cover
Contact Name
dwi nurrahmi kusumastuti
Contact Email
amikusumastuti@akrb.ac.id
Phone
+6288216012981
Journal Mail Official
lppm.akrb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Laksda Adisucipto No.1, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB
ISSN : 25414305     EISSN : 25487310     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB adalah terbitan ilmiah berkala yang terbit dua kali setahun pada bulan Oktober dan April. Jurnal ini fokus pada bidang ilmu komunikasi dalam bentuk akumulasi pengetahuan baru, pengamatan empiris atau hasil penelitian, dan pengembangan gagasan baru.
Articles 64 Documents
PENYUTRADARAAN DENGAN GAYA OBSERVASIONAL PADA DOKUMENTER BIOGRAFI “TEGUH ING PANGURIPAN” DI SLEMAN Nindia Aprilia; Oktafiani Herlina; Antonius Janu Haryono
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 8 No. 1 (2023): DESEMBER
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The documentary work entitled Teguh Ing Panguripan is a documentary program that tells the profile of Teguh Rahardjo. Here he is deaf and speech impaired, but in his life he can still live normally both at work and interacting with other people. The life he lives certainly has various obstacles and problems, but his family and the people around him are able to help him in his life. The title of this work has a meaning that reflects the character, namely "Teguh" which is taken from the character's first name and "Ing panguripan" has a meaning in the life that Mas Teguh is living. Observational style documentaries are films that refuse to intervene in objects and events. They try to be neutral and not judge the subject or event. To create an observational documentary, it takes a lot of time and research so that you can understand the daily lives of the characters. Therefore, the author does not intervene excessively in the subject. In making this documentary, the director focuses on the subject's daily life and the communication process carried out. In making this documentary work, the director uses an observational directing style with the aim of being able to show the lives of the characters and produce natural work, because in this documentary style it is not artificial and corresponds to reality. This Integrated Practicum work is packaged in a duration of 24 minutes including bumper, clapper and credit title. This work has a message for the audience, namely about deaf and speech impaired people who are still fighting for their dream of being able to build a house and also live a normal life with the people around them. It is hoped that this work will provide lessons for writers if they also create similar works in the future. The author pays more attention to the plot of the story and the subject, because if you look at the directing style used and the subject, it is fundamentally unpredictable and has to be studied for a long time. Keywords: Documentary, Director, Observational, Teguh Rahardjo, Teguh Ing Panguripan.
AKRB POLA KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN PERSANDIAN KOTA YOGYAKARTA Ajeng Pratiwi Defitri; Ardiyanto Wardhana
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 8 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTCommunication is one of the most important aspects in life. Communicationactivities include conveying and receiving information, ideas and feedback. In anorganization, communication plays a role in uniting the interests of all members to achieve acommon goal. Communication is the "soul" of an organization. Therefore, thecommunication patterns formed in an organization become the existence of the organizationitself. The Yogyakarta City Communication, Informatics and Cryptography Department(Diskominfosan) has experienced improved performance in the last three years and is stillworking on the problems they encountered in achieving performance in 2022. This researchfocuses on how communication patterns occur at the Yogyakarta City Diskominfosan inoptimizing performance and dealing with problems that occur. This research uses descriptivequalitative methods with data collection techniques of observation, interviews anddocumentation. Interviews are an initial strategy to find out communication patterns carriedout by the Yogyakarta City Information and Coding Communication Service. The results ofthe research show that the communication patterns used by the Yogyakarta City Informationand Coding Communication Service are wheel communication patterns, circlecommunication patterns and all-channel communication patterns. The communication flowused is top-down communication, for example in instructing the implementation of workorders and providing motivation. Bottom-up communication in the form of ideas or inputfrom employees. Horizontal communication takes the form of work meetings andcollaboration between fields. Then there are four approaches taken, namely the scientificapproach, the human relations approach, the systemic approach and the cultural approach.The supporting factors for communication in the organization of the Yogyakarta CityInformation Communication and Encryption Service include supporting communication tools,understanding the situation and conditions, openness, facilities, motivation andappreciation.Keywords: Communication Patterns, Organization, Performance, Yogyakarta CityCommunication, Informatics and Coding Department.
AKRB PENULISAN NASKAH DENGAN TEKNIK KRONOLOGIS DALAM PRODUKSI FEATURE “NUSANTARA: THE CULTURE OF KAMPUNG HINDU YOGYAKARTA” Diyah Riyani, Kartika; Nurrahmi Kusumastuti, Dwi; Janu Haryono, Antonius
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 8 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya Praktikum Terpadu ini merupakan sebuah feature yang dibuat dengan tujuan memberikan tayangan informatif, edukatif, dan menghibur dengan sajian visual yang menarik dan variatif. Feature berjudul “The Culture Of Kampung Hindu Yogyakarta” ini, menceritakan tentang adanya perkampungan di Gunung Kidul yang mayoritas masyarakatnya beragama Hindu. Feature ini juga akan membahas mengenai rangkaian upacara menjelang Nyepi, seperti Merti Gunung, Wanakerti, Melasti, Pangrupukan, hingga Nyepi itu sendiri. Tujuan pembuatan program feature “The Culture Of Kampung Hindu Yogyakarta” ini, agar penonton menjadi lebih mengetahui tentang adanya Kampung Hindu di Gunung Kidul dan dapat mengetahui berbagai prosesi perayaan menjelang Nyepi. Penulis juga ingin menonjolkan toleransi antar umat beragama yang terjalin di Kampung Hindu Yogyakarta. Dalam pembuatan feature ini, penulis berperan sebagai penulis naskah yang menerapkan teknik kronologis yaitu teknik yang disajikan sesuai urutan kejadian/waktu. Rangkaian upacara yang terjadi lebih dulu disampaikan lebih awal. Upacara yang terjadi paling akhir, paling akhir pula disajikan. Penulis menggunakan feature jenis musiman sebab feature ini menayangkan aktivitas rutin berdasarkan budaya atau gaya hidup suatu masyarakat. Karya feature ini dikemas dengan durasi kurang lebih 24 menit yang terdiri dari 3 segmen. Di mana segmen 1 berdurasi 10 menit, yang berisi seputar sejarah masuknya agama Hindu di Ngawen hingga perbedaan umat Hindu di Bali dan di Jawa. Segmen 2 berdurasi 7 menit, yang berisi mengenai rangkaian upacara seperti Merti Gunung, Wanakerti, dan Melasti. Sementara itu, segmen 3 berdurasi 7 menit, yang berisi mengenai upacara terakhir menjelang Nyepi seperti Tawur Kesanga, Pangrupukkan, dan Nyepi.
PENYUTRADARAAN GAYA OBSERVATIONAL DALAM PROGRAM DOKUMENTER “CHARCOAL CHRONICLE” Mintana, Hans; Sunarti, Yuliana
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 8 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tempurung kelapa termasuk dalam limbah padat hasil dari sisa pemanfaatan air dan dagingnya. Dalam dokumenter “Charcoal Chonicle” menayangkan bagaimana kegiatan Waluyo dalam merespon limbah tempurung kelapa, yaitu dengan kegiatan komodifikasi, kegiatan yang mengubah suatu nilai dan fungsi menjadi bernilai yang berjual ekonomi. Hal ini diterapkan oleh Waluyo yang mengubah limbah tempurung kelapa menjadi arang tempurung kelapa yang bernilai jual ekonomi. Serta dari fungsi arang tempurung kelapa dapat dimanfaatkan serbuk sisa pengayaan untuk pupuk tanaman dan arang tempurung kelapa untuk pemabakaran yang memiliki beberapa kelebihan. Dalam dokumenter ini sutradara menerapkan gaya penyutradaraan observational yang berguna untuk memfokuskan penonton terhadap perilaku subjek dalam keseharian membuat arang tempurung kelapa. Sutradara juga menerapkan pola cerita kronologis yang menampilkan keruntutan cerita dari awal pengumpulan limbah tempurung kelapa, proses pengolahan sampai dengan pemanfaatan dari arang tempurung kelapa. Serta penyutradaraan ini menggunakan pendekatatan naratif untuk mempermudah penonton memahami alur dokumenter babak tiap babak. Serta hasil dengan adanya dokumenter ini menunjukan bahwa tempurung kelapa bisa dimanfaatkan salah satunya diolah menjadi arang tempurung kelapa yang bernilai ekonomi Kata Kunci : Dokumenter, Komodifikasi, Observational, tempurung kelapa, Charcoal Chronicle
AGENDA SETTING MEDIA DALAM PEMBERITAAN PERANG ISRAEL-PALESTINA DI CNN.COM DAN AL JAZEERA.COM Herlina, Oktafiani
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 8 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agenda Setting Theory is a theory used in mass communication to influence the public. Media build issues which are more important than other issues because of its ability to influence and develop public opinion. CNN and Al Jazeera are two major mass media that represent the West and the East. They have a setting agenda that can not be separated from media agenda setting, the public agenda setting, and the media policy agenda. The purpose of this research is to get answer how agenda setting influence the two media and how it influences reporting on the Israeli-Palestinian war. The method used is to describe texts using framing analysis with agenda setting theory. As the results, CNN and Al Jazeera are influenced by the vision and mission of these media as well as Western and Middle Eastern ideologies. The Public agenda setting and public policy agenda in the media is influenced by social and political system and the prevailing values in which the media is raised.
OPTIMALISASI MISE EN SCENE SEBAGAI PENGUAT KARAKTER DALAM PENYUTRADARAAN FILM FIKSI “MALAM KELAM” fadeyanto prabowo; Antonius Janu; Mahesa Evan Mahendra
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 8 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental merupakan bagian yang sangat penting untuk mencapai kesejahteraan secara keseluruhan. Sekitar 450 juta orang di seluruh dunia mengalami gangguan mental dan perilaku. Satu dari empat orang mengalami setidaknya satu gangguan mental dalam hidup mereka. Berdasarkan data Riskesdas 2013, prevalensi gangguan mental berat di Indonesia mencapai 1,7%, dengan angka tertinggi tercatat di Yogyakarta, Aceh, dan Sulawesi Selatan. Gangguan mental emosional yang ditandai dengan gejala depresi dan kecemasan sekitar 6%. Di Indonesia, masih ada stigma dan diskriminasi terhadap individu dengan gangguan mental, yang kadang-kadang mengakibatkan perlakuan tidak tepat seperti pemasungan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif bagi individu, keluarga, dan masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang terpadu dan berkelanjutan. Tujuan dari film pendek ini adalah memberikan edukasi bahwa kesehatan mental merupakan masalah nyata dan serius. Jika tidak ditangani dengan serius, kondisi kesehatan mental dapat mengancam baik diri sendiri maupun orang lain. Penulis sebagai sutradara mengoptimalkan mise en scene dengan melibatkan penggunaan elemen-elemen visual untuk menciptakan penguatan karakter tokoh dalam film. Dengan menerapkan konsep optimalisasi mise en scene sebagai penguat karakter, konsep ini efektif untuk dapat memperkuat karakter tokoh dalam film pendek yang penulis produksi.
PENULISAN NASKAH DENGAN TEKNIK NARATIF DALAM PRODUKSI FEATURE “EXPLORING THE DELIGHT OF DAWET SAMBAL” Halla Sayyidah Muflichah; Widyaningtyas Virgo Kartika; Fathiya Amalina
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 8 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dawet sambal contoh dari warisan budaya tak benda yang sudah ditetapkan sejak tahun 2019 oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Indonesia. Penulis bersama dengan tim Praktikum Terpadu memproduksi karya feature dengan judul “The Delight of Dawet Sambal” yang diharapkan bisa menjadi referensi kuliner bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Yogyakarta. Karya feature merupakan reportase yang dikemas secara mendalam dan luas dengan sentuhan human interest agar memiliki sisi dramatika. Karya feature “The Delight of Dawet Sambal” merupakan jenis feature kuliner, karena mengajak penonton untuk bisa mengetahui lebih dalam kuliner Dawet Sambal. Penulis naskah di dalam karya feature ini menggunakan teknik naratif agar informasi yang dimuat di dalam materi yang dibawakan oleh presenter lebih lengkap dan rinci. Teknik naratif juga memudahkan penulis naskah untuk mengecek materi yang belum termasuk ke dalam naskah. Teknik ini juga memudahkan penonton mengingat materi yang disampaikan oleh pembawa acara karena dijabarkan dengan detail serta menggunakan ekspresi serta ajakan agar penonton dapat merasakan apa yang presenter rasakan.
Studi Kasus Peran Perempuan Dalam Komunikasi Pemasaran Bisnis MLM Varash Virgo Kartika, Widyaningtyas; Yudhatama, Iranda
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 9 No. 01 (2024): Desember
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran perempuan baik sebagai pelaku bisnis maupun sebagai konsumen suatu produk, pada era ini sudah merupakan keniscayaan. Hal ini dikarenakan di era saat ini, peran perempuan di bidang ekonomi relatif cukup berpengaruh baik sebagai pelaku usaha maupun sebagai konsumen. Bahkan menurut sebuah survey menunjukkan, bahwa telah terjadi pergeseran peran perempuan, di mana seorang perempuan merupakan pengendali atau mengontrol sekitar 80 persen pengeluaran rumah tangga (Kartajaya, et.al., 2005) Sementara itu, komunikasi pemasaran merupakan aspek penting dalam suatu entittas bisnis dan menjadi penentu suksesnya pemasaran yang dilakukan melalui berbagai model komunikasi.. Berdasarkan hal tersebut di atas, menjadi suatu hal yang menarik untuk diteliti terkati dengan fenomena komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh kaum perempuan baik sebagai pelaku bisnis MLM produk Varash maupun sebagai konsumen di wilayah DIY. Medote penelitian yang digunakan adalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan strategi studi kasus. Secara keseluruhan hasil studi ini menunjukkan bahwa dalam proses komunikasi pemasaran pada bisnis MLM Varash, kekuatan utamanya adalah melalui word of mouth marketing yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga baik sebagai pelaku bisnis maupun sebagai konsumen yang relatif mempunyai peran yang relatif kuat dan dapat berdampak pada aspek penjualan produk Varash di DIY. Dalam studi ini juga menunjukkan bahwa kekuatan perempuan adalah sebagai story teller yang baik dan dapat menimbulkan sentimen positif maupun negatif bagi bisnis MLM Varash.
KAMPANYE MENINGKATKAN AWARENESS DAMPAK KRISIS LINGKUNGAN DI INSTAGRAM GREENPEACEID Herlina, Oktafiani
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 9 No. 01 (2024): Desember
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Greenpeace Indonesia campaign the effect of environmental destruction crisis through intagram to deliver a message of care to preserve the environment. This instagram campaign retrieved to reach massive audience besides it is a social media used by young generations. This research used to see how Greenpeace Indonesia use this account to increase public awareness to latent threats that future generations will face. This research used qualitative research with descriptive method. Research data collected through observation, documentation, and literature study. The result of the research tells instagram @Greepeaceid used for persuasive campaign about environmental crisis. The campaign used instagram features as story, carussel, and reel video. This account also apply SOME model to enclose relationship between the non-profit organisation and instagram users. It is effective to deliver information or messages to campaign the user’s awareness towards the use of renewable energy to reduce climate change effect and global warming. Keywords : Greenpeace Indonesia, instagram, environment crisis. ABSTRAK Greenpeace Indonesia mengkampanyekan dampak krisis kerusakan lingkungan melalui instagram untuk menyampaikan pesan kepedulian untuk menjaga kelestarian lingkungan. Kampanye ditujukan untuk merengkuh jangkauan audiens yang lebih luas di samping instagram merupakan media sosial yang banyak digunakan oleh generasi muda. Riset ini untuk melihat bagaimana Greenpeace Indonesia memanfaatkan akun Greenpaceid untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap ancaman laten yang akan dihadapi generasi mendatang. Riset ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data riset dikumpulkan melalui pengamatan, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah instagram @Greenpeaceid digunakan untuk melakukan kampanye persuasif. Kampanye dilakukan dengan posting story, posting informasi berbentuk carussel, dan video reel. Di samping itu, akun ini juga menerapkan model SOME; share, optimize, manage, dan engage untuk membangun hubungan erat dengan pengguna instagram. Akun ini efektif untuk menyampaikan informasi dan mengkampanyekan kesadaran pengguna terhadap penggunaan energi terbarukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan pemanasan global. Kata Kunci : Greenpeace Indonesia, instagram, krisis lingkungan.
YOUTUBE TV : KONVERGENSI MEDIA PENYIARAN DIGITAL prabowo, fadeyanto
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 10 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The advancement of the internet has driven cross – platform intregration, griving rise to the phenomenon of Social TV, with YouTube Channels serving as a prominent example of media convergence in Indonesia. This study aims to explore how YouTube Channels reflect the intersection between digital broadcasting and social media, as well as their influence on the audience’s shift from traditional to digital media. A text-based qualitative method was employed to examine this phenomenon in depth. The findings reveal that while the platform allows users creative freedom, the absence of specific regulations opens the door to irresponsible content production and negative user interactions. Therefore, there is a pressing need for clear and effective regulations to ensure that digital content aligns with existing social norms and legal frameworks.