cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,419 Documents
Analisis Pembelajaran Tema “Diri Sendiri” Pada TK. Halijah Rappang Kabupaten Sidrap Fatmah Fatmah; Nurmiati Nurmiati; Mayani Mayani; Wahyuni Wahyuni; Hardiana Hardiana; Ika Mustika Harun; Kurniati Idrus; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman diri pada anak usia dini sangat penting ditanamkan sejak dini, di mana pembelajaran dengan tema "diri sendiri" merupakan fondasi penting dalam kurikulum taman kanak- kanak (tk) halijah rappang kabupaten sidrap dan menjadi titik awal anak mengenali identitas, potensi, dan relasi sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif efektivitas implementasi pembelajaran tema "diri sendiri" terhadap pengembangan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal anak usia 4-6 tahun ;1) untuk mengetahui gambaran pembelajaran tema “diri sendiri”, 2) untuk mengetahui sistem evaluasi dari pembelajaran tema “diri sendiri”, dan 3) untuk mengetahui kendala yang ditemukan dalam pembelajaran tema “diri sendiri”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, catatan anekdot, portofolio karya dengan guru, kepala dan observasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pembelajaran tema “diri sendiri” pada taman kanak-kanak (tk) halijah rappang kabupaten sidrap berjalan dengan baik dimana guru menjelaskan tentang nama, jenis kelamin, anggota tubuh, kesukaan, dan lainnya. Sistem evaluasi yang digunakan guru dari pembelajaran tema “diri sendiri” pada taman kanak-kanak (tk) halijah rappang kabupaten sidrap melalui observasi, catatan anekdot, portofolio karya. Tidak ada kendala yang dihadapi guru dalam menstimulasi pembelajaran tema “diri sendiri” pada taman kanak- kanak (tk) halijah rappang kabupaten sidrap, dimana anak-anak ketika diberikan arahan sudah nyaman dengan kegiatan tersebut dan bersemangat melakukan kegiatan yang diberikan.
PENANGGULANGAN PENYAKIT MASYARAKAT (MINUMAN KERAS) BERBASIS KEARIFAN LOKAL Reffi Rahmadani; Noor Fadlli Marh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8134

Abstract

The problem of alcohol consumption is one form of social illness that negatively affects social order and religious values in society. In Minangkabau society, niniak mamak play an important role as traditional leaders in guiding and supervising their clan members. This study aims to examine the role of niniak mamak in overcoming alcohol consumption in Jambak Jalur 1, Jambak Selatan, Luhak Nan Duo District, West Pasaman Regency, as well as the obstacles faced in carrying out this role. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The informants consisted of niniak mamak as key informants and community members as supporting informants. The results show that the role of niniak mamak is carried out through giving advice, direct warnings, moral guidance, and the application of customary sanctions in stages. However, in practice, several obstacles are still encountered, such as the declining authority of customary leaders, negative peer influence, and limited support from some community members. This study concludes that the role of niniak mamak remains relevant and necessary, but it needs to be strengthened through cooperation with religious leaders and the village government.
Eksplorasi Sensori Dan Kemandirian: Pengalaman Guru Dan Anak Dalam Pembelajaran Di Sentra Bahan Alam Dengan Tema “Sekolahku” Fitrah Saputri Syahrul; Musdalifah Musdalifah; Nurbaya Nurbaya; Rahmawati Rahmawati; Nurul Hikmah; Riri Jufita; Jovita Jovita; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pengalaman guru dan anak dalam proses pembelajaran di sentra bahan alam dengan tema "Sekolahku", serta bagaimana interaksi tersebut berkontribusi terhadap kemandirian dan kreativitas anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Subjek penelitian melibatkan guru kelas dan peserta didik kelompok B di satu sekolah PAUD. Data dikumpulkan melalui catatan lapangan, dokumentasi aktivitas, dan analisis reflektif terhadap interaksi guru-anak selama kegiatan di sentra bahan alam. Temuan menunjukkan bahwa (1) Pengalaman Anak: Anak-anak menunjukkan peningkatan rasa ingin tahu dan kemampuan pemecahan masalah saat membangun replika sekolah menggunakan media pasir, air, dan ranting. Interaksi sensori dengan bahan alam membantu anak memvisualisasikan konsep abstrak lingkungan sekolah menjadi bentuk konkret. (2) Pengalaman Guru: Guru berperan sebagai fasilitator yang menyediakan "inviatasi" atau ajakan main yang memancing kreativitas. Tantangan utama guru adalah menjaga keseimbangan antara memberikan kebebasan eksplorasi dan melakukan manajemen kelas saat kondisi fisik lingkungan menjadi kotor/berantakan. (3) Melalui tema "Sekolahku", anak merasa lebih memiliki dan mengenali lingkungan belajarnya secara emosional. Pembelajaran di sentra bahan alam dengan tema "Sekolahku" efektif dalam membangun kemandirian anak. Sinergi antara kebebasan anak bereksplorasi dan bimbingan guru yang tidak otoriter menciptakan ekosistem belajar yang bermakna dan menyenangkan.
Analisis Komprehensif Perilaku Generasi Z dalam Pemanfaatan Layanan Pusat Kesehatan Masyarakat: Tantangan Digitalisasi, Stigma Psikososial, dan Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia Riky Perdana; Devi Alviani; Sri Rahmayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8137

Abstract

The transformation of primary healthcare systems through Community Health Centers (Puskesmas) faces significant challenges in responding to the unique characteristics of Generation Z, who are digitally literate yet psychosocially vulnerable. This study aims to analyze the healthcare-seeking behavior of Generation Z at Puskesmas in Pekanbaru City and the influencing factors using the Health Belief Model (HBM) approach. A quantitative method with a cross-sectional design was employed, involving 200 Generation Z respondents. Data were analyzed using univariate and bivariate techniques with the Chi-Square (X2) test. The results indicate that while 51% of respondents are concerned about mental health issues, the utilization rate of physical services at Puskesmas remains low (36%). Bivariate analysis revealed a significant correlation between perceived barriers—such as bureaucracy and stigma—and service utilization (p=0.001), whereas digital literacy did not show a significant correlation (p=0.062). The study concludes by emphasizing the importance of modernizing services through humanistic digitalization and the reduction of social stigma to enhance Puskesmas accessibility for the younger generation in the era of epidemiological transition.
Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Berbahan Lokal Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Anak Usia 6 - 59 Bulan Wagiran Wagiran; Rudiansyah Rudiansyah; Aditiya Sardi; Rika Yuanita Pratama; Akhmad Akhmad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8138

Abstract

Pendahuluan : Kekurangan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan dapat mengakibatkan terjadinya growth faltering (gagal tumbuh) sehingga berisiko menjadi anak yang lebih pendek dari yang normal. Data dari Survei Kesehatan Indonenesia. Prevalensi balita gizi kurang (indeks BB/PB) Pada Anak Umur 0-59 Bulan di provinsi Kalimantan barat tahun 2023 sebesar 6,5% dan prevalensi balita gizi kurang di Kabupaten Sintang sebesar 4,9%. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah One Group Pretest – Posttest Design. Sampel berjumlah 15 anak usia 12 - 59 Bulan dengan status gizi kurang. Intervensi berupa pemberian makanan tambahan berbahan lokal selama 28 hari dan penimbangan berat badan dilakukan pada saat awal dan minggu terakhir. Analisis yang digunakan Uji Wilcoxon.. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian PMT berbahan lokal dengan berat badan balita setelah diberikan intervensi penelitian (p-value = 0,480). Berbagai faktor penyebab diantaranya konsumsi makanan kurang sehat seperti snak dan minuman saset sakit infeksi sepetti batuk, pilek. Kesimpulan : Tidak ada pengaruh pemberian PMT berbahan lokal dengan berat badan balita. Saran : Diharapkan meningkatkan asupan makanan yang seimbang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan usia, memanfaatkan bahan makanan lokal yang bergizi serta lebih telaten dan sabar saat anak menolak makan, mengurangi makanan yang kurang sehat seperti snak dan minuman saset.
Pengenalan Konsep Lingkungan Sekolah Untuk Meningkatkan Pemahaman Anak Usia Dini Jasmiati Jasmiati; Ayu Ayu; Eny Pharamita; Sukmawati Sukmawati; Canni Canni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengenalan konsep Lingkungan sekolah terhadap pemahaman anak usia dini (4-6 tahun). Lingkungan merupakan aspek fundamental dalam perkembangan kognitif dan sosial anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 30 anak Di RA Inang Matutu Kabupaten Soppeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan sekolah secara sistematis dapat meningkatkan pemahaman anak tentang ruang, fungsi tempat, tanggung jawab terhadap lingkungan, dan keterampilan sosial sebesar 78%. Anak-anak yang mendapat pembelajaran kontekstual tentang lingkungan menunjukkan kemampuan lebih baik dalam mengenali, menyebutkan, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Pembelajaran berbasis lingkungan juga meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab anak terhadap ruang di sekitar mereka. Disarankan agar pendidik PAUD mengintegrasikan pembelajaran lingkungan dalam kurikulum harian dengan metode bermain, observasi langsung, dan praktik nyata.
Pembelajaran Pertumbuhan Tanaman Sayuran Dan Buah di Lingkungan Sekolah Jumriani Jumriani; Nurinaya Suleman; Rohana Ibrahim; Nurdiana Nurdiana; Cenniawati Cenniawati; Rani Rani; Indar Indar; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi sayur dan buah yang rendah menjadi isu kesehatan global, berdampak pada status gizi anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola konsumsi sayur dan buah dengan status gizi anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif korelasional dengan pendekatan (differentiation), menurut para ahli Gardner, yang melibatkan 16 anak di Kota Pinrang. Data pola konsumsi diperoleh melalui food recall 2x24 jam, sedangkan status gizi dinilai dengan indikator antropometri. Hasil analisis regresi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi sayur dan buah dengan status gizi anak. Anak dengan pola konsumsi tinggi cenderung memiliki status gizi normal. Disarankan adanya program edukasi gizi terpadu untuk meningkatkan kesadaran dan konsumsi sayur buah pada anak usia dini.
Pembelajaran Transportasi Anak Usia Dini Rahmasari Rahmasari; Destri Indah Sari; Karmila Karmila; Rifka Annisa; Halija Halija; Rahmadana Rahmadana; Kalbi Jafar Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tematik pada anak usia dini merupakan pendekatan pembelajaran yang terintegrasi dan berpusat pada pengalaman konkret anak. Tema transportasi dipilih karena dekat dengan kehidupan sehari-hari anak serta berpotensi mengembangkan aspek bahasa, kognitif, motorik, sosial-emosional, dan nilai keselamatan secara holistik. Artikel ini membahas hakikat pembelajaran tematik transportasi, tujuan, manfaat, jenis-jenis transportasi yang dikenalkan, strategi pelaksanaan pembelajaran, serta dampaknya terhadap perkembangan anak usia dini. Temuan riset menunjukkan bahwa pemilihan tema transportasi sebagai medium pembelajaran tematik tidak hanya membantu anak mengenal jenis alat transportasi, tetapi juga meningkatkan keterampilan motorik, bahasa, dan pemahaman aturan keselamatan berlalu lintas melalui media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Strategi pembelajaran yang kreatif seperti penggunaan media APE berbasis saintifik telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik anak. Hasil kajian ini memberikan dasar teoritis dan praktis bagi pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran tematik yang bermakna, kontekstual, dan sesuai karakteristik perkembangan anak usia dini.
Mengenalkan Alam Semesta Sebagai Bukti Kebesaran Allah Pada Anak Usia Dini Rezki Rezki; Sitti Hadijah; Lenni Kusmiran; Suarna Suarna; Hasma Hasma; Fitri Fitri; Nur Hasma Sage; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alam semesta merupakan ciptaan Allah SWT yang penuh dengan keindahan dan keteraturan. Pengenalan alam semesta kepada anak usia dini menjadi sarana penting dalam menanamkan nilai keimanan, rasa syukur, serta kecintaan terhadap ciptaan Allah . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran tema alam semesta di TKIT Madinah School dengan judul “Mengenalkan Alam Semesta Pada Anak Usia Dini Sebagai Bukti Kebesaran Allah”. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskripsi dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara sederhana.subjek penelitian anak-anak kelas B di TKIT Madinah School Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tema alam semesta melalui kegiatan, bermain, bercerita, bernyanyi, dan pengalaman sederhana mampu meningkatkan rasa ingin tahu anak, menanamkan nilai keimanan, kemampuan berbahasa, serta mengembangkan aspek kognitif, sosial emosional anak melalui pengenalan ciptaan Allah seperti matahari, bulan, bintang dan benda-benda langit lainnya. Dengan pendekatan bermain sambil belajar, anak mampu memahami konsep sederhana alam semesta sebagai tanda kebesaran Allah SWT.
Pola Asuh yang Diterapkan dalam Keluargaku dan Dampaknya pada Kemandirian Anak Suriani Suriani; Eka Eka; Sapira Sapira; Juwita Juwita; Asmita Asmita; Rosita Rosita; Siti Nur Hasanah; Ririn Anggraeni; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The family plays a crucial role as the primary environment shaping a child's character development and independence, making parenting a key factor in this process. This study aims to describe the parenting styles applied in the researcher's family and analyze how these styles influence the development of children's independence. The study employed an autoethnographic method with a descriptive qualitative approach, in which the researcher reflected on five years of parenting experiences through participant observation, daily journals, and informal interviews. The results indicate that the parenting style applied is democratic, characterized by open communication, flexible rule implementation, gradual assignment of responsibilities, and consistent emotional support. This parenting style has a positive impact on the development of children's independence, as evidenced by the children's ability to complete tasks independently, make decisions, regulate emotions, and demonstrate initiative in daily activities. This study concludes that democratic parenting can be an effective approach to building children's independence, although adjustments need to be made based on the character and needs of each child.