cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+6281320798295
Journal Mail Official
santoso.tri.rahajo@unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Kesejahteraan Sosial Gedung B Departemen Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Padjadjaran Jl. Raya Bandung Sumedang km 21 Jatinangor, Sumedang Telepon/Fax (022) 7796974, 7796416
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
ISSN : 27751910     EISSN : 27751929     DOI : https://doi.org/10.24198/jppm.v4i1
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan mengenai bidang praktik pekerjaan sosial, keilmuan kesejahteraan sosial, metode pekerjaan sosial, masalah-masalah sosial dan masalah kesejahteraan sosial, pelayanan sosial, manajemen pelayanan sosial, nilai-nilai dan etika pekerjaan sosial, kebijakan kesejahteraan sosial, serta bidang-bidang lainnya yang menyangkut kemaslahatan masyarakat luas.
Articles 118 Documents
TEKNIK LATIHAN PERILAKU ASERTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REMAJA MELAKUKAN PENYESUAIAN DIRI Muhammad Daffa Rizqi Eko Putra; Nurliana Cipta Apsari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.33480

Abstract

Artikel ini membahas mengenai efektivitas teknik latihan perilaku asertif untuk meningkatkan kemampuan remaja dalam melakukan penyesuaian diri dengan lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode studi kepustakaan. Kami juga membahas bagaimana perubahan yang terjadi pada fase remaja yang mengakibatkan berbagai masalah timbul dalam diri individu. Memiliki perilaku asertif merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan individu pada masa remaja untuk meningkatkan kemampuan individu dalam melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya. Dengan memiliki perilaku asertif remaja dapat berkembangan secara psikologis dengan sehat, serta dapat menjalankan keberfungsian sosialnya dengan baik di lingkungannya. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan perilaku asertif dalam diri remaja adalah dengan menggunakan teknik latihan perilaku asertif, teknik ini dianggap efektif dalam meningkatkan kemampuan individu dapat berperilaku asertif sehari-hari. Semakin tinggi tingkat kemampuan individu dalam berperilaku asertif maka semakin tinggi kemampuan individu dalam melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya. 
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI TRIGONA REBORN UNTUK MENGEMBANGKAN DESA WISATA KELULUT DI SANGATTA SELATAN Naomi Shinta Pasila; Husnawati Djabbar; Dyta Mardyani; Nurliana Cipta Apsari; Santoso Tri Raharjo; Sahadi Humaedi; Budi Muhammad Taftazani; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.50073

Abstract

Corporate Social Responsibility merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan dan pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu bentuk CSR yang dapat dilakukan oleh suatu perusahaan. Penulisan artikel ini ditujukan untuk menggambarkan berbagai pelatihan yang disediakan oleh Pertamina EP Sangatta Field bagi kelompok binaannya dari Program Kebun Kelulut sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas kelompok dalam pengelolaan desa wisata kelulut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Pertamina EP Sangatta Field telah memberikan berbagai pelatihan bagi Kelompok Tani Trigona Reborn, diantaranya yaitu Pelatihan keamanan pangan, Pelatihan Pembuatan Sabun Madu Kelulut, Benchmarking pengelolaan wisata lebah, Pelatihan pengolahan permen madu dan stik madu, dan Pelatihan pengolahan shampo dan masker berbahan madu kelulut. Corporate Social Responsibility is one of the obligations that must be carried out by companies and community empowerment is one form of CSR that can be carried out by a company. The purpose of writing this article is to describe the various training provided by Pertamina EP Sangatta Field for its assisted groups from the Kelulut Garden Program as an effort to increase the group's capacity in managing the Kelulut tourist village. The approach used in this research is a qualitative approach and data collection is carried out through documentation studies and literature studies. The research results show that PT. Pertamina EP Sangatta Field has provided various training for the Trigona Reborn Farmer Group, including food safety training, Kelulut Honey Soap Making Training, Benchmarking for bee tourism management, Training on processing honey candy and honey sticks, and Training on processing shampoo and masks made from Kelulut honey.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MENTAL REMAJA Alma Amarthatia Azzahra; Hanifiyatus Shamhah; Nadira Putri Kowara; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.37832

Abstract

Pola asuh orang tua adalah salah satu aspek yang penting untuk perkembangan anak. Terlebih lagi pada masa remaja yang merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, di mana terdapat beberapa perubahan yang terjadi pada masa remaja mulai dari perubahan fisik, sosial serta perkembangan mental. Dengan adanya segala perubahan ini menyebabkan remaja sulit untuk mengendalikan emosi serta berperilaku yang sesuai dengan norma yang ada di masyarakat. Pola asuh orang tua juga menjadi salah satu pengaruh dalam proses perubahan-perubahan yang dialami remaja serta bagaimana remaja bersikap serta berperilaku di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak di usia remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengumpulkan sumber data dari berbagai kajian ilmiah yang berhubungan dengan pola asuh orang tua serta perkembangan mental anak di usia remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi atau hubungan serta dampak antara pola asuh orang tua dengan perkembangan mental anak di usia remaja.
MODAL SOSIAL DAN KESINAMBUNGAN USAHA: Studi pada Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ Mitra Binaan PT PGE Tbk Area Lahendong Bagus Dimas Wibisono; M. Yogi Alfarobi; Pandhit Pringgo Harjo; Meilanny Budiarti Santoso; Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i3.48937

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki modal sosial sebagai salah satu faktor penting untuk menjaga kesinambungan usaha mereka. Perusahaan melalui program CSR yang dilakukannya perlu melihat modal sosial UMKM tersebut dengan mengoptimalkan beragam potensi yang dimilikinya. Tulisan ini menggambarkan bagaimana PT PGE Tbk Area Lahendong mengimplementasikan program CSR-nya pada Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ yang beranggotakan ibu-ibu petani penggarap dan ibu-ibu rumah tangga yang terletak di Desa Touure, Kec. Tompaso, Kab. Minahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan potensi modal sosial dalam kelompok dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep modal sosial milik Putnam (2000); yang menyebutkan bahwa terdapat 3 modal sosial yang terbentuk pada suatu perkumpulan individu yaitu social bonding, social bridging, dan social linking. Hasil penelitian membuktikan bahwa bentuk modal sosial yang tercipta dalam social bonding adalah adanya keterkaitan, kemampuan, kesadaran dalam menjahit pada diri setiap individu, serta rasa ingin membantu masyarakat karena jauhnya jasa penyedia jahit dari desa. Social bridging ditunjukkan dengan adanya acara keagamaan, budaya, dan kemasyarakatan dalam desa, sehingga setiap individu memiliki waktu untuk bertemu dan membicarakan ketertarikan mereka dalam menjahit dan keberadaan Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ yang telah terbentuk. Social linking ditunjukkan oleh kerjasama kelompok masyarakat lain dengan anggota Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’, sehingga mendapatkan pekerjaan dan dapat membantu kelompok masyarakat menyelesaikan kebutuhannya dalam hal menjahit. Kemampuan anggota Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ dalam menjalin komunikasi dan berdiskusi dengan kelompok usaha dan masyarakat lainnya merupakan modal yang sangat baik dalam menjaga kesinambungan usaha. Selain itu juga didukung oleh beragam potensi dan modal sosial yang dimiliki masyarakat, termasuk acara keagamaan, acara kebudayaan, dan acara kemasyarakatan.
PROGRAM POLI PENGOBATAN TRADISIONAL TERINTEGRASI: IMPLEMENTASI INOVASI SOSIAL SAAT PANDEMI Dewi Luqmania; Afifah Septiani; Santoso Tri Raharjo; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.35595

Abstract

Tingginya kasus covid 19 di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Gresik telah berdampak pada perilaku masyarakat. Banyak warga menjadi merasa sakit walaupun bukan covid 19, melainkan sakit yang disebabkan oleh munculnya rasa takut dan khawatir terhadap situasi pandemi covid 19. Di sisi lain, banyak warga yang sakit namun merasa khawatir dan takut untuk berobat ke rumah sakit, sehingga 45% warga Gresik lebih memilih menggunakan obat herbal untuk memelihara kesehatan dan sebagai obat penyembuhan secara alami dengan melakukan pengobatan tradisional. Kajian ini berupaya menggambarkan implementasi inovasi sosial melalui Program Poli Pengobatan Tradisional (Poli Batra) Terintegrasi sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan warga masyarakat dengan memanfaatkan pendekatan tradisional pengobatan melalui pemanfaatan bahanbahan herbal atau pengobatan alami. Program yang diinisiasi oleh CSR PT PJB Unit Pembangkitan Gresik ini didorong oleh situasi pandemi dengan berkolaborasi bersama berbagai stakeholder, salah satu stakeholder dalam program ini adalah Puskesmas Alun-Alun Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka, yaitu dengan mempelajari berbagai sumber referensi berupa jurnal ilmiah nasional, internasional, dokumen laporan CSR Perusahaan terkait dengan topik yang diangkat dalam artikel. Hasil studi menunjukkan bahwa program inovasi sosial ini telah memberikan dampak positif bagi berbagai stakeholder yang terlibat dan dengan adanya perubahan sistemik dari inovasi dan integrasi di dalam program serta didorong oleh prosedur yang secara otoritas telah disahkan, tentu hal ini meningkatkan nilai keberlanjutan program. The high number of COVID-19 cases in Indonesia, including in the Gresik Regency, has had an impact on people's behavior. Many residents feel sick even though it's not covid 19, but sick caused by the emergence of fear and worry about the covid 19 pandemic situation. On the other hand, many people who are sick but feel worried and afraid to go to the hospital, so 45% of Gresik residents prefer to use herbal medicine to maintain health and as a natural healing medicine by doing traditional medicine. This study seeks to describe the implementation of social innovation through the Integrated Traditional Medicine Poly Program (Poli Batra) as an effort to meet the health needs of the community by utilizing traditional approaches to treatment through the use of herbal ingredients or natural remedies. The program, which was initiated by PT PJB's CSR Gresik Generation Unit, was driven by the pandemic situation by collaborating with various stakeholders, one of the stakeholders in this program is the Gresik Square Health Center. The method used in this study is a descriptive qualitative method with data collection techniques carried out by library research techniques, namely by studying various reference sources in the form of national, international scientific journals, company CSR report documents related to the topics raised in the article . The results of the study show that this social innovation program has had a positive impact on the various stakeholders involved and with systemic changes from innovation and integration in the program and driven by procedures that have been authorized by authorities, this certainly increases the value of the sustainability program. 
PENGAWASAN ORANGTUA TERHADAP ANAK USIA PRASEKOLAH DALAM MENGGUNAKAN GAWAI Herni Wulandari; Dessy Hasanah Siti Asiah; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.33437

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini ditujukan untuk menggambarkan pengawasan orang tua terhadap anak usia prasekolah saat menggunakan gawai. Pengawasan merupakan kegiatan yang memiliki tujuan agar dapat melindungi dalam bentuk perhatian, sehingga anak dapat berkembang terutama anak usia prasekolah. Dalam menggunakan gawai anak memerlukan pendampingan dari orang tua untuk mengarahkan serta memberikan pemahaman-pemahaman mengenai media yang ditonton untuk menunjang pengetahuan serta persepsi-persepsi positif bagi anak. Adapun aspek-aspek pengawasan orang tua dalam pengawasan anak usia prasekolah yang diteliti dalam penelitian ini adalah mediasi aktif prnggunaan media daring, Mediasi aktif keamanan penggunaan media daring, Mediasi pembatasan, pembatasan teknis, dan monitoring. Aspek-aspek pengawasan orang tua yang diteliti ini agar dapat terhindar dari dampak negatif penggunaan gawai. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua sudah melakukan pengawasan dalam penggunaan gawai pada anak, berusaha meluangkan waktunya untuk melakukan pendampingan pada anak, membantu anak ketika mengalami kesulitan dalam pengoperasian gawai, memberikan arahan untuk membuka konten bersifat edukatif, orang tua berusaha menerapkan kedisiplinan waktu penggunaan gawai sebagai bentuk pengawasannya. Terdapat perbedaan antara ayah dan ibu dalam melakukan pengawasan. Belum semua aspek pengawasan dapat dilakukan secara langsung oleh orang tua karena faktor kesibukan pekerjaan, sehingga orang tua belum dapat melakukan perannya pada aspek-aspek tertentu. ABSTRACTThis study aims to describe parental supervision of preschool children when using gadgets. Supervision is an activity of observing attentively which aims to protect children so that they can develop, especially preschool children. In using gadgets, children require assistance from parents to guide them and provide insights about the media being watched to support knowledge and positive perceptions for children. The aspects of parental supervision of preschool-aged children examined in this study are active mediation of online media use, active mediation of online media use security, restriction mediation, technical restrictions, and monitoring. These aspects of parental supervision are studied in order to avoid the negative impact of using gadgets. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. The data collection methods used are non-participatory observation, in-depth interviews, literature review and document review. The results show that parents provide financial to meet children's physical needs and as a form of supervision parents try to take the time to provide assistance to children when children use gadgets, help children when they experience difficulties in operating gadgets, provide directions for accessing educational content, and try to apply time discipline. Father and mother have differences in carrying out supervision. Not all aspects of supervision can be carried out directly by parents due to the busy work factor so that parents have not been able to play their role in certain aspects.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM ADOPSI ANAK ANTAR NEGARA DI INDONESIA Faiza Afraluna Wiranegara; Rinaldo .; Eva Nuriyah Hidayat
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.40033

Abstract

Tulisan artikel yang dibuat ini membahas tentang peran pekerja sosial dalam pengangkatan anak antar negara yang biasa disebut sebagai adopsi anak internasional atau intercountry adoption yang terjadi di Indonesia. Anak yang diadopsi adalah anak dari negara yang kekurangan fasilitas untuk membesarkan anak-anak yang tidak terurus oleh orang tua kandungnya, baik itu yang masih ada maupun yang sudah tiada, sementara calon orang tua angkat berasal dari negara yang lebih maju atau keluarga yang lebih baik dalam memberikan fasilitas untuk tumbuh dan kembang anak. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk dapat berusaha mengetahui dan mendeskripsikan permasalahan atau isu sosial yang diangkat yaitu peran profesi pekerja sosial dalam praktik menangani proses adopsi anak antar negara dari satu negara ke negara lainnya dengan melihat berbagai faktor-faktor dan unsur-unsur yang telah dituangkan dalam aturan pengangkatan anak internasional maupun kesejahteraan hak anak yang diangkat oleh orang tua angkatnya. Studi literatur ini menjelaskan bahwa pekerja sosial berhak menyetujui atau tidak menyetujui pengangkatan anak dari suatu negara oleh warga negara lainnya. Pekerja sosial bisa menjadi advokator untuk anak angkat dan broker untuk pihak-pihak yang terlibat. Pekerja sosial perlu mengetahui aturan-aturan mengenai pemenuhan hak anak dan pemenuhan hak anak yang diadopsi. Pekerja sosial juga perlu membangun hubungan baik dengan berbagai pihak yang terlibat, yaitu orang tua kandung, calon orang tua asuh, pemerintah kedua negara, dan lembaga penanganan adopsi anak antar negara yang terafiliasi dengan pemerintah di negara yang terkait. Tulisan ini dibuat menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan kemudian di analisis menggunakan deskriptif analitis.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA LEBAH KELULUT: PROGRAM CSR PT PERTAMINA EP - SANGATTA FIELD Husnawati Djabbar; Luthfi Kurniawan Djoshi; Nurliana Cipta Apsari; Maulana Irfan; Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.34725

Abstract

Program Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan, ekonomi masyarakat dan lingkungan. PT Pertamina EP Sangatta Field mengembangkan program CSR berupa Agrosilvopastura melalui budidaya lebah kelulut di Kabupaten Kutai Timur. Program ini dijalankan bersama dengan kelompok tani Trigona Reborn di Desa Sangatta Selatan yang menjadi ring 1 perusahaan. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan model strategi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan perusahaan dalam mengembangkan program Agrosilvopastura budidaya lebah kelulut di Desa Sangatta Selatan. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, diskusi terfokus, observasi langsung dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pertamina Sangatta Field melakukan program CSR dengan menggunakan strategi pemberdayaan masyarakat melalui beberapa program berupa Taman Kelulut, Kelulut Training Center, Kelulut Store dan Saung Kelulut.
SOSIALISASI PERNIAGAAN DI KECAMATAN ANDIR KOTA BANDUNG SOCIALIZATION OF ASSOCIATIONS IN KECAMATAN ANDIR KOTA BANDUNG Ria Arifianti; Mochammad Benny Alexandri; Lina Auliana
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v1i1.31129

Abstract

Perniagaan memberikan kontribusi yang besar untuk pendapatan asli suatu daerah. Perniagaan ini berdampak untuk semua Kota terutama Kota Bandung. Kota Bandung memperoleh kointribusi pendapatan berdasarkan perniagaan. Salah Satu pusat perniagaan terletak di Kecamatan Andir. Kecamatan ini memberikan kontribusi terbesar untuk pendapat asli daerah  Kota Bandung.Metode pengabdian pada masyarakat yaitu melakukan workshop. Workshop dilakukan dengan melakukan sosialisasi. Langkah yang dilakukan adalah melakukan pengumpulan data, diskusi dalam hal ini sosialisasi dan evaluasi yang berkaitan dengan sinkronisasi data.Hasil yang didapat, Kecamatan Andir  mempunyai industri berjumlah 137 unit. Selain itu Kecamatan Andir memiliki 3 pasar, 60 pertokoan, 51 mini market dan 1 departement store.  Industri ini tersebar di 6 kelurahan yang ada di Kecamatan Andir. Perkembangan perniagaan ini memberikan kontribusi yang besar dalam menaikkan Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung.Dalam pengembangan perniagaan di Kecamatan Andir, yang menjadi permasalahan adalah dalam segi permodalan, terutama apabila jalannya perniagaan tidak berjalan dengan baik atau mengalami kerugian.  Commerce provides a large contribution to the original income of an area. This commerce has an impact on all cities, especially Bandung. The city of Bandung obtains revenue co-contributions based on commerce. One of the trade centers is located in Andir District. This sub-district provides the largest contribution to the original opinion of the City of Bandung.The method of community service is conducting workshops. The workshop was conducted by conducting socialization. The steps taken are collecting data, discussing in this case the socialization and evaluation related to data synchronization.The results obtained show that Andir District has 137 units of industry. In addition, Andir District has 3 markets, 60 shops, 51 mini markets and 1 department store. This industry is spread across 6 urban villages in Andir District. This business development has contributed greatly to increasing the Regional Original Income of Bandung City.In the development of commerce in Andir Subdistrict, the problem is in terms of capital, especially if the business is not running well or experiences a loss
STRATEGI FUNDRAISING PADA YAYASAN CINTA ANAK BANGSA DI MASA PANDEMI COVID-19 Galuh Hanesty Gunawan; Maulana - Irfan; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.34265

Abstract

Abstrak Organisasi pelayanan sosial merupakan sebuah organisasi yang identik dengan sifat non-profit atau tidak mengidahkan keuntungan, sehingga organisasi pelayanan sosial sering mengalami hambatan dalam aspek pendanaan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu aktivitas yang dapat menunjang aspek budgeting dalam manajemen organisasi pelayanan sosial melalui kegiatan fundraising. Fundraising bertujuan untuk memperoleh sumber pendanaan yang mendukung kegiatan dan keberlanjutan organisasi. Berkaitan dengan kondisi pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia khususnya Indonesia saat ini, organisasi pelayanan sosial tentunya membutuhkan pendanaan ekstra dan organisasi harus bisa beradaptasi serta berinovasi dalam mempertahankan keberadaannya. Dengan menggunakan metode studi literatur dan observasi, penelitian ini berusaha menggambarkan penerapan strategi fundraising pada YCAB Foundation sebagai salah satu contoh organisasi pelayanan sosial di masa pandemi COVID-19. Artikel ini menunjukkan bahwa YCAB Foundation berupaya untuk membangun dan mengembangkan strategi penggalangan dana melalui inovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan berbagai media dalam aktivitas fundraising di masa pandemic COVID-19 ini antaralain online fundraising dan crowdfunding. 

Page 7 of 12 | Total Record : 118