cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,078 Documents
Pengetahuan Dagusibu Untuk Siswa SD 056024 Balai Gajah Chandra, Devina; Fitri, Raissa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan yang baru dapat timbul dari kurangnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat. Minimnya pengetahuan tentang obat di masyarakat dimulai dengan pemberian pengetahuan sejak dini pada siswa sekolah dasar karena mereka yang nantinya akan menjadi remaja dan mengurangi penyalahgunaan obat di masyarakat seperti yang saat ini banyak sekali terjadi pada siswa sekolah menengah atas ataupun mahasiswa. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk pengenalan tentang obat sejak dini tentang obat kepada siswa Sekolah Dasar. Peningkatkan pengetahuan masyarakat akan obat, sehingga tim Dosen Universitas Sari Mutiara melakukan edukasi mengenai Dapatkan Gunakan Simpan dan Buang (DAGUSIBU). Metode kegiatan ini melibatkan anak-anak sekolah di SD Negeri 056024 Balai Gajah adalah ceramah, pembagian leaflet, dan tanya jawab. Ceramah yang disajikan dalam bentuk presentasi power point, pembagian leaflet dalam bentuk brosur dilanjutkan dengan sesi diskusi atau tanya jawab tentang DAGUSIBU. Hasil dari kegiatan ini adalah SD Negeri 056024 Balai Gajah mendapatkan edukasi terkait DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, dan buang).
Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, Dan Zat Aditif Lainnya Sipayung, Apriska Dewi; Rajagukguk, Tiara; Aritonang, Erlan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif merupakan jenis obat- obatan yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek kecanduan, penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang. Pemanfaatan dari zat-zat itu adalah sebagai obat penghilang nyeri serta memberikan ketenangan. Penyalahgunaannya bisa terkena sanksi hukum. Peredaran dan dampak narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Mudahnya mendapat bahan berbahaya tersebut membuat penggunanya semakin meningkat. Tak kenal jenis kelamin dan usia, semua orang berisiko mengalami kecanduan jika sudah mencoba zat berbahaya ini. Target yang dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat aditif lainnya, sehingga masyarakat sadar dan dan sadar dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaan obat- obatan tersebut, khususnya yang di Geraja Oikumene Pouk Maranatha Helvetia. Upaya fasilitasi pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif lainnya adalah dengan melibatkan peran anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, jemaat Oikumene Pouk Maranatha Helvetia, khususnya dalam fasilitasi penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif lainnya.
Pendidikan Kesehatan Tentang Praktek Pemberian Makan Yang Benar Pada Batita Simamora, Marthalena; Damanik, Rani Kawati; Sipayung, Normi; Zandroto, Jurham
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa batita merupakan usia penting untuk tumbuh kembang secara fisik. Untuk mencapai tumbuh kembang anak optimal maka dibutuhkan gizi yang baik pada masa tumbuh kembangnya. Pemenuhuan kebutuhan gizi pada anak sangat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu tentang praktek pemberian makan yang benar pada anak. Pemberian makanan yang benar merupakan bagian penting dari kehidupan batita dan sebagian besar interaksi orangtua dan anak terjadi pada saat pemberian makan. Ibu sangat mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan Batita. Khususnya pengetahuan ibu memiliki pengaruh kepada pola pikir dan tingkat kepedulian untuk memberikan asupan makan yang tepat untuk anaknya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu batita tentang pemberian makan yang benar pada batita. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk promosi kesehatan dengan metode ceramah. Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang memiliki anak batita usia 6-24 bulan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan peserta kegiatan meningkat setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Meningkatnya pengetahuan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pemberian makan yang benar pada anak sehingga diharapkan prevalensi peningkatan kejadian stunting dapat dicegah.
Sosialisasi Literasi Kewirausahaan Pada Mahasiswa Semester VII (Tujuh) Fakultas Ekonomi Dan Ilmu Sosial Universitas Sari Mutiara Indonesia Sirait, Ronnie Togar Mulia; Sunyianto, Sunyianto; Sihombing, Mega Ulva Sari
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 tidak hanya mengganggu kesehatan, namun juga berdampak pada tatanan ekonomi semua negara, dampak pandemi terhadap ekonomi menyebabkan pertumbuhan ekonomi melambat. Hal ini dipicu dengan adanya kebijakan pembatasan sosial dan karatina wilayah, sehingga aktivitas ekonomi menjadi terhambat. Penurunan pertumbuhan ekonomi tersebut diikuti dengan dampak ekonomi lainnya yaitu peningkatan pengangguran. Hal ini disebabkan saat pandemi mobilitas perusahaan banyak yang terganggu, sehingga banyak karyawan yang terpaksa dirumahkan. Tingginya pengangguran di Indonesia dipengaruhi oleh kecilnya jumlah minat berwirausaha. pengetahuan kewirausahaan bukan menjadi satu-satunya faktor penentu efektifnya pengelolaan kewirausahaan, pengetahuan penting untuk mempersiapkan calon wirasuahawan, namun demikian pengetahuan tidak serta merta akan melahirkan seorang wirasuahawan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain yang dapat menunjang efektifitas pengelolaan kewirausahaan, yaitu kemampuan literasi informasi terkait wirausaha. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut yaitu (1) Peserta semakin memahami arti penting literasi kewirausahaan, (2) Peserta memahami tentang manfaat menjadi seorang wirausaha dan (3) Peserta dengan mengikuti sosialisasi literasi kewirausahaan, mendapatkan bekal untuk menghadapi setiap permasalahan ekonomi baik mikro maupun makro, dengan mengambil keputusan yang tepat terhadap permasalahan yang ada.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIDUP SEHAT ORANG DENGAN HIV AIDS (ODHA) PADA MASA PANDEMI COVID 19 Barus, Darwita Juniwati; Simamora, Marthalena; Simanjuntak, Galvani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV merupakan suatu virus yang dapat melemahkan imunitas tubuh manusia. Setiap golongan usia memiliki resiko yang sama untuk tertular virus HIV. Penyakit HIV AIDS masih menjadi permasalahan yang besar di masyarakat Indonesia. Karena kasus HIV AIDS terus mengalami peningkatan kasus setiap tahunnya. Virus HIV yang ada pada tubuh manusia yang hidup yang dalam istilah asingnya adalah ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) memiliki ancaman yang besar terhadap status kesehatannya. Gejala fisik, psikis dan psikososial yang terjadi pada ODHA mengharuskan ODHA tersebut harus menjaga status kesehatannya terutama pada masa pandemi covid saat ini. Dengan melakukan pengabdian masyarakat ini maka pengetahuan ODHA dapat ditingkatkan dan dapat melaksanakan peningkatan perilaku hidup sehat dan cermat dalam menjaga status kesehatan agar tetap sehat dan produktif dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. Metoda pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan dengan sasaran para ODHA dan pendamping sejumlah 12 orang. Hasil kegiatan ada perubahan signifikan dalam pengetahuan peserta tentang perawatan kesehatan dimasa pandemik C o v i d 1 9 . K egiatan pengabdian masyarakat ini cukup efektif dalam meingkatkan pengetahuan peserta tentang perawatan kesehatan di masa pandemik covid 19 bagi Orang Hidup Dengan HIV
Generasi Muda Bebas HIV AIDS Pada Remaja SMP Madya Utama Di Kecamatan Medan Perjuangan Barus, Darwita Juniwati; Simamora, Marthalena; Simanjuntak, Galvani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus HIV AIDS diyakini seperti fenomena gunung es karena laporan resmi jumlah kasus tidak mencerminkan masalah yang sebenarnya. Angka kasus juga terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, bahkan saat ini secara kumulatif jumlah mencapai 20.000 kasus di Suamtera Utara. Penderita HIV AIDS di kota Medan berada pada angka 5.573 kasus, dari jumlah tersebut didapatkan 55 orang (2,2%) diantaranya merupakan Pelajar/ Mahasiswa. Untuk itu diperlukan penanganan serius, terutama dalam upaya pencegahannya. Hal ini perlu didukung semua pihak yang terkait, pertama yang perlu dilakukan adalah pencegahan. Hal tersebut bisa dilakukan dalam bentuk sosialisasi pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dari HIV AIDS. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahun remaja tentang pecegahan dan penularan HIV/AIDS. Dengan menggunakan metode yang memberikan informasi kepada remaja melalui penyuluhan dan memberikan kesempatan kepada remaja untuk memberikan umpan balik. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat berupa Penyuluhan HIV-AIDS pada usia remaja di SMP Madya Utama yang berada ditengah kota Medan Perjuangan, berlangsung pada tanggal 3 Juli 2020 di kelas 8 dan 9. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 17 orang pelajar SMP Madya Utama. Walaupun dalam komunitas yang kecil namun diharapkan dapat dishare oleh peserta ke sekililingnya
Pemanfaatan Evacuation Route Banjir di Kawasan Hulu Das Wampu, Desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Hutajulu, Johansen; Wiratma, Dicky Yuswardi; Marpaung, Jon Kenedy
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Wampu merupakan salah satu sumber daya perairan yang dimiliki Kabupaten Langkat di Propinsi Sumatera Utara dengan panjang sungai 105 km, lebar 100 m, dan volume normal 80 km3. Jalur evakuasi adalah jalur penyelamatan yang didesain khusus dengan menghubungkan semua area ke area yang aman sebagai Titik Kumpul penduduk atau masyarakat yang sedang berada di wilayah tersebut. Jalur evakuasi berfungsi untuk mobilisasi penduduk dari ancaman bahaya ke tempat yang lebih aman ketika terjadi bencana. Banjir merupakan suatu keadaan dimana daerah yang biasanya kering (bukan daerah rawa) dapat menjadi penuh dan tergenang oleh air. Banjir juga dapat disebabkan oleh meluapnya air dari permukaan dan volumenya melebihi kapasitas sistem aliran sungai. Tujuan kegiatan penyuluhan ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman konsep jalur evakuasi yang baik apabila terjadi bencana khususnya banjir di Kawasan Hulu DAS Wampu, Desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat. Pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah, praktek dan diakhiri dengan penanaman pohon serta foto bersama. Hasil kegiatan ini menunjukkan peserta memberikan respon positif terhadap penyuluhan ini dilihat dari peran aktif peserta. Berdasarkan hasil kegiatan ini, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memiliki pengaruh positif terhadap pengetahuan dan pengalaman masyarakat serta telah terlaksana sesuai dengan rencana dan tujuan.
Penyuluhan Pencegahan Penyakit Menular HIV-Aids Pada Anak Remaja Di Kelurahan Dwikora Medan Wiratma, Dicky Yuswardi; Purba, Denrison
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan masa dimana terjadinya peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Hal ini dapat dimulai saat terjadinya kematangan seksual pada usia 11 atau 12 tahun sampai dengan usia 20 tahun, yaitu menjelang masa dewasa muda. Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu virus yang dapat menyerang sel darah putih. Sementara Acquired immune Defiency Syndrome (AIDS) merupakan kelanjutan dari virus HIV yang ditandai dengan munculnya berbagai penyakit Tanpa melihat resiko sebaiknya remaja sudah harus mendapatkan pembelajaran untuk melindungi diri sendiri terhadap infeksi HIV/AIDS dengan mencegah atau mengubah perilaku yang berhubungan dengan resiko HIV. Masyarakat khususnya di Kelurahan Dwikora Medan merupakan salah satu lingkungan yang banyak usia remaja yang belum pernah mendapatkan informasi atau penyuluhan mengenai HIV-AIDS. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman konsep penyakit menular HIV-AIDS pada kelompok remaja di Kelurahan Dwikora Medan. Pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah, praktek dan diakhiri dengan pemberian bingkisan serta foto bersama. Hasil kegiatan ini menunjukkan peserta memberikan respon positif terhadap penyuluhan ini dilihat dari peran aktif peserta. Berdasarkan hasil kegiatan ini, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memiliki pengaruh positif terhadap pengetahuan dan pengalaman masyarakat khususnya remaja yang ada di Kelurahan Dwikora Medan serta telah terlaksana sesuai dengan rencana dan tujuan.
Sosialisasi Tentang Penyakit Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Putri Hijau Medan Alyakin Dachi, Rahmat; Hakim, Lukman; Wandra, Toni
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO Global Tuberculosis Report 2018, Indonesia menempati posisi kedua dengan beban TB tertinggi di dunia setelah India (26%), Indonesia (11%). Data dari WHO South-East Asia Region memperkirakan di Asia Tenggara ada sekitar 4,8 juta kasus prevalen dan sekitar 3,4 juta kasus insiden serta 450.000 kematian pada tahun 2012 akibat TB. Untuk Indonesia jumlah kasus insiden TB sebanyak 399/100.000 populasi dengan jumlah penduduk sebanyak 254.000.000 dan angka kematian akibat TB sebanyak 41/100.000 populasi dengan jumlah penduduk sebanyak 254.000.000. Berdasarkan hasil pra survey ternyata belum pernah di adakan sosialisasi tentang penyakit tuberkulosis paru di RSPH, padahal saat ini banyak sekali cara yang dapat digunakan untuk mencari informasi mengenai tuberkulosis paru melalui media social misalnya facebook, youtube, Instagram, whatsapp, twitter, line. Maka dari itu kami tim pelaksana pengabdian masyarakat datang menjelaskan kepada pengunjung RSPH terkait penyakit tuberkulosis paru itu. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2022, Tempat kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah di Ruang Aula Rumah Sakit Putri Hijau Medan. Bagian I. Sosialisasi tentang Penyakit Tuberkulosis Paru di RSPH Medan. Bagian II. CBIA (Cara Belajar Insan Aktif). Luaran Yang diharapkan melalui Pengabdian Masyarakat yang didanai oleh Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan ini adalah Jurnal lokal yang mempunyai ISSN. Dengan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi tentang Penyakit Tuberkulosis Paru di RSPH Medan dengan Metode CBIA ini, maka seluruh masyarakat mengetahui tentang penjelasan pengertian dari penyakit TB Paru, penyebabnya, cara penyebaran penyakit TB Paru secara umum.
Edukasi Kepada Ibu Hamil Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Desa Marbun Tonga Marbun Dolok Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2022 Brahmana, Nettietalia; Handini, Myrnawati Crie; Silitonga, Evawani Martalena
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah yang sangat menghambat perkembangan manusia secara global. Stunting merupakan masalah gizi yang harus diperhatikan demi generasi bangsa yang maju. Menurut Word Health Organization (WHO), prevalensi balita pendek dan sangat pendek menjadi masalah kesehatan masyarakat jika prevalensinya 20% atau lebih (Kementrian Kesehatan RI 2017). Stunting merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Stunting pada balita merupakan faktor risiko meningkatnya angka kematian, menurunkan kemampuan kognitif dan perkembangan motorik rendah serta fungsi-fungsi tubuh yang tidak seimbang. Stunting di kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2019 sebesar 41.4%. Prevalensi stunting di desa Marbun Tonga Marbun Dolok sebesar 38,6. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan ibu sehingga diperlukan edukasi yang efektif untuk mencegah terjadinya stunting. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Pengetahuan Ibu merupakan faktor yang paling dominan dalam hubungannya dengan kejadian stunting pada Balita. Pengetahuan penting peranannya dalam menentukan asupan makanan. Tingkat pengetahuan gizi seseorang berpengaruh terhadap perilaku dan pola asuh dalam memilih makanan yang akan berdampak pada asupan gizinya. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Baktiraja dengan memberikan edukasi kepada ibu hamil dan juga membagikan leafleat yang telah dirancang sebelumnya sebagai alat promosi kesehatan. Leafleat yang dibagikan berjudul “Cegah Stunting Dengan Menu sehat pada Ibu hamil. Kegiatan edukasi berjalan dengan baik dan mendapatkan respon serta antusias yang baik dari responden. Hal ini ditunjukkan dengan antusias responden untuk bertanya pada saat kegiatan berlangsung. Edukasi yang diberikan juga tersampaikan dengan baik yang ditunjukkan dari peningkatan pengetahuan responden terkait stunting dengan melihat perbandingan hasil pre-test dan post-test. Untuk itu, kegiatan edukasi dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil terutama kelompok rentan gizi yaitu ibu hamil.

Page 29 of 108 | Total Record : 1078