cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,612 Documents
Efektivitas Gugatan Perdata sebagai Instrumen Perlindungan Konsumen dalam Sengketa Bisnis Digital Anisa Aprilia Santosa; Ani Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8092

Abstract

Perkembangan bisnis digital yang pesat telah mengubah pola hubungan antara pelaku usaha dan konsumen, terutama melalui transaksi elektronik yang cenderung menempatkan konsumen pada posisi yang lemah secara struktural. Meskipun gugatan perdata tersedia sebagai instrumen perlindungan hukum, efektivitasnya dalam menyelesaikan sengketa konsumen bisnis digital masih menjadi persoalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas gugatan perdata sebagai instrumen perlindungan konsumen dalam sengketa bisnis digital serta mengidentifikasi hambatan yuridis dan praktis dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, yang didukung oleh telaah terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan doktrin hukum terkait perlindungan konsumen dan transaksi elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gugatan perdata secara normatif tetap relevan dan dapat digunakan sebagai sarana penyelesaian sengketa konsumen digital, namun efektivitasnya masih terbatas akibat ketimpangan posisi para pihak, dominasi kontrak baku elektronik, kesulitan pembuktian berbasis data digital, serta prosedur peradilan yang kurang efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gugatan perdata memerlukan penyesuaian konseptual, prosedural, dan regulatif agar mampu memberikan perlindungan konsumen yang adil dan efektif dalam lingkungan bisnis digital.
Studi Literatur: Perkembangan Psikologis dan Sosial Anak Melalui Pola Asuh Otoritatif dalam Kekuasaan Orang Tua Komang Ayu Tri Aryani; Komang Febrinayanti Dantes; Ni Ketut Sari Adnyani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8093

Abstract

Pola asuh otoritatif sering dianggap sebagai pendekatan pengasuhan yang paling seimbang karena berhasil menggabungkan disiplin yang tegas dengan kehangatan dan kedekatan emosional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara gaya pengasuhan otoritatif dan perkembangan psikososial anak, sekaligus mengeksplorasi peran kesehatan mental orang tua dalam membentuk keterampilan sosial anak. Kajian ini dilakukan melalui metode studi pustaka eksploratif yang bersumber dari berbagai literatur ilmiah nasional dan internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif berkontribusi besar dalam pembentukan identitas diri, rasa percaya diri, dan kemampuan sosial anak melalui pendekatan yang mendukung, terbuka terhadap dialog, dan penuh empati. Pola ini terbukti efektif dalam menurunkan risiko depresi pada remaja, meningkatkan semangat belajar, dan memperkuat keterampilan sosial seperti empati dan kerja sama. Di sisi lain, kondisi kesehatan mental orang tua memegang peran sentral dalam kualitas pengasuhan. Ketika orang tua mengalami stres berkepanjangan, kecemasan tinggi, atau depresi, dampaknya bisa menghambat perkembangan sosial-emosional anak sebagaimana dibuktikan oleh berbagai studi baik lintas waktu maupun lintas wilayah. Meski demikian, sejumlah faktor pelindung seperti keberadaan dukungan sosial, tingkat pendidikan orang tua, serta daya tahan psikologis (resiliensi) terbukti mampu mengurangi dampak negatif tersebut. Dengan demikian, pengasuhan otoritatif yang dilandasi oleh stabilitas mental orang tua menjadi elemen kunci dalam membentuk hubungan yang sehat antara orang tua dan anak, serta mendukung pertumbuhan sosial dan emosional anak secara menyeluruh, terutama dalam masyarakat dengan nilai-nilai kolektivistik seperti Indonesia.
KEKERASAN SIMBOLIK DALAM NOVEL MIDAH SI MANIS BERGIGI EMAS KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER : ANALISIS WACANA KRITIS PERSPEKTIF PIERRE BOURDIEU Husnul Hamidah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi kekerasan simbolik terhadap perempuan dalam novel Midah Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer melalui teori kekerasan simbolik Pierre Bourdieu dengan pendekatan analisis wacana kritis. Novel yang pertama kali diterbitkan tahun 1954 ini menyajikan potret kompleks dominasi patriarkal melalui mekanisme kekerasan simbolik yang dialami protagonis Midah sejak masa kanak-kanak hingga dewasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis teks untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan simbolik, mekanisme operasionalnya, dan dampaknya terhadap konstruksi identitas perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan simbolik dalam novel ini beroperasi melalui tiga mekanisme utama: pertama, dominasi melalui institusi keluarga yang melegitimasi subordinasi perempuan dalam struktur patriarkal; kedua, normalisasi kekerasan melalui praktik religius dan kultural yang mengkonstruksi perempuan sebagai objek; dan ketiga, internalisasi dominasi melalui doxa yang membuat perempuan menerima posisi subordinat mereka sebagai hal yang alamiah. Temuan ini mengungkapkan bahwa Pramoedya Ananta Toer berhasil mengkritik struktur sosial patriarkal melalui penggambaran perjalanan hidup Midah yang menunjukkan resistensi sekaligus terperangkap dalam siklus kekerasan simbolik. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman representasi kekerasan gender dalam sastra Indonesia dan relevansinya dengan kondisi sosial perempuan Indonesia pada era kolonial yang masih bergema hingga kontemporer
Compilation of Islamic Law and Law No. 35 of 2014 on the Protection of Children Victims of Divorce Musram Doso; Vina Adania
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Divorce is a growing social phenomenon that affects not only married couples, but also children, who are the most vulnerable parties. Children who are victims of divorce are prone to psychological, social, and emotional disorders due to changes in family structure, lack of parental attention, and post-divorce conflicts. This study aims to analyze the forms of protection for children affected by divorce from the perspective of the Compilation of Islamic Law (KHI) and Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection, as well as to determine the implementation of such protection in Bandilan Village, Prajekan District, Bondowoso Regency. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and literature studies of relevant laws and regulations and reference sources. The data were analyzed descriptively to describe the factual conditions of the protection of children of divorce in the community. The results showed that parental divorce in Bandilan Village had a significant impact on the psychological condition of children, such as feelings of loss, anxiety, decreased self-confidence, behavioral changes, and a tendency to engage in risky behavior as a form of seeking attention. Although normatively, the KHI and Law Number 35 of 2014 have regulated the obligations of parents and the state in protecting children's rights, their implementation in the field has not been optimal. Lack of parental awareness, post-divorce conflicts, and minimal psychological support are the main factors hindering the effectiveness of child protection. Therefore, cooperation between parents, families, communities, and the government is needed to ensure that children's rights are fulfilled, especially in terms of psychological and emotional protection.
Pelaksanaan Prosedur Code Blue Pertolongan Pertama Gawat Darurat Pada Henti Jantung Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2025 Magda Siringo Ringo; Indra Hizkia P; Asri Sani Situmorang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8097

Abstract

Henti jantung merupakan kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan cepat dan tepat karena dapat menyebabkan kematian dalam hitungan menit jika tidak segera ditangani. Code blue adalah sistem respons terstandar untuk menangani henti jantung di rumah sakit yang berperan krusial dalam meningkatkan keberhasilan resusitasi dan menurunkan angka mortalitas. American Heart Association mencatat 209.000 kejadian henti jantung di rumah sakit Amerika Serikat setiap tahun, sementara di Indonesia diperkirakan terjadi 300.000-350.000 kasus per tahun dengan tingkat keberhasilan resusitasi yang masih rendah akibat keterlambatan respons dan kurangnya kesiapan tim medis. Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan terjadi peningkatan kasus henti jantung dari 99 kasus pada tahun 2023 menjadi 147 kasus pada tahun 2024, namun belum ada evaluasi komprehensif mengenai pelaksanaan prosedur code blue di rumah sakit tersebut. Keterlambatan penanganan dalam golden period 4-6 menit dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan kematian mendadak, sehingga implementasi code blue yang efektif sangat krusial untuk keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan prosedur code blue pertolongan pertama gawat darurat pada henti jantung di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2025 guna meningkatkan efektivitas penanganan dan menurunkan angka mortalitas. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah seluruh pasien henti jantung periode Januari-Juni 2025 dengan sampel 50 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi berisi 21 pernyataan mencakup indikator deteksi dini, waktu respon, kualitas resusitasi, dan dokumentasi dengan kategorisasi tinggi (16-21), cukup (11-15), rendah (6-10), dan buruk (0-5). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan prosedur code blue berada pada kategori tinggi 100% (50 responden), tidak ada kasus kategori cukup, rendah, maupun buruk. Karakteristik demografi menunjukkan mayoritas responden usia >65 tahun (48%), perempuan (56%), pendidikan SMA (60%), dan pekerjaan ibu rumah tangga/petani (28%). Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan prosedur code blue di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan sangat efektif didukung oleh pelatihan berkelanjutan, standardisasi prosedur, ketersediaan fasilitas memadai, dan kompetensi tenaga kesehatan optimal dalam pengenalan dini kegawatdaruratan untuk meningkatkan keberhasilan resusitasi dan keselamatan pasien
Inovasi Model Hybrid: Scaffolding Teknis dalam Project Based Learning (PjBL) untuk Pengenalan Dasar Teknik Gradasi Warna di Kelas IV Sekolah Dasar Wahyuni Harahap; Amin Basri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dalam pengenalan dasar teknik gradasi siswa kelas empat UPT SD Negeri 04 Sei Balai melalui implementasi inovasi model belajar hybrid yang mengintegrasikan Project Based Learning (PjBL) dengan scaffolding teknis terstruktur. Penelitian didasarkan pada ketidakmampuan siswa untuk memahami proses pencampuran warna dan menghasilkan gradasi yang tepat. Pada kondisi awal, hanya 2 dari 24 siswa yang mampu memahami dasar teknik gradasi dengan baik. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), model Kemmis dan McTaggart, menggunakan dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek studi berjumlah 24 siswa kelas empat sekolah dasar. Teknik Data dikumpulkan melalui observasi., dokumentasi, dan evaluasi hasil proyek seni rupa. Data dievaluasi secara deskriptif menggunakan persentase serta deskriptif kualitatif melalui refleksi setiap siklus. Menurut hasil penelitian, pemahaman siswa telah meningkat terhadap teknik gradasi. Di tahap pra-siklus, tingkat ketuntasan belajar siswa sebesar 8,33%. Setelah penerapan model hybrid PjBL dengan scaffolding teknis pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 58,30%. Peningkatan yang lebih optimal terjadi pada siklus II dengan persentase mencapai 83,30% dan telah memenuhi indikator keberhasilan penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dibuat kesimpulan bahwa penerapan model Hybrid Project Based Learning dengan scaffolding teknis mampu meningkatkan pemahaman dasar teknik gradasi siswa kelas IV sekolah dasar. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran seni rupa yang inovatif dan kontekstual.
THE EFFECT OF STRUCTURED PHYSICAL EXERCISE ON OVERALL SURVIVAL IN ADVANCED GASTROINTESTINAL CANCER PATIENTS WITH CACHEXIA: A CRITICAL REVIEW AND METHODOLOGICAL ANALYSIS ONGOING RCT PROTOCOLS Eunike Gracia Sigalingging; Ida Bagus Aditya Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8099

Abstract

Cachexia in patients with advanced gastrointestinal (GI) cancer significantly impairs overall survival (OS) and quality of life, but definitive evidence from randomized controlled trials (RCTs) on structured physical exercise (SPE) is scarce. This evidence-based clinical review (EBCR) aimed to assess the methodological quality and clinical relevance of ongoing RCT protocols (RELEVIUM, BiCyCLE NMES, REBUILD) using the Cochrane RoB 2.0 and the Oxford CEBM criteria. This systematic literature review with critical narrative synthesis employed a mixed-methods approach, targeting adult patients with advanced GI cancer with cachexia/sarcopenia (PICO framework). The sample consisted of three protocols (N=200, 120, 94) from 221 screened articles (PubMed, Cochrane, Google Scholar; November 2025). Instruments included the PICO search strategy, RoB 2.0 (five domains), and a qualitative synthesis tool. Data were analyzed using narrative comparison and risk of bias assessment without meta-analysis. Results showed a high risk of blinding bias in two protocols, OS was only listed as a secondary outcome in BiCyCLE NMES, and heterogeneity in LBM measurements (CT scan vs. BIA). In conclusion, promising designs at Level 1b evidence exist, but methodological gaps limit OS comparability; OS/CT scan standardization is recommended.
Rinosinusitis Kronis Maksilaris Dengan Polip Hidung Kanan Derajat III Istiqomah Hidayati; Aulia Hervi Anggraini; Hastuti Rahmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rinosinusitis kronis dapat disertai dengan munculnya polip hidung didefinisikan adanya dua atau lebih gejala, salah satunya adalah penyumbatan, keluarnya cairan dari hidung, adanya nyeri pada wajah dan berkurangnya penciuman. Biasanya terjadi selama ≥12 minggu. Ilustrasi kasus seorang perempuan usia 28 tahun datang ke poliklinik THT RS TK II Moh. Ridwan Meuraksa dengan keluhan hidung tersumbat makin memberat sejak 1 tahun ini. Keluhan lainnya nyeri pada dahi dan pipi kanan kemudian berkurangnya penciuman. Pemeriksaan rinoskopi anterior kanan terdapat sekret berwarna bening dan tampak massa suspek polip hidung derajat III berwarna putih keruh dengan permukaaan licin dan pasase udara hidung tersumbat, sedangkan rinoskopi posterior kanan terdapat mukosa edema, sekret dan pada koana terlihat massa memenuhi cavum nasi suspek polip. Pemeriksaan radiologi foto waters memperlihatkan sinusitis maksilaris kanan, hipertropi konka nasalis, suspek massa cavum nasi dextra. Pasien diberikan medikamentosa berupa cefixime 200 mg, dexamethasone 0,5 mg, kortikosteroid intranasal, cetirizine 10 mg, dan irigasi hidung NaCL 0,9%. Pasien direncanakan pemeriksaan CT-Scan dan tindakan operatif yaitu ekstraksi polip dan Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS). Kesimpulan tujuan penatalaksanaan kasus ini untuk mengurangi gejala klinis, mencegah komplikasi dan timbulnya kekambuhan dengan medikamentosa, operatif atau kombinasi keduanya.
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Umkm Dan Kewirausahaan Lokal: Studi Komparatif Di Indonesia Barat, Tengah, Dan Timur Khoirul An’am; Wahyu Aji Wijaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen sumber daya manusia (SDM) dan karakter kewirausahaan lokal pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia dengan fokus komparatif antara kawasan Barat, Tengah, dan Timur. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, namun tingkat daya saing dan keberlanjutan antarwilayah masih menunjukkan ketimpangan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif berbasis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta literatur akademik terkait. Analisis data dilakukan melalui uji korelasi dan regresi untuk menilai hubungan antara praktik manajemen SDM, karakter kewirausahaan lokal, dan keberlanjutan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik SDM berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan UMKM, sementara karakter kewirausahaan lokal memiliki peran moderatif dalam memperkuat pengaruh tersebut. Variasi antarwilayah memperlihatkan bahwa kawasan Barat lebih unggul dalam profesionalisme dan pelatihan SDM, sedangkan kawasan Timur menonjol pada aspek kolaboratif dan kearifan lokal dalam kewirausahaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas SDM berbasis nilai-nilai lokal serta penerapan kebijakan pembangunan ekonomi yang adaptif terhadap konteks regional. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan teori Resource-Based View (RBV) dengan menambahkan dimensi kewirausahaan lokal sebagai sumber daya kontekstual yang unik. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam merancang kebijakan pengembangan UMKM yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis potensi wilayah.
Hubungan Antara Keaktifan Kunjungan Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Posyandu Anggrek Desa Kalentambo Kabupaten Subang Diah Ratna Purnamasari; Zubaida Rohmawati; Ibrahim Rahmat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam pembangunan kesehatan, terutama dimasa pertumbuhan emas anak. Posyandu berperan strategis dalam pemantauan dan pencegahan masalah gizi, namun keaktifan kunjungan ibu masih menjadi tantangan yang dapat berdampak pada keterlambatan deteksi gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan kunjungan ibu ke Posyandu dengan status gizi balita di Posyandu Anggrek Desa Kalentambo, Kabupaten Subang. Desain penelitian ini adalah potong lintang retrospektif dengan total sampel 49 ibu balita. Data sekunder dikumpulkan dari catatan kehadiran ibu dan status gizi balita berdasarkan indikator berat badan per umur (BB/U). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Dari 49 responden, sebanyak 25 ibu (51,0%) tergolong aktif mengunjungi Posyandu. Balita dari ibu yang aktif lebih banyak memiliki status gizi baik dan lebih, sedangkan sebagian besar balita dengan gizi kurang dan buruk berasal dari ibu yang tidak aktif. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai ρ = 0,012 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara keaktifan kunjungan ibu ke Posyandu dengan status gizi balita. Keaktifan ibu dalam menghadiri Posyandu berperan penting dalam perbaikan status gizi anak. Peningkatan partisipasi ibu perlu didorong melalui pendekatan edukatif dan komunitas. jadikan 250 kata