cover
Contact Name
Noviati
Contact Email
noviati.novy@gmail.com
Phone
+6287866159980
Journal Mail Official
noviati.novy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. A.H. Nasution No G-37
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28093151     DOI : DOI : https://doi.org/10.54883/jikmw
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya (JIKMW) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) universitas Mandala Waluya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya (JIKMW) terbit setiap 6 Bulan yaitu Juni dan Desember. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya (JIKMW) merupakan Open Journal System yang yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik dalam bidang Kesehatan. Bidang kajian ilmu yang masuk dalam ruang lingkup yaitu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi, Teknologi Laboratorium Medis, Teknologi Elektro Medis, Psikologi
Articles 92 Documents
Efektivitas relaksasi otot progresif terhadap tingkat keletihan pada pasien gagal ginjal kronik yang melakukan Hemodialisis: Literature review krismiadi, Dedi; Apriyanti; Dina, Hasnia; Zoahira, Wa Ode Aisa; Nazaruddin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.711

Abstract

Latar belakang: Pasien gagal ginjal kronik yang melakukan hemodialsis sering mengalami masalah fisiologis berupa abnormalitas urea dan hemoglobin. Hemoglobin yang rendah akan membuat tubuh kekurangan oksigen sehingga membuat seseorang merasa sangat Lelah. Salah satu terapi non farmakoligis yang dapat menurunkan kelelahan pada pasien yang melakukan hemodialisis adalah relaksasi otot progresif. Tujuan:  membahas efektivitas teknik relaksasi otot progresif terhadap kelelahan pasien gagal ginjal kronik yang melakukan hemodialisis Metode:  Pencarian artikel menggunakan database dari Google Scoolar, ProQuest, dan Science Direct dari tahun 2014-2024 dengan kata kunci “ progressive Muscle relaxation AND Fatigue AND Hemodialysis” dari hasil pencarian melalui kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi dan eksklusi literatur terpilih adalah artikel yang diterbitkan antara tahun 2014-2024, dan merupakan penelitian asli, fulltext, berbahasa inggris atau indonesia. Kriteria inklusi adalah artikel review, literatur abu-abu, makalah, buku, opini pribadi, tesis dan disertasi. Setelah melalui proses identifikasi, skrining, eligibility sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sebanyak 7 jurnal utama yang dimasukkan pada literatur review ini. Hasil: hal ini menunjukkan bahwa relaksasi otot progresif bermanfaat bagi pasien hemodialisis dalam mengurangi kelelahan. Kesimpulan: dapat disimpulkan bahwa teknik relaksasi otot progresif dapat mengurangi kelelahan pasien hemodialisis sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya.
Pengaruh Pemberian Buah Kurma (Phoenix Dactilyfera) Terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Rahmadania, Wa Ode; Purnama, Prawara Aros; Firmansyah; Anjeli. S
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.721

Abstract

Berdasarkan fenomena yang ada, serta hasil obeservasi data awal pada Puskesmas Lepo-Lepo tiga bulan terakhir , bahwa terdapat 80 ibu hamil anemia terhitung sejak bulan Januari hingga Maret menunjukan bahwa bulan januari sebesar 46,2%, pada bulan Februari mengalami penurunan 21,2 % dan kembali meningkat pada bulan Maret dari data sebelumnya sebesar 32,5% tahun 2023. Dari rata rata hb 10,9-8. Oleh karna itu perlunya dilakukan intervensi untuk menurutnkan kadar hemoglobin pada anemia ibu hamil yaitu konsumsi buah kurma. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh konsumsi buah kurma terhadap perubahan kadar hemoglobin pada anemia ibu hamil. Metode dalam penelitian ini menggunaan Pre-Eksperimen Design dimana bentuk desain yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampel. Metode analisis menggunakan Uji Normalitas dan Uji Wilcoxon W. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikan yaitu 0.000 (p˂0.05), maka dapat disimpulkan terdapat pegaruh signifikan pemberian buah kurma terhdap perubahan kadar hemoglobin yaitu 0.000 (p˂0.05), maka dapat disimpulkan terdapat pegaruh signifikan pemberian buah kurma terhadap perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil Puskesmas Lepo-Lepo kota kendari. Kesimpulan dari penelitian ini yakni terdapat pengaruh pemberian buah kurma terhadap perubahan kadar hemoglobin pada ibu hami di Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari. Kata Kunci : Buah Kurma, Ibu Hamil, Anemia, Kadar Hemoglobin
Hubungan Sanitasi Rumah dengan Kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batalaiworu Kabupaten Muna Noviati; Fitri, Nur Amelyya; Saafi, La Ode; Yanti, Fitri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.733

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran nafas mulai hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk adneksanya (sinus rongga telinga tengah pleura Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan sanitasi rumah dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di wilayah kerja Puskesmas Batalaiworu Kabupaten Muna. Jenis peneltian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study . Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Batalaiworu yang berjumlah 2.232 orang. Dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yaitu sebanyak 96 sampel .Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara ventilasi rumah dengan kejadian ISPA diperoleh nilai X2 hitung = 52,045 dengan phi = 0,610. Adapun hasil uji statistik kepadatan hunian dengan kejadian ISPA menunjukan ada hubungan dengan nilai X2 hitung = 55,835 dengan phi = 0,623. Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara jenis bahan bakar masak dengan kejadian ISPA diperoleh nilai X2 hitung = 46,257 dengan phi = 0,589. . Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara kebiasaan merokok dalam rumah dengan kejadian ISPA diperoleh nilai X2 hitung = 54,489 dengan phi = 0,618. Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara penggunaan anti nyamuk bakar dengan kejadian ISPA diperoleh nilai X2 hitung = 52,045 dengan phi = 0,610. Diharapkan kepada masyarakat sebaiknya perlu dilakukan perbaikan terhadap komponen rumah dan perilaku responden yang tergolong tidak sehat, seperti: perbaikan pada ventilasi rumah, jenis bahan bakar memasak, penggunaan anti nyamuk bakar dan kebiasaan merokok dalam rumah.
Pengaruh Pijat Tuina terhadap Kesulitan Makan pada Balita di Desa Sampuabalo Kabupaten Buton La Ode Ardiansyah; Zoahira, Wa Ode Aisa; Latief, Wa Ode Nova Tuba
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.750

Abstract

Kesulitan makan pada balita merupakan gangguan psikologis tumbuh kembangnya yang ditandai dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Dampak dari kesulitan makan balita yaitu gangguan fungsi organ tubuh dan penyakit berupa kelainan fisik, maupun psikis. Salah satu upaya untuk mencegah kondisi kesulitan makan balita yaitu dengan memberikan terapi pijat tuina. Pijat tuina yang dilakukan secara teratur meningkatkan efektivitas sirkulasi hormon epinefrin dan norepinefrin yang dapat merangsang stimulasi proses tumbuh kembang balita sehingga meningkatkan nafsu makan, meningkatkan berat badan, dan merangsang perkembangan struktur tubuh maupun fungsi motorik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat tuina terhadap kesulitan makan pada balita di Desa Sampuabalo Kabupaten Buton. Jenis penelitian ini adalah Pra eksperiment dengan desain One Group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 62 balita, dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling dengan jumlah 16 balita. Metode analisis menggunakan uji statistik Paired Sampel t-test. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Ranks test diperoleh nilai statistik P Value = 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pijat tuina terhadap kesulitan makan pada balita di Desa Sampuabalo Kabupaten Buton. Diharapkan bagi masyarakat untuk menerapkan pijat tu ina pada balita yang mengalami kesulitan nafsu makan dan tenaga kesehatan dapat memberikan sosialisasi terhadap pentingnya pijat tu ina pada balita di masyarakat.
Faktor-Faktor yang yang Berhubungan dengan Rendahnya Minat Ibu dalam Menggunakan Kontrasepsi IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Amonggedo Kabupaten Konawe Fety, Yulli; Mulyani, Sri; Moita, Firda Pratiwi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.751

Abstract

Tidak semua ibu berminat menggunakan kontrasepsi IUD dikarenakan berbagai alasan yang berbeda-beda seperti takut efek samping, takut proses pemasangan, dilarang oleh suami dan kurangnya pengetahuan tentang kontrasepsi IUD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Memhubungani Rendahnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi IUD Di Wilayah Kerja Puskesmas Amonggedo Kabupaten Konawe. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini akseptor kontrasepsi aktif di wilayah kerja puskesmas amonggedo berjumlah 1214 jiwa dengan sampel sebanyak 92 responden Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Hasil penelitian responden terdapat 43 responden berminat menggunakan IUD sementara 49 responden lainnya tidak berminat. 39 responden memiliki pengetahuan cukup sementara 53 responden lainnya memiliki pengetahuan kurang. 41 responden mendapat dukungan dari suami sementara 51 responden lainnya tidak didukung oleh suaminya dalam menggunakan kontrasepsi IUD. Mayoritas responden memiliki penghasilan dibawah UMR sejumlah 58 orang sementara 34 responden lainnya memiliki penghasilan diatas UMR. Berdasarkan data dan hasil analisis diketahui sebanyak 52 responden memiliki kepercayaan terhadap kontrasepsi IUD sementara 40 responden lainnya tidak percaya dengan kontrasepsi IUD. Saran penelitian ini perlu dilakukan untuk mengkaji hubungan BPJS terhadap minat ibu menggunakan kontrasepsi IUD di Wilayah kerja Puskesmas Amonggedo. Selain itu Puskesmas Amonggedo perlu melakukan penyuluhan terhadap ibu usia produktif tentang manfaat IUD untuk meningkatkan pengetahuan dan minat ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi.
Sikap, Perilaku Manajemen diri Diabetes dan Kontrol Glikemik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Abeli saltar, La Ode
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara sikap, keterampilan manajemen diri, dan kontrol glikemik pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Abeli, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional, dengan 77 pasien DM tipe 2 sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur sikap dan keterampilan manajemen diri, serta pengukuran kadar glukosa darah sewaktu (GDS) menggunakan glucometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki sikap negatif (63,6%) terhadap manajemen diabetes, sementara 36,4% memiliki sikap positif. Sebanyak 62,3% responden menunjukkan keterampilan manajemen diri yang buruk, dan 37,7% memiliki keterampilan yang baik. Analisis statistik menunjukkan bahwa responden dengan sikap positif lebih cenderung memiliki kadar GDS yang terkontrol (<200mg/dl) dibandingkan dengan mereka yang memiliki sikap negatif (71,4% vs. 22,4%). Demikian pula, responden dengan keterampilan manajemen diri yang baik lebih cenderung memiliki kadar GDS yang terkontrol dibandingkan dengan mereka yang memiliki keterampilan yang buruk (79,3% vs. 16,7%). Karakteristik demografis menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia antara 45-59 tahun (44,1%), dengan mayoritas perempuan (61%) dan berpendidikan terakhir SMA (57,1%). Pekerjaan utama responden adalah ibu rumah tangga (45,5%), dengan mayoritas telah menderita DM tipe 2 selama 11-15 tahun (36,3%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sikap positif dan keterampilan manajemen diri yang baik secara signifikan berhubungan dengan kontrol glikemik yang lebih baik. Diperlukan intervensi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan sikap dan keterampilan manajemen diri pasien DM tipe 2. Edukasi kesehatan yang interaktif, dukungan psikologis, dan pelatihan praktis sangat diperlukan untuk membantu pasien mencapai kontrol glikemik yang optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka Nawawi; Zahalim; Indra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.763

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa saat memberikan pelayanan tampak petugas dengan wajah tidak ramah, sampah terlihat berserakan di ruang tunggu pasien, kamar mandi terlihat belum dibersihkan, ruang / kamar obat sempit, kursi ruang tunggu pasien kurang karena terlihat pasien berdiri saat menunggu antrian, petugas sudah datang ke Puskesmas namun pelayanan tidak segera dibuka sehingga terlihat penumpukan pasien Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 538 orang, dengan teknik penarikan sampel secara teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 77 orang. Metode analisis menggunakan uji Statistik yakni uji chi square dan cramer’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara Tangible (bukti fisik) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka. diperoleh nilai (X2 Hit= 1,223 > X2 tabel 3,841, phi= 0,156), ada hubungan sedang antara Reliabity (Kehandalan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka, diperoleh nilai (X2 Hit= 9,114 > X2 tabel (3,841, phi= 0,374 tidak ada hubungan antara Respomsivenes (Ketanggapan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 0,000> X2 tabel (3,841, phi= 0,025), ada hubungan sedang antara Assurance (Jaminan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 4,635 > X2 tabel (3,841, phi= 0,274), dan ada hubungan sedang antara empaty (Empati) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 5,146 > X2 tabel (3,841, phi= 0,287), Diharapkan bagi pihak Puskesmas Baula melakukan upaya perbaikan sarana dan prasaranan penunjang agar pelayanan yang di berikan maksimal sehingga pasien akan merasa nyaman ketika berkunjung dan berobat.
Pengaruh Pendampingan Menyusui terhadap Motivasi dan Kemampuan Ibu dalam Pemberian ASI di RSUD Kota Kendari Fitriyanti; Farming
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v1i1.14

Abstract

Kemampuan ibu dalam menyusui dengan benar khususnya bagi ibu primipara sangat mendukung keberhasilan ibu dalam menyusui dengan teknik yang benar. Seorang ibu dengan bayi pertamanya mungkin akan mengalami masalah ketika menyusui yang sebetulnya hanya karena tidak tahu cara-cara menyusui yang benar. Cara menyusui berpengaruh terhadap keberhasilan menyusui. Bidan serta petugas kesehatan yang lain harus melakukan pendampingan dan memberikan dukungan selama menyusui. Untuk mencapai keberhasilan menyusui, bidan harus memberikan bimbingan cara menyusui yang benar, sehingga ibu tidak mengalami masalah selama menyusui dan bayi pun mendapatkan ASI Eksklusif (Perinasia, 2004). Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment dengan pendekatan pre dan post test non equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post normal yang menyusui bayinya. Semua ibu nifas pada tahun 2017 di RSUD Kota Kendari Sulawesi Tenggara, sejumlah 965 orang ibu nifas. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas yang dirawat diruang nifas yang ada pada saat penelitian dilakukan.. Hasil Uji Statistic paired t test menunjukan terdapat perbedaan nilai rerata antara kelompok kontrol dengan intervensi setelah diberikan perlakuan berupa kemampuan ibu dalam pemberian ASI (p=0,000) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang bermakna antara skor kemampuan ibu dalam pemberian ASI sebelum dan sesudah perlakukan pada kelompok intervensi. Saran kepada puskesmas agar melakukan pembuatan program secara terjadwal dalam mengikutsertakan bidan untuk mengikuti pelatihan manajemen laktasi dan konseling menyusui, sehingga bidan benar-benar mempunyai pengetahuan untuk melakukan demonstrasi dan pendampingan menyusui.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Diare terhadap Pengetahuan Ibu Balita Penderita Diare di Desa Watumeeto Kabupaten Konawe Selatan Yasmin, Laode Muhamad
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/28093151.v3i1.36

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena berdasarkan laporan desa Watumeeto tahun 2022 sampai dengan 2023 terjadi peningkatan kasus diare rata-rata 10,83% pertahun. Kasus diare dari Januari sampai Maret 2023 rata-rata 24 orang perbulan. Hal ini di sebabkan karena masih kurangnya penyuluhan tentang penyakit diare yang dilakukan oleh Puskesmas. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang penyakit diareterhadap pengetahuan ibu Balita penderita diare di wilayah desa Watumeeto Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan  desain penelitian adalah pra eksperimen (One group pre and post test design).Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita menderita diare yang ada Desa Watumeeto sebanyak 94 orang. Sampel dari penelitian yaitu sebanyak 46 orang. Analisis data dengan menggunakan uji statistik  Non parametrik Wilcoxon signed. Hasil penelitian memperlihatkan perbandingan pre test dan post test dimana nilai p value yang bernilai 0,000 < α 0,05. Hal ini menyimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara penyuluhan kesehatan tentang penyakit diare terhadap pengetahuan ibu Balita yang menderita diare di Desa Watumeeto tahun 2023. Disarankan agar penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit diare hendaknya lebih optimal dan perlu diperluas yang ditujukan kepada petugas kesehatan, ibu Balita serta keluarga dalam rangka mencegah dan menanggulangi penyakit diare.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth) sebagai Repellent Semprot Lalat Hijau (Chrysomya megacephala) Solihin; Yani, Sri Wilda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/28093151.v3i1.37

Abstract

Insektisida yang biasa digunakan sebagai repellent adalah hasil teknologi modern dengan bahan beracun. Repellent merupakan bahan penolak serangga dari obat-obatan atau senyawa kimia yang umumnya bersifat racun yang digunakan untuk membasmi jasad pengganggu baik serangga atau vektor lainnya. Dampak penggunaan insektisida pada lingkungan dapat menyebabkan punahnya spesies, gangguan keseimbangan lingkungan dan kesuburan tanah berkurang. Mengenai bahan-bahan repellent dan atas dasar penelitian serta pengembangannya, maka sediaan sebagai alternatif bahan penolak alami adalah daun nilam (Pogostemon cablin Benth) karena memiliki aktivitas anti serangga sehingga memiliki efektivitas yang sangat besar sebagai repellent karena mengandung senyawa patchouli alcohol (32,60%), guaiene (23,07%), α-guaiene (15,91%), seychellene (6,95%) dan α-patchoulene (5,47%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun nilam (Pogostemon cablin Benth) sebagai repellent semprot lalat hijau (Chrysomya megacephala). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik. Rancangan penelitian digunakan adalah Desain Quasy Experiment. Desain penelitian yang digunakan yaitu  post test only control group desaign, dengan 15 ekor lalat hijau (Chrysomya megacephala) untuk masing-masing kelompok. Kesimpulan, pada konsentrasi ekstrak daun nilam (Pogostemon cablin Benth) 40%, 60% dan 80% didapatkan rata-rata presentase repellent berturut-turut yaitu 88%, 79% dan 72%. Sehingga ketiga konsentrasi tersebut dikatakan efektif karena > 50%.

Page 4 of 10 | Total Record : 92