cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,612 Documents
Pengaruh Return On Assets (ROA), Current Ratio (CR), Dan Dividend Payout Ratio (DPR) Terhadap Debt To Equity Ratio (DER) Perusahaan Indeks Kompas 100 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2019-2024 Msy Mega Aulia; Kardinal Kardinal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8103

Abstract

Penentuan struktur modal merupakan keputusan strategis perusahaan karena berkaitan langsung dengan risiko keuangan dan keberlanjutan kinerja perusahaan. Perusahaan dengan kinerja keuangan yang baik diharapkan mampu mengelola proporsi utang dan ekuitas secara optimal, khususnya pada perusahaan berkapitalisasi besar yang tergabung dalam Indeks Kompas 100. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Current Ratio (CR), dan Dividend Payout Ratio (DPR) terhadap Debt to Equity Ratio (DER) pada perusahaan Indeks Kompas 100 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 47 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA dan CR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap DER, sedangkan DPR tidak berpengaruh signifikan terhadap DER. Secara simultan, ROA, CR, dan DPR berpengaruh signifikan terhadap DER. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat profitabilitas dan likuiditas yang tinggi cenderung mengurangi ketergantungan pada pendanaan berbasis utang, sementara kebijakan dividen bukan merupakan faktor utama dalam penentuan struktur modal. Penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen dan investor dalam memahami faktor internal yang memengaruhi keputusan struktur modal perusahaan berkapitalisasi besar di Indonesia.
Kajian Banjir dan Sedimentasi Terhadap Upaya Konservasi Wilayah Teluk Benoa di Kabupaten Badung Sebastianus Priambodo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya debit banjir rancangan dan volume sedimentasi dari daerah aliran sungai (DAS) yang bermuara ke Teluk Benoa, Kabupaten Badung, serta mengevaluasi implikasinya terhadap kapasitas tampung teluk sebagai retarding basin alami dan upaya konservasi pesisir. Perubahan tata guna lahan dan meningkatnya aktivitas antropogenik di wilayah hulu diduga memperbesar limpasan permukaan dan muatan sedimen, sehingga mempercepat pendangkalan perairan dan meningkatkan risiko banjir di kawasan hilir. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif–analitik melalui pemodelan hidrologi dan erosi. Data curah hujan harian dari delapan stasiun periode 2010–2024 diolah menjadi hujan kawasan menggunakan metode Thiessen, kemudian dianalisis frekuensinya dengan pendekatan Peak Over Threshold. Hujan rancangan ditransformasikan menjadi debit banjir menggunakan metode Rasional untuk DAS kecil dan Hidrograf Satuan Sintetis (HSS Gama-I) untuk DAS menengah–besar. Estimasi sedimentasi dihitung menggunakan Universal Soil Loss Equation (USLE) dengan parameter erosivitas hujan, erodibilitas tanah, kemiringan lereng, dan tutupan lahan berbasis analisis spasial SIG. Hasil penelitian menggambarkan bahwa debit banjir kala ulang 10 tahun berturut-turut sebesar 103,3 m³/det (Badung), 98,3 m³/det (Mati), 59,9 m³/det (Sama), dan 50,2 m³/det (Bualu). Volume sedimen tahunan terbesar berasal dari DAS Bualu (±166.434 m³/tahun), diikuti Badung (±129.649 m³/tahun), Sama (±121.549 m³/tahun), dan Mati (±72.450 m³/tahun), yang menunjukkan tingkat erosi sedang hingga berat dan berkontribusi pada pendangkalan teluk. Kesimpulan yang dapat ditarik bahwa peningkatan limpasan dan sedimentasi dari hulu menurunkan kapasitas tampung Teluk Benoa, sehingga diperlukan pengelolaan DAS dan konservasi pesisir secara terpadu melalui pengendalian erosi, pengendapan sedimen, dan normalisasi sungai guna menjaga fungsi hidrologis dan ekologis kawasan secara berkelanjutan.
Application Of Role Play Method To Improve Students' Speaking Ability In Learning English Primatur Riyanai; Bradhiansyah Tri Suryanto; Rizki Rinayah Rora
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) aims to find real solutions in improving the speaking skills of 5B grade students of MI Nurul Mun'im. The main problem identified is low speaking skills with an average Pre-Cycle score of only 62.5 and a classical completion rate of 21.05%, which is caused by high speaking anxiety and limited fluency. The chosen methodological intervention is the Role Play Method in the context of functional buying and selling material ('How much is it?'). This study involved 19 students and was carried out in two cycles, with success indicators of KKM ≥ 75 and classical completion ≥ 80%. The results showed a significant increase. The average class score increased from 62.5 (Pre-Cycle) to 72.1 (Cycle I), and reached 81.0 in Cycle II. Classical completion increased to 89.47% in Cycle II. It was concluded that the application of effective and structured role-playing methods was able to overcome students' anxiety problems and improve their speaking skills at the basic level.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Semangat Kerja, Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Camat Pesisir Mauledy Ahmad; Sudirman Sudirman; Anggil Nopra Lova; Diva Jariah Iswari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, semangat kerja, dan motivasi terhadap kinerja pegawai Kantor Camat Pesisir Bukit. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan 30 responden, data dianalisis melalui regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (sig=0,000), sedangkan gaya kepemimpinan dan semangat kerja tidak berpengaruh signifikan. Namun, ketiga variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (F=34,183; sig=0,000) dengan kontribusi sebesar 79,8% (R²=0,798). Penelitian menyimpulkan bahwa motivasi adalah faktor dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Rekomendasi diberikan kepada pimpinan untuk menerapkan gaya kepemimpinan yang lebih partisipatif serta meningkatkan motivasi melalui pemberian penghargaan dan pengembangan kompetensi pegawai.
Improving Students’ Participation In English Learning Through Flashcards: A Classroom Action Research At Mi Nurul Mun’im Nurfitriani Nurfitriani; Bradhiansyah Tri Suryanto; Siti Umniatul Khoiriyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8107

Abstract

Low student participation, with only 51% of 33 students actively involved, was a primary challenge in English learning for Class 3B at MI Nurul Mun'im. This Classroom Action Research (CAR) aimed to enhance student participation through the implementation of interactive flashcards. The study adopted the Kemmis and McTaggart model, conducted over two cycles, each comprising planning, acting, observing, and reflecting. Cycle I focused on using basic flashcards for guessing games and reading aloud activities with the theme "daily activities." Based on the reflection from Cycle I, Cycle II developed the use of flashcards by integrating games involving physical movement, such as "find your pair" and "flashcard race," with the theme " mealtimes, foods and drinks." Data were collected through student participation observation sheets, field notes, and photo/video documentation, then analyzed quantitatively and qualitatively. The results indicated a significant improvement in student participation. In Cycle I, participation increased to 75%. Following the implementation of Cycle II, student participation successfully reached 94%, exceeding the predetermined success indicator of 90%. The enhancement was evident not only in physical aspects (such as responding to questions and coming to the front of the class) but also in emotional (enthusiasm and confidence) and mental (focus and attention) aspects. This study concludes that flashcards, when used variably and contextually, are an effective medium for creating a dynamic learning environment, reducing student anxiety, and significantly boosting active participation in English learning at the elementary level. These findings recommend that teachers utilize flashcards in interactive learning activities to optimize students' basic learning processes.
Implementasi Kebijakan Triple Skilling Dalam Membangun Tenaga Kerja Terampil Dan Produktif Pada Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Medan Rafly Dwi Azhari Harahap; Zoraya Alfathin Rangkuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Triple Skilling dalam membangun tenaga kerja yang terampil dan produktif pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Kebijakan Triple Skilling yang mencakup skilling, re-skilling, dan up-skilling merupakan strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna menjawab permasalahan ketenagakerjaan, khususnya ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola BBPVP Medan, instruktur pelatihan, serta peserta pelatihan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Triple Skilling di BBPVP Medan telah berjalan cukup baik, terutama pada aspek komunikasi kebijakan dan struktur birokrasi yang jelas. Program pelatihan telah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan kebutuhan dunia industri. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan durasi pelatihan, kurangnya minat masyarakat pada beberapa kejuruan, serta perlunya peningkatan kompetensi instruktur. Secara keseluruhan, kebijakan Triple Skilling memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan tenaga kerja, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek sumber daya dan keberlanjutan program.
Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan Pada PT Avia Avian Tbk Silvya romadloni nur Tsalasaini; Komarun Zaman; Lis Setyowati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan dilihat dari aspek likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT Avia Avian Tbk periode 2021-2024, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumantasi laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Avia Avian Tbk memiliki tingkat likuiditas yang sangat tinggi dan struktur pemodalan yang relatif aman, namun kinerja pada aspek aktivitas dan profitabilitas masih belum optimal. Rasio likuiditas berada jauh di atas standar industri. Sedangkan rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas masih berada di bawah standar industri, menunjukkan bahwa efisiensi pengelolaan aset serta kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba masih tergolong rendah.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas Di Sekolah Sma Cahaya Medan Tahun 2025 Indra Hizkia P; Magda Siringo-ringo; Dea Ananda Br Ginting
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8113

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan global yang menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan pada remaja, dengan 30% kematian kelompok usia 10-24 tahun disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Di Indonesia periode Desember 2018 hingga Maret 2019 tercatat 28.238 kasus kecelakaan dengan 5.914 kematian, dimana kelompok usia 15-19 tahun paling sering terlibat dengan sepeda motor sebagai kendaraan dominan. Faktor manusia berkontribusi 61% sebagai penyebab utama mencakup pelanggaran aturan lalu lintas dan ketidakpatuhan terhadap peraturan. Pertolongan pertama yang cepat dan tepat dapat mengurangi nyeri, mencegah kecacatan, dan menyelamatkan nyawa korban, sehingga pengetahuan remaja tentang pertolongan pertama menjadi sangat penting mengingat mereka memiliki kemungkinan terbesar sebagai bystander di lingkungan masyarakat. Observasi awal di SMA Cahaya Medan menunjukkan siswa belum pernah mempelajari tindakan pertolongan pertama saat kecelakaan lalu lintas akibat kurangnya pemahaman mengenai prosedur penanganan awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di SMA Cahaya Medan tahun 2025, secara khusus meliputi pengetahuan berdasarkan konsep pertolongan pertama, penanganan pingsan atau tidak sadarkan diri, penanganan luka dan perdarahan, serta penanganan patah tulang atau fraktur. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah 61 siswa kelas X-1 dan X-3 setelah dikurangi 5 siswa uji pendahuluan, dengan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner adaptasi terdiri dari 20 pertanyaan terbagi dalam empat indikator dengan masing-masing 5 soal, menggunakan kategorisasi baik (16-20), cukup (12-15), dan kurang (0-11). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan remaja secara keseluruhan sangat baik dengan 98,4% berpengetahuan baik dan 1,6% berpengetahuan cukup. Secara spesifik, pengetahuan konsep pertolongan pertama mencapai 96,7% baik, penanganan pingsan 91,8% baik, penanganan luka dan perdarahan 98,4% baik, dan penanganan patah tulang atau fraktur 91,8% baik. Karakteristik demografi menunjukkan mayoritas responden perempuan 63,9%, usia 15 tahun sebesar 78,7%, dengan distribusi seimbang antara kelas X-1 dan X-3. Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa pengetahuan remaja tentang pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas di SMA Cahaya Medan berada pada kategori sangat baik yang dipengaruhi oleh edukasi kesehatan, keaktifan dalam kegiatan Palang Merah Remaja, akses informasi media sosial, dan tingkat pendidikan yang mendukung kemampuan kognitif, sehingga perlu dipertahankan melalui program edukasi kesehatan berkelanjutan.
Pengaruh Partisipasi Dalam Mgmp Dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Kompetensi Profesional Guru Pak Di Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2025 Lidia Pasaribu; Binur Panjaitan; Hisardo Sitorus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8114

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze 1) the effect of participation in MGMP on the professional competence of PAK teachers in Humbang Hasundutan Regency in 2025; 2) the effect of teacher work motivation on the professional competence of PAK teachers in Humbang Hasundutan Regencyin 2025; and 3) the simultaneous effect of participation in MGMP and teacher work motivation on the professional competence of PAK teachers in Humbang Hasundutan Regency in 2025. The method used in this study is a quantitative research method. The population is all Christian Religious Education teachers who are members of MGMP PAK in Humbang Hasundutan Regency, totaling 55 teachers and sampling in this study using total sampling technique. The instrument trial was conducted on 30 PAK teachers in Samosir Regency so that it was known that all research instruments were declared valid and reliable because they had met the validity and reliability value criteria. Data were collected with a closed questionnaire of 75 items. The results of the data analysis show that: 1) the Fcount value > Ftable is 25.587 > 3.15, thus it is known that there is a positive and significant influence between participation in MGMP on the professional competence of PAK teachers in Humbang Hasundutan Regency in 2025. The influence is 32.6%, 2) the Fcount value > Ftable is 27.918 > 3.15, thus it is known that there is a positive and significant influence between teacher work motivation on the professional competence of PAK teachers in Humbang Hasundutan Regency in 2025. The influence is 34.5%, and 3) the Fcount value > Ftable is 19.733 > 3.15, thus it is known that there is a positive and significant influence simultaneously between participation in MGMP and teacher work motivation on the professional competence of PAK teachers in Humbang Hasundutan Regency in 2025. The influence is 43.1%, thus Ha is accepted and H0 is rejected.
Keterampilan Teknologi Digital Guru PAUD Sindy Mey Dwi Utari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi menjadikan perangkat digital sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi anak usia dini yang lahir sebagai generasi digital. Inidividu yang sejak lahir telah terpapar teknologi, sehingga anak-anak sering kali memiliki kemahiran digital. Realitas ini menuntut sebagai guru PAUD harus beralih ke pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif melalui teknologi digital. penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus. Tujuan dari penelitian ini mengetahui dan mendeskripsikan keterampilan teknologi digital guru PAUD. Hasil observasi dan wawancara fenomena rendahnya keterampilan teknologi digital pada guru hal ini berkorelasi dengan adanya sikap pasif dan memiliki minat yang kurang dalam mengembangkan diri terhadap digital saat ini, serta terdapat adanya faktor usia. Maka diperlukan strategi atau upaya peningkatan kompetensi digital guru melalui pelatihan berkelanjutan, pendampingan teknis, agar kesenjangan kompetensi antar guru dan peserta didik tidak menghambat kualitas pembelajaran di kelas, serta berjalan secara efektif sesuai dengan perkembangan zaman.