cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,017 Documents
Pendidikan Kesehatan Hipertensi Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Lalang Kecamatan Medan Beras Batu Bara Sinurat, Lasma Rina Efrina; Siska Evi Martina; Rumondang Gultom
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan kondisi medis kronis yang ditandai oleh peningkatan tekanan darah secara terus-menerus di atas ambang normal. Hipertensi sering disebut sebagai "silent killer" karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas namun dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Faktor risiko hipertensi meliputi gaya hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi garam, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, konsumsi alkohol, dan merokok, serta faktor genetik dan usia. Diagnosis hipertensi dilakukan dengan pengukuran tekanan darah menggunakan alat sphygmomanometer, dengan kategori tekanan darah ≥140/90 mmHg sebagai indikator hipertensi. Penatalaksanaan hipertensi melibatkan perubahan gaya hidup sehat, seperti pola makan seimbang, peningkatan aktivitas fisik, manajemen stres, dan jika diperlukan, pengobatan dengan antihipertensi. Pencegahan hipertensi sangat penting untuk mengurangi beban penyakit ini secara global, terutama melalui pendekatan promotif dan preventif yang melibatkan edukasi masyarakat dan kebijakan kesehatan publik.
Pembedayaan Keluarga Dalam Kepatuhan Makan Obat Pada Lansia Hiperetensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit 2022 Martina, Siska Evi; Rumondang Gultom; Janno Sinaga; Leny Renova Lumbantobing
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan makan obat pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Buhit. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Sebanyak 50 lansia hipertensi yang terdaftar di Puskesmas Buhit berpartisipasi dalam penelitian ini. Intervensi dilakukan melalui program edukasi dan pelatihan kepada anggota keluarga tentang pentingnya kepatuhan dalam pengobatan hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat kepatuhan makan obat sebelum dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan makan obat meningkat dari 60% sebelum intervensi menjadi 84% setelah intervensi. Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,01). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan makan obat pada lansia hipertensi.
Kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok Senam Lansia Dalam Upaya Meningkatkan Interaksi Sosial Pada Lansia Di Taman Bodhi Asri Medan Martina, Siska Evi; Rumondang Gultom; Janno Sinaga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia lanjut atau lanjut usia bukanlah merupakan suatu penyakit, meskipun hal tersebut dapat menimbulkan masalah sosial. Di beberapa negara, terutama di negara-negara maju umur harapan hidup telah bertambah panjang sehingga warga-warga yang berusia lebih dari 65 tahun juga bertambah. Adanya peningkatan jumlah penduduk usia lanjut tersebut menyebabkan perlunya perhatian pada para lansia agar lansia tidak hanya berumur panjang tetapi juga dapat menikmati masa tuanya dengan bahagia serta meningkatkan kualitas hidup mereka. Tandatanda masa tua disertai dengan adanya kemunduran-kemunduran kemampuan kerja pancaindera, gangguan fungsi alat-alat tubuh, perubahan psikologi serta adanya berbagai penyakit.Dengan banyaknya perubahan yang terjadi pada lansia banyak pula masalah kesehatan yang dihadapi. Untuk mempertahankan kesehatan lansia-lansia tersebut perlu adanya upaya-upaya baik besifat perawatan, pengobatan, pola hidup sehat dan juga upaya lain seperti senam.
Pemberian Edukasi Bantuan Hidup Dasar Terhadap Pengetahuan Masyarakat Galvani Volta Simanjutak; Siska Evi Martina; Sinurat, Lasma Rina Efrina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh seseorang apabila menemukan korban yang membutuhkannya seperti pasien dengan henti jantung atau cardiac arrest. Secara global kejadian henti jantung diluar rumah sakit atau Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) rata-rata di antara orang dewasa sebesar 55 OHCA per 100.000 orang/tahun. Henti jantung akan berakhir dengan kematian jika pertolongan tidak cepat diberikan, karena tenaga medis tidak selalu ada di tempat kejadian, orang atau masyarakat awam yang terlatih diwajibkan untuk melakukan BHD. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui cara memberikan pertolongan untuk henti jantung, oleh karena itu penting adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bantuan hidup dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemberian edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Buntuna Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, yang dilakukan pada 30 responden dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan pada masyarakat. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan rumus mean.Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum diberikan edukasi mayoritas berpengetahuan kurang yaitu 20 orang (66,7%) dengan rata-rata kualitas pengetahuan (57%), setelah diberikan edukasi pengetahuan masyarakat meningkat menjadi pengetahuan baik yaitu 28 orang (93,3%) dengan rata-rata kualitas pengetahuan (92,1%).kesimpulan yang dapat ditarik adalah hasil penelitian ini mengambarkan bahwa pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan. Puskesmas diharapkan dapat melakukan program khusus untuk kegiatan penyuluhan atau pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan masyarakat diharapkan bisa terus meningkatkan pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dengan rutin ikut edukasi atau pelatihan yang ada.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bagi Masyarakat Pesisir Pantai Nias Galvani Volta Simanjutak; Martina, Siska Evi; Lasma Rina Efrina Sinurat
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam bagi masyarakat pesisir sangat diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan bantuan, terutama para nelayan yang memiliki resiko dari pekerjaaan di wilayah perairan, akan tetapi kondisi saat ini sangat sedikit edukasi yang diberikan kepada masyarakat sebagai penolong pertama di tempat kejadian. Oleh karena itu keris Agroners melakukan edukasi pelatihan pertolongan korban tenggelam pada nelayan untuk meningkatkan kesadaran dan keberhasilan nelayan saat memberikan pertolongan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peningkatan pengetahuan nelayan dalam menolong korban tenggelam dengan metode simulasi. Hasil yang didapatkan terdapat nilai p value < 0.005, sehingga dapat disimpulkan bahawa terdapat perbedaaan kemampuan nelayan dari sebelum dan setelah dilakukan pelatihan dengan metode simulasi. Metode simulasi yang efektif, dapat mengajarkan seseorang secara mudah dalam memahami pengetahuan baru. Hasil ini menunjukan bahwa metode simulasi sangat efektif digunakan untuk melatih orang awam dalam melakukan pertolongan pertama korban tenggelam.
Optimalisasi Pengetahuan Kader Lansia Dalam Penanganan Gawat Darurat Pada Lansia Di Puskesmas Helvetia Saragih, Masri; Lasma Rina Efrina Sinurat; Siska Evi Martina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia memunculkan berbagai tantangan, terutama dalam penanganan kasus gawat darurat yang sering terjadi pada kelompok usia ini. Kader lansia memiliki peran penting dalam memberikan pertolongan pertama dan mendukung layanan kesehatan di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan kader lansia di Puskesmas Helvetia mengenai penanganan gawat darurat pada lansia. Metode yang digunakan adalah intervensi pendidikan berupa pelatihan intensif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus gawat darurat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan kader. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan setelah pelatihan, dengan rata-rata peningkatan sebesar 40%. Kader juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam melakukan penilaian awal, resusitasi, dan tindakan pertolongan pertama yang sesuai. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi kader lansia dan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pelayanan kesehatan lansia di komunitas.
Pengabdian Masyarakat Tentang Pertolongan Pertama Kasus Kegawatdaruratan Tersedak Di Kelurahan Gaharu Dengan Metode Simulasi Galvani Volta Simanjuntak; Marthalena Simamora; Lasma Rina Efrina Sinurat
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus gawat darurat akibat tersedak merupakan salah satu kondisi medis yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi serius, termasuk risiko henti napas atau kematian. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis mengenai pelaksanaan pertolongan pertama pada kasus tersedak di wilayah Kelurahan Gaharu. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan simulasi teknik pertolongan pertama, seperti manuver Heimlich dan tindakan penanganan lainnya yang sesuai dengan usia korban, baik pada dewasa maupun anak-anak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Kelurahan Gaharu memiliki pemahaman yang meningkat terkait identifikasi gejala tersedak dan keterampilan memberikan pertolongan pertama secara efektif. Kesimpulannya, pelatihan dan edukasi mengenai pertolongan pertama pada kasus tersedak berperan penting dalam meningkatkan kesiapan masyarakat untuk menghadapi situasi gawat darurat, sehingga dapat meminimalkan dampak negatif dan menyelamatkan nyawa korban.
Pendidikan Kesehatan Tentang Penanganan Pertama Kasus Luka Bakar Pada Siswa-Siswi Di SD Swasta Kalam Kudus 2 Pematang Siantar Sapitri, Henny; Rosetty Rita Sipatung; Adventy Riang Bevy Gulo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu kondisi medis darurat yang sering terjadi di masyarakat dan membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah komplikasi serius, seperti infeksi, kerusakan jaringan lebih lanjut, hingga kecacatan permanen. Penanganan pertama yang tepat dapat menjadi faktor kunci dalam menentukan tingkat keparahan luka dan proses pemulihan korban. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama luka bakar sering kali menyebabkan tindakan yang keliru, seperti penggunaan bahan yang tidak steril (mentega, pasta gigi, atau minyak) yang justru memperburuk kondisi luka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang langkah-langkah penanganan pertama pada kasus luka bakar melalui pendekatan edukasi kesehatan berbasis bukti ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada 30 responden di wilayah perkotaan dan pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 35% responden yang memiliki pemahaman yang baik tentang penanganan pertama luka bakar, sementara 65% lainnya menunjukkan pemahaman yang kurang atau salah. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya program edukasi yang terstruktur, termasuk penyuluhan kesehatan, kampanye media, dan pelatihan langsung tentang penanganan luka bakar. Dengan edukasi yang lebih luas dan efektif, diharapkan masyarakat dapat memberikan pertolongan pertama yang benar, seperti membasuh luka dengan air mengalir selama 10-20 menit, menghindari bahan berbahaya, dan melindungi luka dengan kain bersih, sehingga dapat mencegah komplikasi lebih lanjut dan mempercepat proses penyembuhan.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Pertolongan Pertama Penyakit Serangan Jantung Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Titi Papan Sinaga, Janno; Lasma Rina Efrina Sinurat; Rosetty R Sipayung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangan jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian mendadak di seluruh dunia, dengan tingkat kematian yang tinggi terutama akibat keterlambatan dalam pemberian pertolongan pertama yang tepat. Pengetahuan masyarakat tentang langkah-langkah awal yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat serangan jantung sangat penting untuk meningkatkan peluang keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat melalui program edukasi berbasis komunitas yang dirancang secara interaktif. Program ini melibatkan penyuluhan, simulasi praktik langsung, serta penyebaran materi edukasi yang mencakup pengenalan gejala serangan jantung, langkah awal pertolongan seperti melakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation), dan pentingnya segera menghubungi layanan darurat medis. Metode penelitian menggunakan pendekatan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas edukasi dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Sebanyak 15 peserta dari berbagai latar belakang sosial mengikuti program ini, dan hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mereka terhadap pengelolaan situasi darurat serangan jantung. Studi ini membuktikan bahwa edukasi yang tepat dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mempercepat respons pertolongan pertama, serta mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung di lingkungan masyarakat.
Implementasi Pengelolaan Sediaan Vaksin Terhadap Pegawai Pedagang Besar Farmasi Di Wilayah Kota Medan Surbakti, Christica Ilsanna; Rialita Lifiani; Nuranti Rumella
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan mengenai pengadaan sediaan vaksin merupakan aspek penting dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit. Jurnal ini bertujuan untuk menggambarkan proses pengadaan sediaan vaksin di PBF Kota Medan dan mengidentifikasi strategi yang akurat dalam menjamin kualitas dan keamanan vaksin. Memberikan wawasan mengenai prosedur pengadaan vaksin kepada PBF di Kota Medan dan meningkatkan pengetahuan tentang peraturan serta penerapan praktik terbaik dalam pengadaan vaksin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengadaan sediaan vaksin di PBF Kota Medan telah dilaksanakan dengan tingkat akurasi dan keamanan yang tinggi. Beberapa strategi efektif berhasil diidentifikasi: Pengadaan Vaksin Terkoordinasi, Pengendalian Kualitas, Pengelolaan Sediaan Farmasi, dan Pelayanan Farmasi Klinik.

Page 85 of 102 | Total Record : 1017