cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Pengembangan Literasi Lingkungan Untuk Membangun Sekolah Sehat Dan Hijau Di Smp Negeri 1 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Harahap, Amin; Hasibuan, Yulyana Rosmila; Harnas, Insan Rahma May; Harahap, Deliana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7041

Abstract

Isu lingkungan hidup menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan karena berpengaruh terhadap kesehatan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan belajar. Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran dan kepedulian lingkungan melalui pengembangan literasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan literasi lingkungan serta perannya dalam membangun sekolah sehat dan hijau di SMP Negeri 1 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi peserta didik, guru, kepala sekolah, dan warga sekolah yang terlibat dalam kegiatan lingkungan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi lingkungan di SMP Negeri 1 Rantau Selatan telah mulai berkembang, ditandai dengan adanya pengetahuan dasar siswa tentang lingkungan serta keterlibatan dalam kegiatan kebersihan dan penghijauan sekolah. Namun, pengembangan literasi lingkungan belum terintegrasi secara optimal dan berkelanjutan dalam budaya sekolah. Literasi lingkungan memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya sekolah sehat dan hijau, sehingga diperlukan penguatan program literasi lingkungan yang terencana, konsisten, dan melibatkan seluruh warga sekolah.
Analisis Total Quality Management-Tqm Berbasis Nilai (Value-Based) Prespektif Imam Al-Ghazali: Studi Pada Kitab Ihya Ulumiddin Hamid, Abdul; Fikar , Ahmad Dzul; Muhammad, Ahmad; Saputra, Arif; Sari , Lida; Hasibuan , Taufik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7044

Abstract

Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management—TQM) kontemporer sering kali berakar pada kerangka kerja Barat yang berfokus pada efisiensi prosedural. Penelitian ini menawarkan perspektif alternatif dengan menganalisis TQM berbasis nilai yang bersumber dari khazanah intelektual Islam, khususnya melalui karya monumental Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin. Tujuannya adalah mengekstraksi prinsip-prinsip manajerial Islami yang relevan dengan peningkatan mutu institusi pendidikan. Menggunakan pendekatan studi pustaka kualitatif dengan analisis isi, data primer dari Ihya Ulumuddin dieksplorasi secara mendalam. Fokus analisis terletak pada konsep niyyah, muhasabah, dan ikhlas sebagai pilar fundamental dalam manajemen mutu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TQM berbasis nilai Al-Ghazali melampaui kepatuhan standar eksternal; ia menekankan penyelarasan tujuan organisasi dengan tujuan spiritual, di mana mutu dipandang sebagai hasil dari komitmen etis dan internalisasi nilai-nilai luhur. Niat yang benar menjadi motor penggerak perbaikan berkelanjutan, sementara evaluasi diri kolektif memastikan akuntabilitas holistik. Analisis praktisnya, model ini menyediakan kerangka kerja TQM yang mengintegrasikan dimensi spiritual dan etika ke dalam praktik manajemen pendidikan Islam, menawarkan pendekatan saintifik yang kaya nilai untuk mencapai kinerja unggul secara berkelanjutan.
Strategi Customer Relationship Management Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pada Pelanggan Justicia Veronica Coffee Di Setia Budi Medan Gaol, Junior Lumban; Lestari, Indahwati; Aramita, Finta
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7046

Abstract

The tight competition in the food and beverage industry makes companies like Justicia Veronica Coffee need to focus on long-term relationships with customers. Among various strategies, Customer Relationship Management (CRM) is the most popular strategy in managing customer relationships. The Influence of Customer Relationship Management Strategy on Satisfaction and Loyalty in Justicia Veronica Coffee Customers the Setia Budi Medan Outlet). This study aims to determine the influence of the Customer Relationship Management Strategy on Customer Satisfaction and Loyalty in Justicia Veronica Coffee customers. This study uses a quantitative research design with data collected through questionnaires, involving a sample of 135 respondents who have previously at the Justicia Veronica Coffee Setia Budi Medan outlet. The data were processed using SPSS 27, and the analytical techniques applied include linear regression analysis, t-test (partial), F-test (simultaneous) and Analisys path. The research results show: (1) The Customer Relationship Management Strategy significantly influences customer satisfaction (2) The Customer Relationship Management Strategy significantly influences customer loyalty (3) Customer satisfaction significantly influences customer loyalty (4) The Customer Relationship Management Strategy and Customer Satisfaction simultaneously have a positive influence on Customer Loyalty.
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Hiv Dan Aids Setelah Edukasi Di Sma Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar Nasution, Irfan Sazali; Hasibuan , Jenni Maia Khalijah; Wiranti , Tri Radia; Pulungan , Nazwa Rizkya Salma; Khairunnisa, Khairunnisa; davira , Mawar; Rahmadhani , Nabila; Salsabilla , Ghefira Syifa; Lubis, Khairunnisa Br; Sitindaon , Alichia Puteri Rizki; Telaumbanua , Muhammad Rizqhy Ananda; Lubis , Farhan Akbar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7047

Abstract

HIV dan AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan yang penting bagi masyarakat, terutama di kalangan remaja yang rentan melakukan tindakan berisiko karena kurangnya pengetahuan dan sikap yang belum matang. Salah satu cara yang strategis untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap remaja terhadap pencegahan HIV dan AIDS adalah melalui edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV dan AIDS setelah menerima edukasi di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa laki-laki kelas X, XI, dan XII yang berjumlah 30 orang, dengan metode pengambilan sampel total. Data dikumpulkan melalui kuesioner setelah penyuluhan kesehatan yang berlangsung selama 90 menit dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup, dengan 50% berada di kategori baik dan 50% di kategori cukup. Tidak ada responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang. Dalam hal sikap terhadap orang yang hidup dengan HIV/AIDS, terdapat 53,3% responden yang memiliki sikap positif dan 46,7% masih memiliki sikap negatif. Kesimpulannya, edukasi tentang HIV dan AIDS di sekolah berhasil meningkatkan pengetahuan remaja. Namun, perubahan sikap terhadap orang dengan HIV/AIDS masih perlu diperkuat melalui pendekatan edukasi yang terus-menerus dan berfokus pada pembentukan empati serta pengurangan stigmatisasi.
Analisis Pengembangan Koleksi sebagai Upaya Meningkatkan Koleksi Yang Berkualitas di Salman Reading Corner Syakirah, Nailah; Lusiana, Elnovani; Rizal, Edwin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7048

Abstract

Perpustakaan masjid sebagai bagian dari perpustakaan khusus memiliki peran strategis dalam menyediakan literatur keagamaan yang dapat memenuhi kebutuhan pemustakanya. Pengembangan koleksi menjadi aktivitas krusial dalam perpustakaan untuk menyajikan informasi yang berkuaitas dan relevan bagi pemustaka. Salman Reading Corner (SRC) sebagai perpustakaan masjid di lingkungan Masjid Salman ITB menghadapi tantangan dalam pengembangan koleksi, khususnya terkait ketiadaan kebijakan seleksi tertulis dan standar pengelolaan koleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola dan pemustaka, observasi langsung aktivitas perpustakaan, serta studi dokumentasi terhadap arsip dan catatan internal. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SRC telah melaksanakan seluruh tahapan pengembangan koleksi. Analisis kebutuhan pemustaka dilakukan dengan pendekatan informal, seleksi melalui visi misi lembaga, background penulis, tahun terbit, pengadaan koleksi dari pembelian dan sumbangan, penyiangan secara konten dan fisik, dan evaluasi koleksi melalui data SLiMS. Pelaksanaannya masih belum terstrukur dan belum terintegrasi dalam kebijakan serta SOP tertulis yang baku. Pengembangan koleksi di SRC telah berorientasi pada kebutuhan pemustaka dan nilai institusi, tetapi masih memerlukan penguatan kebijakan dan standarisasi agar keberlanjutan dan relevansi koleksi dapat terjaga secara optimal.
Pengaruh Orientasi Pelanggan Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Lipstik Wardah Di Surabaya Saharani, Evita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi pelanggan dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen lipstik Wardah di Surabaya, serta menguji peran kualitas produk sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada 108 responden yang merupakan konsumen lipstik Wardah di Surabaya, dengan teknik purposive sampling, yaitu konsumen berusia ≥17 tahun yang telah menggunakan lipstik Wardah minimal dua kali. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji t, uji F, dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai koefisien sebesar 0,370 dan signifikansi 0,001. Orientasi pelanggan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas produk dengan koefisien sebesar 0,853 dan signifikansi 0,000. Selain itu, kualitas produk terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan koefisien sebesar 0,463 dan signifikansi 0,000. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk mampu memediasi pengaruh orientasi pelanggan terhadap kepuasan konsumen, dengan total pengaruh sebesar 0,765. Temuan ini mengindikasikan bahwa orientasi pelanggan yang kuat mendorong perusahaan untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik, sehingga berdampak pada peningkatan kepuasan konsumen. Oleh karena itu, perusahaan kosmetik khususnya Wardah perlu memperkuat orientasi pelanggan dan meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan guna menciptakan kepuasan dan loyalitas konsumen di tengah persaingan industri kosmetik yang semakin kompetitif.
Penerapan Sanksi Pidana terhadap Tindak Pidana Pengkhianatan terhadap Negara dan Terorisme Berdasarkan KUHP dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dalam Sistem Hukum Civil Law di Indonesia Bagus, Sujoko; Hoesein, Zainal Arifin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap tindak pidana pengkhianatan terhadap negara dan terorisme berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dalam sistem hukum civil law di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pengkhianatan terhadap negara dalam KUHP masih merefleksikan paradigma hukum pidana klasik yang berorientasi pada perlindungan keamanan negara, sedangkan pengaturan tindak pidana terorisme dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 mengadopsi pendekatan hukum pidana modern yang menitikberatkan pada pencegahan dan penanggulangan kejahatan luar biasa. Perbedaan filosofi pemidanaan tersebut menimbulkan tantangan dalam konsistensi penerapan sanksi pidana dan kepastian hukum. Studi kasus terorisme dan perkara makar menunjukkan bahwa pendekatan represif memiliki keterbatasan apabila tidak didukung kebijakan non-penal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan harmonisasi norma, penguatan pengawasan yudisial, serta integrasi pendekatan penal dan non-penal guna menciptakan sistem hukum pidana yang adil, efektif, dan sejalan dengan prinsip hak asasi manusia.
Akibat Hukum bagi Pelaku Perbuatan Melawan Hukum yang Tidak Melaksanakan Ganti Rugi dalam Kasus Tort dan Kecelakaan Berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Apriani, Meni; Hoesein, Zainal Arifin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum bagi pelaku perbuatan melawan hukum yang tidak melaksanakan kewajiban ganti rugi dalam kasus tort dan kecelakaan lalu lintas berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah lemahnya pelaksanaan kewajiban ganti rugi oleh pelaku meskipun telah terdapat dasar normatif yang jelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus melalui analisis putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan pelaku dalam melaksanakan ganti rugi menimbulkan akibat hukum lanjutan berupa upaya eksekusi perdata, serta tidak menghapus kemungkinan pertanggungjawaban pidana. Namun, dalam praktik, mekanisme eksekusi putusan perdata masih menghadapi berbagai kendala struktural dan kelembagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban belum optimal dan memerlukan penguatan regulasi, penegakan hukum yang efektif, serta pengembangan pendekatan keadilan restoratif. Dengan demikian, pembaruan kebijakan hukum perdata menjadi penting untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan substantif bagi korban.
Analisis Pembentukan Qanun Gampong Lampisang Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar Sufardan, Sufardan; Ali, Bukhari; Usman, Bustamam
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7054

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menguraikan proses pembentukan Qanun Gampong Lampisang, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua hal, yaitu: bagaimana proses pembentukan Qanun Gampong Lampisang Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar serta apa saja kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif, di mana penulis memaparkan fakta mengenai pembentukan Qanun Gampong Lampisang Kabupaten Aceh Besar Nomor 02 Tahun 2020 tentang Pemerintahan dan Pembangunan Gampong, yang kemudian ditinjau berdasarkan Peraturan Bupati Aceh Besar Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Gampong. Melalui metode ini, penulis berupaya menyajikan gambaran nyata mengenai proses pembentukan qanun tersebut dengan menganalisis dokumen, membaca kembali peraturan yang berlaku, kemudian mendeskripsikan hasilnya secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran tuha peut dalam perumusan qanun gampong di Gampong Lampisang belum optimal. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman anggota tuha peut terhadap tugas yang diamanatkan dalam Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 02 Tahun 2020, khususnya dalam aspek penguasaan pengetahuan dan keahlian. Seharusnya setiap anggota tuha peut memiliki kompetensi yang memadai agar dapat melaksanakan perannya secara efektif, terutama dalam perumusan qanun. Kelemahan lain adalah kurang tegasnya sikap tuha peut dalam pengambilan keputusan saat musyawarah, sehingga sering menimbulkan perbedaan pendapat dengan perangkat gampong lainnya yang pada akhirnya menghambat proses perumusan qanun. Kendala utama yang dihadapi tuha peut juga terletak pada keterbatasan penguasaan empat bidang ilmu, yaitu tauhid, fiqih, akhlak, dan tasawuf. Idealnya, anggota tuha peut merupakan orang-orang yang memahami dan mampu menerapkan pengetahuan dari keempat bidang tersebut. Selain itu, perbedaan pandangan antara tuha peut dengan perangkat gampong lainnya kerap menimbulkan perdebatan yang menyebabkan proses pembentukan qanun tidak berjalan lancar.
Studi Komparasi Non Conviction Based Asset Forfeiture Tindak Pidana Korupsi di Indonesia dan Amerika Serikat Fahrizal, Badra; Hoesein, Zainal Arifin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7055

Abstract

Salah satu persoalan utama dalam pemberantasan korupsi di Indonesia adalah lemahnya efektivitas dalam pemulihan kerugian keuangan negara (asset recovery). Meskipun pelaku telah dijatuhi hukuman pidana, negara sering kali gagal mengembalikan aset hasil tindak pidana karena keterbatasan mekanisme hukum yang hanya berfokus pada pemidanaan pelaku (follow the suspect) dan belum sepenuhnya berorientasi pada pelacakan serta perampasan aset hasil kejahatan (follow the asset). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengaturan serta implementasi mekanisme Non-Conviction Based Asset Forfeiture (NCB Asset Forfeiture) dalam tindak pidana korupsi di Indonesia dan Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan perbandingan (comparative approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, kemudian dianalisis secara interpretatif dan sistematis. Indonesia telah meratifikasi United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) 2003 melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2006, namun penerapan prinsip NCB Asset Forfeiture belum terlembaga secara komprehensif dalam sistem hukum nasional. Oleh karena itu, Indonesia perlu memperkuat kerangka regulasi, kelembagaan, dan prosedur penerapan perampasan aset tanpa pemidanaan dengan mencontoh praktik hukum Amerika Serikat, agar pengembalian kerugian negara akibat korupsi dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan berkeadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia masih menggunakan sistem conviction-based forfeiture, di mana perampasan aset hanya dapat dilakukan setelah adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht). Sebaliknya, Amerika Serikat telah menerapkan sistem civil dan administrative forfeiture yang memungkinkan perampasan aset tanpa putusan pidana melalui gugatan in rem terhadap aset itu sendiri.