cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,551 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 2,551 Documents clear
Konsep Diri Anak Putus Sekolah Pada Anak Yang Berperan Badut Jalanan Di Kota Padangsidimpuan Nurhasanah Pardede; Vitria Larseman Del; Ahmad Husein Nasution; Malim Soleh Rambe; Sukatno Sukatno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanakah konsep diri perilaku anak putus sekolah yang berperan badut jalanan di sekitar Tugu salak, Citywalk, pasar Sagumpal (Padangsidimpuan Utara) ketika di wawancara beberapa anak tersebut menyatakan bahwa mereka sudah putus sekolah, dari alasan mereka salah satunya merasa tidak mampu untuk mengikuti pelajaran di sebabkan sulitnya mata pelajaran, merasa tidak di perlakukan dengan baik oleh guru, merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya maupun wajahnya, Fenomena anak yang berperan sebagai badut jalanan melambangkan kegagalan dunia pendidikan di Indonesia dalam membangun mentalitas anak untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul di masa depan. Fenomena ini juga merupakan gejala sosial yang membutuhkan tindakan yang tegas dari semua pihak, dalam hal ini peneliti menawarkan salah satu solusinya menerapkan konseling individual dan kelompok sebagai implementasinya. Jenis penelitian ini adalah menggunakan kualitatif deskriptif (studi kasus). Teknik Pengambilan informan dengan metode snowball sampling digunakan agar dapat memperoleh data yang akurat sehingga di peroleh analisis datanya. Informan dalam penelitian ini adalah anak yang berperan badut di sekitar tugu salak, citywalk, pasar sagumpal ( padangsidimpuan Utara). Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan ajar atau teori dalam mata kuliah Psikologi perkembangan anak dan remaja, Konseling Individual, Konseling Kelompok, sosiologi. Hasil Penelitian ini nanti juga akan ditampilkan pada seminar nasional (SEMNAS), publikasi ilmiah nasional terakreditasi dan sebagai bahan ajar pendukung bagi mahasiswa
Fenomena Money Politics Dalam Pemilu Di Kabupaten Bireuen Tahun 2024 Studi Hukum Positif Dan Fiqh Siyasah Muhammad Zikri; Bukhari Ali; Azmil Umur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2946

Abstract

The phenomenon of money politics in elections remains a serious challenge to the integrity of democracy and the implementation of Islamic values in Bireuen Regency, where Islamic law is formally upheld. Although elections are normatively conducted based on the principles of honesty and fairness, the practice of vote buying through monetary or material incentives continues to occur and is often perceived as normal within the local political culture. This study aims to analyze money politics in Bireuen elections from the perspective of positive law and fiqh siyasah (Islamic political jurisprudence). The research employs a qualitative descriptive approach using juridical-normative and socio-empirical methods, as well as Islamic jurisprudential analysis. Data were collected through literature review, field observation, and in-depth interviews with election officials, community leaders, voters, and related stakeholders. The findings reveal that under Indonesian positive law, money politics constitutes an electoral crime as stipulated in Law Number 7 of 2017, yet its enforcement remains weak due to limited evidence and low public participation in reporting violations. From the perspective of fiqh siyasah, money politics is categorized as risywah (bribery), which is strictly forbidden in Islam, as it undermines the principles of shura (consultation), justice, and trustworthiness in leadership. The study recommends an integrated approach combining legal enforcement, political education, and the active role of religious figures to foster voters’ moral awareness in order to realize clean and Islamic-based elections.
Hubungan Paparan Bising di Tempat Kerja dengan Gangguan Pendengaran pada Pekerja Pabrik Soraya; Sahabuddin; Trimaya Cahya Mulat; Devin Mahendika; M. Hamdani Silaban
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2955

Abstract

Paparan bising di lingkungan kerja merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering diabaikan, terutama pada industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat paparan bising di tempat kerja dengan gangguan pendengaran pada pekerja pabrik. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 120 pekerja dari tiga bagian produksi yang memiliki tingkat kebisingan berbeda. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas bising menggunakan sound level meter dan pemeriksaan audiometri pada pekerja. Analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik untuk melihat hubungan dan risiko relatif. Hasil penelitian menunjukkan 52,5% pekerja mengalami gangguan pendengaran ringan hingga sedang, dengan mayoritas bekerja pada area dengan tingkat kebisingan >85 dB. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara paparan bising dengan gangguan pendengaran (p=0,001). Pekerja yang terpapar bising tinggi memiliki risiko 3,4 kali lebih besar mengalami gangguan pendengaran dibandingkan yang terpapar bising rendah. Studi ini menegaskan perlunya pengendalian kebisingan dan penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti earplug atau earmuff untuk mencegah kerusakan pendengaran lebih lanjut.
Hubungan Kualitas Air Minum dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Perkotaan Indrayadi; Achmad Hilal; Glory Gelarich Simanjuntak; Yermi; Andi Kamal M. Sallo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2957

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di Indonesia. Kualitas air minum yang buruk, khususnya di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi, dapat meningkatkan risiko penularan diare. Mengetahui hubungan kualitas air minum dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah perkotaan. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 120 rumah tangga yang memiliki anak balita di Kecamatan X Kota Y. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta uji kualitas air (parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi). Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan 45,8% air minum rumah tangga tidak memenuhi standar kualitas, dan 38,3% balita mengalami diare dalam 3 bulan terakhir. Analisis statistik menemukan hubungan signifikan antara kualitas air minum dengan kejadian diare (p=0,002). Kualitas air minum yang buruk berhubungan dengan meningkatnya kejadian diare pada anak balita. Upaya peningkatan akses air bersih dan edukasi higienitas perlu diperkuat untuk mencegah diare di wilayah perkotaan.
Analisis Penerapan Aplikasi SIPD Dalam Pelaksanaan Laporan Keuangan Pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Ria Agustia; Heny Triastuti KN; Shofwan Andri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2960

Abstract

The application of SIPD application in the preparation of regional financial reports is very beneficial in terms of budget planning and facilitating the preparation, transparency and accountability of financial reports as well as facilitating the supervision and evaluation of services. This study aims to determine the extent of the application of the Regional Development Information System (SIPD) in the preparation of financial reports of the North Sumatra Provincial Health Office. What are the constraints in the application of the Regional Development Information System (SIPD) in the preparation of financial reports of the North Sumatra Provincial Health Office. This study uses a qualitative phenomenological and descriptive approach. This study uses qualitative data in the form of interview results at the North Sumatra Provincial Health Office. The results of this study indicate that employees at the North Sumatra Provincial Health Office have understood the meaning of the Regional Development Information System (SIPD) financial application, as seen from their understanding of the meaning, benefits and objectives and the input data needed as well as the output of financial reports produced from the processing results. The quality of information produced from the implementation of the financial SIPD application is good, this is indicated by the fulfillment of three characteristics, namely: Timeliness, Reliability, Relevance
Kajian Hukum terhadap Kejahatan Perdagangan Tanah Pulau Rempang: Implikasi terhadap Kerusakan Lingkungan dan Hukum Pidana Anwar Sulaiman Nasution; Triswidodo Triswidodo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara yuridis tindak kejahatan perdagangan tanah dalam proyek strategis nasional Rempang Eco-City, serta implikasinya terhadap kerusakan lingkungan dan efektivitas hukum pidana di Indonesia. Pulau Rempang, yang secara historis dihuni oleh masyarakat hukum adat Melayu, ditetapkan sebagai proyek strategis nasional tanpa adanya pengakuan terhadap hak ulayat dan tanpa persetujuan bebas masyarakat terdampak. Proses pengalihan lahan dalam proyek ini diduga mengandung unsur kejahatan terorganisir, termasuk penyerobotan tanah, pemalsuan dokumen, dan perusakan lingkungan yang sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang, kasus, dan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, literatur hukum, serta kajian akademik yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan sistematis dan interpretatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek Rempang Eco-City mencerminkan kegagalan negara dalam melindungi hak masyarakat adat dan lingkungan hidup. Tidak terdapat penegakan hukum pidana terhadap aktor negara dan korporasi yang terlibat, sementara masyarakat justru dikriminalisasi. Kerusakan ekologis yang terjadi di luar kendali hukum menunjukkan lemahnya sistem pencegahan dalam hukum lingkungan nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum pidana dan hukum lingkungan belum menjalankan fungsinya sebagai pelindung sosial dan ekologis, serta merekomendasikan pembentukan sistem hukum terpadu yang berpihak pada keadilan ekologis dan hak konstitusional masyarakat
Tinjauan Yuridis Kedudukan Janda Tanpa Anak terhadap Harta Warisan dalam Hukum Adat Batak Toba Oktavia P. Sigalingging; Motlan Gultom
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum janda tanpa anak dalam pembagian harta warisan menurut hukum adat Batak Toba. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan studi literatur dan analisis dokumen hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum adat Batak Toba, janda memiliki hak tertentu atas harta peninggalan suami, meskipun hak-hak tersebut terbatas oleh sistem kekerabatan patrilineal. Janda berhak atas jaminan nafkah seumur hidup dan dapat menguasai harta peninggalan suami untuk keperluan nafkahnya dan anak-anaknya. Namun, hak janda terbatas pada penggunaan dan pengelolaan harta selama masa hidupnya, dengan syarat bahwa harta tersebut akan kembali kepada keluarga suami setelah janda meninggal atau menikah lagi. Penelitian ini merekomendasikan reposisi kedudukan janda melalui reformasi hukum adat dan pendidikan masyarakat tentang hak-hak janda dalam pembagian warisan. Implementasi sistem kewarisan bilateral dianggap sebagai solusi untuk menciptakan keadilan dalam pembagian warisan dan mengurangi ketimpangan gender dalam masyarakat Batak Toba.
Konsep Arsitektur Bioklimatik Pada Perencanaan Musholla Al Ikhlas Kemenag, Arso Dua, Kabupaten Keerom, Papua Hasrul Hasrul; Inayatul Ilah Nashruddin; Muhammad Indra Cahya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2991

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan konsep bangunan yang tidak hanya nyaman bagi penghuninya, tetapi juga ramah lingkungan, efisien energi, serta mendukung ekosistem lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur bioklimatik dalam perencanaan Musholla Al Ikhlas Kemenag Arso Dua Keerom, dengan fokus utama pada aspek kenyamanan termal dan efisiensi energi. Dalam perencanaan musholla ini, penerapan prinsip-prinsip arsitektur bioklimatik yang memperhatikan faktor-faktor seperti tata letak dan orientasi bangunan, pemilihan material, pengkondisian suhu melalui desain bangunan, serta penataan ruang luar, diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif untuk menciptakan ruang ibadah yang nyaman sekaligus meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Hasil perancangan ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip bioklimatik yang tepat dapat menciptakan lingkungan ibadah yang optimal secara termal, mengurangi ketergantungan pada energi buatan, serta memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara efisien. Ide penerapan desain bioklimatik pada perancangan tempat ibadah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan arsitektur ramah lingkungan di Indonesia, khususnya dalam perencanaan ruang ibadah yang berkelanjutan.
Cyberstalking dan Kejahatan Pidana: Menyikapi Ancaman Privasi dalam Dunia Digital yang Terhubung Marwan Busyro; Pranjono Pranjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2997

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah memberikan peluang baru sekaligus tantangan dalam perlindungan hak privasi individu, terutama dengan munculnya fenomena cyberstalking. Cyberstalking merupakan bentuk kejahatan berbasis teknologi yang ditandai dengan tindakan penguntitan, pelecehan, atau intimidasi secara terus-menerus melalui sarana elektronik, yang mengancam keamanan psikologis dan privasi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis bentuk dan karakteristik cyberstalking sebagai tindak pidana, serta mengkaji efektivitas peraturan perundang-undangan di Indonesia dalam memberikan perlindungan terhadap korban. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, serta putusan pengadilan yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif terhadap kesesuaian norma hukum dengan dinamika kejahatan cyberstalking dalam praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberstalking belum diatur secara eksplisit dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), namun dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana melalui penerapan pasal-pasal tertentu dalam UU ITE, UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta KUHP dengan pendekatan analogis. Meskipun terdapat celah hukum yang dapat digunakan, belum adanya norma khusus yang mengatur cyberstalking secara tegas menyebabkan rendahnya kepastian hukum dan perlindungan efektif bagi korban. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi kebijakan hukum pidana dengan merumuskan ketentuan khusus mengenai cyberstalking sebagai kejahatan digital dalam revisi KUHP maupun pembentukan UU Siber yang komprehensif.
Edukasi Seksual Untuk Anak Dan Remaja Membekali Diri Untuk Menghindari Predator Seksual Bayu Aruf Prabudi; Donald Frensius Pasaribu; Fauzan Azim; Yenny Lisbeth Siahaan; Nuzuliati Nuzuliati; Evalina Pakpahan; Kamo Waruru
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2999

Abstract

Edukasi seksual untuk anak dan remaja merupakan langkah penting dalam membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melindungi diri dari risiko predator seksual. Pemahaman yang tepat tentang batasan tubuh, identifikasi perilaku yang tidak pantas, serta cara melaporkan kejadian yang mencurigakan, menjadi fondasi untuk meningkatkan kewaspadaan dan rasa percaya diri. Dengan memberikan edukasi seksual yang holistik dan berbasis pada pemahaman yang tepat, diharapkan anak dan remaja dapat memiliki keterampilan untuk menghadapi dan menghindari potensi bahaya dari predator seksual, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi mereka. Pendidikan yang berbasis pada pengetahuan dan keterampilan praktis ini tidak hanya membantu anak dan remaja dalam mengidentifikasi potensi ancaman tetapi juga memperkuat daya tahan mental mereka terhadap tekanan atau manipulasi yang mungkin mereka hadapi. Pemberdayaan anak dan remaja melalui edukasi seksual yang komprehensif berperan penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih aman, mendukung perkembangan individu, serta mengurangi angka kejahatan seksual yang sering kali terjadi pada korban yang tidak siap atau kurang memiliki informasi.

Page 61 of 256 | Total Record : 2551