cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
mgcn.sidik@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
jmia@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.pedurungan kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
ISSN : 30327385     EISSN : 30327377     DOI : https://doi.org/10.61722/jmia.v1i2
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA) , ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Kampus Akademik Publising . JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 970 Documents
Gambaran Intensitas Pembuatan Video Explainer Terhadap Digital Addiction pada Mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Deana Febriani Syafiratunnisa; Fauziah Eka Ramadhani; Selvia Febrianti Putri; Zafira Chikal Zulaeyka
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10621

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong mahasiswa untuk menggunakan perangkat digital dengan frekuensi tinggi dalam kegiatan akademik, salah satunya melalui pembuatan video explainer. Kegiatan ini meliputi pencarian referensi, penulisan naskah, proses penyuntingan, dan publikasi konten, yang dilakukan secara berkelanjutan dan berpotensi meningkatkan kecenderungan digital addiction. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intensitas pembuatan video explainer dan tingkat digital addiction pada mahasiswa angkatan 2025 Program Studi Teknologi Pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif melalui teknik survei dengan membagikan kuesioner kepada mahasiswa. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menggambarkan tingkat intensitas pembuatan video explainer dan digital addiction mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecanduan digital di kalangan siswa masuk dalam kategori sedang, dengan persentase rata-rata sebesar 82,15%. Indikator tertinggi terlihat pada frekuensi penggunaan perangkat digital saat mengerjakan video (96%), durasi kerja yang lama (92%), dan penggunaan berbagai aplikasi atau fitur digital (91,5%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas akademik dalam membuat video penjelasan memerlukan keterlibatan teknologi yang intensif. Oleh karena itu, diharapkan siswa memiliki pengendalian diri dan manajemen waktu yang baik sehingga penggunaan teknologi digital tetap optimal tanpa menimbulkan ketergantungan berlebihan
Diplomasi Ekonomi Indonesia dalam Meningkatkan Investasi dan Perdagangan Internasional: Studi Kasus Hilirisasi Nikel dan Kerja Sama dengan Tiongkok Dhinda Olivia; Roza Andriani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10622

Abstract

Penelitian ini membahas strategi diplomasi ekonomi Pemerintah Indonesia dalam mendukung kebijakan hilirisasi nikel pada periode 2024–2026. Diplomasi ekonomi Indonesia mengalami perubahan dari pendekatan pasif menuju pendekatan yang lebih ofensif dan terintegrasi melalui konsep “Indonesia Incorporated” yang melibatkan sinergi antara pemerintah, BUMN, Danantara, Indonesia Investment Authority (INA), dan pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka dan dokumentasi terhadap berbagai kebijakan, perjanjian internasional, serta data perdagangan dan investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi ekonomi Indonesia dilakukan melalui diversifikasi pasar ekspor, percepatan perjanjian perdagangan internasional, penyelesaian sengketa dagang, serta penguatan kerja sama investasi strategis dengan berbagai negara. Dalam studi kasus hilirisasi nikel, kebijakan larangan ekspor bijih nikel berhasil meningkatkan nilai tambah ekspor dan mendorong pertumbuhan investasi smelter serta industri baterai kendaraan listrik. Kerja sama dengan Tiongkok berperan penting dalam pembangunan industri pengolahan nikel dan transfer teknologi, meskipun penguasaan teknologi manufaktur lanjutan masih menjadi tantangan. Diplomasi ekonomi juga berkontribusi dalam menarik investor asing melalui pemberian insentif, kepastian regulasi, dan penguatan hubungan bilateral dengan negara-negara mitra strategis.
INTEGRASI LAYANAN BK DENGAN PROGRAM SEKOLAH SEHAT MENTAL: KAJIAN KONSEPTUAL DAN IMPLEMENTATIF Mutiara Sri Yuni; Dhea Nurmaliza; Gusman Lesmana
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10634

Abstract

Kesehatan mental peserta didik menjadi salah satu isu penting dalam dunia pendidikan karena berpengaruh terhadap perkembangan akademik, sosial, emosional, dan perilaku siswa di lingkungan sekolah. Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik melalui program sekolah sehat mental. Dalam konteks tersebut, layanan bimbingan dan konseling (BK) memiliki posisi strategis karena berfungsi membantu siswa memahami diri, mengembangkan potensi, serta mengatasi berbagai permasalahan psikologis dan sosial yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi layanan BK dengan program sekolah sehat mental ditinjau dari aspek konseptual dan implementatif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan layanan BK, kesehatan mental, dan program sekolah sehat mental. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi layanan BK dengan program sekolah sehat mental dapat dilakukan melalui layanan promotif, preventif, kuratif, dan developmental seperti edukasi kesehatan mental, konseling individual, bimbingan kelompok, penguatan keterampilan sosial emosional, serta kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan tenaga profesional. Integrasi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis siswa, penurunan perilaku maladaptif, penguatan resiliensi, serta terciptanya lingkungan sekolah yang lebih suportif dan inklusif. Namun demikian, implementasi integrasi layanan BK dengan program sekolah sehat mental masih menghadapi berbagai hambatan seperti rendahnya literasi kesehatan mental, keterbatasan jumlah guru BK, stigma terhadap layanan konseling, dan kurangnya dukungan kebijakan sekolah.
KENAKALAN REMAJA DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING: STUDI KEPUSTAKAAN TENTANG FAKTOR PENYEBAB DAN PENANGANANNYA Dhea Nurmaliza; Uli Makmun Hasibuan; Mutiara Sri Yuni; Tisania Antiyadila
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10635

Abstract

Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang sering terjadi dan menjadi perhatian dalam dunia pendidikan, khususnya dalam bidang Bimbingan dan Konseling (BK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kenakalan remaja serta peran layanan BK dalam mengatasinya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kenakalan remaja dipengaruhi oleh faktor internal seperti krisis identitas dan kontrol diri, serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, pergaulan teman sebaya, dan pengaruh media sosial. Layanan BK memiliki peran penting dalam pencegahan dan penanganan kenakalan remaja melalui layanan konseling individu, bimbingan kelompok, serta layanan informasi. Dengan demikian, peran aktif guru BK sangat dibutuhkan untuk membantu remaja mengembangkan perilaku yang positif.
ANALISIS DINAMIKA PERUBAHAN DAN PREDIKSI TUTUPAN LAHAN DI KECAMATAN PETUNGKRIYONO Ridho Aryan Santoso
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10640

Abstract

Petungkriyono District, Pekalongan Regency, is a primary tropical forest area simultaneously designated as a Strategic Tourism Zone, horticultural agropolitan area, and landslide-prone zone under the Pekalongan Spatial Plan (RTRW) 2020–2040. This overlapping policy framework has created compounding pressures on land cover, culminating in a flash flood and landslide disaster in January 2025 that claimed 25 lives. This study aims to analyze land cover change dynamics in Petungkriyono District during the period 2018–2025 and to predict land cover conditions in 2030. The methodology employs Sentinel-2A satellite imagery classification using Maximum Likelihood Classification (MLC) to generate annual land cover maps, followed by predictive modeling through Cellular Automata–Markov Chain (CA-MC) implemented via the MOLUSCE plugin in QGIS, incorporating four driving variables: distance to roads, slope, elevation, and distance to rivers. Results indicate that forest land declined from 6,798 Ha (81.86%) in 2018 to 6,335 Ha (76.29%) in 2025, while built-up land increased by 61.58% and agricultural land expanded by 20.34% over the same period. The dominant conversion pathway was forest to horticultural farmland, totaling a cumulative 2,595 Ha. The predictive model, validated with an overall Kappa of 0.834 and 93.55% correctness, projects a further 550 Ha reduction in forest cover by 2030. The ANN component Kappa of 0.5972 indicates moderate model capacity; results are therefore better interpreted as an early warning scenario. This study recommends zonation-based tourism management, phased mitigation for settlements in hazard-prone areas, and agricultural intensification as alternatives to continued land expansion.
EFEKTIFITAS PEMANFAATAN JALAN INSPEKSI SUNGAI KLAMPOK BAGI PENGAWASAN LIMBAH INDUSTRI DI KELURAHAN NGEMPON KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG Muh Amin
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10641

Abstract

The existence of industries in Ngempon Village, Bergas District, Semarang Regency has a high level of activity and is mostly located around the Klampok River, which is part of the Jragung River Basin (DAS). This condition increases the need for an effective industrial waste monitoring system to prevent river pollution. One of the crucial infrastructures that supports such monitoring is the inspection road located along the riverbank. This study aims to analyze the existing condition of the inspection road, assess the level of its utilization effectiveness in industrial waste monitoring, and identify the supporting and inhibiting factors affecting its effectiveness. The research method used is quantitative with a descriptive approach. Data collection was carried out through field observations, interviews, and questionnaires distributed to 44 respondents, consisting of officers from the Environmental Agency, company representatives, and river conservation organizations. Data analysis used a Likert scale based on the dimensions of physical condition, accessibility, monitoring function, and monitoring outcomes. The results show that the condition of the inspection road still has various limitations, including 90% of the road width being less than 2 meters, 30% of the road surface still being dirt, the presence of wild vegetation obstructing access, minimal lighting, and the unavailability of signage and supporting monitoring facilities. Nevertheless, the inspection road has advantages such as close access to waste outlets, fast travel time, and ease of sampling and documentation. The total effectiveness index value of 56.62 indicates that the utilization of the inspection road falls into the moderately effective category, meaning it can support industrial waste monitoring but still faces various obstacles. Therefore, improving the quality of inspection road infrastructure through pavement, vegetation management, provision of lighting, information signs, and other supporting facilities is necessary to enhance the effectiveness of sustainable industrial waste monitoring.
EFEKTIVITAS METODE BERCERITA DALAM MENINGKATKAN KEBERANIAN BERBICARA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II Nadia Tuljannah; Nisa Ulba Nurhafizah; Ari Suriani; Nur Azmi Alwi
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bercerita (storytelling) dalam meningkatkan keberanian berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah dan jurnal nasional maupun internasional yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan penelusuran pustaka, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa metode storytelling efektif dalam meningkatkan keberanian berbicara siswa, yang ditandai dengan meningkatnya rasa percaya diri, keberanian tampil di depan kelas, kelancaran berbicara, penguasaan kosakata, serta partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Efektivitas metode bercerita didukung oleh keterlibatan aktif siswa, penggunaan media visual dan audiovisual, relevansi budaya cerita, serta variasi format penyampaian seperti paired storytelling dan digital storytelling. Selain meningkatkan keterampilan berbicara, metode storytelling juga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, komunikatif, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Dengan demikian, metode bercerita dapat dijadikan salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keberanian berbicara siswa kelas II SD pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
ANALISIS KENYAMANAN TERMAL PADA RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK: STUDI KASUS TAMAN KOTA ALUN-ALUN DEMAK Nila Siti Zaitun
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10666

Abstract

Alun-Alun Demak City Park is the primary public green open space in Demak Regency, characterized by high visitor intensity yet limited research on its thermal comfort conditions. This study aims to analyze the thermal comfort level of the area using an objective approach through the Temperature Humidity Index (THI) and a subjective approach through the Thermal Sensation Vote (TSV), along with spatial distribution mapping using GIS. Measurements were conducted over three consecutive days in August 2025 at 16 sampling points arranged in a 4×4 grid pattern, covering three time sessions: morning (07:00–09:00), midday (12:00–14:00), and afternoon (16:00–18:00). TSV data were collected from 96 respondents using the seven-point ASHRAE scale. Results indicate that all 16 sampling points were in the Comfortable category in the morning session (THI 23.5–24.3). During midday, 14 points fell into the Uncomfortable category while 2 points (T12 and T16) reached the Very Uncomfortable category (THI = 30.5). Based on daily averages, all points fell into the Uncomfortable category (THI 27.3–28.2). TSV analysis revealed that 74% of respondents perceived the thermal environment as slightly hot to very hot. Pearson correlation between THI and TSV yielded r = 0.71 (strong positive), indicating strong alignment between objective measurements and subjective perception. Wide-canopy shade trees demonstrably reduced temperature by 1–2°C compared to hardscape areas. The study recommends adding shade vegetation, replacing paving blocks with grass blocks, and incorporating water features in the southern and central zones as strategies to improve thermal comfort.
Analisis Penggunaan Diksi dalam Berita CNN Indonesia Edisi 2025–2026: Kajian Diksi Gerys Keraf Andini Aulia Distira; Poppy Adelia Adisty; Ines Amelia; Aulia Uswatun Siagian; Jakaria Jakaria
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10672

Abstract

This research is motivated by the importance of the appropriate use of diction in online news which influences the clarity and understanding of information by readers. This study aims to analyze the use of diction in CNN Indonesia news edition 2025–2026 based on Gorys Keraf's diction theory study. The research method used is descriptive qualitative with content analysis techniques. The research data was taken from three CNN Indonesia news articles, namely "The Cry of the 'Delayed' CPNS: Absolutely Resigns, Stress Threatened with Unemployment", "Stories from the Village, Graduates Compete for PPSU Vacancies in Jakarta", and "Viral Starlink Levy for Aceh Flood Victims, What are the Facts?" Data in the form of words, phrases, and sentences were analyzed based on the aspects of accuracy, clarity, and appropriateness of diction according to Gorys Keraf. The results of the study show that the use of diction is dominated by denotative diction which is straightforward and informative, but there is still the use of connotative diction, especially in news titles to attract readers' attention, as well as several inaccuracies in word choice that have the potential to cause ambiguity of meaning. The conclusion of this study indicates that the diction in CNN Indonesia news is generally effective, but careful word choice is still needed to ensure clarity and avoid multiple interpretations.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO TUTORIAL PEMBUATAN POLA CELANA DI FASE E SMK NEGERI 2 JOMBANG Risma Ayu Tri Utami; Mita Yuniati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10688

Abstract

The learning process of trouser pattern making in the Basic Fashion subject for Phase E students at SMK Negeri 2 Jombang still faces several challenges, particularly the limited time available for practical learning and the low ability of students to recall the pattern-making procedures, which affects their practical skills. These conditions highlight the need for the development of learning media that can be accessed independently and repeatedly, one of which is a video tutorial. This study aimed to develop a video tutorial for trouser pattern making, determine its feasibility based on evaluations by material, media, and language experts, and examine students' skill outcomes after using the media. This research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were tenth-grade students of the Fashion Design and Production program at SMK Negeri 2 Jombang. Data were collected through expert validation questionnaires and students' practical skill assessment sheets and were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results showed that the developed video tutorial achieved a "highly feasible" category, with validation scores of 91.33% from the material expert, 90.67% from the media expert, and 92% from the language expert. In addition, the assessment of students' practical skills indicated that 73.5% of the students were in the excellent category, while 26.5% were in the good category. These findings indicate that the developed video tutorial is suitable for use and has positive implications for supporting independent learning and improving students' skills in trouser pattern making.