cover
Contact Name
Muhammad Arief budiman
Contact Email
ariefbudiman@upgris.ac.id
Phone
+628157648763
Journal Mail Official
absolutegreen@gmail.com
Editorial Address
Jl Sidodadi Timur no 24 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Elementary School
ISSN : 30308437     EISSN : 30257646     DOI : https://doi.org/10.26877/ijes.v3i2.12540
Core Subject : Education,
Fokus IJES pada bidang ilmu pendidikan secara umum, yang meliputi: Inovasi Pembelajaran di Pendidikan Dasar, Media pembelajaran di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan olahraga di sekolah dasar, pendidikan bahasa di sekolah dasar, pendidikan bahasa indonesia di sekolah dasar, pendidikan bahasa inggris di sekolah dasar, pendidikan inklusi di sekolah dasar, pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar, Inovasi Pembelajaran, Pengembangan Media Pembelajaran, Model Pembelajaran, Instrumen Penilaian, dan kajian Kurikulum.
Articles 171 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS IV Ardela, Citra; Subekti, Ervina Eka; Kiswoyo, Kiswoyo
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Sonokulon Todanan Blora serta mengukur pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis mereka. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas, menguraikan pembelajaran, dan menangkap inti dari pelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada satu kelompok subjek dengan pengukuran sebelum dan sesudah penerapan model Discovery Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkan model Discovery Learning, rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa adalah 55,28, sementara setelah penerapan model ini, rata-rata meningkat menjadi 81,25. Analisis statistik menunjukkan bahwa model Discovery Learning memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 dan t-hitung 21,736, yang lebih besar dari t-tabel 1,69913. Berdasarkan perhitungan N-Gain, 53,3% siswa mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis yang tinggi, 46,7% mengalami peningkatan sedang, dan tidak ada siswa yang mengalami peningkatan rendah. Hasil ini menunjukkan efektivitas model Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SD Mahisna, Ajid Bagus; Faridli, Efi Miftah; Soimah, Soimah
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i2.19777

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas 4C SDN 1 Karangnanas melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dengan diferensiasi konten, proses, dan produk. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas IVC SDN 1 Karangnanas, semester genap, tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observing), dan refleksi (reflection). Teknik pengambilan data dilakukan melalui tes dan observasi. Analisis data dilakukan dengan percentages correction dan deskripsi. Validitas data dilakukan dengan meningkatkan ketekunan. Hasil penelitian menunjukkan prestasi belajar peserta didik serta aktivitas guru dan peserta didik meningkat dengan penerapan pendekatan TaRL. Peningkatan ditunjukkan dengan ketuntasan prestasi belajar kelas dari hasil pretest siklus 1 dengan ketuntasan 17% , naik pada siklus 1 dengan ketuntasan 83% kemudian naik lagi pada siklus 2 menjadi ketuntasan 93% . Selanjutnya aktivitas guru siklus 1 sebesar 93,7%  menjadi 96,9%  pada siklus 2 dan aktivitas peserta didik siklus 1 sebesar 90,6% menjadi 96,9%  pada siklus 2.
PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI MISI PANTUN (MOSIPAN) UNTUK PEMBELAJARAN MENULIS PANTUN PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Amalia, Hardita Dwi Endah; Untari, Mei Fita Asri; Budiman, Muhammad Arief
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i2.19595

Abstract

Monopoli Misi Pantun (Mosipan) adalah media pembelajaran berbasis permainan yang dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis pantun di tingkat sekolah dasar. Media ini dirancang dengan mengintegrasikan elemen permainan untuk meningkatkan keaktifan siswa dan efektivitas pembelajaran. Pengembangan media monopoli misi pantun (mosipan) menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian dan pengembangan media monopoli misi pantun (mosipan) telah memenuhi kriteria valid yang ditinjau berdasarkan validasi ahli media dan ahli materi dengan memperoleh kelayakan media sebesar 81,25% dan kelayakan materi sebesar 98,75% dengan kategori “sangat baik”, sehingga layak digunakan dalam proses kegiatan pembelajaran. Media monopoli misi pantun (mosipan) yang telah dikembangkan dapat memenuhi kriteria praktis dan efektif yang ditinjau berdasarkan angket respon guru dan siswa yang memiliki rata-rata 75%-100% dengan kriteria “sangat baik” dan sangat valid. Selain itu, media monopoli misi pantun (mosipan) memenuhi kriteria efektif yang ditinjau berdasarkan meningkatnya hasil belajar siswa di SD Negeri Rejosari 2, SD Negeri Rejosari 3, dan SD Negeri Karangtempel yang dibuktikan dengan perolehan tingkat signifikasi sebesar 0.000 yang lebih kecil dari 0.005 (0.000 0.005). Sehingga penggunaan media tersebut efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas pada materi menulis pantun.
Keefektifan Model Numbered Heads Together Berbantuan Media Interaktif Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SDN 2 Cepokomulyo Kendal Alya, Nasywa Rahma; Huda, Choirul; Kartinah, Kartinah
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i1.22172

Abstract

Keefektifan Model Project Based Learning pada Materi Perubahan Wujud Benda terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri Kersana 04 Kabupaten Brebes Widiani, Della Ariefka; Yososuharto, Aloysius Yohanes Soegeng; Wijayanti, Arfilia
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i2.19664

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah siswa kurang antusias ketika pembelajaran karena kurangnya variasi model pembelajaran sehingga banyak siswa yang mendapatkan hasil belajar kurang dari KKTP. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu apakah model project based learning efektif terhadap hasil belajar IPAS materi perubahan wujud benda pada siswa kelas IV SD Negeri Kersana 04 Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model project based learning pada materi perubahan wujud benda terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri Kersana 04 Kabupaten Brebes. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Kersana 04 tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 54 siswa, masing-masing kelas terdiri dari 27siswa. Dimana kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sebagai kelas kontrol. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil akhir diperoleh nilai Lhitung   Ltabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Pada hasil ketuntasan klasikal kelas eksperimen dengan persentase posttest 100% dan ketuntasan klasikal kelas kontrol dengan persentase posttest 81%. Maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar pada siswa kelas IV SD Negeri Kersana 04 antara pembelajaran yang menggunakan model project based learning dengan pembelajaran yang konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah agar model project based learning pada materi perubahan wujud benda dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE TEAM GAME TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SISWA KELAS V DI SD MUHAMMADIYAH BLORA Mawarni, Anita Diyah; Budiman, Muhammad Arief; Kiswoyo, Kiswoyo
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i1.20003

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting bagi kehidupan. Terutama pada pembelajaran Bahasa Inggris yang dapat berpengaruh terhadap keterampilan berbicara seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan kendala keterampilan berbicara menggunakan metode Team game Tournament pada pembelajaran Unit 1; Ask For Information kelas V di SD Muhammadiyah Blora. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskrif Penelitian ini dilakukan pada seluruh peserta didik di kelas VA yang berjumlah 21 anak. Dalam pengambilan sempel wawancara dan observasi dilakukan secara acak yang berjumlah 6 responden yaitu 1 guru Bahasa Inggris dan 2 peserta didik dan angket untuk seluruh peserta didik kelas VA, dengan menggugunakan teknik trianggulasi (gabungan) yang kemudian data akan dianalisis. Proses penerapan keterampilan berbicara menggunakan metode Team Game Tournament pada pembelajaran Bahasa Inggris di kelas V adalah guru akan menjelaskan menggunakan Bahasa Inggris dan akan diartikan. Terdapat kendala ketetampilan berbicara yaitu ragu dalam berbicara Bahasa Inggris, kesulitan dalam kosakata (vocabulary), dan malu ketika berbicara dalam Bahasa Inggris sendirian di depan kelas. Dalam menerapkan metode Team Game Turnament dapat menjadi salah satu metode yang digunakan untuk mengasah keterampillan berbicara.Kata Kunci : Bahasa Inggris, Keterampilan Berbicara, Metode Team Game Tournament
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FRACTHEBOX (FRACTION IN THE BOX) DENGAN EVALUASI MELALUI QUIZIZZ UNTUK KELAS IV SD NEGERI KARANGSARI 1 Afla, Dina Ulil Ulya; Subekti, Ervina Eka; Sundari, Riris Setyo
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i1.19547

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar  dan motivasi belajar matematika materi pecahan akibat keterbatasan waktu guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan respon dalam uji coba media pembelajaran FRACTHEBOX pada materi pecahan kelas IV SD Negeri Karangsari 1. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RnD), dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementastion, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan deskripsitif. Hasil penelitian diperoleh bahwa media pembelajaran FRACTHEBOX dinyatakan layak digunakan dengan perolehan presentase skor hasil validasi media sebersar 96,25% dengan kriteria sangat baik dan skor hasil validasi materi sebesar  96,25% dengan kriteria sangat baik. Adapun hasil respon guru sebagai analisis kelayakan media memperoleh presentase sebesar 96% masuk dalam kategori sangat baik, sedangkan perolehan presentase angket respon peserta didik mendapatkan rat-rata sebesar 88,6% dengan katergori sangat baik. Dari hasil yang didapatkan disimpulkan bahwa media pembelajaran FRACTHEBOX layak digunakan. Adapun perolehan rata-rata nilai pre test sebesar 45 dan rata-rata nilai post test sebesar 90, terjadi peningkatan setelah media pembelajaran FRACTHEBOX diimplementasikan. Dengan demikian media FRACTHEBOX dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik materi pecahan.
STRATEGI MENGASAH SOFT SKILLS MELALUI PEMBELAJARAN KARYA SENI KOLASE SISWA KELAS IV SD NEGERI TIMBULSLOKO 02 KABUPATEN DEMAK Munfaatika, Dina; Mushafanah, Qoriati; Fajriyah, Khusnul
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i2.19711

Abstract

Perkembangan keterampilan siswa yang sering terabaikan oleh orang tua atau bahkan guru membuat anak kurang terampil dan memiliki cara berpikir kritis siswa kurang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi   mengasah   soft skills melalui pembelajaran karya seni kolase siswa kelas IV SD N Timbulsloko 02. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi mengasah soft skills siswa kelas IV melalui pembelajaran karya seni kolase. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang mana data dikumpulkan dan diungkapkan dalam bentuk gambar dan kata-kata yang disusun dalam suatu kalimat. Penelitian ini dilakukan di SD N Timbulsloko 02 Kabupaten Demak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitiaann dianalisis menggunakan 3 langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa strategi mengasah soft skills siswa dalam pembelajaran karya seni kolase sangat penting, karena dapat mengasah soft skills siswa kelas IV SD N Timbulsloko 02 Kabupaten Demak melalui 7 indikator yang dinilai yaitu memaksimalkan keterampilan berkomunikasi, berpikir kritis dan memecahkan masalah, kerja sama tim, belajar sepanjang hayat dan manajemen informasi, memiliki jiwa kewirausahaan, etika moral dan professional serta keterampilan kepemimpinan. Hasil persentase 7 indikator yang dinilai melalui lembar observasi pada pertemuan I dengan nilai 68% dengan kategori baik dan pertemuan II mengalami perkembangan dengan nilai 87% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan nilai persentase dan hasil wawancara disimpulkan bahwa strategi mengasah soft skills siswa melalui pembelajaran karya seni kolase dapat dikatakan berhasil.
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI GOTONG ROYONG TEMA GAYA HIDUP BERKELANJUTAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI TUNGGU Abdurrozzak, Ghoza Muhammad Sirodj; Agustini, Ferina; Azizah, Mira
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i2.19744

Abstract

Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini adalah Implementasi Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri Tunggu yang berjalan kurang maksimal dan belum sesuai harapan. Hal tersebut disebabkan karena dimensi gotong royong belum muncul dalam diri peserta didik seperti belum bisa bekerja sama dengan temannya. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi gotong royong tema gaya hidup berkelanjutan pada siswa kelas V SD Negeri Tunggu?. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dimensi Gotong Royong Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Pada Siswa Kelas V di SD Negeri Tunggu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini bertempat di SD Negeri Tunggu. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi, angket siswa kelas V, wawancara guru kelas V, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dalam implementasinya masih ditemukan beberapa siswa yang masih kurang dalam menunjukkan kemampuan bekerja sama terutama pada saat pelaksanaan projek, namun jika dibandingkan dengan semester sebelumnya, pada semester ini sudah terdapat peningkatan pada Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembentukan karakter siswa, khususnya dalam hal ini yaitu nilai-nilai dimensi gotong royong. 
MODEL PJBL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA VOLUME KUBUS DAN BALOK KELAS V TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS Putri, Titania Nurma Maysa; Wakhyudin, Husni; Rahmawati, Intan
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i1.20059

Abstract

Konteks yang mendorong penelitian ini adalah kurangnya pembelajaran yang efektif dan kurang aktifnya peserta didik sehingga kemampuan berpikir kritis peserta didik masih rendah, serta belum diterapkannya model pembelajaran PjBL. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas pembelajaran Model PjBL terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi volume kubus dan balok di kelas V Sekolah Dasar? Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa tuntas setelah pembelajaran model PjBL. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan Pre Eksperimental Design yang berbentuk One Group Pretest Posttest Design. Rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menunjukkan pembelajaran tanpa menggunakan model pembelajaran PjBL (pretest) sebanyak 58,696. Sedangkan rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah diberi perlakuan (posttest) dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL) sebanyak 80,870. Hal tersebut diperkuat dengan hasil perhitungan uji t berpasangan dapat disimpulkan bahwa uji t dari perhitungan diperoleh uji thitung ttabel yaitu 9,443 2,074, maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa yang dicapai pada pretest dan posttest. Atau dapat dikatakan bahwa model pembelajaran PjBL efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di SDN Langgenharjo 01. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya guru menggunakan model pembelajaran PjBL yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.Kata Kunci: Efektivitas, PjBL, Berpikir Kritis

Page 11 of 18 | Total Record : 171