cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+6281320798295
Journal Mail Official
santoso.tri.rahajo@unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Kesejahteraan Sosial Gedung B Departemen Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Padjadjaran Jl. Raya Bandung Sumedang km 21 Jatinangor, Sumedang Telepon/Fax (022) 7796974, 7796416
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
ISSN : 27751910     EISSN : 27751929     DOI : https://doi.org/10.24198/jppm.v4i1
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan mengenai bidang praktik pekerjaan sosial, keilmuan kesejahteraan sosial, metode pekerjaan sosial, masalah-masalah sosial dan masalah kesejahteraan sosial, pelayanan sosial, manajemen pelayanan sosial, nilai-nilai dan etika pekerjaan sosial, kebijakan kesejahteraan sosial, serta bidang-bidang lainnya yang menyangkut kemaslahatan masyarakat luas.
Articles 118 Documents
PENGARUH PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA Zulham Hamidan Lubis; R. Nunung Nurwati
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v1i1.30948

Abstract

ABSTRAKPernikahan dini merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di berbagai negara, berbagai upaya sudah dilakukan namun tidak memberi dampak yang berarti. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti masalah ekonomi, adat istiadat, dan pendidikan atau nilai yang ditanamkan oleh orang tua. Pernikahan dini mempunyai dampak, seperti memiliki resiko terhadap kesehatan reproduksi, menambah jumlah fertilitas, dan lain sebagainya. Penulisan ini menggunakan metode studi pustaka dengan memperoleh berbagai sumber, seperti artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian sebelumnya, serta perolehan statistik. Dari hasil temuan yang diperoleh bahwa orang tua yang melakukan pernikahan dini sebagian besar melakukan pola asuh permisif dan otoriter hal ini berdampak negatif kepada anak seperti berperilaku impulsif dan suka memberontak. ABSTRACTEarly marriage is one of the problems that occur in various countries, various efforts have been made but did not have a significant impact. This is caused by various things, such as economic problems, customs, and education or values instilled by parents. Early marriage has an impact, such as having a risk to reproductive health, increasing the amount of fertility, and so forth. This writing uses the literature study method by obtaining various sources, such as scientific journal articles, the results of previous studies, and the acquisition of statistics. From the findings obtained that parents who engage in early marriage mostly do permissive and authoritarian parenting, this has a negative impact on children such as impulsive and rebellious behavior.Keywords: Early marriage, parenting, health risks, education
PROSES COMMUNITY DEVELOPMENT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI PAVING BLOCK DI DESA SUKASARI, KABUPATEN SUMEDANG Shabihah, Ulya Salwa; Idris, Haifa Dinda Shafiyyah; Azizah, Zahra Qisthi; Fachruddin, Vanindya; Santoso, Meilanny Budiarti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.52731

Abstract

Artikel ini membahas mengenai proses pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan dan pemanfaatan sampah anorganik menjadi paving block di Desa Sukasari sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Sumedang yang menerapkan solusi alternatif dalam mengelola sampah, khususnya sampah anorganik yang dimanfaatkan menjadi paving block dan dalam pelaksanaannya dilakukan oleh kelompok Penanganan Sampah Terintegrasi dengan Ketahanan Pangan (PastiKena) yang pengelolaannya berada di bawah lembaga BUMDes Madani Jaya Sukasari. Pada penelitian ini, pemberdayaan masyarakat dilakukan untuk membantu kelompok pengolahan sampah dalam mengurangi hambatan berupa belum adanya struktur organisasi dan kebiasaan masyarakat yang cenderung tidak memilah sampah berdasarkan jenisnya. Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi paving block. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, in-depth interview, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai struktur dan pola organisasi serta pemilahan dan pemanfaatan sampah melalui program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan. Tahap pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh peneliti mencakup tujuh tahap, yaitu tahap persiapan, tahap asesmen, tahap perencanaan alternatif program atau kegiatan, tahap pemformalisasi rencana aksi, tahap implementasi program atau kegiatan, tahap evaluasi, dan tahap terminasi.
PENGARUH SELF-ESTEEM TERHADAP KETERBUKAAN DIRI ODHA BERORIENTASI SEKSUAL GAY KEPADA PASANGANNYA Kania Ramadhani; Nasya Putri A; Qonita Amalia; Nurliana Cipta Apsari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.38063

Abstract

Transmisi HIV pada ODHA berorientasi seksual gay secara global semakin meningkat dan paling tinggi dibandingkan dengan populasi lainnya, terutama di Indonesia yang sudah sangat mengkhawatirkan. Tidak dapat dibantah bahwa tindakan seksual pada kelompok beresiko tinggi di komunitas homoseksual akan berkontribusi penting pada penularan HIV & AIDS. Keterbukaan diri ODHA berorientasi seksual gay kepada pasangannya memiliki peranan penting dalam memutus rantai transmisi HIV diantara ODHA LSL. Tujuan studi ini untuk memberikan gambaran dan mengidentifikasi pentingnya keterbukaan diri ODHA terhadap pasangannya serta faktor yang mempengaruhinya serta mengidentifikasi bagaimana self-esteem ODHA mempengaruhi keterbukaan diri ODHA kepada pasangannya. Teknik pengumpulan data pada metode penulisan artikel ini dilakukan melalui studi pustaka berupa tinjauan artikel melalui jurnal dan artikel yang membahas terkait gambaran kasus penularan HIV dan AIDS yang terjadi pada homoseksual, faktor yang mempengaruhi keterbukaan ODHA LSL dan bagaimana self-esteem ODHA LSL dapat memengaruhi keterbukaan status dirinya kepada orang pasangan dan sekitarnya. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa keterbukaan status ODHA seseorang kepada orang lain atas privasinya dipengaruhi oleh banyak faktor, terlebih ketika hal tersebut dapat mempengaruhi hubungan antara dirinya dengan yang lain. Keterbukaan status diri ODHA kepada pasangannya sangatlah penting dan krusial baik bagi kesehatan pasangannya serta hubungan yang mereka jalani. Walaupun sulit untuk dilakukan, terbuka kepada pasangan atas kondisi kesehatan seksual haruslah dilakukan, terutama bagi orang-orang dengan orientasi seksual gay. Penting juga untuk diingat bahwa mengetahui status kesehatan seksual pasangan adalah hak seseorang yang harus dipenuhi.
PERAN INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR MIGRATION DALAM MENANGANI PERDAGANGAN MANUSIA DI INDONESIA THE ROLE OF INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR MIGRATION IN DEALING WITH HUMAN TRAFFICKING IN INDONESIA Salsabila Rizky Ramadhani; Fizahri Azainafis Haryadi; Nurliana Cipta Apsari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i1.49289

Abstract

ABSTRAKKasus human trafficking yang terjadi di Indonesia bukanlah hal baru lagi, kejadian tersebut terjadi di beberapa tempat dan telah memakan banyak korban jiwa yang juga merupakan para TKI yang bekerja di luar negeri. Indonesia bukan hanya sebagai negara sumber dalam perdagangan manusia melainkan juga sebagai negara transit dan tujuan dari human trafficking. Tentunya hal ini sangat meresahkan dan mengkhawatirkan dimana pengertian dari human trafficking atau perdagangan manusia itu sendiri sangat menakutkan, yaitu perdagangan manusia yang memiliki tujuan untuk kerja paksa dan perbudakan seksual atau eksploitasi seksual komersial bagi pedagang atau orang lain. Oleh karena itu, dalam menangani kasus human trafficking di Indonesia diperlukan peran dari organisasi non pemerintah atau biasa disebut dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yaitu International Organization for Migration (IOM) dalam membantu mengatasi perdagangan manusia di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran yang bisa diambil oleh organisasi non-pemerintah, salah satunya adalah IOM dan peran pekerja sosial dalam menangani isu human trafficking ini. IOM telah aktif memberikan kontribusi pada upaya Indonesia untuk memerangi perdagangan manusia dengan melakukan pendampingan dan perlindungan terhadap korban dan memberikan bantuan pemulangan, dan pemulihan.  ABSTRACTThe case of human trafficking that occurred in Indonesia is not new anymore, the incident occurred in several places and has claimed many lives who are also Indonesian migrant workers working abroad. Indonesia is not only a source country in human trafficking but also as a transit country and a destination for human trafficking. Of course, this is very disturbing and worrying where the notion of human trafficking or human trafficking itself is very scary, namely human trafficking which has the purpose of forced labor and sexual slavery or commercial sexual exploitation for traffickers or other people. Therefore, in dealing with human trafficking cases in Indonesia, the role of non-governmental organizations or commonly referred to as Non-Governmental Organizations (NGOs), namely the International Organization for Migration (IOM) is needed in helping to overcome human trafficking in Indonesia. This study aims to analyze how the role that can be taken by non-governmental organizations, one of which is IOM and the role of social workers in dealing with the issue of human trafficking. IOM has actively contributed to Indonesia's efforts to combat trafficking in persons by providing assistance and protection to victims and providing repatriation and recovery assistance. 
PERUBAHAN PERILAKU RENDAH DIRI MELALUI PEMASARAN SOSIAL (STUDI KASUS PERUBAHAN PERILAKU POSITIF SANTRI DI PONDOK PESANTREN DAARUL IHSAN CIMAHI) Maulana - Irfan; Yudhistira Anugerah Pratama
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.37984

Abstract

Perilaku positif akan membantu individu atau kelompok dalam memecahkan permasalahannya dan membuat hidup mereka sejahtera. Pada artikel ini, perubahan perilaku yang menjadi fokus adalah perilaku rendah diri yang dialami oleh beberapa santri di Pondok Pesantren Daarul Ihsan Cimahi. Perilaku rendah diri yang masih membelenggu membuat santri-santri tersebut mengalami hambatan dalam mengembangkan eksistensi diri sehingga berdampak pada penghambatan pemecahan masalah. Selain itu, perilaku rendah diri santri membuat mereka tidak merasa senang dan tidak nyaman. Oleh karena itu, peneliti dan pengelola pesantren menyusun dan membuat produk social marketing  untuk mengajak para santri mengubah perilaku rendah diri melalui poster, video, dan stiker. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah deskriptif kualitatif yang menggambarkan proses social marketing  dari mulai pengumpulan informasi berdasarkan cerita  pengalaman  santri,  penyusunan  dan  pembuatan produk,  pemberian produk, hingga dampak yang ditimbulkan dari adanya kegiatan social marketing  di Pondok Pesantren Daarul Ihsan Cimahi terhadap perubahan perilaku rendah diri pada santri. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam kegiatan social marketing , peneliti berasumsi bahwa poster, video, dan stiker yang menjadi media dalam penyampaian pesan perubahan perilaku rendah diri santri cukup efektif. Hal ini dibuktikan dari antusias dan rasa senang yang ditunjukkan oleh para santri ketika menyaksikan video dan menerima stiker dari peneliti. Kegiatan social marketing  ini memberikan dampak pada perubahan perilaku rendah diri pada subjek utama. Hal ini dibuktikan dari adanya keberanian subjek utama dalam mengungkapkan gagasan kepada teman-temannya ketika sedang berada dalam diskusi kelompok, keberanian subjek utama dalam menjawab pertanyaan dari pengajarnya ketika sedang belajar di kelas, dan kemauan subjek utama dalam mengembangkan kegemaran public speaking-nya dengan cara rutin berlatih.
PENGUATAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID 19: KESEHATAN MENTAL PELAJAR Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.32518

Abstract

AbstrakPenguatan masyarakat yang menjalan proses adaptasi di tengah situasi dan dampak Pandemi Covid 19 menjadi hal penting saat ini. Banyak masyarakat yang terdampak dengan situasi pandemi saat, ada yang berhasil dan ada yang memerlukan pertolongan dan penguatan. Keperdulian di antara sesama anggota masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi bencana non alam ini. Tidak terkecuali dengan pihak perguruan tinggi, dalam hal ini civitas akademika Universitas Padjadjaran, dengan berbagai sumber daya yang dimiliki dapat mengambil peran penting memperkuat kemampuan masyarakat agara dapat menjalani kehidupan di tengah pandemi cobid 19 ini. Berbagai program dan kegiatan keperdulian pengabdian masyarakat dapat diintegrasikan dengan pembelajaran dan riset. Salah satunya melalui kuliah kerja nyata mahasiswa (KKNM), walaupun dilaksanakan secara virtual. Pemberian informasi dan pengetahuan mengenai pola hidup sehat dan bersih (PHBS) atau penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19, merupakan salah satu bentuk dari upaya memperkuat kelompok-kelompok masyarakat. Demikan pula dengan cara-cara menghadapi situasi pemberitaan tentang pandemi secara jernih, serta memilah pemberitaan yang valid agar tidak mengganggu kestabilan mental. Hal ini juga merupakan aspek perlu diperkuat, apalagi di era dijital yang makin masif dan kemajuan teknologi informasi dan penggunaan media sosial massal.  AbstractStrengthening people who undergo the adaptation process amidst the situation and the impact of the Covid 19 Pandemic is currently important. Many people were affected by the current pandemic situation, both in the economic, education and health sectors, some were successful and some needed help and strengthening. Concern among fellow community members is needed in dealing with this non-natural disaster. The higher education institutions are no exception, in this case the Padjadjaran University academic community, with its various resources, can play an important role in strengthening the ability of the community so that they can live life in the midst of this Cobid 19 pandemic. Various community service programs and activities can be integrated with learning and research. One of them is through student real work lectures (KKNM), although it is implemented virtually. Providing information and knowledge about healthy and clean lifestyles (PHBS) or the application of health protocols (prokes) to prevent the spread of Covid-19, is one form of efforts to strengthen community groups. Likewise, by dealing with the news situation about the pandemic clearly, and sorting out valid news so as not to disturb mental stability. This is also an aspect that needs to be strengthened, especially in the increasingly massive digital era and advances in information technology and the use of mass social media.
IDENTIFIKASI ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH JENJANG SD DAN SMA DI INDONESIA TAHUN 2021 Sazia Husna; R Nunung Nurwati; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i2.40088

Abstract

 Salah satu indikator keberhasilan pemerintah Indonesia di bidang pendidikan dapat dilihat dari Angka Partisipasi Sekolah (APS). Untuk merealisasikannya pemerintah sudah menambah jumlah sekolah di berbagai daerah. Namun semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin rendah angka partisipasi sekolahnya. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa jenjang pendidikan SMA di Indonesia memiliki angka partisipasi sekolah lebih rendah dari pada jenjang SD. Hal ini dilihat dari asosiasi antara jenis kelamin, jenjang pendidikan dan daerah tempat tinggal. Metode yang akan digunakan adalah Metode Cochran Mantel Haenzal, untuk melihat hubungan asosiasi antara jenis kelamin  (X) dengan respon jenjang pedidikan (Y) berdasarkan daerah tempat tinggal (Z) pada Angka Partisipasi Sekolah (APS) di Indonesia. Dari hasil pengujian menggunakan tabel kontingensi 3 arah dengan pengujian asosiasi homogenitas Odds Ratio dan Metode Cochran Mantel Haenzal diperoleh bahwa tidak ada asosiasi antara jenis kelamin, jenjang pendidikan dan daerah tempat tinggal. One indicator of the success of the Indonesian government in the field of education can be seen from the School Participation Rate (APS). To realize this, the government has increased the number of schools in various regions. However, the higher the level of education, the lower the school enrollment rate. This research was conducted to prove that high school education in Indonesia has a lower enrollment rate than elementary school level. This can be seen from the association between gender, level of education and area of residence. The method to be used is the Cochran Mantel Haenzal Method, to see the association between gender (X) and educational level responses (Y) based on area of residence (Z) on school enrollment rates (APS) in Indonesia. From the test results using a 3-way contingency table with the Odds Ratio homogeneity association test and the Cochran Mantel Haenzal method, it was found that there was no association between gender, education level and area of residence.
ANALISA MODEL BISNIS INDUSTRI BATIK MELALUI PERSPEKTIF BERBASIS KEKUATAN (Pemberdayaan Pengrajin Batik Sekar Tanjung Desa Tasikharjo dengan mengangkat kearifan lokal melalui Program CSR PT Pertamina Fuel Terminal Tuban) Fardila Nasriyati; Rifa Khanifa; Ibnu Choldun; Hery Wibowo; Sahadi Humaedi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.35050

Abstract

ABSTRAKCorporate Social Responsibility (CSR) adalah komitmen usaha untuk bertindak secara etis, beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk peningkatan ekonomi bersama dengan peningkatan kualitas hidup dari karyawan dan keluarganya, masyarakat lokal dan masyarakat secara lebih luas. PT Pertamina Fuel Terminal Tuban telah melaksanakan program CSR dengan berfokus pada pemberdayaan masyarakat -khususnya kaum Wanita- di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Program ditujukan untuk membangun dan mengembangkan industri Batik Sekar Tanjung dengan keunggulan khusus berupa motif batik tradisional yang berbasis pada kearifan lokal daerah. Pada era disrupsi dan digital, tantangan membangun sebuah industri untuk terus bertahan dan berkembang semakin berat, sehingga dibutuhkan perhatian khusus terhadap beragam aspek yang dapat mempengaruhi keberlangsungan industri, termasuk di dalamnya model bisnis. Sehingga, penelitian ini mengkaji model bisnis industri batik sebagai subjek dari pemberdayaan Pengrajin Batik Sekar Tanjung Desa Tasikharjo dengan mengangkat kearifan lokal melalui Program CSR PT Pertamina Fuel Terminal Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara,  studi pustaka, dan dokumentasi terhadap Kelompok Sekar Tanjung Desa Tasikharjo. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa industri batik Tasik Harjo telah mulai membangun model bisnis navigator (Gassman, Frankenberger, & Csik, 2016). Hal ini ditandai dengan terpenuhinya 4 komponen dasar model bisnis tersebut yaitu (1) Apa, (2) Siapa, (3) Mengapa dan (4) Bagaimana dalam rangkaian proses industri bisnis Batik Sekar Tanjung.Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, Kearifan lokal, CSR, Model Bisnis 
BUSINESS COACHING: PENGEMBANGAN USAHA INDUSTRI KECIL MENENGAH DI ERA PANDEMI COVID-19 Hery Wibowo; Maulana Irfan; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.33431

Abstract

ABSTRAKPandemi covid-19 secara nyata berdampak terhadap kondisi perekonomian masyarakat khususnya bagi para pelaku usaha kecil dan menengah, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi perubahan yang terjadi agar mereka tidak sampai menghentikan kegiatan usahanya. Dalam hal pengembangan usaha, beberapa metode dapat dipilih untuk meningkatkan kinerja, antara lain dengan melakukan kegiatan pelatihan, konsultasi, mentoring ataupun business coaching. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan metode business coaching sebagai salah satu upaya meningkatkan kinerja usaha yang didasarkan atas komunikasi apresiatif bertujuan serta kerjasama dan rasa saling percaya diantara pembimbing (coach) dengan mitra (coachee). Secara umum tahapan yang dilakukan adalah kegiatan eksplorasi, assessment, plan of treatment dan treatment. Proses coacing dilakukan terhadap sejumlah pelaku usaha yang memiliki jenis usaha berbeda dengan lokasi usaha tersebar di beberapa wilayah. Hasil pelaksanaan kegiatan kuliah kerja nyata - pengabdian pada masyarakat (KKN-PPM) Unpad menunjukkan bahwa dengan dilakukannya business coaching telah muncul kesadaran baru tentang kondisi usaha dan wawasan baru tentang beragam alternatif teknik usaha yang dapat dioptimalkan untuk menambah pasar, menyasar pelanggan yang tepat dan meningkatkan penjualan. ABSTRACT The Covid-19 pandemic has an impact on the economic condition of the community, especially for small and medium business actors, so efforts are needed to cope with the changes that have occurred so that they can maintain their business. In terms of business development, several methods can be chosen to improve performance, among others, by conducting training activities, consulting, mentoring or business coaching. This community service activity is carried out using the business coaching method as an effort to improve business performance based on appreciative communication with the aim of cooperation and mutual trust between the coaches and partners (coachee). In general, the stages carried out are exploration, assessment, plan of treatment and treatment activities. The coacing process is carried out on a number of business actors who have different types of business with business locations scattered in several regions. The results of the implementation of real work lecture activities - community service (KKN-PPM) Unpad show that by carrying out business coaching, new awareness has emerged about business conditions and new insights on various alternative business techniques that can be optimized to increases the market, target the right customers and increase sales.
SEKSUALITAS DAN SEKS BEBAS REMAJA Sabila Dina Hanifah; R Nunung Nurwati; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.40046

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sangat rentan. Pada tahap remaja, kepribadian dan karakter individu mulai terbentuk. Ada beberapa tahapan pada masa remaja, salah satunya adalah remaja akhir. Pada tahap remaja akhir terdapat banyak perubahan yang akan muncul sebagai bentuk pengembangan  diri, diantaranya mengenal lawan jenis, jatuh cinta, dan mulai berkembangnya alat reproduksi. Salah satu faktor terjadinya pernikahan dini di Bangka Belitung disebabkan oleh seks pranikah. Teknik pengumpulan data pada artikel ini menggunakan studi kepustakaan. Dengan menggunakan perspektif psikodinamika dan teori      psikoseksual yaitu adanya dorongan dan kebutuhan seksual yang harus terpenuhi, serta pengaruh emosional yang  menjadi faktor utama seseorang melakukan dan menyalurkan aktivitas seksualnya. Hal ini berkaitan dengan hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa perilaku seks bebas tidak hanya disebabkan oleh faktor lingkungan tetapi juga didorong oleh diri sendiri. Selain itu, individu yang melakukan hubungan seks pranikah cenderung mengalami kerentanan dan mengganggu fungsi sosial. Adolescence is a very vulnerable period. At the adolescent stage, individual personalities and characters begin to form. There are several stages in adolescence, one of which is late adolescence. At the late adolescence stagemany changes will appear as a form of self-development, including knowing the opposite sex, falling in love, and starting to develop reproductive organs. One of the factors in the occurrence of early marriage in Bangka Belitung is premarital sex. The data collection technique in this article uses a literature study. By using a psychodynamic perspective and psychosexual theory, namely the existence of sexual urges and needs that must be met, as well as emotional influences which are the main factors for a person to carry out and channel sexual activity. This is related to the results of research which reveals that free sex behavior is not only caused by environmental factors but is also driven by oneself. In addition, individuals who have premarital sex tend to experience vulnerability and interfere with social functioning.

Page 8 of 12 | Total Record : 118