cover
Contact Name
Moch. Rizal Fuadiy
Contact Email
mrizal.fuadiy@gmail.com
Phone
+6285708702025
Journal Mail Official
nabawi@stitsyambtg.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien No.108 Gang Kerikil 8 Bontang Kuala, Bontang, Kalimantan Timur, Indonesia Kode Pos 75325
Location
Kota bontang,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 30324378     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam (NJPPI) is a scholarly, peer-reviewed publication committed to advancing research in the realm of Islamic religious education and teaching. Employing a meticulous double-blind review process, NJPPI seeks to provide a comprehensive platform for researchers to disseminate their ideas and findings, contributing to the scholarly discourse within the field of Islamic education. Publication Frequency: Published biannually, in August and February, NJPPI aims to maintain a regular and timely dissemination of valuable research outcomes, creating a dynamic intellectual space for scholars, educators, and researchers. Scope of the Journal: NJPPI encompasses a broad focus and scope, inviting empirical exploration in the following domains: Islamic Education Theory. Exploration of theoretical frameworks underpinning Islamic education, fostering a deeper understanding of its foundational principles. Development of Islamic Education Curriculum. Investigations into the design, development, and evaluation of Islamic education curricula, ensuring relevance and effectiveness. Teaching Methods in Islamic Education. Analysis and discussions on innovative and effective teaching methods applied in the context of Islamic education. Learning Methods in Islamic Education. Examination of various learning methods and strategies employed in Islamic education, promoting effective knowledge acquisition. Assessment of Learning in Islamic Education. Evaluation and critique of assessment practices within Islamic education, ensuring meaningful and accurate measurement of student learning. Islamic Educational Psychology. Exploration of psychological aspects influencing teaching and learning processes in Islamic education. Technology in Islamic Education. Investigation of the integration and impact of technology in enhancing Islamic education methodologies. Management of Islamic Education. Studies on organizational and administrative aspects of managing Islamic educational institutions. Islamic Inclusive-Education. Exploration of inclusive education practices within the context of Islamic teachings, promoting diversity and equity. Islamic Education in the Modern Era. Examination of the challenges and opportunities in adapting Islamic education to contemporary contexts. Research in the Science of Islamic Education. Original research contributions advancing the scientific understanding of Islamic education. Commitment to Continuous Discourse. NJPPI is dedicated to fostering continuous discourse on pertinent issues within its defined focus and scope. The journal serves as a collaborative space for scholars to engage in meaningful discussions, share research outcomes, and contribute to the advancement of knowledge in Islamic education. Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam (NJPPI) stands as a beacon for scholarly excellence, facilitating the exchange of ideas and insights that shape the future of Islamic education research.
Articles 128 Documents
Implementasi Program “Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku” (GESIT) sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Membuang Sampah pada Siswa di Salah Satu Sekolah di Kota Bontang Farhan Miftahul Hakam; Murni Murni
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku (GESIT) dalam meningkatkan kesadaran membuang sampah pada siswa di salah satu sekolah dasar di Kota Bontang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku (GESIT) telah dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembiasaan, seperti program zero sampah, kampanye kebersihan, penggunaan kantong sampah pribadi atau tong sampah mini, penguatan karakter peduli lingkungan, serta integrasi program dengan kegiatan Adiwiyata sekolah. Peran guru dalam program ini dilakukan melalui pemberian teladan, pembiasaan, pengawasan, arahan, dan motivasi kepada siswa agar bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Program Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku (GESIT) memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran siswa dalam membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap sampah. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, serta adanya program Adiwiyata. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan tingkat kesadaran siswa, perubahan pola pikir (mindset) yang memerlukan waktu, dan masih ditemukannya perilaku membuang sampah sembarangan pada sebagian siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Program GESIT tidak hanya berperan dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga membantu membentuk karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Peran Pembimbing Muhadharah dalam Membentuk Kepercayaan Diri Santri Putri di Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang Tahun Ajaran 2025/2026 Annisa Alfiyah
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembimbing Muhadharah dalam membentuk kepercayaan diri santri putri di Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang Tahun Ajaran 2025/2026. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting yang mendukung kemampuan santri dalam menyampaikan pendapat, berkomunikasi secara efektif, serta tampil di depan umum. Kegiatan Muhadharah menjadi salah satu program pembinaan yang diselenggarakan secara rutin di lingkungan pondok pesantren sebagai sarana untuk melatih kemampuan berbicara, keberanian, dan kesiapan mental santri. Dalam pelaksanaannya, pembimbing memiliki peran penting dalam memberikan arahan, motivasi, pendampingan, serta evaluasi agar santri mampu mengembangkan potensi yang dimiliki dan meningkatkan rasa percaya diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pembina kepengasuhan putri, pembimbing Muhadharah, dan santri putri Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbing Muhadharah berperan sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan evaluator dalam membentuk kepercayaan diri santri putri. Bentuk pembinaan yang dilakukan meliputi pemberian motivasi, latihan berbicara secara bertahap, pemberian kesempatan tampil, pendampingan selama proses latihan, serta evaluasi secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan keberanian, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri santri dalam berbicara di depan umum. Dengan demikian, kegiatan Muhadharah yang didukung oleh pembimbing yang aktif mampu memberikan kontribusi dalam membentuk kepercayaan diri santri putri sehingga mereka lebih siap menghadapi berbagai situasi yang menuntut kemampuan berbicara di lingkungan pesantren maupun di masyarakat.
Strategi Guru Menanamkan Nilai Akhlak Melalui Permainan Edukatif di TPA Darul Falah Wilayah Selambai Kota Bontang Nurul Anisa Putri Lestari
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai akhlak pada santri sebagai upaya membentuk karakter yang sesuai dengan ajaran Islam. Namun, berdasarkan pengamatan awal di TPA Darul Falah masih ditemukan beberapa santri yang menunjukkan perilaku kurang sopan santun, kurang disiplin, dan belum terbiasa menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang efektif dan menarik untuk membantu santri memahami serta menerapkan nilai-nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam menanamkan nilai akhlak pada santri melalui permainan edukatif serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya di TPA Darul Falah Wilayah Selambai Kota Bontang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber penelitian terdiri atas satu Ketua TPA, dua guru TPA, dan dua santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menanamkan nilai akhlak dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, pengawasan, dan permainan edukatif. Permainan yang digunakan meliputi cerita keteladanan Nabi, kotak kejujuran, tebak-tebakan akhlak, dan bintang kelompok. Nilai akhlak yang ditanamkan meliputi kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sopan santun. Faktor pendukung meliputi antusiasme santri, dukungan pengurus TPA, kerja sama guru, serta sarana dan prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan usia dan tingkat pemahaman santri, karakter santri yang beragam, jumlah santri yang cukup banyak, serta keterbatasan dana.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menginternalisasikan Nilai Kedisiplinan Beribadah Murid SD Bintang Bontang Hasria Hasria
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disiplin beribadah merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter murid agar kelak mampu konsisten dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menginternalisasikan nilai kedisiplinan beribadah pada murid, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang menyertainya. Penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi yang terstruktur. Keteladanan guru, budaya sekolah, dukungan fasilitas, serta keterlibatan wali kelas menjadi faktor pendukung. Namun, hambatan yang ditemukan antara lain keterlambatan murid akibat antrian wudhu, kurangnya kesadaran, bermain saat menunggu salat, serta pemahaman yang belum merata mengenai pentingnya ibadah. Dari sisi guru, keterbatasan pengawasan dan pengaruh lingkungan luar sekolah turut menjadi tantangan. Secara keseluruhan, strategi guru Pendidikan Agama Islam berbukti efektif dalam meningkatkan semangat dan kesadaran beribadah murid. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan program pembiasaan disiplin ibadah di sekolah untuk membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Kesimpulan menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menginternalisasikan nilai kedisiplinan beribadah memberikan dampak positif. Melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi terbukti mampu membentuk kebiasaan disiplin beribadah. Faktor pendukung adalah keteladanan guru, sikap konsisten, serta dukungan sekolah melalui fasilitas, aturan, dan keterlibatan wali kelas. Faktor hambatan berupa keterlambatan murid, kurangnya kesadaran atau pemahaman yang belum merata, keterbatasan pengawasan, dan pengaruh lingkungan luar sekolah.
Penerapan Metode Hafalan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Al-Qur'an Hadits pada Kelas VIII di MTs Darud Da'wah Wal-Irsyad Bontang Dian Ramadhani; Minarsih Minarsih; Mutmainnah Sukeriyadi
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan metode hafalan dalam meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur'an Hadits pada murid kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Darud Da'wah Wal-Irsyad (DDI) Bontang. Dua permasalahan yang dikaji, yaitu bagaimana penerapan metode hafalan dilaksanakan dan faktor apa saja yang mendukung serta menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru Al-Qur'an Hadits, dan murid kelas VIII. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sedangkan analisis data dilakukan melalui model interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode hafalan diterapkan melalui enam teknik yang berurutan, yaitu penjelasan makna (ta'lim al-ma'na), simaan klasikal, kitabah, sima'i berkelompok, muraja'ah mandiri, dan tasmi' atau setoran individual kepada guru. Keenam teknik tersebut melibatkan gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik secara bersamaan, sejalan dengan rata-rata nilai murid yang meningkat dari 77,8 menjadi 87,8. Faktor pendukung meliputi komitmen dan kreativitas guru, program resmi Tahfidzul Qur'an, pembiasaan rutin, sistem evaluasi berkala, motivasi murid yang tinggi, kolaborasi guru melalui musyawarah guru mata pelajaran, dan dukungan sebagian orang tua. Faktor penghambat meliputi kemampuan awal membaca Al-Qur'an murid yang beragam, keterbatasan alokasi waktu, rasa gugup murid saat setoran individual, kurangnya keterlibatan orang tua, beban mata pelajaran yang padat, serta keterbatasan sarana pendukung. Metode hafalan yang terstruktur dan berurutan terbukti meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur'an Hadits secara bermakna dan dapat dijadikan model bagi madrasah lain.
Upaya Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bontang Selatan dalam Memberikan Pendidikan Pranikah kepada Remaja Akibat Fenomena Marriage is Scary Nurhilmah Nurhilmah
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena konten viral “Marriage is Scary” di media sosial telah memengaruhi cara pandang remaja terhadap pernikahan dengan menimbulkan berbagai kekhawatiran terkait tanggung jawab, kondisi ekonomi, dan kehidupan rumah tangga. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pendidikan pranikah sebagai sarana memberikan pemahaman yang benar, komprehensif, dan berkelanjutan mengenal kehidupan berkeluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai bagaimana upaya Kantor Urusan Agama (KUA) Bontang Selatan dalam memberikan pendidikan pranikah kepada remaja sebagai respons terhadap fenomena “Marriage is Scary” serta mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Kantor Urusan Agama (KUA) Bontang Selatan dalam memberikan pendidikan pranikah dilakukan melalui program Bimbingan Perkawinan (BIMWIN). Program bimbingan tersebut bertujuan memberikan bekal pengetahuan, pemahaman, keterampilan komunikasi, kemampuan menyelesaikan konflik, serta kesiapan mental kepada calon pengantin mengenai kehidupan rumah tangga yang harmonis berdasarkan nilai-nilai keagamaan, tanggung jawab, dan saling menghormati. Kesimpulan menunjukkan bahwa upaya Kantor Urusan Agama (KUA) Bontang Selatan dalam memberikan pendidikan pranikah kepada remaja telah berjalan dengan baik melalui program Bimbingan Perkawinan (BIMWIN). Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu pelaksanaan akibat efisiensi anggaran, serta rendahnya motivasi dan kesadaran peserta dalam mengikuti bimbingan. Hambatan tersebut menyebabkan penyampaian materi menjadi kurang optimal dan tingkat partisipasi peserta belum maksimal.
Peran Tokoh Agama dalam Pembinaan Akhlak Ikatan Remaja Masjid (IRMA) untuk Mencegah Kenakalan Remaja di Masjid Agung Al-Hijrah Bontang Syerli Fahira
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku kenakalan remaja ringan di Masjid Agung Al-Hijrah Bontang yang menunjukkan belum optimalnya pembinaan akhlak. Kondisi tersebut memerlukan peran aktif tokoh agama dalam membimbing remaja agar memiliki karakter islami dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tokoh agama dalam pembinaan akhlak Ikatan Remaja Masjid untuk mencegah kenakalan remaja, kegiatan pembinaan yang dilaksanakan, serta faktor penghambat dan pendukungnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasu, wawancara mendalam dengan pembina Ikatan Remaja Masjid, ketua, anggota, dan sekertaris masjid, serta dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai pembina, teladan, pemberi nasihat, dan pengaruh dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan. Pembinaan akhlak dilaksanakan melalui kegiatan yasinan, tadarus Al-Qur’an, kepanitiaan Peringatan Hari Besar Islam, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya motivasi sebagian anggota, keterbatasan fasilitas, serta kurangnya keteladanan dalam keluarga, sedangkan faktor pendukungnya berupa dukungan pengurus masjid, keteladanan tokoh agama, dan lingkungan Ikatan Remaja Masjid yang positif. Implikasi penelitian meunjukkan bahwa pembinaan akhlak yang dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan tokoh agama dan pengurus masjid berkontribusi dalam mencegah kenakalan remaja serta membentuk karakter remaja yang lebih baik dan mampu memperkuat kepedulian sosial, tanggung jawab, serta komitmen remaja terhadap kegiatan keagamaan.
Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas V MI Al-Hijrah Bontang Tahun Pembelajaran 2025/2026 Nasra Suharto
NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma'arif Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak yang berperan besar dalam membentuk kepribadian, sikap, dan kebiasaan belajar. Sebagian besar waktu anak dihabiskan di lingkungan keluarga, sehingga kondisi keluarga, perhatian orang tua, dan suasana belajar di rumah sangat berpengaruh terhadap pencapaian hasil belajar, termasuk pada mata pelajaran Aqidah Akhlak yang tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga menuntut pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan keluarga siswa kelas V MI Al-Hijrah Bontang dan mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar Aqidah Akhlak tahun pembelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Populasi sekaligus sampel adalah seluruh siswa kelas V MI Al-Hijrah Bontang sebanyak 30 siswa (total sampling). Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen angket terdiri dari 10 item yang telah teruji valid (r > 0,361) dan reliabel (Alpha Cronbach = 0,8698). Analisis data menggunakan Korelasi Product Moment, Koefisien Determinasi, dan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan kondisi lingkungan keluarga siswa berada pada kategori sangat tinggi, yaitu 11 siswa (36,67%). Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar Aqidah Akhlak, dibuktikan dengan nilai r = 0,6882 (kategori kuat), koefisien determinasi KD = 47,36%, dan t hitung = 5,019 > t tabel = 2,048 pada α = 0,05 (df = 28), sehingga Ha diterima. Lingkungan keluarga berkontribusi 47,36% terhadap hasil belajar, sedangkan 52,64% dipengaruhi faktor lain. Semakin baik kondisi lingkungan keluarga, semakin tinggi pula hasil belajar siswa.

Page 13 of 13 | Total Record : 128