cover
Contact Name
Rojai Zhofir
Contact Email
rojaizho@gmail.com
Phone
+6285709037738
Journal Mail Official
admin@yayasandarussalam.or.id
Editorial Address
Jl. Jaya Wijaya, Dusun Besar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Ghaitsa: Islamic Education Journal
ISSN : -     EISSN : 27211592     DOI : https://doi.org/10.62159/ghaitsa.vXXX
Core Subject : Religion, Education,
Ghaitsa: Islamic Education Journal is a double-blind peer-reviewed journal on education and teacher training. Ghaitsa Journal is intended to provide academic forums for researchers who are interested in the discussion of current and future issues on education and teacher training, especially in the Muslim world. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of the published articles. The journal is open to authors around the world regardless of nationality.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 206 Documents
PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI BERBASIS BUDAYA HUYULA PADA KEGIATAN ROHANI ISLAM DI SMP NEGERI 3 TEBAT KARAI: PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI BERBASIS BUDAYA HUYULA PADA KEGIATAN ROHANI ISLAM DI SMP NEGERI 3 TEBAT KARAI Atika Yolanda
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i3.482

Abstract

Pembentukan Karakter yang berbasis budaya huyula merupakan pembentukan karakter berbasis kepemimpinan. Karakter kepemimpinan pada siswa sangat diperlukan karena dengan adanya karakter tersebut siswa dapat lebih bijaksana dalam mengatasi masalah hidupnya, selain untuk diri sendiri karakter kepemimpinan sangat diperlukan bagi sebuah kelompok dalam melaksanakan kegiatan dalam kelompok tersebut. Kerohanian Islam (ROHIS) di SMP Negeri 3 Tebat Karai untuk membantu siswa dalam membentuk karakter kepemimpinan. oleh karena itu disusunlah strategi-strategi dalam pembentukan karkter kepemimpinan siswa, dalam penyusunan strategi tidak lepas dari dukungan dari pihak sekolah dan dalam melaksanakannya ROHIS juga mempunyai beberapa hambatan dan tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertama, strategi ROHIS dalam pembentukan kepemimpinan pada siswa. Kedua, hambatan dan tantangan ROHIS dalam pembentukan kepemimpinan pada siswa. Ketiga, dukungan sekolah terhadap ROHIS dalam pembentukan karakter kepemimpinan pada siswa. Spesifikasi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini berusaha mendeskripsikan strategi ROHIS dalam pembentukan kepemimpinan pada siswa. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama, strategi yang digunakan ROHIS dalam pembentukan karakter kepemimpinan pada siswa meliputi: pelatihan kepemimpinan yang terdiri dari beberapa tahap:Latihan Kepemimpinann Siswa Muslim I (LKSM I), Latihan Kepemimpinan Siswa Muslim II (LKSM II), pra Latihan Dasar Kepemimpinan (pra LDK), Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), pelibatan anggota dalam panitia kegiatan, merutinkan mentoring untuk penguatan rohani dan pembentukan kepribadian islami siswa, dan merutinkan kajian Islam untuk pembentukan kepribadian islami siswa. Kedua, hambatan dan adalah: Pengurus dan anggota yang mempunyai double job, kurangnya minat siswa untuk berorganisasi, administrasi yang kurang baik, waktu yang terbatas, kurangnya. Ketiga, sekolah sebagai penentu kebijakan adanya organisasi tentu saja mendukung kegiatan ROHIS, adapun bentuk dukungannya adalah sebagai berikut: Sarana dan prasarana, pencitraan, sumbangsih saran dan nasehat, dan finansial.
Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Pada Pembelajaran Daring Mata Pelajaran PAI Di SMPN 19 Kota Bengkulu Wasis Saputra; Lubis, Mawardi; Wiwinda
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i3.491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Optimalisasi penggunaan media sosial pada pembelajaran daring mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 19 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial pada pembelajaran daring mata pelajaran PAI di SMPN 19 Kota Bengkulu belum optimal. Hal ini dapat dibuktikan bahwa guru sudah merancangpembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasipembelajaran namun masih terdapat beberapa kesulitan guru dalam menyiapkan strategi agar pembelajaran daring tetap dapat terlaksana.
Pengaruh Game Online Terhadap Akhlak Remaja di Desa Muara Simpur Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma Irfan Putra Talo1
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i3.502

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh game online terhadap akhlak remaja di Desa Muara Simpur Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma. Penilitian ini dilaksanakan di Desa Muara Simpur Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma. Populasi dalam penelitian ini adalah 25 Remaja dan 25 orang tua dari remaja di Desa Muara Simpur. Teknik analisis dan pengolahan data menggunakan software IBM SPSS Statistics Version 16. Pada uji Koefisien regresi bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap variabel Y adalah positif, dan dalam uji koefisien determinasi ditemukan bahwa variabel bebas (Game Online) berpengaruh terhadap variabel terikat (Akhlak) sehingga hal tersebut dapat disimpulkan bahwa variable x memiliki pengaruh terhadap variable Y. Pada uji F ketahui bahwa nilai sig. 0.344 > dari 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variable X terhadap variable Y. Selanjutnya peneliti juga mekakukan uji F, kemudian ditemukan nilai sig. 0.932 < dari 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan variable X terhadap variable Y. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan peneliti maka terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel game online terhadap akhlak remaja di Desa muara simpur.
Etika Pergaulan Remaja Putri Terhadap Pendidikan Islam Menurut Mufasir M. Quraish Shihab Heli Hermawati; Sukarno; Desy Eka Citra Dewi
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i3.516

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Etika Pergaulan Remaja Putri terhadap Pendidikan Islam Menurut Mufasir M. Quraish Shihab. Penelitian ini adalah penelitian library research atau penelitian kepustakaan yang khusus mengkaji suatu masalah untuk memperoleh data yang diperlukan, penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yaitu teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan pada subyek penelitian, dan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian ini menunjukan etika pergaulan remaja yang sesuai dengan al-Qur’an dalam kajian tafsir al-Misbah. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam pergaulan remaja terdapat beberapa etika yang digunakan agar dalam pergaulannya tidak menyalahi pedoman kehidupan yakni al-Qur’an dan hadits. Di dalam al-Qur’an yang penjabaran maknanya menggunakan tafsir al-Misbah etika pergaulan remaja yang baik yakni: Tidak membeberkan/menyebarkan aib orang lain, menghormati yang lebih tua, bersikap sopan santun, saling menasehati, tidak sombong (ujub/takabur), tidak saling membenci dan dendam, memiliki keberanian, memiliki sikap toleransi, saling memaafkan. Dalam Penelitian ini penulis berharap kepada remaja putri agar menjaga etika dalam pergaulan dengan baik supaya terhindar dari pemerkosaan, pelecehan seksual, buliyying, dan lain sebagainya.
Penanaman Nilai-nilai Religius oleh Mahasiswa Prodi PAI UIN Fatmawati Sukarno Melalui Kegiatan Remaja Masjid Al-Amin di Desa Lubuk Kumbung Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara Sumatra Selatan Ilham Nopriyadi; Sukarno; Desy Eka Citra Dewi
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i3.523

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk menanggulangi pergaulan bebas, maka orang tua bersama warga membuat kegiatan keagamaan untuk para remeja. Kegiatan keagamaan baik itu kegiatan keagamaan harian, mingguan, bulanan dan tahun. Namun masih ada beberapa remaja yang tudak aktif dalam mengikuti kegiatan tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penanaman nilai-niai religiusitas melalui kegiatan keagamaan di kalangan remaja di Desa Lubuk Kumbang Kecamatan Karang Kabupaten Muratara Jaya Sumatra Selatan. Dalam penelitian ini jenis peneliti yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian mendalam mencakup keseluruhan yang terjadi dilapangan, dengan tujuan untuk mempelajari secara mendalam tentang latar belakang keadaan sekarang. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa penanaman nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan keagamaan untuk remaja di Desa Lubuk Kumbung direalisasikan dengan beberapa kegiatan yang rutin diadakan dalam waktu harian, mingguan, bulanan, maupun kegiatan hari-hari besar. Kegiatan keagamaan yang dilakukan dalam jangka waktu harian yaitu adalah sholat Jama’ah, tadarrus Al-qur’an dan Taman Pendidikan Al-Qur’an. Sedangkan kegiatan agama mingguan adalah sholat Jum’at, kajian kitab malam kamis, mujahadahhan, yasinan, tahlilan, hadroh atau sholawatan. Sedangkan kegiatan yang dilakukan dalam waktu bulanan yaitu pengajian malam Minggu. Serta dengan adanya kegiatan Ramadhan, zakat, sholat Idul Fitri, sholat Idul Adha, Qurban dan hari-hari besar Islam lainnya. Penanaman nilai-nilai agama melaluai kegiatan keagamaan berdampak pada peningkatan pemahamana agama dan perilaku sosial remaja di Candirejo. Dengan adanya kegiatan ini juga bisa mendongkrak pengaplikasian dari nilai-nilai agama dan ibadah pada kalangan remaja, sehingga menjadi pemuda yang memiliki spritualitas dan moral yang baik melalui penanaman nilai-nilai religiusitas di Desa Lubuk Kumbung.
Peran Orang Tua Sebagai Pendidik Dalam Menumbuhkan Kecerdasan Emosional Anak Di Lingkungan Pasar Tradisional Panorama Kota Bengkulu Hevi Sundra; Zulkarnain, Zulkarnain; Saepudin
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui bagaiamana upaya orang tua sebagai pendidik dalam menumbuhkan kecerdasan emosional anak di lingkungan pasar Tradisional Panorama kota Bengkulu, dan apa saja faktor keberhasilan dan faktor yang menjadi kendala dalam upaya orang tua menumbuhkan kecerdasan eosional anak di lingkungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskribtif, teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian meliputi reduksi data/data reduction, penyajian data/data display, dan pengambilan kesimpulan atau conslusion drawing/verfication.Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa mayoritas orang tua mengethui dan tetap melakukan peran sebagai pendidik dalam menumbuhkan kecerdasan emosional anak walapun dengan kesibukan dan kurang baiknya pengaruh lingkungan pasar. Dengan upaya diantaranya melakukan pendekatan secara emosional, memberi kasi sayang yang cukup. membangun kepercayaan agar sang anak terbuka dan dapat menggunkannya sebagai cara membantu menyelesaikan permasalahan anak dengan diskusi dan pemberian nasehat dengan menggunakan kata positif dan baik. menumbuhkan empati dengan mengajak anak mengikuti kegiatan kemasyarakatan secara langsung, melatih anak saling tolong menolong. Menjadikan Media seperti buku dan internet, bisa berupa cerita atau video dapat menjadi media pengajaran bagi orang tua untuk sang anak, dan upaya memberikan suri tauladan yang baik,. Dalam upaya itu terdapat faktor keberhasilan di antarnya, faktor sekolah yang baik, hubungan dengan keluarga yang harmonis. Faktor penghambatnya adalah lingkungan pasar yang kurang baik, banyak pengaruh dari teman bermain kurang baik, orang tua yang sibuk dan kurang pengetahuan tentang cara mendidik dan menumbuhkan kecerdasan emosional anak, untuk itu orang tua berupaya mencari tahu cara mendidik melalui teman atau mencari bahan bacaan guna menumbuhkan kecerdasan emosional pada anak.
Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Era Digital Di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu Yasinta Aprilia Sembiring; Adisel; Qolbi Khoiri
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.529

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: 1) Kepribadian guru pendidikan agama Islam mantap dan stabil, 2) Kepribadian guru pendidikan agama Islam dewasa, 3) Kepribadian guru pendidikan agama Islam arif, 4) Kepribadian guru pendidikan agama Islam berwibawa, 5) Kepribadian guru pendidikan agama Islam berakhlak mulia dan teladan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun responden penelitian Kepala Sekolah dan 3 guru pendidikan agama Islam di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Kepribadian guru mantap dan stabil; a) disiplin peraturan, b) bertutur kata sopan, c) tidak melanggar norma. 2) Kepribadian dewasa; a) sikap tanggung jawab, b) membuat RPP efisien dan efektif, c) menjalankan setiap tugas, dan d) melaksanakan peran guru. Guru yang menggunakan handphone di jam pembelajaran dengan tujuan mempermudah proses pembelajaran diperbolehkan. 3) Indikator kepribadian arif; a) menjalankan peran guru, b) berkontribusi dengan program sekolah, c) menjalin hubungan baik dengan orang tua peserta didik, d) menyumbangkan pemikiran, dan e) menerima kritik dan saran. Guru yang memanfaatkan media sosial sebagai wadah berbagi bahan ajar, adalah pedidik yang kreatif dan inovatif. 4) Kepribadian berwibawa; a) sikap tegas, b) bertindak adil, c) membuat peserta didik segan, dan d) perkataan dan perbuatan sejalan. 5) Indikator kepribadian berkahlak mulia dan menjadi teladan bagi peserta didik yakni; a) mematuhi norma agama, etika baik. Fenomena guru mengajarkan goyang pargoy bertentangan dengan Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Bab 1 Pasal 1 ayat 1.
Pengaruh Lingkungapengaruh Lingkungan Terhadap Pendidikan Karakter Santri Di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu Lorensa, Mutia; Suhirman; Syahbudin, Rizkan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i1.530

Abstract

Penelitian Ini dilatarbelakangi oleh terlihat jelas bahwa kondisi moral dan spiritual bangsa saat ini mencerminkan kemerosotan moral atau kemerosotan moral yang terjadi belakangan ini. Terlepas dari kenyataan bahwa moralitas adalah dasar untuk membangun individu, masyarakat, atau kesejahteraan dan kebahagiaan sejati, banyak individu mengabaikan pertumbuhan moral remaja, orang dewasa, dan bahkan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui konsep pendidikan akhlak menurut Buya Hamka dan Untuk mengetahui keterkaitan pendidikan akhlak pada implikasi Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam materi yang terdapat dalam kepustakaan (buku). Hasil penelitian Pendidikan akhlak merupakan bagian dari ajaran pendidikan islam. Untuk mencapai tujuan pendidikan Islam yang sempurna, maka manusia diharapkan mampu berperilaku sesuai unsur-unsur pendidikan Islam. Namun, yang terjadi pada saat ini masyarakat islam masih mengalami degradasi moral yang sulit dikendalikan. Maka perlunya pembaharuan konsep pendidikan akhlak, salah satunya dengan menelusuri kembali pemikiran para tokoh pendidikan Islam. Al-Attas dan HAMKA memiliki perhatian besar terhadap pendidikan akhlak di zaman yang berbeda. Kedua tokoh tersebut memiliki latarbelakang yang hampir sama dalam bidang filsafat sehingga pendekatan dalam penelitian ini digunakan studi komparasi dengan objek pembahasan tertuju pada pemikiran kedua tokoh tentang konsep pendidikan akhlak.
Implementasi Pembelajaran PAI Berbasis Information, Communication and Technology di SMP Bengkulu Nanik Nanik
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i3.533

Abstract

Another factor that cannot be ignored in learning is involving students in the learning process. This study aims to describe the planning, implementation which includes (strategy, methods, materials, media, assessment), evaluation, as well as identifying obstacles and solutions to overcome obstacles in learning ICT-based Islamic Education at SMPN 1 Bengkulu. This research method is descriptive qualitative. Sources of data were obtained from places and events, informants, and documents. Places and events in the learning process took place at SMPN 1 Bengkulu. The informants are school principals, teachers of Islamic Religious Education subjects, curriculum division, facilities and infrastructure division, students, school supervisors, and parents of students. The documents studied are documents related to the implementation of Islamic Religious Education learning. The data were analyzed using an interactive analysis model which included data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. Based on the results of the study, it can be concluded as follows, 1) The planning carried out by the teacher is in accordance with the KTSP. 2) Implementation of learning which includes active learning strategies, the methods used vary: lecture method, question and answer, inquiry and assignment, material: applying the law of reading qalqalah and ra, media: power point visualized via LCD, laptop, computer and internet, assessment : includes process assessment and results assessment with a computerized system that can be accessed via the SMS Gateway service. 3) Assessment of ICT-based learning is able to increase students' motivation and learning achievement, as well as being able to foster enthusiasm and passion for learning. 4) the obstacles in learning to use ICT media are the class is a bit crowded, nervous during presentations, there are children who don't have laptops, computers, modems, to access material from the internet, internet networks that sometimes don't connect. Solutions to overcome obstacles, given direction so that the class is conducive, guidance, fulfillment of infrastructure in each class.
Problematika Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pada Masa Pendemi Covid-19 Dalam Proses Pembelajaran Di MIN 04 Derati Rejang Lebong Aziz, Rami; Mindani; Zasrianita, Fera
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i1.540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pembelajaran tatap muka terbatas masa pandemic dalam proses pembelajaran pendidikan agama islam, untuk ingin mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya. Manfaat penelitian ini yaitu dapat memberikan kontribusi dalam disiplin ilmu pendidikan serta memberikan motivasi tentang pentingnya pembelajaran pendidikan agama islam dalam kehidupan terutama dalam aspek edukasi, serta diharapkan dapat membantu dalam pembelajaran baik dalam pendidikan formal, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan cara penelitian lapangan, dan menggunakan 3 teknik pengumpul data yaitu: Observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di MIN 04 Derati Rejang Lebong, Kecamatan KotaPadang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Hasil penelitian ini yaitu mengetahui penerapan problematika pembelajaran tatap muka terbatas dalam proses pembelajaran PAI, yang dimaksud apa saja faktor pendukung, problem dan penghambatnya dimasa Pandemi ini di MIN 04 Derati Rejang Lebong.

Page 7 of 21 | Total Record : 206