cover
Contact Name
Eka Deviany Widyawaty
Contact Email
renacipta49@gmail.com
Phone
+6282233325390
Journal Mail Official
renacipta49@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Arjowinangun Kedung Kandang Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Medicare
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 2828352X     DOI : -
Core Subject : Health,
Medicare Journal, ISSN 2828-352X (media online) contains writings taken from the results of research in obstetrics and nursing, pregnancy, childbirth, postpartum; baby; family plans; reproduction health; complementary midwifery care. This journal is published four times a year. Medicare Journal is published by CV. Rena Cipta Mandiri Malang City. Publication schedule: January, April, July, October
Articles 259 Documents
Hubungan Pernikahan Dini dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Anyar Kabupaten Probolinggo Rusmayanti, Ana; Sary, Yessy Nur Endah; Irayani, Tri
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.396

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis ketika seorang perempuan mengandung embrio hingga janin di dalam rahim selama kurang lebih sembilan bulan. Pernikahan dini pada ibu hamil berpotensi menyebabkan kebutuhan gizi tidak terpenuhi secara optimal sehingga meningkatkan risiko anemia, Kekurangan Energi Kronis (KEK), perdarahan, serta Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pernikahan dini dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan korelasional. Sampel berjumlah 28 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, dengan instrumen berupa checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,6% ibu hamil menikah pada usia 15–18 tahun dan 46,4% pada usia ≥19 tahun. Kejadian anemia ditemukan pada 50% responden. Uji chi-square menunjukkan nilai p value 0,021 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pernikahan dini dan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi tentang pentingnya pernikahan pada usia matang.
Hubungan Penggunaan KB Suntik 3 Bulan dengan Kejadian Keputihan Pada Akseptor KB di Ponkesdes Sariwani Puspitasari, Hanik Eka Ratna; Irayani, Tri; Ekasari, Tutik
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.397

Abstract

Penggunaan kontrasepsi suntik tiga bulan merupakan salah satu metode keluarga berencana hormonal yang paling banyak dipilih di Indonesia karena praktis dan efektif. Namun, penggunaan metode ini dapat menimbulkan efek samping, salah satunya keputihan, yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis dan berpotensi mengganggu kesehatan reproduksi apabila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan KB suntik tiga bulan dengan kejadian keputihan pada akseptor KB di Ponkesdes Sariwani. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 33 akseptor KB suntik tiga bulan, dengan sampel sebanyak 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang menggunakan KB suntik ≥6 bulan mengalami keputihan, yaitu sebanyak 23 responden. Uji Chi-square memperoleh nilai p = 0,012 (<0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan KB suntik tiga bulan dengan kejadian keputihan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi mengenai efek samping kontrasepsi hormonal dan pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi.
Hubungan Usia Pengenalan MP-ASI dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Maron Laifa, Nurul; Yuliana, Wahida; Hidayati, Tutik
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.398

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu faktor risiko stunting adalah pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak sesuai waktu. Pengenalan MP-ASI yang terlalu dini maupun terlambat dapat memengaruhi status gizi dan pertumbuhan balita. Di wilayah kerja Puskesmas Maron, prevalensi stunting masih mencapai 9,5%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia pengenalan MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 179 balita yang dipilih secara stratified random sampling dari populasi 324 balita. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran tinggi badan menurut umur (TB/U) berdasarkan standar WHO. Analisis menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia pengenalan MP-ASI dan kejadian stunting (p < 0,05). Pemberian MP-ASI tepat waktu pada usia 6 bulan penting sebagai upaya pencegahan stunting.
Pengaruh Edukasi (Sadari dalam Deteksi Dini Kanker Payudara) terhadap Pengetahuan Pemeriksaan Sadari pada Remaja Putri di SMKN Lumbang Yuliana; Widayati, Agustina; Ermawati, Iit
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.399

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu faktor risiko stunting adalah pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak sesuai waktu. Pengenalan MP-ASI yang terlalu dini maupun terlambat dapat memengaruhi status gizi dan pertumbuhan balita. Di Wilayah Kerja Puskesmas Maron, prevalensi stunting masih mencapai 9,5%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia pengenalan MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 179 balita yang dipilih secara stratified random sampling dari populasi 324 balita. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran tinggi badan menurut umur (TB/U) berdasarkan standar WHO. Analisis menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia pengenalan MP-ASI dan kejadian stunting (p < 0,05). Pemberian MP-ASI tepat waktu pada usia 6 bulan penting sebagai upaya pencegahan stunting
Hubungan Konsumsi Minuman Manis dengan Kejadian Fluor Albus pada Remaja Putri di SMKN 1 Lumbang Kabupaten Probolinggo Indri Destikasari; Ermawati, Iit; Sary, Yessy Nur Endah
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.415

Abstract

Fluor albus atau keputihan merupakan gangguan kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri, baik bersifat fisiologis maupun patologis. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi fluor albus patologis adalah konsumsi makanan dan minuman tinggi gula yang dapat mengganggu keseimbangan flora normal vagina serta memicu pertumbuhan jamur Candida. Remaja putri termasuk kelompok rentan akibat perubahan hormonal, gaya hidup, dan pola makan yang kurang sehat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsumsi minuman manis dengan kejadian fluor albus pada remaja putri di SMK Negeri 1 Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampling pada 60 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan nilai p = 0,601 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara konsumsi minuman manis dan kejadian fluor albus. Temuan ini mengindikasikan bahwa fluor albus kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain, sehingga diperlukan edukasi kesehatan reproduksi dan penerapan pola hidup sehat pada remaja.
Hubungan Dukungan Suami dengan Keikutsertaan KB Implant di Desa Ngadirejo Nurchamidah, Luluk; Rohmatin, Homsiatur; Hanifah, Iis
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.416

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. KB implant termasuk metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun tingkat penggunaannya pada wanita usia subur (WUS) masih rendah. Salah satu faktor yang memengaruhi keputusan penggunaan KB implant adalah dukungan suami. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan KB implant di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 41 WUS yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak menggunakan KB implant (68,2%) dan memiliki dukungan suami yang rendah. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara dukungan suami dan keikutsertaan KB implant. Diperlukan peningkatan edukasi serta keterlibatan suami dalam program KB.
Hubungan Pengetahuan Akseptor KB dengan Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di UPT Puskesmas Curahtulis Widiastutik, Tri; Widayati, Agustina; Faraswati, Riska
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.417

Abstract

Pengetahuan yang benar tentang program KB termasuk tentang berbagai jenis kontrasepsi akan meningkatkan keikutsertaan masyarakat pada kontrasepsi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan akseptor yang dapat mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi yang kaitannya menjadi alasan mengapa para akseptor tidak memilih MKJP sebagai alat kontrasepsi. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional, yaitu melakukan pengukuran pada saat bersamaan (sekali waktu) untuk mengetahui hubungan antara faktor pengetahuan akseptor dengan pemakaian MKJP di UPT Puskesmas Curahtulis. Hasil Penelitian didapatkan bahwa dari 34 akseptor KB yang menjadi sampel penelitian memiliki pengetahuan baik 16 responden, cukup 12 responden dan kurang 6 orang. Berdasarkan uji statistik didapatkan bahwa pengetahuan akseptor KB tidak berpengaruh terhadap pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di UPT Puskesmas Curahtulis.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Preeklamsia di Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo Mursyida; Ekasari, Tutik; Zakiyyah, Muthmainnah
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.418

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor risiko penting adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) pada ibu hamil. IMT yang tidak normal, baik terlalu rendah maupun terlalu tinggi, dapat meningkatkan risiko terjadinya preeklamsia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan IMT dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Wangkal. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder dari Buku KIA. Teknik purposive sampling digunakan dengan jumlah sampel 53 ibu hamil dari kluster 2 pada periode Mei–Juni 2025. Hasil menunjukkan mayoritas memiliki IMT ≥25 kg/m² sebanyak 28 orang (52,8%) dan kejadian preeklamsia sebanyak 22 orang (41,5%). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara IMT ibu hamil dengan dan tanpa preeklamsia (p=0,015). Hal ini menegaskan IMT berhubungan signifikan dengan kejadian preeklamsia. Oleh karena itu, pemantauan IMT sejak awal kehamilan serta edukasi gizi dan pengendalian kenaikan berat badan perlu dilakukan untuk mencegah preeklamsia dan komplikasi kehamilan.
Dukungan Kader Posyandu dengan Minat Ibu Menggunakan KB IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Sukapura Trisnawati, Galuh Ika; Irayani, Tri; Ekasari, Tutik
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.422

Abstract

Rendahnya penggunaan kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Sukapura menjadi salah satu kendala dalam pencapaian program KB jangka panjang. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi adalah dukungan kader posyandu, yang memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada ibu usia subur. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan kader posyandu dengan minat ibu dalam menggunakan KB IUD, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh 58 akseptor KB baru di wilayah kerja Puskesmas Sukapura, dengan pengambilan sampel total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden memiliki dukungan kader yang kurang dan minat sedang terhadap KB IUD (22 responden, 37,9%). Uji statistik menunjukkan p = 0,000, artinya terdapat hubungan signifikan antara dukungan kader dengan minat ibu menggunakan KB IUD. Penguatan peran kader sebagai agen edukasi di masyarakat sangat dianjurkan untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi jangka panjang.
Hubungan Antara Pemanfaatan Sumber Informasi dengan Sikap Wus tentang Kesehatan Reproduksi di Desa Randujalak Puskesmas Besuk Malthufah, Sherly; Hidayati, Tut; Hikmawati, Nova
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.423

Abstract

Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber memiliki pengaruh besar terhadap tingkat pengetahuan seseorang. Semakin banyak informasi yang diterima, maka semakin luas pula pengetahuan yang dimiliki. Aktivitas membaca secara rutin dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dibandingkan hanya mendengar atau melihat. Keterpaparan informasi kesehatan juga berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku kesehatan individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemanfaatan sumber informasi dengan sikap Wanita Usia Subur (WUS) tentang kesehatan reproduksi di Desa Randujalak wilayah kerja Puskesmas Besuk. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional pada 81 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui coding, editing, dan tabulating, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan 56,8% responden yang memanfaatkan sumber informasi memiliki sikap positif. Nilai p sebesar 0,005 < 0,05 menandakan adanya hubungan signifikan. Edukasi berkelanjutan berbasis komunitas sangat dianjurkan