cover
Contact Name
Faisal Mahmuddin
Contact Email
f.mahmuddin@unhas.ac.id
Phone
+6285256472414
Journal Mail Official
jrt2k@unhas.ac.id
Editorial Address
Redaksi Jurnal Riset dan Teknokogi Terapab Kemaritiman (JRT2K) Lantai 3, Gedung Naval A Kampus Fakultas Teknik Gowa, Universitas Hasanuddin (UNHAS) Jl. Poros Malino, km. 6, Bontomarannu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 29623359     DOI : https://doi.org/10.25042/jrt2k
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman (JR2TK) adalah sebuah jurnal nasional yang dikelola oleh departemen Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin. JRTK mempublikasikan makalah-makalah hasil penelitian dan pengabdian yang berhubungan dengan bidang kemaritiman.
Articles 49 Documents
Evaluasi Kebutuhan Energi Listrik untuk Sistem Penerangan dan Peralatan Pendukung Operasi pada Kapal Rumah Sakit Tipe LCT Suardi, Suardi; Raditya, Muhammad Yogi; Mubarak, Azhar Aras; Hariyono, Hariyono; Sitorus, Chris Jeremy Verian; Kustiwansa, Harlian
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.122024.05

Abstract

Analisis kebutuhan daya generator untuk mendukung sistem penerangan dan peralatan operasional pada kapal rumah sakit tipe LCT (Landing Craft Tank) merupakan aspek krusial dalam menjamin keandalan dan efisiensi operasional sistem kelistrikan kapal. Kapal ini berfungsi sebagai rumah sakit terapung, sehingga memerlukan pasokan listrik yang stabil dan andal untuk menunjang perangkat medis, sistem navigasi, serta peralatan pendukung lainnya. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah belum optimalnya perencanaan kapasitas daya generator dalam memenuhi beban listrik secara menyeluruh, khususnya pada kondisi puncak dan situasi darurat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kapasitas optimal generator berdasarkan total konsumsi daya dari setiap beban listrik yang ada, dengan mempertimbangkan margin keamanan, kondisi operasional, serta keberlanjutan sistem daya. Metode yang digunakan meliputi identifikasi dan penghitungan beban listrik, analisis distribusi daya, serta evaluasi terhadap keandalan sistem kelistrikan berdasarkan referensi teknis terkini. Sebagai state of the art, pendekatan ini selaras dengan praktik terbaik dalam perancangan sistem kelistrikan kapal modern, yang mengutamakan efisiensi energi, keberlanjutan, dan keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan kapasitas generator yang tepat tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keselamatan pasien dan awak kapal. Rekomendasi dari studi ini menekankan pentingnya integrasi sistem monitoring daya secara real-time dan pemeliharaan berkala untuk mendukung keberlanjutan layanan kapal rumah sakit. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan sistem kelistrikan kapal serupa di masa depan, khususnya dalam konteks pelayanan medis maritim yang tanggap dan andal.
Pengenalan dan Pendampingan Aplikasi Mikrokontroller pada Sistem Penyiraman Kebun guna Meningkatkan Produktivitas Ekonomi Petani di Desa Balla Kabupaten Enrekang Mahmuddin, Faisal; Klara, Syerly; Hariyanto, Surya; Suhardi, Arham; Ramadhan, Syahrun; Ramadhan, Fadel Rezky
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.122024.06

Abstract

Desa Balla di Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya pada komoditas bawang. Namun, sistem penyiraman yang masih dilakukan secara konvensional menyebabkan rendahnya efisiensi penggunaan air, tingginya kebutuhan tenaga kerja, serta kurang optimalnya produktivitas hasil pertanian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan mendampingi penerapan teknologi penyiraman otomatis berbasis mikrokontroler guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis teknologi tepat guna melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 6–7 Oktober 2018, dengan materi berupa pengenalan sistem, komponen, prinsip kerja, serta praktik langsung instalasi dan pengoperasian sistem penyiraman otomatis yang didukung oleh energi surya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang diterapkan mampu bekerja dengan baik dalam mendistribusikan air ke lahan pertanian dan memberikan alternatif solusi terhadap keterbatasan sistem konvensional. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan teknologi, serta respon yang sangat positif dari masyarakat terhadap inovasi yang diperkenalkan. Dengan demikian, penerapan sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan air dan tenaga kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani.
Prototipe Sistem Pendingin (Cooler) Ikan Berbasis Energi Surya (Photovoltaic) pada Kapal Nelayan Mahmuddin, Faisal; Djufrie, Andi Bukti; Adha, Haidil; Amri, Muhammad; Rachmatan; Juarni; Klara, Syerly; Hariyanto, Surya; Shintarahayu, Balqis
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan nelayan terhadap bahan bakar fosil untuk operasional kapal dan sistem pendinginan hasil tangkapan masih menjadi permasalahan utama, baik dari sisi biaya maupun dampak lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah prototipe sistem pendingin (cooler) ikan yang dapat digunakan para nelayan agar ikan hasil tangkapan tetap segar sampai didarat. Sistem pendingin ikan yang dirancang menggunakan energi surya (photovoltaic) sebagai sumber daya. Metode penelitian meliputi perancangan sistem photovoltaic yang terdiri dari panel surya, solar charge controller, baterai, dan inverter, serta perancangan sistem pendingin menggunakan siklus refrigerasi kompresi uap. Pengujian performa dilakukan dengan pengukuran penurunan suhu dalam boks pendingin setiap 30 menit hingga 150 menit pengoperasian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menurunkan suhu dari 20 °C hingga mencapai -5 °C. Analisis performa sistem menghasilkan nilai Coefficient of Performance (COP) sebesar 5,17 yang menunjukkan bahwa sistem pendingin memiliki efisiensi yang baik. Dengan demikian, prototipe sistem pendingin ikan berbasis energi surya ini berpotensi menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan nelayan selama operasional penangkapan.
Pengujian Destilator Dengan Variasi Panjang Pipa Terhadap Hasil Destilasi Dengan Memanfaatkan Energi Panas Gas Buang Mesin Adriansyah, Adriansyah; Mahmudin, Faisal; Klara, Syerly
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air tawar adalah salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masayarakat pesisir dan nelayan terutama bagi masyarakat di pulau-pulau kecil. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan panas gas buang mesin penggerak kapal dengan membuat desain dan prototipe destilator. Namun pada penelitian tersebut didapati masalah pada panjang pipa yang digunakan, sehingga berpengaruh terhadap hasil destilasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi panjang pipa terhadap hasil destilasi dengan memanfaatkan energi panas gas buang mesin. Penelitian ini menggunakan prototipe destilator dengan memvariasikan panjang pipa yaitu : 5 meter, 7 meter, dan 9 meter untuk memperoleh banyaknya hasil destilasi. Dari hasil penelitian pada variasi panjang pipa 5 meter memperoleh hasil destilasi sebesar 26 ml, variasi panjang pipa 7 meter sebesar 50 ml, variasi panjang pipa 9 meter sebesar 70 ml. Adapun volume hasil destilasi yang paling baik yaitu pada panjang pipa 9 meter sebesar 70 ml dengan 1500 RPM selama 60 menit, laju perpindahan panas sebesar 26,53 W dengan efektivitas sebesar 78,13 %. Terjadi peningkatan hasil destilasi seiring penambahan ukuran panjang pipa dengan ukuran diameter yang sama sebesar 0,8 cm, sehingga luas selubung pipa juga semakin besar yang mempengaruhi laju perpindahan panas yang mengakibatkan suhu air laut semakin naik dan menghasilkan destilasi yang semakin besar pula.
Strategi Peningkatan Produktivitas Muat Semen Curah di Pelabuhan Biringkassi Syam, Muh Yusril; Arsyad, Muhammad; Puspa Ningrum, Ainun Chandra
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan industri semen yang semakin ketat menuntut sistem distribusi semen curah yang efisien dan andal, khususnya melalui moda transportasi laut. Pelabuhan Biringkassi sebagai pelabuhan asal distribusi semen curah PT. Semen Tonasa masih menghadapi permasalahan rendahnya produktivitas muat yang berdampak pada tidak tercapainya target distribusi di beberapa packing plant. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas muat semen curah, mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya produktivitas muat, serta merumuskan strategi peningkatan produktivitas muat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan kombinasi analisis kuantitatif dan kualitatif. Produktivitas muat dianalisis dalam satuan ton/jam, faktor penyebab dianalisis menggunakan diagram fishbone, dan perumusan strategi dilakukan dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas muat semen curah yang diteliti masih berada di bawah standar operasional yaitu 230,27 ton/jam dari 450 ton/jam, dengan faktor dominan penyebabnya berasal dari keterbatasan dan keandalan peralatan ship loader. Strategi prioritas yang dihasilkan adalah strategi Strength–Threat (S–T), yang menekankan optimalisasi fasilitas, peningkatan keandalan peralatan, dan penguatan jaringan distribusi. Hasil penelitian ini berimplikasi pada perbaikan kinerja operasional pelabuhan dan armada kapal dalam mendukung distribusi semen curah yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Nelayan melalui Pelatihan Perawatan dan Perbaikan Mesin Outboard di Kelurahan Gusung, Makassar Mahmuddin, Faisal; Klara, Syerly; Muhammad, Andi Haris; Alwi, M. Rusydi; Baharuddin, Baharuddin; Rivai, Haryanti; Nikmatullah, Muhammad Iqbal; Ramadhan, Fadel Rezky; Soedarto, Muh. Fadil; Raihansyah, Hilmi
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin outboard merupakan komponen utama penggerak kapal nelayan skala kecil yang berperan penting dalam menentukan efisiensi operasional, keselamatan, dan produktivitas kegiatan melaut. Namun, pada banyak wilayah pesisir, termasuk Kelurahan Gusung, Kota Makassar, nelayan masih menghadapi berbagai permasalahan teknis akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan perawatan serta perbaikan mesin outboard. Kondisi ini menyebabkan tingginya frekuensi kerusakan mesin, meningkatnya biaya operasional, serta ketergantungan terhadap teknisi bengkel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan nelayan dalam melakukan perawatan rutin dan perbaikan dasar mesin outboard secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan sosialisasi yang mencakup penyampaian materi teoritis serta penjelasan praktis mengenai komponen utama mesin outboard, sistem pengapian, sistem pelumasan, sistem pendingin, serta langkah-langkah pencegahan kerusakan akibat lingkungan pesisir yang bersifat korosif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Gusung dengan melibatkan nelayan setempat sebagai peserta utama. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan melalui pengamatan tingkat kehadiran, partisipasi aktif peserta selama diskusi, serta pengukuran peningkatan pemahaman menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran peserta yang sangat tinggi serta meningkatnya pemahaman nelayan terhadap pentingnya perawatan mesin outboard yang benar dan terjadwal. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian nelayan, menekan biaya perawatan mesin, serta mendukung keberlanjutan dan keselamatan aktivitas penangkapan ikan di wilayah pesisir.
ECO.ZEN (Ecoprinting: Zona Edukasi & Natural): Ruang Eksplorasi Keajaiban Tumbuhan Sekitar dan Zona Edukatif Pengembangan Masyarakat Kelurahan Lancirang, Kabupaten Sidrap melalui Seni Teknik Ecoprint Pasangka, Indriani Rani; Nikmatullah, Muhammad Iqbal
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kerja “ECO.ZEN (Ecoprinting: Zona Edukasi & Natural)” merupakan sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengembangan kreativitas dan peningkatan pengetahuan melalui seni ecoprinting yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Lancirang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, dengan melibatkan siswa-siswi sekolah dasar serta ibu-ibu Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Masjid An-Nur Lancirang sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan program mencakup kegiatan sosialisasi dan demonstrasi, yang dirancang untuk memberikan pemahaman teoritis sekaligus keterampilan praktis kepada peserta. Teknik yang digunakan dalam program ini adalah teknik pounding ecoprint, yaitu proses pencetakan motif menggunakan dedaunan dan bunga lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman langsung dalam menghasilkan produk kreatif seperti totebag dan taplak meja ecoprint, tetapi juga memahami nilai estetika dan keberlanjutan lingkungan. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan keterampilan serta antusiasme peserta terhadap pengembangan produk berbasis alam. Selain itu, program ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kreatif yang berpotensi meningkatkan perekonomian lokal. Secara keseluruhan, program ECO.ZEN berhasil mencapai seluruh indikator keberhasilan yang telah ditetapkan, ditandai dengan respon positif dan partisipasi aktif dari masyarakat sasaran.
Analisis Desain dan Kinerja Hidrodinamika Perahu Fiberglass Menggunakan Metode Van Oortmessen di Sungai Rokan Audina, Nur; Ikhsan, Muhammad; Reza Aditia, Muhammad
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain dan kinerja hidrodinamika perahu nelayan berbahan fiberglass sebagai alternatif pengganti perahu kayu di Sungai Rokan. Perancangan dilakukan dengan menentukan ukuran utama perahu dan bentuk lambung tipe round bilge. Proses produksi menggunakan metode hand lay-up. Analisis hidrodinamika dilakukan menggunakan metode Van Oortmerssen melalui perangkat lunak Maxsurf Resistance untuk memperoleh nilai tahanan dan kebutuhan daya pada variasi kecepatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tahanan meningkat secara non-linear terhadap kecepatan, dengan dominasi wave resistance pada kecepatan tinggi. Kebutuhan daya meningkat secara eksponensial, dimana pada kecepatan operasional 6 knot dibutuhkan daya mendekati kapasitas mesin 6,5 HP. Hal ini menunjukkan bahwa desain perahu memiliki efisiensi yang baik pada kecepatan operasional nelayan. Dengan demikian, perahu fiberglass layak digunakan sebagai alternatif pengganti perahu kayu dari sisi kinerja hidrodinamika.
Simulasi Pencahayaan Buatan pada Ruang Akomodasi Kapal TB Hasnur 21 Menggunakan Pendekatan Zonal Cavity Method (ZCM) Hariyanto, Surya; Fikriah; Rivai, Haryanti; Sitepu, Andi Husni
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap ruang di kapal harus dilengkapi dengan sistem dan instalasi penerangan yang memadai sesuai dengan regulasi dan standar pencahayaan yang berlaku. International Organization for Standardization (ISO) memberikan pedoman mengenai kriteria pencahayaan pada ruang kru maupun penumpang di kapal. Pedoman tersebut bertujuan untuk memastikan kenyamanan, mendukung aktivitas operasional, serta meningkatkan keselamatan di atas kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan pencahayaan optimal pada setiap ruang di kapal TB Hasnur 21 sesuai dengan standar pencahayaan yang telah ditetapkan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Zonal Cavity Method (ZCM), yaitu metode perhitungan pencahayaan yang mempertimbangkan distribusi cahaya berdasarkan elemen ruangan seperti langit-langit, dinding, dan lantai. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak DIALux evo sebagai pendekatan analisis pencahayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lampu LED mampu menghasilkan sistem pencahayaan yang lebih efisien, aman, dan sesuai dengan kebutuhan operasional kapal. Penghematan daya yang diperoleh pada ruang Chief Engineer, Chief 1, Master, Crew 3 Person, Deck Store, dan Galley Store sebesar 18 watt, pada ruang Galley sebesar 9 watt, pada ruang Toilet, Bathroom, dan Laundry sebesar 3 watt, serta pada area Mess and Gangway sebesar 72 watt. Hasil simulasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pencahayaan setelah pergantian lampu. Pada ruang Chief Engineer, tingkat pencahayaan meningkat dari 89,4 lux menjadi 190 lux, sedangkan pada ruang Chief meningkat dari 111 lux menjadi 267 lux. Pada ruang Master, tingkat pencahayaan meningkat dari 91,14 lux menjadi 211 lux. Ruang Crew 4 Person (1) mengalami peningkatan dari 71,16 lux menjadi 161 lux, sedangkan pada ruang Crew 4 Person (2) meningkat dari 72 lux menjadi 163 lux. Ruang Deck Store mengalami peningkatan paling signifikan, yaitu dari 370 lux menjadi 771 lux, diikuti oleh Galley Store dari 327 lux menjadi 674 lux. Pada ruang Galley, tingkat pencahayaan meningkat dari 262 lux menjadi 335 lux. Sementara itu, pada ruang Toilet pencahayaan meningkat dari 494 lux menjadi 566 lux, pada Bathroom dari 491 lux menjadi 567 lux, dan pada ruang Laundry dari 293 lux menjadi 339 lux. Adapun pada area Mess and Gangway, tingkat pencahayaan meningkat dari 132 lux menjadi 285 lux. Untuk menjamin keamanan instalasi, lampu yang digunakan pada ruang indoor memiliki tingkat proteksi minimal IP22, sedangkan lampu yang diterapkan pada penelitian ini menggunakan spesifikasi IP42, IP44, dan IP65. Berdasarkan hasil simulasi, tingkat pencahayaan yang diperoleh telah memenuhi standar minimum ISO (International Organization for Standardization).