cover
Contact Name
Robi'ah Machtumah Malayati
Contact Email
spektra.komunika@gmail.com
Phone
+6285706426526
Journal Mail Official
spektra.komunika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya No. 55, Cukir, Kecamatan Diwek, Kab. Jombang, Provinsi Jawa Timur, 61471
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SPEKTRA KOMUNIKA
ISSN : -     EISSN : 29621321     DOI : https://doi.org/10.33752/spektra.v3i1
Jurnal Spektra Komunika adalah jurnal Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang. Jurnal Spektra Komunika menjadi media kajian teoritis dan aplikatif ilmu komunikasi dan ilmu dakwah, baik dari hasil penelitian empirik maupun analisis-reflektif. Sebagaimana namanya Spektra Komunika, para akademisi dan praktisi bisa berkontribusi dalam mengembangkan teori dan konsep-konsep baru di bidang ilmu komunikasi dan penyiaran Islam dalam berbagai perspektif yang luas. Kajian utama jurnal ini mencakup studi media, film, jurnalistik, broadcasting, komunikasi pesantren dan rumpun ilmu komunikasi dan penyiaran Islam lainnya
Articles 96 Documents
REPRESENTASI SPIRITUALITAS PADA LAGU “FATWA HATI” KARYA LETTO kristanti, Yuli fuji kristanti; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tanda dalam lirik lagu “Fatwa Hati” karya Letto dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Lagu ini dipilih karena memiliki lirik yang sarat makna serta populer di kalangan anak muda, khususnya melalui platform digital seperti TikTok. Dalam analisis semiotika Barthes, makna dibedah melalui tiga level: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik lagu “Fatwa Hati” tidak hanya menceritakan kisah percintaan, tetapi juga mengandung pesan-pesan spiritual dan nilai dakwah Islam. Salah satu nilai yang menonjol adalah pentingnya mengikuti suara hati sebagai bentuk intuisi yang datang dari ilham Tuhan. Letto secara konsisten menggunakan simbol dan metafora mendalam untuk menyampaikan pesan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), menjadikan lagu ini lebih dari sekadar hiburan. Oleh karena itu, lagu “Fatwa Hati” dapat dipandang sebagai bentuk dakwah kontemporer yang memadukan seni dan nilai-nilai keislaman secara harmonis, menjangkau generasi muda melalui media yang dekat dengan keseharian mereka.
PESAN MORAL FILM ANIMASI “ADIT SOPO JARWO THE MOVIE” PRESPEKTIF TEORI PERKEMBANGAN MORAL LAWRENCE KHOLBERG Faninda, lefintika; Malayati, Robiah Machtumah Malayati
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral yang terkandung dalam film animasi Adit Sopo Jarwo the Movie dengan menggunakan teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg dan analisis isi menurut Klaus Krippendorff. Teori Kohlberg digunakan untuk mengidentifikasi tahapan perkembangan moral pada adegan, dialog, dan tindakan karakter dalam film. Sementara itu, teori Krippendorff digunakan untuk menganalisis bagaimana pesan moral direpresentasikan secara sistematis. Film ini dipilih karena memiliki pengaruh besar terhadap audiens anak-anak yang menjadi sasaran utama penyampaian pesan moral. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah analisis isi kualitatif. Data dianalisis berdasarkan tahapan perkembangan moral Kohlberg, yaitu pra-konvensional, konvensional, dan pasca-konvensional, serta tahapan analisis isi Krippendorff untuk mengidentifikasi makna pesan moral dalam konteks film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adit Sopo Jarwo the Movie merepresentasikan berbagai nilai moral seperti kepedulian, tanggung jawab, dan kerja sama. Mayoritas pesan moral yang muncul berada pada tahap konvensional, di mana karakter berperilaku berdasarkan norma sosial dan keinginan untuk diterima oleh lingkungan sekitar. Sebagian adegan juga mencerminkan tahap pasca-konvensional yang menunjukkan nilai moral yang lebih universal. Temuan penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan media animasi sebagai media pendidikan moral yang lebih efektif. Kata Kunci: Film Animasi, Pesan Moral, Teori Perkembangan Moral Lawrence Kholberg, ,Adit Sopo Jarwo The Movie, Klaus Krippendorff
FRAMING PEMBERITAAN KASUS PELECEHAN SEKSUAL DI MA DARUL FAIZIN JOMBANG PADA MEDIA ONLINE Ramadani, Galuh Putri Ramadani; Slamet, Moh. Slamet
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di MA Darul Faizin Jombang pada media online Detik.com dan Jombang Banget.id. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan lembaga pendidikan keagamaan dan berdampak terhadap citra institusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman yang meliputi empat elemen: define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Data dalam penelitian ini berupa berita daring yang dipublikasikan oleh Detik.com dan Jombang Banget.id pada edisi 14–19 November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki konstruksi framing yang berbeda dalam membingkai peristiwa. Detik.com lebih menekankan aspek hukum dan perlindungan korban, sedangkan Jombang Banget.id cenderung fokus pada citra lembaga pendidikan dan respons pihak sekolah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh karakteristik media, segmentasi audiens, dan orientasi pemberitaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa framing media turut membentuk persepsi publik terhadap kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, sekaligus memengaruhi opini masyarakat terhadap lembaga keagamaan yang terlibat. Penelitian ini penting bagi penguatan literasi media. Kata Kunci: framing media, media online, kekerasan seksual, literasi media
IMPLEMENTASI MEDIA SENI MURAL UNTUK MENGEMBANGKAN EKSPRESI DAN KOMUNIKASI SISWA DI TUMBUH HIGH SCHOOL Mahardika, Bagus Mahardika; purnawan Putra, Andi
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi media mural untuk mengembangkan ekspresi diri dan sarana komunikasi visual bagi siswa. Sekolah sebagai wahana belajar perlu menyediakan tempat untuk berekspresi, namun dewasa ini, masih terdapat sekolah yang belum sepenuhnya menyediakan ruang ekspresi bagi siswa untuk meluapkan emosinya melalui media seni. Melalui media mural diharapkan siswa mampu menuangkan ide kreatif mereka untuk turut berpartisipasi dalam merespon kondisi sosial politik yang carut marut, penyediaan ruang ekspresi di lingkungan sekolah dapat menekan perilaku vandalisme yang kerap meresahkan karena merusak keindahan dan memicu perilaku kriminal lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan studi observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triagulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan ekspresi diri dan pemahaman komunikasi visual siswa meningkat setelah mereka praktik langsung membuat dan menyelesaikan karya. Keragaman seni karya mural tentu syarat akan makna dan simbol yang memiliki nilai filosofi seperti ajakan atau himbauan untuk pembiasaan berbuat baik, peduli lingkungan, adab pergaulan, serta sikap toleransi terhadap sesama. Kata kunci : Media Mural, Ekspresi Diri, Komunikasi Visual
REPRESENTASI PASANGAN IDEAL DALAM K-DRAMA WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINE Sinatrya, Zakeia Ayra; Widhiandono, Doan
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9168

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengungkap bagaimana teks media — dalam hal ini drama Korea When Life Gives You Tangerine — tidak hanya berfungsi sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai alat produksi makna yang sarat dengan ideologi dan representasi sosial. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) model Norman Fairclough terhadap adegan dan dialog dalam drama Korea When Life Gives You Tangerine dan komentar penonton di media sosial TikTok, ditemukan bahwa meskipun sebagian penonton menyadari bahwa Gwan-sik merupakan hasil konstruksi naratif, banyak komentar di media sosial yang membandingkan karakter tersebut dengan pria Indonesia, sehingga berpotensi menimbulkan ekspektasi yang tidak realistis. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengembangkan kesadaran kritis dan meningkatkan kemampuan literasi media agar tidak terjebak dalam pemahaman yang fiktif tentang relasi gender, sehingga penonton mampu membedakan nilai-nilai yang layak diteladani dan yang hanya bersifat dramatik. Dengan demikian, masyarakat tidak akan mudah terpengaruh oleh narasi populer yang cenderung menggambarkan relasi ideal, namun tidak selalu relevan dengan realitas yang ada. Kata Kunci: Representasi, Drama Korea, Analisis Wacana Kritis Abstract: This research reveals how media texts - in this case the Korean drama When Life Gives You Tangerine - do not only function as a form of entertainment, but also as a means of meaning production laden with ideology and social representation. Using Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) method on scenes and dialogues in the Korean drama When Life Gives You Tangerine and viewers' comments on TikTok, it is found that although some viewers realize that Gwan-sik is a narrative construction, many comments on social media compare the character to Indonesian men, potentially leading to unrealistic expectations. Therefore, the public needs to develop critical awareness and improve media literacy skills to avoid being trapped in fictitious understandings of gender relations, so that viewers are able to distinguish between values that are worthy of emulation and those that are only dramatic. Thus, people will not be easily influenced by popular narratives that tend to depict idealized relations, but are not always relevant to the existing reality Keywords: Representation, Korean Drama, Critical Discourse Analysis
Efektivitas Pemanfaatan Aplikasi Zoom Dalam Dakwah kyai Choirul Anam Terhadap Tingkat Pemahaman Agama Komunitas Santri Ta’dhim : Dakwah, Zoom Meeting, Pemahaman Agama Harlina Nurfaisa, Nani; Islam, Ahmad Fakhruddin Fajrul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 3 No 2 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v3i2.6776

Abstract

The rapid development of technology requires individuals to be able to utilize it effectively. Advanced technology, such as Zoom Meetings, enables individuals or groups to obtain information. The ease of access to information sometimes necessitates analysis to determine its truth or falsehood. In this context, Kyai Choirul Anam provides religious knowledge through preaching. The preaching is conducted not only offline but also online via Zoom Meetings, which can be attended by everyone. Students who participate in the religious study sessions via Zoom form a community called the Santri Ta’dhim community. In this study, the researcher aims to assess the level of religious understanding in the Santri Ta’dhim community using quantitative correlational analysis. Data collection involved 21 samples who were given a Google Form questionnaire. The significance value was rejected, indicating no effect on the level of religious understanding in the Santri Ta’dhim community, as the significance value was greater than 0.05. The correlational analysis assisted by SPSS 25 yielded a significance value of 0.425, meaning the alternative hypothesis (Ha) was rejected.
Strategi Komunikasi BAZNAS Jombang dalam Pelaksanaan Pengumpulan Zakat Tahun 2023 Yusron, Yusron Ardiansyah; Islam, Ahmad Fakhruddin Fajrul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 3 No 2 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v3i2.6798

Abstract

Strategi komunikasi mencakup semua perencanaan, taktik, dan metode yang digunakan untuk mengoptimalkan komunikasi dengan mempertimbangkan setiap aspek dalam proses komunikasi demi mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam penelitian ini, peneliti bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi BAZNAS Kabupaten Jombang dalam pengumpulan zakat tahun 2023, dengan fokus pada aspek komunikasi dalam pengumpulan zakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini termasuk Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang, wakil ketua, dan staf BAZNAS Kabupaten Jombang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode triangulasi data. Dari analisis yang dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa strategi komunikasi BAZNAS Kabupaten Jombang dalam pengumpulan zakat tahun 2023 mencakup lima tahap. yakni pertama penelitian yang dilakukan dengan cara mengecek apakah setiap kecamatan ataupun desa bersedia untuk dilakukan edukasi tentang pengumpulan zakat. Kedua perencanaan pada tahap ini yang bertugas sebagai komunikator adalah Seluruh pimpinan dan staff BAZNAS Kabupaten Jombang. Pesannya memberikan informasi mengenai pengumpulan zakat. Medianya melalui media sosial dan media massa. Sasaran komunikasinya berfokus kepada ASN (Aparatur Sipil Negara), Masyarakat umum yang mampu berzakat dan tenaga profesional. Efek yang diberikan agar masyarakat Kabupaten Jombang lebih faham mengenai pentingnya menunaikan zakat. Ketiga pelaksanaan yang dilakukan seperti melakukan pertemuan dengan ASN dan melakukan diskusi dengan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang ada di kecamatan. Keempat pengukuran. Hasil dari pengukuran adalah masyarakat mulai memahami akan pentingnya berzakat. Kelima pelaporan yang dibentuk dalam hardcopy dalam waktu per-1 tahun.
Internalisasi Moderasi Beragama Melalui Tradisi Munjungan Di Dusun Sawur Desa Bulusari: Internalisas Abdul Aziz, Muhammad; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 3 No 2 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v3i2.6890

Abstract

Indonesia is known as a multicultural country that is rich with various tribes, religions and tastes. However, considering the abundant cultural, cultural and religious diversity throughout Indonesia, the Indonesian people have an urgent responsibility to strengthen the values ​​of tolerance and harmony between people. .Internalization of Religious Moderation Through the Munjungan Tradition. The first stage carried out was to determine the theme, namely the internalization of religious moderation through the munjungan tradition in the sawur village of Bulusari, with research objectives (1) the process of internalization of religious moderation, (1) supporting and inhibiting factors in the Munjungan tradition in Suwur Hamlet, Bulusari Village, District. Tarokan, Kab. Kediri. So this research uses a descriptive qualitative approach using social interaction theory to study it in depth. The research results show that the munjungan tradition has an important role in the process of internalizing various modes of moderation, namely respecting differences in beliefs, respecting religious plurality, attitudes of tolerance, building harmonious relationships and reducing conflict.
STRATEGI DAKWAH KEMENAG DALAM PEMBINAAN PEMAHAMAN ISLAM PADA WARGA BINAAN LAPAS IIB KOTA BLITAR Athoillah, Lizamul Firdaus; Slamet, Moh.
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 3 No 2 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v3i2.7069

Abstract

This article discusses the da'wah strategies implemented by the Ministry of Religious Affairs to develop Islamic understanding among inmates at Class IIB Penitentiary in Blitar City. The purpose of this research is to describe how the Ministry of Religious Affairs approaches and interacts with inmates to enhance their understanding of Islamic teachings. This research uses a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and analysis of related documents. Participants in this study consist of Ministry of Religious Affairs officials and several inmates involved in the da'wah program at the penitentiary. The results of the study show that the Ministry of Religious Affairs employs several da'wah strategies, such as organizing lectures, spiritual guidance, and other religious activities to provide better religious understanding to inmates. Additionally, they also implement a personal approach and focus on strengthening religious values to shape better character.
STRATEGI DAKWAH HABIB ALWI BIN MUHAMMAD AL ATTHOS DALAM MEMBENTUK AKHLAK PEMUDA DI KOTA BEKASI Dalimunthe, Achmad Nurfadillah; Malayati, Robi’ah Machtumah
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 3 No 2 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v3i2.7071

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dua masalah utama: (1) Bagaimana Habib Alwi menggunakan strategi dakwah untuk membentuk akhlak pemuda di Kota Bekasi? dan (2) Bagaimana pendekatan Habib Alwi dalam membentuk akhlak pemuda di Kota Bekasi? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Implikasi dari penelitian ini meliputi strategi dakwah Habib Alwi dalam membentuk akhlak pemuda di Kota Bekasi, akar permasalahan pemuda di Kota Bekasi, dan respons pemuda Bekasi terhadap dakwah yang dilakukan oleh Habib Alwi. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) dakwah Habib Alwi Bin Muhammad Al Atthos menggunakan strategi bil-hal dengan memperhatikan juga ajaran bil-lisan, dan (2) pendekatan dakwah Habib Alwi Wadah Muhammad Al Atthos dalam membentuk karakter pemuda di Kota Bekasi adalah dengan menonjolkan kualitas keteladanan Nabi Muhammad SAW melalui interaksi yang meyakinkan dan menyenangkan untuk merangkul serta menginspirasi pemuda Bekasi tersebut.

Page 5 of 10 | Total Record : 96