cover
Contact Name
Robi'ah Machtumah Malayati
Contact Email
spektra.komunika@gmail.com
Phone
+6285706426526
Journal Mail Official
spektra.komunika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya No. 55, Cukir, Kecamatan Diwek, Kab. Jombang, Provinsi Jawa Timur, 61471
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SPEKTRA KOMUNIKA
ISSN : -     EISSN : 29621321     DOI : https://doi.org/10.33752/spektra.v3i1
Jurnal Spektra Komunika adalah jurnal Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang. Jurnal Spektra Komunika menjadi media kajian teoritis dan aplikatif ilmu komunikasi dan ilmu dakwah, baik dari hasil penelitian empirik maupun analisis-reflektif. Sebagaimana namanya Spektra Komunika, para akademisi dan praktisi bisa berkontribusi dalam mengembangkan teori dan konsep-konsep baru di bidang ilmu komunikasi dan penyiaran Islam dalam berbagai perspektif yang luas. Kajian utama jurnal ini mencakup studi media, film, jurnalistik, broadcasting, komunikasi pesantren dan rumpun ilmu komunikasi dan penyiaran Islam lainnya
Articles 96 Documents
PESAN MORAL FILM ANIMASI “ADIT SOPO JARWO THE MOVIE” PRESPEKTIF TEORI PERKEMBANGAN MORAL LAWRENCE KHOLBERG Faninda, lefintika; Malayati, Robiah Machtumah Malayati
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral yang terkandung dalam film animasi Adit Sopo Jarwo the Movie dengan menggunakan teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg dan analisis isi menurut Klaus Krippendorff. Teori Kohlberg digunakan untuk mengidentifikasi tahapan perkembangan moral pada adegan, dialog, dan tindakan karakter dalam film. Sementara itu, teori Krippendorff digunakan untuk menganalisis bagaimana pesan moral direpresentasikan secara sistematis. Film ini dipilih karena memiliki pengaruh besar terhadap audiens anak-anak yang menjadi sasaran utama penyampaian pesan moral. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah analisis isi kualitatif. Data dianalisis berdasarkan tahapan perkembangan moral Kohlberg, yaitu pra-konvensional, konvensional, dan pasca-konvensional, serta tahapan analisis isi Krippendorff untuk mengidentifikasi makna pesan moral dalam konteks film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adit Sopo Jarwo the Movie merepresentasikan berbagai nilai moral seperti kepedulian, tanggung jawab, dan kerja sama. Mayoritas pesan moral yang muncul berada pada tahap konvensional, di mana karakter berperilaku berdasarkan norma sosial dan keinginan untuk diterima oleh lingkungan sekitar. Sebagian adegan juga mencerminkan tahap pasca-konvensional yang menunjukkan nilai moral yang lebih universal. Temuan penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan media animasi sebagai media pendidikan moral yang lebih efektif. Kata Kunci: Film Animasi, Pesan Moral, Teori Perkembangan Moral Lawrence Kholberg, ,Adit Sopo Jarwo The Movie, Klaus Krippendorff
FRAMING PEMBERITAAN KASUS PELECEHAN SEKSUAL DI MA DARUL FAIZIN JOMBANG PADA MEDIA ONLINE Ramadani, Galuh Putri Ramadani; Slamet, Moh. Slamet
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di MA Darul Faizin Jombang pada media online Detik.com dan Jombang Banget.id. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan lembaga pendidikan keagamaan dan berdampak terhadap citra institusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman yang meliputi empat elemen: define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Data dalam penelitian ini berupa berita daring yang dipublikasikan oleh Detik.com dan Jombang Banget.id pada edisi 14–19 November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki konstruksi framing yang berbeda dalam membingkai peristiwa. Detik.com lebih menekankan aspek hukum dan perlindungan korban, sedangkan Jombang Banget.id cenderung fokus pada citra lembaga pendidikan dan respons pihak sekolah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh karakteristik media, segmentasi audiens, dan orientasi pemberitaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa framing media turut membentuk persepsi publik terhadap kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, sekaligus memengaruhi opini masyarakat terhadap lembaga keagamaan yang terlibat. Penelitian ini penting bagi penguatan literasi media. Kata Kunci: framing media, media online, kekerasan seksual, literasi media
IMPLEMENTASI MEDIA SENI MURAL UNTUK MENGEMBANGKAN EKSPRESI DAN KOMUNIKASI SISWA DI TUMBUH HIGH SCHOOL Mahardika, Bagus Mahardika; purnawan Putra, Andi
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi media mural untuk mengembangkan ekspresi diri dan sarana komunikasi visual bagi siswa. Sekolah sebagai wahana belajar perlu menyediakan tempat untuk berekspresi, namun dewasa ini, masih terdapat sekolah yang belum sepenuhnya menyediakan ruang ekspresi bagi siswa untuk meluapkan emosinya melalui media seni. Melalui media mural diharapkan siswa mampu menuangkan ide kreatif mereka untuk turut berpartisipasi dalam merespon kondisi sosial politik yang carut marut, penyediaan ruang ekspresi di lingkungan sekolah dapat menekan perilaku vandalisme yang kerap meresahkan karena merusak keindahan dan memicu perilaku kriminal lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan studi observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triagulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan ekspresi diri dan pemahaman komunikasi visual siswa meningkat setelah mereka praktik langsung membuat dan menyelesaikan karya. Keragaman seni karya mural tentu syarat akan makna dan simbol yang memiliki nilai filosofi seperti ajakan atau himbauan untuk pembiasaan berbuat baik, peduli lingkungan, adab pergaulan, serta sikap toleransi terhadap sesama. Kata kunci : Media Mural, Ekspresi Diri, Komunikasi Visual
REPRESENTASI PASANGAN IDEAL DALAM K-DRAMA WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINE Sinatrya, Zakeia Ayra; Widhiandono, Doan
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9168

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengungkap bagaimana teks media — dalam hal ini drama Korea When Life Gives You Tangerine — tidak hanya berfungsi sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai alat produksi makna yang sarat dengan ideologi dan representasi sosial. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) model Norman Fairclough terhadap adegan dan dialog dalam drama Korea When Life Gives You Tangerine dan komentar penonton di media sosial TikTok, ditemukan bahwa meskipun sebagian penonton menyadari bahwa Gwan-sik merupakan hasil konstruksi naratif, banyak komentar di media sosial yang membandingkan karakter tersebut dengan pria Indonesia, sehingga berpotensi menimbulkan ekspektasi yang tidak realistis. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengembangkan kesadaran kritis dan meningkatkan kemampuan literasi media agar tidak terjebak dalam pemahaman yang fiktif tentang relasi gender, sehingga penonton mampu membedakan nilai-nilai yang layak diteladani dan yang hanya bersifat dramatik. Dengan demikian, masyarakat tidak akan mudah terpengaruh oleh narasi populer yang cenderung menggambarkan relasi ideal, namun tidak selalu relevan dengan realitas yang ada. Kata Kunci: Representasi, Drama Korea, Analisis Wacana Kritis Abstract: This research reveals how media texts - in this case the Korean drama When Life Gives You Tangerine - do not only function as a form of entertainment, but also as a means of meaning production laden with ideology and social representation. Using Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) method on scenes and dialogues in the Korean drama When Life Gives You Tangerine and viewers' comments on TikTok, it is found that although some viewers realize that Gwan-sik is a narrative construction, many comments on social media compare the character to Indonesian men, potentially leading to unrealistic expectations. Therefore, the public needs to develop critical awareness and improve media literacy skills to avoid being trapped in fictitious understandings of gender relations, so that viewers are able to distinguish between values that are worthy of emulation and those that are only dramatic. Thus, people will not be easily influenced by popular narratives that tend to depict idealized relations, but are not always relevant to the existing reality Keywords: Representation, Korean Drama, Critical Discourse Analysis
PESAN KEMANUSIAAN DALAM FILM THE DOUGHTER OF WAR Armaini, Weni; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 1 No 2 (2022): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v1i2.3027

Abstract

Abstrak: Artikel ini mendeskripsikan pesan kemanusiaan yang terdapat dalam film “The Doughter Of War” karya Can Ulkay. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanda dan makna pesan kemanusiaan yang diceritakan dalam film tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa bentuk pesan kemanusiaan dalam film The Doughter Of War yakni berupa makna denotasi, konotasi, dan mitos. Makna denotasi yang terdapat pada film The Doughter Of War berupa rangkaian konflik serta solusi dari segala permasalahan yang datang saat Korea Selatan mendapat serangan dari Korea Utara hingga kisah Suleyman untuk menemukan Ayla. Makna konotasi yang terdapat pada beberapa adegan film yang sudah dianalisis di atas berupa adanya kasih sayang, perjuangan, pengorbanan, do’a, ikhtiar, tanggung jawab, tolong menolong, usaha, serta nasihat hidup, sehingga melahirkan mitos yang mengandung pesan-pesan positif, ataupun nasihat yang berhubungan dengan moralitas. Terdapat 13 adegan pada film The Doughter Of War yang mengandung pesan kemanusiaan yang diukur sesuai indikator kemanusiaan menurut Nurgiayantoro, yakni hubungan manusia dengan sesama manusia yang mencakup kasih sayang orang tua terhadap anak, persahabatan, tolong menolong, dan saling menasehati. Hubungan manusia dengan tuhannya yang mencakup ketaatan menjalankan perintahNya. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri yang mencakup keharusan belajar untuk meningkatkan kualitas diri. Dan hubungan manusia dengan alam yang mencakup usaha untuk memperbaiki alam yang telah dirusak. Peneliti berargumen bahwa pesan kemanusiaan sangat perlu disampaikan melalui sebuah media guna menumbuhkan kesadaran masyarakat, mengingat saat ini banyak perilaku yang kurang memanusiakan manusia.
PESAN DAKWAH HABIB HUSEIN JA’FAR “ADA KEBOHONGAN BESAR DIBALUT AGAMA” DI CHANNEL YOUTUBE PUELLA ID Arisma, Lusi Yuliana; Malayati, Robi`ah Machtumah
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 1 No 2 (2022): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v1i2.3028

Abstract

Abstrak: Dakwah merupakan salah satu bagian terpenting dalam kehidupan seorang muslim. Seiring dengan perkembangan zaman, kegiatan dakwah dengan menggunakan platform media sosial tentunya bukan hanya menjadi gaya bagi para da'i tetapi menjadi hal yang wajib dilakukan. Begitu pula Habib Husein Ja'far yang melalui channel Youtube PUELLA ID menyampaikan dakwahnya yang lembut dan mudah dipahami oleh mad'u sehingga banyak disukai dan diminati, yang selanjutnya menjadi bahan penelitian dalam artikel ini. Maka dalam penelitian ini peneliti merumuskan fokus penelitian ini menjadi dua, yaitu: (1) Apa isi pesan dakwah Habib Husein Ja'far pada acara Bicara Cinta PUELLA ID. (2) Apa yang dimaksud dengan “Ada Kebohongan Besar di Balut Agama” yang disampaikan Habib Husein Ja'far pada konten channel PUELLA ID. Untuk menjawab dan mengetahui kedua permasalahan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif dengan metode analisis isi teori Holsti. Sumber data primer diperoleh dari unggahan video channel YouTube PUELLA ID edisi 1 Agustus 2021 dan data sekunder berupa dokumen, buku-buku yang berkaitan dengan objek yang diteliti beserta penelitian terdahulu yang relevan sebagai pembanding penelitian ini. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan dan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Dari hasil analisis yang dilakukan, kesimpulannya berupa isi pesan dakwah yang terdiri dari tiga pokok utama yang meliputi pesan aqidah yang memuat persoalan substansi Allah SWT dan keyakinan, pesan moral yang meliputi hubungan antara manusia dan hubungan antara manusia dengan hewan dan pesan syariah berupa masalah bentuk-bentuk ibadah yang fokus pada kajian. Adapun maksud dari kebohongan besar yang berbalut agama dalam konten tersebut mengandung kesalahpahaman tentang adanya budaya patriarki yang menempatkan perempuan di bawah laki-laki.
KORELASI INTENSITAS PENGGUNAN TIKTOK DENGAN TINGKAT KUALITAS DAKWAH MAHASISWA Rohman, Fathu; Malayati, Robi`ah Machtumah
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 1 No 2 (2022): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v1i2.3029

Abstract

Abstrak: Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam merupakan prodi dengan basis ilmu dakwah yang sangat dominan mempelajari seni komunikasi dan perangkatnya tanpa mengurangi nilai syiar Islam.Menjadi mahasiswa di program studi ini merupakan tantangan di era dimana perkembangan alat atau media komunikasi berkembang begitu pesat.Tiktok merupakan jejaring sosial yang banyak diminati oleh berbagai kalangan di dunia.Tak terkecuali mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Hasyim Asy’ari (KPI Unhasy).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui intensitas penggunaan Tiktok mahasiswa KPI Unhasy dalam menggunakan Tiktok, dan apakah ada pengaruh atau hubungan antara intensitas penggunaan Tiktok dengan tingkat kualitas Dakwah mahasiswa KPI Unhasy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai cara pengumpulan data. Dalam penelitian ini diketahui ada hubungan antara intensitas penggunaan Tiktok dengan tingkat kualitas dakwah pada mahasiswa KPI Unhasy.Dengan nilai korelasi hitung 0,435 > r-tabel 0,176 yang berarti ada hubungan antara keduanya.Kekuatan hubungan antara keduanya sedang, yaitu tidak lemah dan tidak kuat.Data tersebut dapat dijadikan acuan untuk penelitian selanjutnya mengenai ada atau tidaknya hubungan antara Intensitas Penggunaan Tiktok dengan Tingkat Kualitas Dakwah Mahasiswa KPI Unhasy.
ANALISIS ISI CERAMAH BUYA YAHYA “KETIKA UJIAN HIDUP TERASA MELELAHKAN” PADA CHANNEL YOUTUBE AL-BAHJAH TV Maghfiroh, Lailatul; Masruroh, Sayidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 2 No 1 (2023): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v2i1.3721

Abstract

Buya Yahya in a short time has received a lot of attention from the public in an effort to spread Islamic da'wah on YouTube social media through the Al-Bahjah TV channel. This is due to the way Buya Yahya speaks in his lectures which always sound and look interesting, the use of language that is easy to understand, his lectures which are not only consumed by the Indonesian public but also abroad. This research focuses on, the message of Buya Yahya's lecture "When Life's Exams Feel Tired" on the Al-Bahjah TV YouTube channel. The results of this study indicate that the message of Buya Yahya's lecture contained in the YouTube channel Al-Bahjah TV with the title "Ketika Ujian Hidup Terasa Melelahkan" is a message of aqidah including human faith in Allah. Moral messages include the behavior and character of a person in everyday life such as patience, forgiveness, open mindedness, always living in peace and not envying each other, being arrogant, fighting against each other, inciting one another. And the message of Shari'ah includes matters of worship and law. The researcher argues that the da'wah message is very relevant to the current conditions of development, because it is a message of vigilance regarding information that is circulating, because not all of it comes from the right sources.
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN DAKWAH DALAM FILM JEJAK LANGKAH 2 ULAMA KARYA INISIASI KH. SALAHUDDIN WAHID Khoir, Syabikul; Masruroh, Sayyidah Afyatul
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 2 No 1 (2023): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v2i1.3728

Abstract

Along with the times, preachers realized that the role of film as an educational medium is very influential for people's lives. Therefore, preachers also use film as a medium of da'wah, to build the character of an Islamic Muslim community. The film Traces of Steps 2 Ulama (JL2U), directed by Sigit Ariansyah produced by the Tebuireng Production House (MAKSI) and Mix Pro Yogyakarta, tells the story of the life journey of 2 major figures in Islamic da'wah in Indonesia, namely KH. Hasyim Asy'ari and KH. Ahmad Dahlan. This film was the result of negotiations and collaboration between the Muhammadiyyah Cultural Arts and Sports Institute (LSBO) and the Tebuireng Islamic Boarding School under the auspices of Gus Sholah at that time. This study aims to analyze the signs and meanings of the da'wah message signs in the film, namely the da'wah messages of aqidah, sharia and morals. The message of aqidah da'wah conveyed in this film is about faith in God, faith in God's books, and God's messengers. The sharia da'wah messages conveyed are about worship and muamalah, namely the order to ask questions to those who are more expert, the order to love fellow beings, perform the pilgrimage, teach knowledge, the order to help each other, the order to leave sins, the order to advise in patience, and the order to forgive each other . The message of moral da'wah conveyed in this film is about wisdom, humility and obedience to teachers, helping fellow human beings, reminding each other, and patience and sincerity.
ANALISIS WACANA BERITA KASUS PENCABULAN SANTRIWATI JOMBANG DI MEDIA ONLINE detik.com DAN surya.co.id EDISI 09 S.D. 11 DESEMBER 2021 Ulfa, Maria
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 2 No 1 (2023): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v2i1.3729

Abstract

In this research, the aim was to analyze Teun A Van Dijk's text model in news texts related to the case of sexual assault against a female student in online media detik.com and surya.co.id. The researcher used news texts obtained from both websites as data sources. The study identified the micro-structure consisting of several elements of the news text used by both media in presenting information and to understand how media ideology is reflected in their news coverage. The results show differences in ideology between the two media in presenting news on the case of sexual assault against the female student in Jombang. This research can help in understanding how online media uses the structure of news texts to convey information and the media ideology contained within it.

Page 7 of 10 | Total Record : 96