cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 346 Documents
THE USE OF GENETALIA CLEANING LIQUID AGAINST WHITENESS IN ADOLESCENT Pramesti Anggita Putri; Yunik Windarti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i2.3051

Abstract

Vaginal discharge often occurs in many women. One of the influencing factors is personal hygiene habits. One of these personal hygiene behaviors is how to clean the genital organs that are less precise. The purpose of the study was to analyze the effect of using genital cleansing fluid on vaginal discharge in adolescents. Non-experimental research design: cross-sectional analytic, sample size 67 with simple random sampling technique, questionnaire instrument and tested with Chi-Square. The results of the study, most (62.7%) adolescents used genital cleaning fluid and most (64.2%) experienced pathological vaginal discharge. Adolescents who used genital cleansing fluid almost entirely (79%) experienced pathological vaginal discharge. The value of = 0.001 = o.o5 means that there is a significant effect. The risk of the occurrence of vaginal discharge will be even greater if you use genital cleaning fluid. It is expected that teenagers clean the genital organs properly and precisely without using genital cleaning fluids
PENGARUH ZAT BESI DAN VITAMIN C TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL Sri Sartika Sari Dewi; Novita Sari Batubara
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1209

Abstract

Selama kehamilan terjadi beberapa perubahan adaptasi dalam tubuh. Salah satu perubahan yang terjadi adalah perubahan hematologis, berupa peningkatan volume darah, penurunan hemoglobin dan hematokrit, serta peningkatan kebutuhan Fe. Vitamin C sangat membantu penyerapan besi non heme dengan mereduksi besi ferri menjadi ferro dalam usus halus sehingga mudah diabsorpsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Zat Besi dan vitamin C terhadap perubahan hemoglobin ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian intervensi dengan desain one grup pretest dan posttest.  Penelitian dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya, pada tanggal 06 Maret - 21 April, terhadap 20 orang ibu hamil trimester I dan trimester II, kadar Hb ≤ 11 gr/dl dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan. Pemeriksaan Hb dilakukan di Laboratorium Puskesmas Lubuk Buaya dengan metode Cyanmethemoglobin dengan alat Photometer yang telah dikalibrasi. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji Paired T Test, dilanjutkan uji Oneway Anova. Hasil penelitian menunjukkan kelompok A ( Zat Besi) rerata Hb sebelum perlakuan 9,93 gr/dl meningkat menjadi 11,15 gr/dl, kelompok B (Zat Besi + vit C) rerata kadar Hb sebelum perlakuan 9,64 gr/dl meningkat menjadi 11,28 gr/dl. Terdapat peningkatan Hb yang signifikan sebelum dan setelah pemberian suplementasi pada semua kelompok perlakuan.  Kata kunci:  Zat Besi , Vitamin C, Hemoglobin
HUBUNGAN ANTARA VULVA HYGIENE DENGAN LAMA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI BPS NY S DESA GROBOG WETAN KECAMATAN PANGKAH KABUPATEN TEGAL TAHUN 2015 Seventina Nurul Hidayah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i1.470

Abstract

Ibu nifas yang mengalami luka perineum sangat rentan terhadap terjadinya infeksi, karena luka perineum yang tidak dijaga dan kebersihannya tidak terjaga akan sangat berpengaruh terhadap lama kesembuhan luka perineum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan vuva hygiene dengan lama penyembuhan luka perineum. Penelitian ini merupkan jenis penelitian analitik. Desain atau rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah case control atau kasus kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan nonprobability sampling yaitu sampel jenuh atau total sampling sebanyak 50 responden. Data primer didapatkan dari anamnesa dan observasi secara langsung terhadap responden.Hasil penelitian dengan menggunakan Chi Square dengan menggunakan program SPSS dengan dk = 2 dan taraf kesalahan 5 % (taraf kepercayaan 95%) diperoleh x² tabel = 3,481 dan x² hitung = 18,473. Yang berarti x² hitung lebih besar dari x² tabel (25,027 5,991) dan korelasi antara vuva hygiene pada ibu post partum dengan tingkat penyembuhan luka perineum didapatkan P value = 0,000 yang berarti bahwa P value dari α (P value 0,000 0,05). Ini menunjukan bahwa ada Hubungan antara vuva hygiene pada ibu post partum dengan tingkat penyembuhan luka perineum Di BPS Ny S Desa Grobog Wetan Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal Tahun 2015 dengan responden yang melakukan vuva hygiene dengan teratur sebagian besar mengalami tingkat penyembuhan luka perineum dengan kategori cepatKata kunci : Vulva Hygiene, Penyembuhan Luka Perineum
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASI EKSKLUSIF PADA KELAS IBU HAMIL TAHUN 2013 Umi Baroroh, Tias Dwi Arti Tri Hestini
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.211

Abstract

Pendahuluan Pemberian ASI eksklusif pada bayi 0–6 bulan terjadi penurun dari 62,2% menjadi 56,2%. Hal ini menyebabkan peningkatan AKB di Provinsi Jawa Tengah dari 10,34/1.000 kelahiran hidup menjadi 10,75/1.000 kelahiran hidup yang sebagian besar dikarenakan oleh penyakit diare. Serta peningkatan AKI yang dikarenakan terjadinya perdarahan pada ibu sesudah melahirkan. Sehingga pengetahuan tentang ASI eksklusif perlu diberikan pada ibu sejak dini dan paling tepat pada masa kehamilan. Dengan memberikan pendidikan tentang ASI eksklusif dengan cara konseling pada kelas ibu hamil merupakan cara yang paling baik untuk meningkatkan pengetahuan ASI eksklusif yang tujuannya supaya ibu dapat menerapkan ASI eksklusif kelak pada anaknya.Metode Rancangan dan jenis penelitian ini adalah survey deskriptif dan crossetional, jenis data ada 2 yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pengisian kuesioner pada 59 responden, sedangkan data sekunder berasal dari sumber dan referensi yang relevan.Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan cukup 64,4% sebelum diberikan konseling tentang ASI eksklusif sedangkan sesudah pemberian konseling sebagian besar tingkat pengetahuan responden berubah menjadi baik 83,1%.Kata Kunci : ASI Eksklusif, Konseling, Kelas Ibu Hami
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI MKJP DI DESA DANAU INDAH KECAMATAN CIKARANG BARAT KABUPATEN BEKASI Masluroh, Masluroh; Permata, Dewi Nurlail
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i1.4805

Abstract

Latar Belakang : Tingginya laju pertumbuhan penduduk merupakan permasalahan yang dihadapi Indonesia. Kebijakan pemerintah dalam menurunkan laju pertumbuhan penduduk dengan menggunaan  metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). MKJP metode kontrasepsi yang efektif dan efisien yang dapat digunakan untuk jangka waktu panjang untuk menjarangkan kehamilan. Penggunaan MKJP di Indonesia masih rendah yaitu 18,3%. Sementaradi Jawa barat penggunaan kontrsepsi MKJP (22%) lebih rendah dibandingkan penggunaan kontrasepsi Non MKJP (78%). Jumlah penggunaan MKJP di Desa Danau Indah Kecamatan Cikarang Barat masih rendah sebanyak 17.9%. (REKDES, 2021). Tujuan Penelitian : mengetahui hubungan karakteristik ibu dengan penggunaan MKJP di Desa Danau Indah Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian : Desain penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah populasi sebanyak 40 responden. Dianalisis dengan uji chi-square. Hasil Penelitian : Hasil uji chi-square didapatkan pada variabel usia dengan p-value= 0,013; variabel pendidikan p-value= 0,014; variabel pekerjaan p-value= 0,016; variabel jumlah anak p-value= 0,025; variabel pengetahuan p-value= 0,021; dan variabel dukungan suami p-value= 0,020. Kesimpulan : variabel usia, pendidikan, pekerjaan, jumlah anak, pengetahuan, dan dukungan suami, menunjukkan bahwa semua variabel berhubungan dengan nilai P value 0,05.Kata Kunci: Krakteristik Ibu, Penggunaan MKJP
KONSELING ZAT BESI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPS NY. E SUMUR PANGGANG Mutiarawati Iroma Maulida Amalia
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.37

Abstract

Di ketahui prevalensi kejadian anemia secara Nasional sebesar 50,9 %(Depkes, 2007), prevalensi kejadian anemia di kota Tegal berkisar 7,64 % (Dinkes Jateng,2002), dan kejadian anemia pada ibu hamil TM III di BPS NY. E Kelurahan Sumur Panggang Kecamatan Margadana Kota Tegal tahun 2010 pada bulan januari sebesar 94,28 %. Studi pendahuluan yang di lakukan terdapat 7 dari 10 responden yang mengaku kurang mendapatkan konseling. Fungsi konseling sebagai upaya pencegahan terjadinya kejadian anemia (Wiknjosastro, 2002).  Tujuan penelitian untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh konseling zat besi terhadap kejadian anemia.Hasil penelitian ini adalah hubungan antara gambaran konseling dengan kejadian anemia (ada / tidaknya perubahan kadar Hb ) pada ibu hamil trimester III di BPS Ny. E kelurahan Sumur Panggang  kecamatan Margadana  Tegal tahun 2010, di ketahui bahwa pada responden yang mendapat konseling dengan baik, lebih banyak mengalami perubahan kadar Hb yaitu sebesar (80,8 %) di bandingkan dengan responden yang tidak mengalami perubahan kadar Hb yaitu (50 %). Sementara pada responden yang mendapat konseling kurang baik, lebih banyak yang tidak mengalami perubahan kadar Hb sebesar 50 % di bandingkan yang mengalami perubahan kadar Hb sebesar 19,2 %.Kata Kunci: Pengaruh Konseling, Kejadian anemia, Ibu hamil TM III
KEJADIAN ANEMIA PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DAARU ULIL ALBAAB KABUPATEN TEGAL Umriaty, Umriaty; Nisa, Juhrotun; Astuti, Puji Tri
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2792

Abstract

Anemia merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung kematian ibu hamil. Kejadian anemia pada remaja yg tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan masalah pada masa kehamilan, persalinan dan nifas. Santriwati merupakan sasaran dalam program pencegahan anemia pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka anemia santriwati di Pondok Pesantren Modern Daaru Ulil Albaab serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh pengelola Pondok Pesantren untuk mencegah terjadinya anemia pada santriwati. Penelitian menggunakan pendekatan mix method atau campuran antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu santriwati yang berjumlah 60 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan didapatkan sejumlah 49 santriwati sebagai responden. Untuk memperoleh data kualitatif tentang upaya pencegahan anemia pada snatriwati, peneliti melakukan wawancara mendalam kepada pengurus Pondok Pesantren dan juga santriwati.Hasil penelitian menunjukkan 71% santriwati mengalami menarche pada usia normal (10-14 tahun), siklus mentruasi santriwati sebagian besar teratur yaitu 59%. Santriwati dengan pengetahuan baik tentang anemia yaitu sebesar 53,1%, dan mempunyai sikap yang positif sebesar 89,8%. Sebanyak 18% santriwati mengalami anemia.
THE QUALITY SERVICE FOR PATIENTS OF BPJS WITH ANTENATAL PATIENTS SATISFACTION IN THE COMMUNITY HEALTH CENTERS IN TEGAL CITY Meyliya Qudriani; Nilatul Izah; Nora Rahmanindar
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v9i1.1678

Abstract

The Social Insurance Administration Organization or known as BPJS is one form of social protection to ensure the community in order to realize the provision of health insurance and meet the health needs of the community. To realize the 1945 Constitution, article 28 and Law no. 36 of 2009, the government must provide health services that are equitable, fair, and affordable for the people of Indonesia. In the service of pregnant women patients will get satisfaction in the service at the health center both independently and in collaboration, therefore every pregnant woman needs to require at least four visits during the antenatal period, namely one visit during the first trimester, one visit during the second trimester and two times visit during the third trimester. The purpose of this study was to determine the quality of BPJS patient services with antenatal care patient satisfaction at the Community Health Center in Tegal City. The study design was descriptive-analytic with the cross-sectional approach. The population in this study were all pregnant women in the Community Health Center in Tegal City in July 2019. The sampling technique used in this study was the accidental sampling technique, with the total sample obtained was 70 respondents. The results of this study are the characteristics of respondents about BPJS ownership obtained; all respondents already have BPJS (100%), most respondents were at the gestational age 4-6 months gestation (42.9%), and most respondents were multipara (61.4%). The satisfaction of pregnant women in terms of tangibility, reliability, assurance, responsiveness, and empathy, most respondents were satisfied with ANC services at the Community Health Center in Tegal City.Keywords: BPJS, antenatal care, quality
FAKTOR FAKTOR PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK PROGESTIN PADA WANITA USIA SUBUR DI BPS NY.S Evi Zulfiana
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.408

Abstract

Penggunaan kontrasepsi suntik selalu menempati urutan pertama dari tingkat Nasional, Provinsi, Kota / Kabupaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor – faktor pemilihan metode kontrasepsi suntik progestin di BPS Ny S. metode penelitian  ini adalah deskriptif, populasi dari penelitian ini adalah ibu pengguna kontrasepsi  suntik di BPS Ny S, tehnik penggunaan pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner 50 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar umur responden yang menggunakan kontrasepsi suntik berumur 20 – 30 tahun yaitu mencapai 70% yang menginginkan anak 2 saja mencapai 50% yang tidak pernah pernah mengikuti sebelumnya mencapai 68%  yang mengalami siklus haid teratur 96%.Kata Kunci : Faktor – factor Pemilihan, WUS, Kontrasepsi Progestin
ANALYSIS OF SOCIODEMOGRAPHIC FACTORS AND EXCLUSIVE BREASTFEEDING SUCCESS IN KARANGANYAR DISTRICT Wigunantiningsih, Ana; SUkoco, Amin
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v13i01.6137

Abstract

Breastfeeding is a crucial program with a significant impact on the health and nutrition of toddlers. Additionally, it also offers benefits for mothers. In 2018, the rate of exclusive breastfeeding in Central Java Province was 65.57%, while Karanganyar District stood at 62.3%. Various factors influence exclusive breastfeeding, including interpersonal relationships, mother and baby characteristics, environmental factors, support systems, institutional elements, and socioeconomic and cultural conditions. This study aimed to assess sociodemographic factors' influence on exclusive breastfeeding's success. It employed an analytic, cross-sectional approach and utilized purposive sampling, involving 55 mothers with infants aged 0-6 months who visited the Health Center for child immunization. The research instrument used was a closed questionnaire, and data analysis was conducted using logistic regression analysis with the SPSS version 16.0 program. The findings revealed that three of five sociodemographic variables—parity, education level, and maternal employment status—significantly affected exclusive breastfeeding. Sociodemographic factors influence exclusive breastfeeding success by 52.1%, indicating that 48.9% of other factors beyond the variables studied also play a role. These research results can inform the development of health education programs for pregnant women in their third trimester, focusing on exclusive breastfeeding in preparation for the breastfeeding period.

Page 9 of 35 | Total Record : 346