cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Stad (Student Team Achievenent Division) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas Viii Smp Negeri 3 Sikakap Mentawai Abiejer sagaragara; alfi yunita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8068

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang belum terbiasa berdiskusi dan belajar secara berkelompok, Siswa hanya bertanya dan mengkomunikasikan gagasan serta pendapatnya kepada teman di sekitar siswa tersebut. Hal ini menyebabkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMPN 3 SIKAKAP dalam pembelajaran masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa lebih baik dari pada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 3 SIKAKAP Tahun Pelajaran 2024/2025 yang terdiri dari enam kelas.Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Total sampling , yang terpilih sebagai kelas sampel adalah kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis berbentuk esai. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji t, menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan model pembelajaran STAD memiliki nilai rata-rata 73,36 dan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional memiliki nilai rata-rata 64,70. Hasil uji hipotesis diperoleh3,976 dan =1,692 pada taraf nyata = 0,05 maka sehingga hipotesis diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siwa dengan menggunakan model pembelajaran STAD lebih baik dari pada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional
Manajemen Keperawatan Pasien Syok Hypovolemix Di Ruang IGD Rs X BSD Mesrawati Rohriahni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8070

Abstract

Syok hipovolemik merupakan kondisi kegawatdaruratan yang ditandai oleh penurunan volume cairan intravaskular secara signifikan sehingga menyebabkan gangguan perfusi jaringan dan berpotensi mengancam jiwa. Penanganan syok hipovolemik memerlukan respons cepat, pengkajian komprehensif, serta kolaborasi multidisiplin, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pembahasan ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara teori keperawatan kegawatdaruratan dengan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien syok hipovolemik akibat perdarahan masif di IGD RS X BSD.Pembahasan difokuskan pada tahapan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengkajian dilakukan secara sistematis melalui pemantauan tanda vital, tingkat kesadaran, perfusi jaringan, dan output urin. Diagnosa keperawatan utama yang ditegakkan adalah defisit volume cairan, perfusi jaringan tidak efektif, risiko penurunan curah jantung, serta risiko infeksi. Intervensi keperawatan difokuskan pada resusitasi cairan intravena, pemantauan hemodinamik ketat, perawatan luka, serta kolaborasi dalam transfusi darah. Evaluasi menunjukkan perbaikan kondisi pasien yang signifikan ditandai dengan stabilisasi tekanan darah, penurunan frekuensi nadi, peningkatan kesadaran, dan perbaikan perfusi ginjal. Pembahasan ini menegaskan bahwa penerapan asuhan keperawatan yang cepat, sistematis, dan berbasis teori sangat berperan dalam meningkatkan outcome klinis pasien syok hipovolemik di IGD.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Sekolah Dasar R. Auriel Salsabila Oktora; Yusuf Ibrahim; Siti Sholiha Nurfaidah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8071

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik di SDN 01 Junti Girang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran proses diterapkannya model pembelajaran Problem based learning berbantuan media audiovisual dengan peserta didik yang menggunakan model konvesional terhadap hasil belajar Ipas, perbedaan rata - rata hasil belajar ipas peserta didik setelah menggunakan model Problem based learning berbantuan media audiovisual dengan peserta didik yang menggunakan model konvensional, dan pengaruh pembelajaran model Problem based learning berbantuan media audiovisual terhadap hasil belajar Ipas peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment dengan desain nonequivalent control group design. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh gambaran proses pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media audiovisual dan model pembelajaran Konvensional yang berjalan sesuai lembar observasi . Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar IPAS yang menggunakan model Problem Based Learning dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Terdapat pengaruh pada penggunaan model Problem Based Learning berbantuan media audiovisual dengan nilai 1,521 dalam uji effect size dengan kategori tinggi.
Pembelajaran Bahasa dengan Media Analisis Pengaruh Pembelajaran Bahasa dengan Media Audiovisual terhadap Keterampilan Menyimak cerita Siswa di SD Iwul 01 Kab. Bogor Jawa Barat Heri Indra Gunawan; Raka Ismaya; Syafira Putri Dewi; Okta Tri Rahmawati; Zahra Salsabil
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran bahasa dengan media audiovisual terhadap keterampilan menyimak cerita siswa. Media audiovisual yang digunakan dalam pembelajaran bahasa diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pembelajaran, khususnya dalam aspek keterampilan menyimak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SD Iwul 01 Kabupaten Bogor Jawa Barat. Kelompok eksperimen diberikan pembelajaran dengan menggunakan media audiovisual, sedangkan kelompok kontrol diberikan pembelajaran konvensional tanpa media audiovisual. Data keterampilan menyimak dikumpulkan melalui tes menyimak sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan menyimak siswa yang diajar menggunakan media audiovisual dibandingkan dengan siswa yang diajar secara konvensional. Penggunaan media audiovisual terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menginterpretasikan cerita yang disimak. Temuan ini mengindikasikan bahwa media audiovisual dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam pembelajaran bahasa untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi guru dan praktisi pendidikan untuk mempertimbangkan penggunaan media audiovisual dalam proses pembelajaran untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Pengaruh Motivasi Belajar Siswa terhadap Hasil Belajar Siswa Setingkat Sekolah Menengah Atas Didit Darmawan; Vina Maulidatul Lailiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berupaya untuk menganalisis kaitan antara motivasi belajar untuk meningkatkan hasil belajar siswa di lingkungan sekolah, berangkat dari fenomena yang terjadi pada Sebagian besar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memperlihatkan perbedaan hasil belajar yang disebabkan oleh berbedanya tingkat motivasi belajar tiap siswa. Tingkat motivasi tinggi dalam diri siswa akan membantu siswa untuk menjadi lebih aktif dan tekun sehingga prestasi akademik dapat dicapai dengan baik, sedangkan tingkat motivasi siswa yang tergolong rendah akan memberikan hasil yang sebaliknya. Melalui studi ini, penulis berharap untuk dapat memahami pengaruh motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa SMA, penemuan tersebut merupakan tujuan utama dalam penelitian ini. Metode yang diterapkan yakni deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari berbagai karya ilmiah terdahulu yang relevan, baik dalam buku, artikel jurnal, artikel internet, maupun literatur lainnya. Hasilnya, ditemukan bahwa motivasi belajar yang dimiliki siswa bermanfaat dalam membantu siswa memengaruhi hasil belajarnya secara positif dan signifikan. Dengan kata lain, semakin tinggi motivasi belajar yang tertanam dalam diri siswa, maka hasil belajarnya akan semakin baik. Melalui temuan ini, ditegaskan bahwa motivasi merupakan salah satu pemeran penting dalam menciptakan keberhasilan akademik siswa SMA. Sinergi yang berasal dari motivasi internal dan faktor eksternal akan membantu siswa untuk mendorong semangat belajarnya, sehingga mampu mencapai tujuan akademik secara optimal.
Strategi Dakwah Melalui Cerita Pada Channel Youtube Danimasi Taruna Sapta Purtala; Achmad Syarifudin; Muslimin Muslimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan dalam dakwah sangat memerlukan strategi dengan baik dan benar, setiap da’i tentunya memiliki strategi masing-masing dalam menyampaikan dakwahnya baik dakwah konvensional ataupun kontemporer. Fenomena ini ditandai dengan pemanfaatan platform digital seperti YouTube sebagai medium dakwah kontemporer. Salah satu akun yang memanfaatkan YouTube sebagai alat kegiatan dakwah adalah official akun channel YouTube yang bernama Danimasi. Channel YouTube Danimasi menampilkan video-video dakwah Islami yang dikemas dalam cerita pendek dengan animasi-animasi yang menarik dengan tujuan mendukung cerita sehingga menambah daya tarik penonton atau target dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara mendalam strategi dakwah yang diimplementasikan pada kanal YouTube Danimasi. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah pendekatan kualitatif. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada strategi penyampaian dakwah melalui cerita pendek dalam bentuk animasi pada video yang dipilih berdasarkan kategori jumlah penonton terbanyak dan periode waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah yang digunakan meliputi strategi sentimental (menggerakan hati dan perasaan melalui nasihat yang lembut), strategi rasional (pendekatan pemikiran dan diskusi), dan strategi indrawi (memanfaatkan media audio visual untuk menyampaikan dakwah secara efektif). Pemanfaatan YouTube sebagai media syiar oleh saluran Danimasi dinilai sebagai keputusan yang tepat dan tepat sasaran dibuktikan melalui capaian statistik penayangan konten yang menembus jutaan penonton..
Transformasi Hukum Islam di Era Digital: Analisis Maqashid Syariah terhadap Dinamika Hukum Kontemporer Sri Haryanti1; Endah Robiatul Adawiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam praktik dan dinamika hukum Islam. Digitalisasi menghadirkan tantangan baru berupa munculnya persoalan hukum kontemporer yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh pendekatan fiqh klasik yang cenderung tekstual dan parsial. Kondisi ini menuntut adanya transformasi paradigma dalam pengembangan hukum Islam agar tetap relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi hukum Islam di era digital melalui pendekatan maqashid syariah sebagai kerangka analisis utama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian normatif (library research), menggunakan pendekatan konseptual dan filosofis. Data diperoleh dari sumber hukum Islam berupa Al-Qur’an dan Hadis, karya-karya ulama klasik dan kontemporer, serta hasil penelitian terdahulu yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maqashid syariah memiliki peran strategis sebagai paradigma transformasi hukum Islam, karena mampu menekankan prinsip kemaslahatan, keadilan, dan pencegahan kemudaratan dalam merespons isu-isu digital seperti perlindungan data pribadi, keamanan siber, dan transaksi elektronik. Dengan menjadikan maqashid syariah sebagai paradigma, hukum Islam tidak hanya diposisikan sebagai sistem normatif yang statis, tetapi sebagai sistem hukum yang dinamis dan kontekstual tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar syariat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat kerangka teoretis pembaruan hukum Islam serta menawarkan arah metodologis bagi pengembangan hukum Islam di tengah tantangan era digital.
Analisis Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Tindak Pidana Pertambangan Batubara dalam Perspektif KUHP Indonesia dan UU Minerba 2025 Agustina Rahayu Husein; Adied Najiyurrahman; Muhammad Aulia Rahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan kejahatan pertambangan mineral dan batubara disebabkan oleh proliferasi eksploitasi sumber daya alam. Ini mengharuskan pemerintah untuk menetapkan kebijakan untuk mengatasi kejahatan tertentu di bidang pertambangan mineral dan batu bara, salah satu cara dalam membentuk kebijakan hukum pidana. Fokus penelitian ini adalah bagaimana kebijakan hukum pidana dalam KUHP terbaru menangani pelaku kejahatan pertambangan mineral dan batubara. Penelitian ini merupakan kajian hukum normatif berupa studi literatur tentang prinsip hukum, dan penelitian sistemik hukum. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer peraturan hukum pidana dan data sekunder opini hukum dalam literatur dan jurnal Kajian bahwa kebijakan hukum pidana terhadap mereka yang terpidana karena tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara mengacu pada ketentuan pidana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 3 Tahun 2020 mengatur secara khusus (lex specialis) mengenai tindak pidana di bidang pertambangan. secara ketat berisi aturan pidana sebagaimana tertuang dalam 158-165 yang memperjelas bahwa hukum administrasi mencakup hukum pidana untuk memperkuat hukum administrasi saat ini. Hukum pidana sebagai undang-undang yang dapat mengendalikan kegiatan masyarakat dalam hal ini, kegiatan pertambangan memberikan ketentuan pidana jika terdapat unsur kejahatan, dan kebijakan yang dibuat melalui undang-undang ini bertindak sebagai pencegah setiap tindak pidana administratif di tambang. Penelitian ini berfokus masalah pada problematika taspen otentikasi dalam layanan pembayaran pensiun. Masalah ini muncul karena ditemukan adanya beberapa bentuk penolakan terhadap pembaruan pembayaran digital dengan menggunakan aplikasi taspen otentikasi. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui problematika penggunaan taspen otentikasi dalam layanan pembayaran pensiun. Metode penelitian pada tulisan ini adalah metode kepustakaan, yaitu mengumpulkan data dari buku, jurnal, dan artikel. Hasil temuan kajian ini menunjukkan bahwa adanya bentuk penolakan terhadap pembaruan tersebut dengan beberapa faktor yang mempengaruhi, pertama kondisi jaringan, kedua prosesnya yang di anggap rumit, ketiga jarak waktu pelaksannya cukup lama, keempat adanya bentuk penolakan mutlak dari pensiunan itu sendiri. Dalam hal ini berdasarkan teori aguste comte maka kondisi tersebut masuk dalam tahap pemikiran manusia tahap kedua atau metafisis. Sedangkan diluar dari pada golongan tersebut di temukan juga para pensiunan yang menerima dengan baik adanya bentuk kebijakan pembaruan tersebut, ini artinya pada golongan ini tahap pemikiran telah mencapai pada tahap tertinggi atau tahap positif dimana segala bentuk pembaruan dapat diterima dan dipertimbangkan berdasarkan ilmu pengetahuan. Adapun upaya yang di lakukan pihak PT. Taspen sendiri adalah dengan memberikan wawasan para nasabah pensiun yang datang ke kantor terkait kendala yang kemungkinan terjadi pada saat penggunaan taspen otentikasi, memberitahu bahwa pelaksaan otentikasi tidak dibatasi waktu dalam rentan tanggal tertentu mengingat mayoritas pensiunan akan dominan melakukan otentikasi pada tgl 1, memberi contoh penggunaan aplikasi taspen otentikasi, mengingatkan bahwa jika 3 bulan berturut turut tidak melakukan otentikasi maka pembayaran pensiun akan di berhentikan karena di khawatirkan yang bersangkutan telah meninggal dunia dan dana pensiunan harus di limpahkan pada ahli waris yang berhak dan harus melapor pada pihak Taspen.
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Produk Agribisnis UMKM Surya Sevi Wijayanna Lumban Tobing; Zainal Zainal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Consumer purchase decisions are a critical factor in the sustainability of agribusiness micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly in rural areas. This study aims to analyze the effect of X1 and X2 on purchase decisions of agribusiness MSME products in Tanjung Anom Village, Pancur Batu District, Deli Serdang Regency. This research employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected from 300 respondents selected through purposive sampling. The research instrument was a questionnaire measured on a five-point Likert scale, and the data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that X1 and X2 simultaneously have a significant effect on purchase decisions, with significance values below 0.05. Partially, both X1 and X2 have positive and significant effects on purchase decisions, with X1 identified as the most dominant variable. The Adjusted R Square value of 0.578 indicates that 57.8% of the variance in purchase decisions can be explained by X1 and X2, while the remaining variance is influenced by other factors outside the model. These findings suggest that strengthening integrated marketing strategies that emphasize both core and supporting factors is essential to enhance consumer purchase decisions. This study is expected to contribute practical insights for developing more effective marketing strategies for agribusiness MSMEs, particularly in rural contexts.
Multimedia Interaktif Untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa: Systematic Literature Review I Kadek Pebrio Arimbawa; I Putu Pasek Suryawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8083

Abstract

Rendahnya minat belajar matematika siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dan belum optimal memanfaatkan perkembangan teknologi, sehingga pembelajaran cenderung monoton. Pemanfaatan media dan multimedia interaktif dipandang sebagai salah satu solusi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran matematika serta kontribusinya terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 15 artikel yang relevan dan dipublikasikan pada rentang tahun 2021 hingga 2025. Artikel diperoleh dari berbagai basis data ilmiah, antara lain Google Scholar, ResearchGate, SINTA, DOAJ, Scopus, dan Web of Science. Artikel-artikel yang terpilih dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi bentuk media interaktif yang digunakan dalam pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap minat belajar siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif, seperti multimedia interaktif, aplikasi digital, game edukatif, PowerPoint interaktif, Wordwall, serta media berbasis Android, memberikan dampak positif terhadap minat belajar matematika siswa. Media interaktif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan partisipatif, sehingga mendorong keterlibatan aktif serta motivasi siswa dalam pembelajaran matematika. Namun demikian, penerapan media interaktif masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, kesiapan guru, serta keterbatasan waktu. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan berupa pelatihan guru dan penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai agar pemanfaatan media interaktif dalam pembelajaran matematika dapat berjalan secara optimal.