cover
Contact Name
DEDE AJI MARDANI
Contact Email
dedeaji.m@gmail.com
Phone
+6289663125868
Journal Mail Official
dedeaji.m@gmail.com
Editorial Address
Jln KH Tubagus Abdullah RT 01/06 Purbaratu
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Hasbuna
ISSN : -     EISSN : 29644003     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal HASBUNA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam yang terbit pada bulan September dan Maret setiap tahunnya. Jurnal ini menerima artikel dari berbagai akademisi, dosen dan para cendekia yang berisi tentang hasil penelitian, studi kepustakaan yang lebih fokus pada bidang pendidikana Agama Islam namun tidak terbatas pada ruang Pendidikan Agama Islam saja. Fokus pada karya ilmiah tentang pendiddikan Islam termasuk kurikulum, pembelajaran Islami, manajemen Pendidikan Islam, Madrasah, Pesantren dan Pendidikan Usia Dini yang terbit Maret dan September
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
ADMINISTRASI KURIKULUM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU DAN LAYANAN AKADEMIKDI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA TASIKMALAYA Cecep Abdul Muis
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/5sak4830

Abstract

Administrasi pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas proses belajar mengajar di sekolah. Namun, pada kenyataannya banyak lembaga pendidikan, termasuk madrasah, masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan kurikulum, seperti perencanaan yang tidak sistematis, kurangnya keterlibatan guru dalam proses administratif, serta lemahnya evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran. Permasalahan ini berdampak langsung pada rendahnya mutu dan layanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi administrasi kurikulum sebagai upaya peningkatan mutu dan layanan akademik di MAN 1 Kota Tasikmalaya. Fokus kajian diarahkan pada tiga hal, yaitu: bagaimana implementasi administrasi kurikulum dilaksanakan, bagaimana mutu dan layanan akademik yang dicapai, serta bagaimana kontribusi administrasi kurikulum terhadap mutu dan layanan akademik di madrasah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi kurikulum di MAN 1 Kota Tasikmalaya dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Keterlibatan aktif guru dalam penyusunan perangkat ajar, pengelolaan jadwal, dan supervisi pembelajaran menjadi indikator penting keberhasilan administrasi. Mutu layanan akademik berada pada kategori baik, tercermin dari peningkatan hasil belajar, efektivitas proses pembelajaran, dan ketersediaan layanan pendukung seperti bimbingan belajar dan literasi digital. Dengan demikian, administrasi kurikulum di MAN 1 Kota Tasikmalaya tidak hanya berfungsi sebagai instrumen teknis, tetapi juga sebagai motor penggerak layanan akademik yang profesional dan berkelanjutan.
PENDIDIKAN ISLAM ADAPTIF UNTUK PENGUATAN KESADARAN ETIKA DIGITAL PADA REMAJA Iqbal Yusuf Anggia
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/0psdhy37

Abstract

Penelitian ini membahas strategi dakwah kreatif melalui pendidikan Islam adaptif di era digital. Perkembangan teknologi dan media sosial membuka peluang sekaligus tantangan bagi penyampaian pesan dakwah, terutama dalam menjangkau generasi muda yang akrab dengan platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, menganalisis literatur terbaru mengenai pendidikan Islam adaptif, kreativitas dalam dakwah, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan Islam adaptif, pemanfaatan media digital, dan pendekatan kreatif serta partisipatif dapat meningkatkan efektivitas dakwah, membangun kesadaran religius, dan memperkuat karakter Islami generasi muda. Strategi ini mengutamakan peran guru, keluarga, dan komunitas digital sebagai fasilitator dan teladan, sekaligus menyesuaikan metode dakwah dengan karakteristik era digital. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model dakwah kreatif yang adaptif, interaktif, dan kontekstual agar pendidikan Islam tetap relevan dan efektif di tengah perkembangan teknologi.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BERBASIS PEMBELAJARAN KEPESANTRENAN DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA DI MTs MIFTAHUL KHOER KOTA TASIKMALAYA Jani Sanjari
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/jz3y3n31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka berbasis pembelajaran kepesantrenan dalam membangun karakter siswa di MTs Miftahul Khoer Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru, serta siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di MTs Miftahul Khoer dilakukan melalui integrasi pembelajaran akademik dengan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai kepesantrenan. Kegiatan tersebut meliputi pembelajaran kitab klasik, pembiasaan ibadah, kegiatan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi kurikulum tersebut terbukti mampu membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial. Integrasi pendidikan formal dengan pendidikan kepesantrenan juga mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan utama Kurikulum Merdeka. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pendidikan karakter berbasis integrasi kurikulum formal dan pendidikan pesantren di madrasah.
PENGARUH SEVIMA EDLINK TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS BAHASA INGGRIS UNTUK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Rudi Permadi
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/yejwa352

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi mendorong pemanfaatan Learning Management System (LMS) sebagai sarana pembelajaran daring yang efektif. Salah satu platform yang banyak digunakan di perguruan tinggi Indonesia adalah SEVIMA EdLink. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan SEVIMA EdLink terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 40 mahasiswa semester II PAI tahun akademik 2025/2026. Instrumen penelitian berupa tes prestasi Bahasa Inggris yang mencakup keterampilan listening, speaking, reading, dan writing. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta paired sample t-test dengan bantuan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan SEVIMA EdLink berkontribusi positif terhadap peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris mahasiswa PAI. Secara teoretis, hasil penelitian ini memperkuat perspektif Technology Acceptance Model (TAM), IS Success Model, dan teori konstruktivisme yang menekankan bahwa kualitas sistem dan keterlibatan belajar berperan dalam meningkatkan hasil akademik. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa optimalisasi LMS dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris di lingkungan perguruan tinggi Islam
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ISIM MU‘RAB DAN MABNI BERBASIS ROLE PLAY DALAM MENINGKATKAN AKURASI GRAMATIKAL PADA MAHARAH KALAM Udin Zaenudin
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/1zmnne16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran isim mu‘rab dan isim mabni berbasis role play dalam pembelajaran maharah kalām serta mengkaji pengaruhnya terhadap peningkatan akurasi gramatikal peserta didik dalam komunikasi lisan bahasa Arab. Selain itu, penelitian ini juga berupaya menjelaskan efektivitas metode role play dalam membantu mahasiswa menerapkan kaidah i‘rāb secara tepat dalam percakapan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods yang mengombinasikan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui perbandingan nilai pretest dan posttest, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi proses pembelajaran dan analisis aktivitas dialog mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran isim mu‘rab dan isim mabni berbasis role play memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan akurasi gramatikal dalam maharah kalām. Peningkatan tersebut terlihat dari perbandingan nilai pretest dan posttest yang menunjukkan adanya kenaikan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bentuk marfū‘, manṣūb, majrūr, serta isim mabni secara tepat dalam percakapan. Aktivitas dialog dan simulasi percakapan memungkinkan mahasiswa mempraktikkan struktur gramatikal secara langsung dalam konteks komunikasi sehingga membantu mereka memahami fungsi i‘rāb secara lebih aplikatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode role play dalam pembelajaran nahwu efektif dalam meningkatkan kemampuan gramatikal mahasiswa dalam komunikasi lisan bahasa Arab melalui integrasi antara pemahaman teoretis dan praktik komunikatif
MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG BERMAKNA: STRATEGI TRANSFORMASI PERAN GURU PAI DALAM EKOSISTEM DEEP LEARNING Saridudin Saridudin
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/gzkvmk34

Abstract

hafalan dan penilaian kognitif tingkat rendah, sehingga sering kali melahirkan religiusitas seremonial dan pembelajaran yang kurang bermakna. Kondisi ini tidak selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan kompetensi abad ke-21 yang menghendaki peserta didik untuk berpikir kritis, berkarakter kuat, melek digital, sekaligus mempunyai kesadaran spiritual yang mendalam. Tulisan ini fokus pada transformasi peranan guru PAI dalam membentuk ekosistem pembelajaran mendalam (deep learning) yang dapat menjadikan pembelajaran PAI yang lebih bermakna. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dan studi konseptual dengan menganalisis berbagai buku dan artikel jurnal baik nasional maupun internasional yang relevan dengan pendekatan deep learning, peranan guru PAI, dan ekosistem pembelajarannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi peranan guru PAI mencakup berbagai aspek seperti pergeseran dari teacher-centered ke learner-centered spiritual learning; penguatan peranan guru sebagai desainer dalam ekosistem pembelajaran mendalam; fasilitator refleksi dan internalisasi nilai; role model dan agen perubahan budaya sekolah; serta inovator dan pembelajar sepanjang hayat. Secara operasional, transformasi ini didukung oleh pengembangan kompetensi profesional dan pedagogik guru, desain model pembelajaran PAI berbasis deep learning, penguatan komunitas praktisi guru PAI, serta dukungan kebijakan dan lingkungan sekolah yang kondusif.  
IMPLEMENTASI PEMBIASAAN SALAT DUHA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DI MTS. TAJUL FALAH CIKALONG KABUPATEN TASIKMALAYA Aja Rowikarim; Iqbal Anggia Yusuf; Deri Ramdani
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2026): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/jzdx2116

Abstract

Karakter disiplin merupakan salah satu nilai penting dalam pembentukan kepribadian siswa. Namun, masih ditemukan siswa yang kurang disiplin dalam menaati tata tertib dan mengikuti kegiatan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembiasaan salat duha, faktor pendukung dan penghambat, serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter disiplin siswa di MTs Tajul Falah Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan salat duha dilaksanakan secara rutin melalui kegiatan yang terjadwal dan mendapat dukungan dari pihak madrasah serta keteladanan guru. Faktor penghambat antara lain keterlambatan dan kurangnya kesadaran sebagian siswa dalam mengikuti kegiatan. Pembiasaan salat duha berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter disiplin siswa, yang terlihat dari meningkatnya kedisiplinan waktu, kepatuhan terhadap tata tertib, dan tanggung jawab dalam mengikuti kegiatan madrasah.
INTEGRASI GENERATIVE AI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: KAJIAN PUSTAKA TENTANG EFEKTIVITAS, ETIKA, DAN KOMPETENSI GURU Iqbal Anggia Yusuf; Bambang Samsul Arifin
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2026): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/8cajpj44

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi Generative Artificial Intelligence (Generative AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam proses pembelajaran, terutama dalam mendukung efektivitas belajar, penguatan etika digital, dan peningkatan kompetensi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, menganalisis literatur terbaru mengenai Generative AI, pembelajaran Pendidikan Agama Islam, etika pemanfaatan teknologi, dan kompetensi guru di era kecerdasan buatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Generative AI, penguatan literasi digital, dan penerapan prinsip etis dalam penggunaan teknologi dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperluas akses sumber belajar, serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Strategi ini mengutamakan peran guru sebagai fasilitator, pembimbing, dan teladan dalam penggunaan teknologi yang bertanggung jawab, sekaligus menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Generative AI yang adaptif, etis, interaktif, dan kontekstual agar tetap relevan serta efektif di tengah perkembangan teknologi.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MELALUI PRINSIP MINDFUL, MEANINGFUL DAN JOYFUL LEARNING DI MA CIKASUNGKA KABUPATEN TASIKMALAYA Udin Zaenudin; Jani Sanjari; Via Sadiah
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2026): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/e6ffmm63

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dominannya peran guru, serta belum optimalnya pengembangan kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Penelitian bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning melalui prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning, kendala yang dihadapi guru, serta upaya mengatasinya di MA Cikasungka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning mampu meningkatkan keaktifan, interaksi, dan kebermaknaan pembelajaran. Kendala meliputi keterbatasan pemahaman guru, waktu, perangkat pembelajaran, dan karakteristik peserta didik. Upaya yang dilakukan berupa peningkatan kompetensi guru, modifikasi strategi pembelajaran, pengelolaan waktu, dan kolaborasi antarguru.
IMPLEMENTASI NILAI KEMANDIRIAN ISLAMI DALAM BUKU “PRIBADI HEBAT” KARYA BUYA HAMKA UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL SISWA KELAS IX DI MTS SYIFAURRAHMAN KOTA TASIKMALAYA Rudi Permadi; Salwa Nursaadah
HASBUNA : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2026): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/axqh8j18

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh disrupsi mental dan kecemasan akademik siswa  belajar akhir akibat padatnya kurikulum asrama serta tekanan konformitas sebaya. Penelitian bertujuan mengevaluasi kerentanan batin siswa, menganalisis internalisasi nilai “Pribadi Hebat” Buya Hamka oleh Guru PAI, serta melacak dampaknya terhadap elajaran mental siswa di MTs Syifaurrahman Kota Tasikmalaya. Teori yang digunakan elaja integrasi Teori Kesehatan Mental Islami Zakiah Daradjat dan Kemandirian Jiwa (Istiqlal al-Ruh) Buya Hamka. Metode penelitian menggunakan studi lapangan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Guru PAI, Guru BK, tiga siswa, serta dokumen Jurnal Refleksi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan uji triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan awal siswa bersumber dari target hafalan dan konformitas buta (ima’ah). Internalisasi nilai kemandirian melalui elajaran Mahfudzot sukses diterapkan lewat empat fase taktis (Izzah, Taklid, Syaja’ah, Thumaninah). Model ini terbukti efektif mengubah mekanisme koping siswa dari menghindar (avoidance) menjadi pemecahan masalah aktif berbasis tauhid.