cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
THE DIGITAL DIVIDE: A LOOK INTO TEACHERS AND STUDENTS’ STRUGGLE TO CONECTIVITY Sri Wahyuni; Uci Sirlianti; Siptia Nurhaliza
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wbcz2449

Abstract

The digital divide, defined as the gap between those with access to information and communication technology and those without, remains a significant challenge in education, particularly in Indonesia, where access to technology and digital literacy remains unequal (Ministry of Communication and Informatics & Katadata Insight Center, 2022; Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, 2024). This study examines the positive side of the digital divide challenges experienced by teachers and students in the learning process. Using descriptive qualitative methods through a literature review, this study examines various studies published between 2018 and 2025 that focus on issues of connectivity, digital inequality, and how teachers and students adapt in the digital learning era. Although the digital divide is often considered a barrier to equal access to education (Warschauer, 2018; van Deursen & van Dijk, 2019), several studies show that this condition actually encourages innovation, collaboration, and creativity in teaching and learning activities (OECD, 2020; UNESCO, 2021). Teachers are beginning to develop learning strategies that adapt to network limitations, such as blended learning methods and the use of offline media (Almeida & Silva, 2022). Meanwhile, students are becoming more independent, technologically literate, and resilient in the face of changes in the learning system (Miah, 2023; Dabie, 2025). This study concludes that while the digital divide presents challenges, it also presents significant opportunities for educational transformation toward a more creative, adaptive, and sustainable direction
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA FILM CEK TOKO SEBELAH Aprillia Duwi Wulandari; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/y36hne04

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena alih kode dan campur kode dalam film Cek Toko Sebelah karya Ernest Prakarsa. Indonesia sebagai negara multibahasa dengan keberagaman suku dan budaya memungkinkan terjadinya penggunaan dua bahasa atau lebih secara bergantian oleh penutur.  Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif sosiolinguistik. Data diambil dari dialog film yang dianalisis menggunakan teknik simak dan catat, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan dukungan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan 9 data alih kode, dengan rincian 1data alih kode internal dan 8 data alih kode eksternal. Campur kode terdapat 7 data, dengan rincian 6 data campur kode kata dan 1 data campur kode frasa. Alih kode dan campur kode terjadi dipengaruhi oleh faktor sosial, lawan bicara, dan konteks komunikasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan toeretis dan menjadi referensi praktis bagi pengembangan kajian tentang alih kode dan campur kode dalam konteks media film berbahasa Indonesia.
PENGARUH GAYA KOMUNIKASI AKUN INSTAGRAM CRETIVOX TERHADAP TINGKAT SOCIAL MEDIA ENGAGEMENT Reihan Yannuar Hafiz
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/pces2990

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan signifikan dalam pola komunikasi digital, khususnya dalam membangun keterlibatan audiens  (Social Media Engagement). Tingginya jumlah pengikut suatu akun media sosial tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat engagement, sehingga gaya komunikasi menjadi faktor strategis yang perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya komunikasi akun Instagram Cretivox terhadap tingkat Social Media Engagement penggunanya dengan menggunakan perspektif teori Uses And Effects. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory survey. Data dikumpulkan melalui kuesioner berstruktur menggunakan skala Likert lima poin terhadap 100 responden yang merupakan pengikut aktif akun Instagram Cretivox. Teknik analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi akun Instagram Cretivox berpengaruh positif dan signifikan terhadap Social Media Engagement. Hal ini dibuktikan melalui nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (p < 0,05) serta nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,497, yang mengindikasikan bahwa gaya komunikasi memberikan kontribusi sebesar 49,7% terhadap variasi Social Media Engagement. Temuan ini menegaskan bahwa aspek pesan verbal, visual, dan auditori memiliki peran penting dalam mendorong keterlibatan audiens. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian komunikasi digital serta implikasi praktis bagi pengelola media sosial dalam merancang strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan engagement  audiens.
PENGARUH PENGALAMAN EMOSIONAL MASA KANAK-KANAK TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADA DEWASA AWAL Ni Putu Ayu Artati Dewi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gneb3151

Abstract

Pengalaman emosional masa kanak-kanak memiliki peran penting dalam membentuk regulasi emosi dan pola perilaku individu di masa dewasa, termasuk kecenderungan perilaku konsumtif. Salah satu konsep yang menjelaskan keberlanjutan pengalaman tersebut adalah inner child, yang merepresentasikan kebutuhan emosional dan pengalaman psikologis individu pada masa kanak-kanak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman luka Inner child terhadap perilaku konsumtif pada individu dewasa awal melalui praktik self-reward. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Subjek penelitian terdiri dari tujuh individu dewasa awal berusia 22–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terbatas untuk menggali pengalaman emosional masa kanak-kanak, praktik self-reward, serta pola konsumsi informan. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luka Inner child yang berasal dari kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi pada masa kanak-kanak mendorong individu dewasa awal mencari pemenuhan emosional secara eksternal. Praktik self-reward, khususnya dalam bentuk konsumsi material, digunakan sebagai strategi regulasi emosi yang memberikan kepuasan sesaat. Namun, praktik Self-reward yang dilakukan secara berulang tanpa pengelolaan emosi yang adaptif berkontribusi terhadap terbentuknya perilaku konsumtif. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya pemahaman terhadap luka Inner child dan pengembangan strategi pemenuhan kebutuhan emosional yang lebih adaptif untuk mencegah perilaku konsumtif yang berlebihan pada individu dewasa awal.
KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT SEBAGAI STRATEGI PENURUNAN KECEMASAN KLIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD): LITERATURE REVIEW Intan Januaristi; Muhammad Taopik Ambari; Ida Rosidawati; Hana Ariyani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tbhqxh39

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah lingkungan klinis di mana ada situasi darurat dan ketidakpastian tinggi, yang membuat pasien dan keluarganya sangat cemas. Dianggap sebagai intervensi non-farmakologis yang penting untuk meredakan kecemasan ini, komunikasi terapeutik perawat dianggap penting. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk melihat bagaimana komunikasi terapeutik perawat dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan di IGD. Berdasarkan metodologi kajian literatur, tinjauan ini merangkum temuan lima artikel penelitian yang relevan dari tahun 2020 hingga 2025. Dengan menggunakan desain analitik korelatif, cross-sectional, dan pre-test post-test, pasien dan keluarga mereka digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil dari semua studi menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan—atau korelasi—antara komunikasi terapeutik perawat dan penurunan tingkat kecemasan. Dalam sebagian besar penelitian, ditemukan bahwa komunikasi terapeutik yang efektif mampu mengubah mayoritas responden dari kategori cemas sedang menjadi tidak cemas atau cemas ringan (p - 0,036). Selain itu, ada bukti bahwa pendekatan komunikasi yang informatif, seperti menggunakan slogan seperti Know, Check, dan Ask, dapat membantu mengurangi kecemasan keluarga pasien. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik perawat adalah strategi berbasis bukti yang sangat efektif dalam mengurangi kecemasan dan merupakan komponen penting dari asuhan keperawatan di ruang gawat darurat.
STRATEGI PEMBELAJARAN CERIA BERBASIS EDUTAINMENT DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS DAN SOSIAL SISWA MI Dhikro Alfais; Nurhalisah; Nurul Aulia Dewi; Moh. Aan Sulthon, M.E.I
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/j48ws323

Abstract

Pembentukan karakter religius dan sosial pada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) merupakan fondasi utama dalam sistem pendidikan berbasis Islam yang bertujuan untuk mencetak generasi yang unggul secara spiritual maupun sosial. Namun, proses internalisasi nilai-nilai tersebut di lapangan seringkali menghadapi tantangan besar akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional yang bersifat searah dan monoton, sehingga menyebabkan peserta didik merasa jenuh dan kurang termotivasi. Kondisi ini mengakibatkan nilai-nilai moral sulit meresap ke dalam sanubari siswa secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengeksplorasi strategi pembelajaran "Ceria" berbasis edutainment sebagai upaya transformatif dalam membentuk karakter religius dan sosial dengan cara yang lebih efektif dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan menganalisis secara sistematis berbagai sumber pustaka otoritatif, baik berupa buku teks, jurnal nasional terakreditasi, maupun artikel ilmiah internasional yang relevan dengan tema pendidikan karakter dan desain instruksional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan edutainment yang memadukan konten edukasi dengan unsur hiburan melalui aktivitas kreatif seperti hafalan berbasis lagu (nadhom), bermain peran religius, serta permainan edukatif kolaboratif, terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme dan keterlibatan emosional siswa. Strategi ini mampu menciptakan suasana belajar yang menggembirakan, sehingga nilai religius seperti ketaatan beribadah dan nilai sosial seperti empati, kejujuran, serta kerja sama dapat terinternalisasi secara alami dan berkelanjutan. Dengan demikian, pembelajaran "Ceria" berbasis edutainment dapat menjadi solusi strategis dan inovatif bagi guru untuk membangun karakter siswa secara efektif sesuai dengan kebutuhan psikologis anak di era modern
EKSPLORASI PERAN UNSUR HIBURAN DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG OPTIMAL Alfi Rochmatus Sa’adah; Intan Nuraini; Nafila Maziatul Azkia; Moh. Aan Sulton, S.Pd, S.Sn, M.E.I
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mjyh5802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran unsur hiburan dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal, khususnya dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman peserta didik selama proses pembelajaran. Unsur hiburan dalam konteks pendidikan tidak hanya dipahami sebagai aktivitas yang menyenangkan, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang mampu mengurangi kejenuhan, membangun suasana belajar yang positif, serta mendorong interaksi aktif antara pendidik dan peserta didik. Melalui pendekatan konseptual dengan menelaah berbagai literatur terkait pembelajaran inovatif dan psikologi pendidikan, penelitian ini mengkaji bagaimana integrasi unsur hiburan seperti permainan edukatif, media audiovisual, humor yang relevan, serta metode pembelajaran interaktif dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan unsur hiburan yang dirancang secara tepat dan proporsional mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan konsentrasi belajar, serta membantu peserta didik memahami materi secara lebih mendalam. Dengan demikian, unsur hiburan memiliki peran strategis dalam mendukung tercapainya tujuan pembelajaran dan perlu dipertimbangkan sebagai bagian integral dalam perancangan proses belajar mengajar di berbagai jenjang pendidikan
EDUKASI LITERASI PERBANKAN DIGITAL BAGI MASYARAKAT MELALUI MEDIA EDUKASI DARING Vella Indi Azzizah; Devilia Putri Arthias Sari; Vena Adelia; I.A. Nuh Kartini
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mkq5wk85

Abstract

Pesatnya perkembangan layanan keuangan digital di Indonesia belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi digital masyarakat yang memadai, sehingga meningkatkan risiko kejahatan siber. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis masyarakat dalam memanfaatkan layanan perbankan digital secara aman dan efisien. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan melibatkan 20 peserta menggunakan desain one-group pretest–posttest. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi tentang protokol keamanan siber, demonstrasi fitur perbankan digital, serta simulasi transaksi keuangan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,85 serta peningkatan hasil post-test yang bermakna secara statistik. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri dan kewaspadaan peserta dalam mengelola akun perbankan digital. Dengan demikian, edukasi literasi perbankan digital berbasis daring efektif dalam mendukung inklusi keuangan nasional yang aman dan berkelanjutan.
PLURALISME HUKUM: HUKUMAN CAMBUK DI ACEH SEBAGAI PRODUK OTONOMI KHUSUS DALAM PERPEKSTIF KONSTITUSI Gabriela Yonike; Anak Agung Istri Eka Krisna Yanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/zne07572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip- prinsip pluralism Indonesia melalui kajian terhadap harmonisasi hukum cambuk di Aceh yang dilaksanakan sebagai bentuk otonomi khusus terhadap konstitusi Indonesia. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis, dengan fokus pada masalah konflik norma yang timbul dari kebijakan desentralisasi asimetris. Hasil kajian menunjukkan bahwa status otonomi khusus Aceh, yang dijamin oleh Pasal 18B Ayat (1) UUD 1945, melegitimasi pluralisme hukum melalui penerapan Syariat Islam. Berdasarkan hukum positif Indonesia, Qanun Aceh diakui secara sah, tetapi penerapan Hukuman Cambuk yang diatur dalam Qanun Jinayat secara fundamental menyimpangi nilai kemanusiaan dan martabat manusia. Meskipun Syariat Islam dilindungi oleh Sila Pertama Pancasila, implementasi hukuman cambuk menciptakan dilema konstitusional karena berpotensi melanggar Sila Kedua Pancasila dan Pasal 28G UUD 1945, yang menjamin perlindungan martabat manusia dari perlakuan merendahkan. Selain konflik normatif, prosedur pelaksanaan cambuk dikritik karena ambiguitas norma "di depan publik", penafsiran subjektif oleh aparat, dan kegagalan dalam memberikan efek jera. Kesimpulan menunjukkan bahwa hukuman cambuk adalah dilema konstitusional yang tegang, mempertentangkan hak otonomi daerah dengan kewajiban fundamental negara untuk menjamin hak asasi manusia.
SOLIDARITAS SOSIAL DALAM PERSPEKTIF KEMUHAMMADIYAHAN: STUDI KUALITATIF PADA KASUS BU SUWIRAH Putri Jamilah; Suti Surti Ludiyawati; Lulu Rahmawati; Andi Aulia Fatika Ambari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0j2j5948

Abstract

Permasalahan kemiskinan lansia masih menjadi isu sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi lansia yang bekerja di sektor informal dengan penghasilan tidak menentu. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik solidaritas sosial dalam perspektif kemuhammadiyahan melalui studi kasus Ibu Suwirah, seorang lansia yang hidup mandiri dengan kondisi ekonomi terbatas dan bekerja sebagai tukang urut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi kegiatan dokumentasi sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik donasi yang dilakukan masyarakat mencerminkan nilai-nilai utama Kemuhammadiyahan, seperti tolong-menolong (ta’awun), kepedulian sosial, dan pengamalan Al-Ma’un. Donasi yang diberikan berupa bantuan sembako dan uang tunai sebesar lima ratus ribu rupiah berkontribusi dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar Bu Mimi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Gerakan filantropi sosial berbasis nilai Kemuhammadiyahan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia kurang mampu.

Filter by Year

2023 2026