cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,141 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,141 Documents clear
Work-life Balance dan Pentingnya Kesehatan Mental bagi Para Pekerja: Studi Kasus di Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya Alya Setiawati; Okta Yunia; Subhan Ilham Thareq
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance terhadap kesehatan mental pekerja di Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya tekanan kerja, jam lembur panjang, serta tuntutan produktivitas tinggi yang berdampak pada kesejahteraan psikologis para pekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori (explanatory research). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 85 responden pekerja dari berbagai sektor dan dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesehatan mental, dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,244 dan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,697 menunjukkan bahwa 69,7% variasi kondisi kesehatan mental dapat dijelaskan oleh work-life balance, sedangkan 30,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, semakin tinggi pula tingkat kesehatan mental pekerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat bukti empiris mengenai hubungan work-life balance dan kesehatan mental dalam konteks pekerja lokal di Indonesia. Secara praktis, hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar bagi instansi pemerintah dan swasta dalam merancang kebijakan kerja yang berorientasi pada keseimbangan waktu, beban kerja, dan dukungan psikologis bagi karyawan
Implementasi Sistem Informasi Penjualan Berbasis Website Sebagai Strategi Digitalisasi UMKM Pada Rano Cake Muhammad Bima Aryantoro; Riya Widayanti; Hani Dewi Ariessanti; Ryan Putra Laksana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4499

Abstract

Rano Cake merupakan usaha mikro kecil menengah di bidang makanan yang berfokus pada produksi dan penjualan kue dengan sistem pre-order serta layanan langsung. Promosi dan komunikasi pelanggan sebelumnya masih mengandalkan media sosial sehingga menimbulkan kendala berupa perubahan informasi yang tidak konsisten, proses konfirmasi manual, dan pencatatan transaksi yang rawan kesalahan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi penjualan berbasis web dengan integrasi gerbang pembayaran untuk menyederhanakan pemesanan, pembayaran, dan pengelolaan transaksi. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Sistem dikembangkan dengan pendekatan Prototyping menggunakan teknologi Next.js, NestJS, PostgreSQL, dan HeroUI. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi proses bisnis, memberikan transparansi layanan melalui pelacakan pesanan, serta memudahkan pemilik usaha dalam memantau transaksi dan menyusun laporan penjualan.
Management Of The Revitalization Of Vocational School (SMK) Revitalization As An Effort To Improve The Quality And Competitiveness Of Graduates (Study At SMKN 3 Pamekasan) Winda Fashihah; Suryadi; Ainul Hayat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4501

Abstract

The Vocational High School Revitalization Policy (SMK) is a Presidential Instruction (Inpres) Number 9 of 2016 concerning "Vocational High School Revitalization in the Context of Improving the Quality and Competitiveness of Indonesian Human Resources". The government has made many efforts to achieve the quality of education, but in this case strategic management is needed in changing the order of development in Indonesia. This study uses a descriptive type of research with a qualitative approach located in Pamekasan Regency, while the site is at SMKN 3 Pamekasan. The data sources used are primary and secondary data sources. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. While the research instrument is the researcher himself, and several other supporting tools. The results showed that the management of the vocational revitalization strategy in improving the quality and competitiveness of graduates at SMKN 3 Pamekasan included 3 processes, namely: 1). Strategic planning starting from the formulation of the vision, mission and goals has involved all elements of the school starting from the principal, vice chairman of the curriculum, vice chairman of student affairs, vice chairman of public relations, vice chairman of quality management, head of departmental programs and school committees by analyzing the school environment using a SWOT analysis based on quality report. 2). The implementation of the strategy includes the determination of school policies and then the motivation and direction from the principal in the form of rewards for educators who carry out their duties well. Likewise, the allocation of human resources consisting of productive, normative and adaptive teachers is in accordance with their respective competencies in their fields. This strategic implementation certainly needs to be supported by school culture, at SMKN 3 Pamekasan already has a culture that supports the achievement of school goals, namely professionalism, discipline and responsibility. 3) Evaluation of strategies in improving the quality and competitiveness of graduates at SMKN 3 Pamekasan includes several activities, namely monitoring all the results of activities from planning and implementing strategies, measuring individual performance, and taking corrective steps.
Edukasi Pemberian Makanan Pendamping Asi Berbasis Pangan Lokal Jagung Pada Bayi Stunting Di Desa Drujugurit Denes Wara Ayu Puspita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4502

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan kognitif anak, terutama pada periode emas 1000 hari pertama kehidupan.  Upaya pencegahan stunting memerlukan strategi intervensi yang tidak hanya bersifat edukatif,  tetapi juga memanfaatkan potensi pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini  dilaksakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman ibu yang memiliki balita stunting  melalui edukasi serta pelatihan penyusunan Makanan Pendamping ASI (MPASI) berbasis  bahan pangan lokal, khususnya jagung. Metode yang digunakan adalah matching pretest posttest design yang dilaksanakan pada sepuluh responden di Desa Drujugurit, Kabupaten  Lamongan. Intervensi diberikan dalam bentuk ceramah interaktif dan demonstrasi pembuatan  MPASI berbahan jagung dan kacang hijau. Hasil analisis menunjukkan peningkatan  signifikan pengetahuan peserta berdasarkan hasil posttest, serta adanya perubahan positif  dalam sikap dan pemahaman mengenai gizi balita. Hasil kegiatan ini memperlihatkan bahwa  edukasi yang memanfaatkan potensi pangan lokal dapat menjadi salah satu strategi efektif  dalam upaya penanggulangan stunting. Diharapkan kegiatan ini dapat direplikasi secara  berkelanjutan dan terintegrasi dalam program Posyandu di wilayah lain.
Identifikasi Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Pada Toko Makanan Kucing Skala Kecil Safrina Ramadhani; Khoirotun Najihah; Nur Amalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4503

Abstract

Usaha mikro dan kecil (UMK) merupakan sektor penting dalam struktur perekonomian Indonesia. UMK berkontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Salah satu jenis UMK yang berkembang saat ini adalah toko makanan hewan peliharaan, khususnya toko makanan kucing. Meskipun tidak tergolong sebagai industri berat, kegiatan operasional di toko makanan kucing tetap melibatkan aktivitas kerja fisik dan pengelolaan barang yang berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko serta menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada usaha kecil penjualan makanan kucing di sektor informal. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kesadaran K3 pada usaha mikro dan kecil yang sering kali menganggap keselamatan kerja tidak relevan bagi kegiatan non-industri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik dan empat karyawan di Toko Makanan Kucing Shanpan, Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip K3 masih sangat terbatas dan belum menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Ditemukan lima temuan utama, yaitu: (1) rendahnya pemahaman dan kesadaran pekerja terhadap K3, (2) kondisi lingkungan kerja yang tidak ergonomis dan berisiko, (3) tidak adanya penggunaan alat pelindung diri (APD), (4) pandangan pemilik usaha yang belum memprioritaskan K3, serta (5) munculnya usulan perbaikan dari karyawan mengenai pelatihan dan penyediaan sarana keselamatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rendahnya penerapan K3 di sektor informal disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, fasilitas, dan perhatian dari pemilik usaha. Diperlukan pelatihan sederhana, penyusunan SOP kerja aman, serta pembinaan berkelanjutan dari instansi terkait untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.
Pemikiran Abū Rayyah Tentang Kodifikasi Hadits : Telaah Historis dan Implikasinya Bagi Generasi Muslim Rosiana Mahari Rosada; Abdul Matin Bin Salman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pemikiran Abu Rayyah mengenai Kodifikasi Hadits, serta implikasinya bagi generasi Muslim. Yang mana pemikiran Abu Rayyah dikenal kontroversial sehingga dapat melemahkan iman umat Islam. Melalui pendekatan kualitiatif yaitu kepustakaan, penelitian ini mengkaji dari berbagai hadits mengenai pemikiran Abu Rayyah dan kaitannya dengan generasi Muslim. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pemikiran Abū Rayyah mengenai kodifikasi hadits menegaskan perlunya sikap kritis terhadap riwayat hadits, terutama terkait otentisitas dan kemungkinan adanya distorsi dalam proses periwayatan. Ia tidak menolak sunnah secara mutlak, melainkan hanya mengkritisi hadis-hadis ahad yang dianggap bertentangan dengan Al-Qur’an, akal sehat, maupun fakta sejarah. Dari sini, dapat dipahami bahwa Abū Rayyah sesungguhnya berupaya menjaga kemurnian sunnah Nabi melalui pendekatan kritis. Implikasi bagi generasi Muslim adalah pentingnya kesadaran kritis dalam memahami hadits, pemanfaatan kajian multidisipliner, serta perlunya reformasi dalam pendidikan Islam.
Studi Simulasi Perpindahan Panas pada Kuningan dan Kayu dalam Pengujian Konduktivitas Termal Felia Maresta; Yolli Fernanda; Arwizet K; Andre Kurniawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja alat uji konduktivitas termal pada material padat melalui pendekatan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak ANSYS Steady-State Thermal. Kajian ini didasarkan pada metode Comparative Cut Bar yang mengacu pada standar ASTM E1225, di mana dua batang logam identik digunakan sebagai meter bar untuk memastikan aliran panas berlangsung secara linier dan satu dimensi. Sumber panas menggunakan Catridge Heater bertenaga 300 W dengan sistem pengendali suhu REX C-100, sedangkan pendinginan dilakukan menggunakan Heat Sink Water Block untuk menjaga kestabilan temperatur. Simulasi dilakukan pada dua jenis material spesimen, yaitu kuningan dan kayu, dengan variasi suhu sumber panas sebesar 150°C, 250°C, dan 350°C. Hasil simulasi menunjukkan bahwa distribusi temperatur pada kuningan bersifat lebih merata dibandingkan kayu karena nilai konduktivitas termalnya yang lebih tinggi. Nilai konduktivitas termal rata-rata yang diperoleh dari hasil simulasi adalah 109 W/m·K untuk kuningan dan 0,12 W/m·K untuk kayu. Temuan ini mengonfirmasi bahwa material dengan konduktivitas termal tinggi mampu mentransfer panas lebih efisien, sedangkan efektivitas sistem Heat Sink berperan penting dalam menjaga kestabilan suhu dan mengurangi kehilangan panas selama proses pengujian.
Peran Kepemimpinan dalam Mewujudkan Good Governance Pendidikan Islam Riza Kurnia; Saidina Saidina; Kasinyo Harto; Tutut Handayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4507

Abstract

Background: The dynamics of Islamic educational institution management in the contemporary era face complex challenges that demand leadership transformation based on accountable and transparent governance. Empirical phenomena indicate that management crises in Islamic educational institutions often stem from weak good governance practices, reflected in minimal accountability, transparency, and stakeholder participation in strategic decision-making. This situation is exacerbated by resistance to change, limited human resource competencies, and technological infrastructure gaps that hinder educational effectiveness. Purpose: This study aims to analyze the concept of leadership in Islamic education perspectives and its relevance to good governance principles, describe the implementation of good governance in contemporary Islamic educational institutions, identify leadership roles in realizing good governance, and analyze challenges faced by Islamic educational leaders in implementing good governance principles. Method: This research employs a qualitative method with a library research approach, utilizing systematic content analysis of primary sources including national and international reputable journal articles published between 2020-2025, and secondary sources comprising textbooks, research reports, and policy documents related to Islamic educational leadership and good governance. Results and Discussion: The findings confirm that Islamic leadership foundations based on amanah, al-'adalah, syura, and uswah hasanah principles demonstrate significant alignment with modern good governance principles encompassing transparency, accountability, participation, and responsiveness. Leadership functions as a transformative change agent in operationalizing good governance through strategic planning mechanisms, organizing, motivation, and systematic supervision. However, implementation faces internal challenges including limited HR competencies, organizational culture resistance, and stakeholder conflicts, as well as external challenges involving regulatory changes, funding limitations, and high societal expectations. Conclusion and Recommendation: The spiritual-transformational leadership model proves to be an effective contextual approach in integrating moral-spiritual dimensions with managerial aspects to create sustainable and responsive governance. It is recommended that Islamic educational leaders develop managerial and technological competencies through continuous training programs, prioritize transparent management information systems, build organizational culture supporting good governance values, and develop funding diversification strategies to enhance institutional competitiveness.
Analisis Elemen Hingga Terhadap Ekspansi Termal dan Distribusi Tegangan Pada Alat Uji Konduktivitas Termal Fretina Sari; Yolli Fernanda; Arwizet K; Rifelino Rifelino
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspansi termal dan distribusi tegangan pada alat uji konduktivitas termal tipe Comparative Cut-Bar Method menggunakan pendekatan Finite Element Method (FEM) melalui perangkat lunak ANSYS R2 2025. Analisis dilakukan untuk mengetahui pengaruh temperatur kerja dan beban mekanik terhadap kestabilan komponen utama alat sebelum tahap pembuatan prototipe. Geometri alat dirancang dengan komponen utama berupa heat source, meter bar, spesimen, heat sink, isolator, dan shell, dengan kondisi pembebanan termal pada suhu 200°C dan tekanan mekanis penjepit sebesar 0,1 MPa. Hasil simulasi menunjukkan bahwa distribusi temperatur menyebar secara aksial dari heat source menuju heat sink dengan suhu tertinggi sebesar 202,1°C. Nilai deformasi maksimum sebesar 0,0040569 mm terjadi pada spesimen kuningan, sedangkan deformasi terkecil terdapat pada heat sink sebesar 0,00000019885 mm. Nilai tegangan ekuivalen tertinggi sebesar 241,18 MPa terjadi pada heat source dengan yield strength 305 MPa, menghasilkan safety factor 1,26. Nilai ini menunjukkan bahwa seluruh komponen masih berada dalam batas elastis material dan aman terhadap deformasi plastis. Secara keseluruhan, alat uji konduktivitas termal hasil perancangan menunjukkan performa struktural yang baik dan stabil terhadap pengaruh temperatur kerja maupun beban mekanik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam proses optimasi desain serta pembuatan prototipe fisik alat uji konduktivitas termal berbasis metode Comparative Cut-Bar.
Landasan Teologis-Filosofis Modernisasi Pendidikan Islam Aisah Aisah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4509

Abstract

Modernisasi pendidikan Islam merupakan keniscayaan dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji landasan teologis dan filosofis yang menjadi dasar modernisasi pendidikan Islam melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pendidikan Islam memiliki landasan teologis yang kuat dalam Al-Qur'an, khususnya QS. Al-Hadid ayat 25, QS. Al-Imran ayat 110, QS. Ar-Ra'd ayat 11, dan QS. Al-Mujadila ayat 11, yang menekankan pentingnya keadilan, kebenaran, perubahan diri, dan peningkatan derajat melalui ilmu pengetahuan. Landasan dari hadis Nabi juga mengafirmasi urgensi menuntut ilmu sebagai kewajiban setiap Muslim, pentingnya ijtihad dalam memahami ajaran Islam secara kontekstual, serta kehadiran pembaharu di setiap masa untuk menjaga relevansi ajaran Islam. Secara filosofis, modernisasi pendidikan Islam didasari oleh kebutuhan rasional untuk menghadapi tantangan global, mengintegrasikan ilmu pengetahuan agama dan umum, memperkuat pembentukan karakter, serta meningkatkan aksesibilitas pendidikan. Modernisasi pendidikan Islam bukan bentuk westernisasi, melainkan proses rasionalisasi yang menyelaraskan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, pendidikan Islam modern diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi positif dalam peradaban global tanpa kehilangan identitas keislamannya.

Page 43 of 215 | Total Record : 2141