur kepustakaan yang berkaitan dengan pembahasan yang dikaji. Adapun beberapa referensi yang digunakan adalah buku online, jurnal ilmiah edisi online, hasil penelitian dan artikel-artikel ilmiah yang bersumber dari internet. Jenis data yang diperoleh bersifat kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pendidikan moral anak usia dini sangat penting untuk memberikan kesadaran tentang moral sejak dini dan menjadi bekal sepanjang hidup anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, perlunya pengawasan dari orang dewasa sekitar anak, supaya apa yang anak lakukan baik atau buruknya dapat terkontrol dengan optimal.