cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 346 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA REMAJA TERHADAP STATUS ANEMIA PADA SISWI SMK NEGERI 2 KOTA TEGAL Umriaty Umriaty; Meyliya Qudriani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1383

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang ada di Indonesia. Riskesdes 2013 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada perempuan usia ≥ 15 tahun sebesar 22,7%. Anemia pada remaja putri dapat berdampak terhadap prestasi belajar dan daya tahan tubuh. Lebih  jauh lagi anemia pada remaja dan Wanita Usia Subur (WUS) akan terbawa hingga menjadi ibu hamil anemia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi terhadap status anemia pada remaja puteri. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 83 siswi SMK Negeri 2 Kota Tegal sebagai responden. Tingkat keepercayaan pada penelitian ini adalah 95 %. Analisis yang digunakan dengan menggunakan chi square. Hasilnya sebagian besar siswi mempunyai pengetahuan baik (51,8 %), mempunyai persepsi kerentanan yang positif (55,4%), dan mempunyai persepsi keseriusan yang negatif (56,6%). Jumlah siswi yang mengalami anemia yaitu sebesar 13,3 % siswi. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan    (p value 0,399), persepsi kerentanan (p value 0,215) dan persepsi keseriusan (p value 0,145). Diharapkan Dinas Kesehatan tidak hanya memberikan suplementasi zat besi pada remaja putri, namun juga diiringi dengan pemberian informasi yang adekuat tentang anemia dan dampaknya. Kata Kunci : Pengetahuan, Persepsi, Anemia Remaja
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK ISLAM MIFTAHUL ULUM KECAMATAN DUKUHWARU KABUPATEN TEGAL Khodijah Khodijah; Susi Muryani; Fitri Arisma Sari
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v7i2.858

Abstract

Kepercayaan diri orang tua merupakan persepsi orang tua yang memiliki tingkat keyakinan terhadap kemampuan dirinya dalam merawat anak dan memahami perkembangan anak. Kepercayaan diri yang baik sangat mempengaruhi tingkat perkembangan anak dalam pencapaian kesuksesan atau kegagalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri orang tua dengan perkembangan anak usia prasekolah di TK Islam Miftahul Ulum Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal. Jenis Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 62 ibu yang diambil dengan teknik purposive sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner kepercayaan diri orang tua dan lembar observasi DDST. Hasil analisa bivariat menggunakan Spearman rank menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepercayaan diri orang tua dengan perkembangan anak usia prasekolah, dengan p value 0,000 0,05. Penelitian ini diharapkan menjadi motivasi untuk orang tua agar lebih meningkatkan kepercayaan diri dalam merawat anak serta dapat mendorong kesuksesan perkembangan pada anak. Kata kunci: kepercayaan diri orang tua, perkembangan anak
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN CARA MENERAN YANG BENAR DENGAN TERJADINYA RUPTUR PERINIUM PADA IBU BERSALIN DI BPM NY. M SLEROK KOTA TEGAL Tantri Hermawati; Edi Sucipto; Istiqomah Dwi Andari
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v4i2.305

Abstract

Persalinan adalah suatu proses fisiologis, diharapkan ibu melahirkan secara normal. Namun apabila pada waktuhamil tidak dijaga dan proses persalinan tidak dikelola dengan baik, maka dapat mengalami komplikasi selamakehamilan, persalinan, masa nifas, bahkan dapat menyebabkan kematian. Pengelolaan yang baik selama prosespersalinan akan dapat meminimalkan terjadinya ruptur perineum. Pengetahuan ibu bersalin terhadap carameneran yang benar sangatlah penting, karena dengan mengetahui cara meneran yang benar ibu bisa mengetahuidan mengerti saat menghadapi persalinan.Rancangan dan jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, jenis data ada 2yaitu data primer dan data sekunder, data primer dikumpulkan melalui pengisian kuesioner serta data sekunderdata yang diambil dari laporan bulanan BPM NY.M Slerok Kota Tegal, sedangkan jumlah sampel yangdigunakan adalah 41 responden. Tehnik sampling dilakukan dengan purposive sampling yaitu pengambilansampel yang didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, berdasarkan ciri atausifat - sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil uji chi square setelah di ujikan kepada 41 responden adalah terlihatbahwa X² hitung 4.260 dan p value 0.119, berdasarkan level signifikan 0.05 dengan df=2 maka nilai X² tabeladalah 5,991, hal ini menunjukkan bahwa X² hitung lebih kecil dari X² tabel (4.260 5.991) dan p value lebihkecil dari α (0.119 0.05) yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada hubungan antara carameneran yang benar dengan terjadinya ruptur perinium.Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, Ruptur perinium
EFFECTIVENESS OF ACCOMPANIMENT FOR ADOLESCENTS AND PREGNANT WOMEN WITH ANEMIA: ENDEAVORS IN EARLY STUNTING SCREENING DURING THE FIRST 1000 DAYS OF LIFE Desi, Nina Maria; Izah, Nilatul
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v13i01.5818

Abstract

The 2022 Indonesian Nutritional Status Study survey reveals that the prevalence of stunting among children under five was 21.6%. In Central Java province, the rate was 20.8%, while in Brebes Regency, it reached 29.1% (the highest in Central Java). Stunting poses a significant nutritional challenge affecting the growth and development of young children. This issue is linked to factors such as malnutrition in pregnant women, adolescents, and nursing mothers, as well as the presence of infectious diseases in mothers. The well-being of young women is crucial, as they will become the next generation of parents, shaping the nation's future. By 2030, an estimated 68% of Indonesia's economic support will come from individuals of productive age, including current adolescents who will soon become parents. This cross-sectional observational study aimed to assess the effectiveness of assisting adolescents and pregnant women with anemia as an early stunting screening initiative. The data collection involved checking hemoglobin levels in adolescents and pregnant women, assisting those with anemia for 30 days, and then re-evaluating their hemoglobin levels. Univariate frequency distribution analysis indicated increased hemoglobin levels among adolescents and anemic pregnant women. Chi-square analysis resulted in a p-value of 0.04, suggesting that assisting adolescents and pregnant women as an early stunting screening effort effectively addresses anemia.
CORRELATION OF ANEMIAN AND PREMATUR LABOUR IN ISLAMIC HOSPITAL PKU MUHAMMADIYAH SINGKIL Ika Esti Anggraeni; Ike Putri Setyatama; Masturoh Masturoh
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v9i2.1904

Abstract

Anemia increases the risk of maternal death during pregnancy, due to the low blood supply resulting in disruption of body cell function and resulting in premature labor. Based on Riskesdas in 2018, about 48.9% of pregnant women had anemia. Preterm labor was the leading cause of neonatal morbidity and mortality in the world. In 2018, Tegal Regency had 10% maternal death caused by anemia. There was a 5.4% mother with anemia and 5.2%, premature babies, in PKU Muhammadiyah Singkil. This study aimed to determine the correlation of anemia with premature labor at PKU Muhammadiyah Singkil. This study was a quantitative study used analytic method with a retrospective research design. This study was conducted in Islamic Hospital PKU Muhammadiyah Singkil using medical records of 70 pregnant women. The data were taken from August-October 2018. Collected data analyzed using bivariate analysis. The study finding shows that 54% of respondents suffered anemia, and 55.7% had preterm labor. The bivariate analysis shows a p-value = 0.0001, which means there is a significant correlation between anemia and preterm labor. There is 0.73 times more risk of incidence in preterm labor in pregnant women with anemia.Keywords: Anemia, Premature Labor
STUDI FENOMENOLOGI PERSEPSI WANITA USIA SUBUR TENTANG PERAWATAN VAGINA Siti Nur Umariyah Febriyanti; Rahayu Endang Palupi Natalia
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1291

Abstract

Perawatan vagina adalah istilah yang mencakup berbagai perilaku yang dilakukan untuk berbagai motif, dengan melakukan beberapa tindakan pada pada labia, klitoris, vagina atau daerah vaginal. Alasan besar wanita melakukan perawatan vagina yaitu untuk meningkatkan hubungan seksual, vagina rapet dan keset. Di Indonesia peningkatan jumlah salon penyedia layanan perawatan vagina meningkat. Sebagian besar persepsi wanita tentang perawatan vagina masih keliru, sehingga perlu dilakukan penelitian yang mendalam tentang persepsi wanita terhadap perawatan vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi wanita usia subur tentang perawatan vagina di Salon” L” Pemalang. Desain penelitian yang digunakan penelitian Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan penelitian ini adalah Wanita Usia Subur usia 28-35 tahun, sudah menikah, dan pernah melakukan perawatan vagina minimal 3 kali. Menentukan jumlah populasi dengan saturasi data. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan panduan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Wanita Usia Subur tentang pengertian perawatan vagina, jenis-jenis perawatan, waktu pelaksanaan perawatan vagina, manfaat perawatan vagina dan alasan wanita melakukan perawatan vagina masih keliru. Disarankan kepada wanita usia subur lebih memahami tentang perawatan vagina untuk sehari-hari dan cara melakukan personal hygiene yang baik.Kata-kata kunci : Perawatan Vagina; Persepsi Wanita Usia Subur
PENGOBATAN TRADISIONAL (JAMU) DALAM PERAWATAN KESEHATAN IBU NIFAS DAN MENYUSUI DI KABUPATEN TEGAL ratih sakti prastiwi
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 1 (2018): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v7i1.745

Abstract

Masa nifas merupakan masa pemulihan organ reproduksi wanita yang mana sangat rentan terjadi gangguan pada organ reproduksinya. Masyarakat Jawa meyakini dengan mengkonsumsi jamu selama masa nifas, mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu nifas, tidak hanya itu, jamu juga membantu produksi ASI selama ibu menyusui. Masyarakat banyak yang memilih jamu dengan alasan lebih mudah didapat dan ekonomis serta lebih manjur dibandingkan dengan obat modern. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat perilaku ibu dalam mengkonsumsi jamu serta melihat efek jamu pada tubuh ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan jumlah informan utama sebanyak 4 informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta observasi selama informan menjalani masa nifas. Keabsahan data kemudian divalidasi dengan cara triangulasi sumber kepada 4 informan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh informan mengkonsumsi jamu. Adapun jamu yang dikonsumsi bervariasi, ada yang dikonsumsi dalam bentuk pil ada pula jamu olahan. Jamu yang dikonsumsi merupakan jamu untuk menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan produksi ASI serta menjaga badan agar tetap ramping. Terdapat satu informan yang ditemukan memiliki tekanan darah selama mengkonsumsi jamu. Tekanan darah informan naik dapat dikarenakan adanya ketegangan sosial antara ibu dan keluarga yang menyebabkan ketegangan pada titik syaraf tertentu sehingga aliran darah tidak lancar. Berdasakan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan jamu memiliki komposisi yang membantu proses pemulihan ibu nifas dan peningkatan produksi ASI. Kata kunci : Nifas, Jamu, Pengobatan Tradisional
TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA PREMENOPAUSE TENTANG MENOPAUSE DI DESA MARGASARI KECAMATAN MARGASARI KABUPATEN TEGAL Umriaty Umriaty; Nora Rahmanindar; Ratna Setyo Ningsih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v4i2.280

Abstract

Pada masa menopause akan mengalami gangguan fisik, seksual, sosial, dan gangguan psikologis, danada juga wanita tanpa mengalami berbagai keluhan fisik, psikologis, dan sosial. Perbedaan ini dipengaruhioleh berat ringannya stress yang dialami wanita dalam menghadapi dan mengatasi menopause sebagaiakibat penilaiannya terhadap menopause. Jenis dan desain penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif.Populasi dalam peneletian ini adalah seluruh ibu menopause pada bulan Oktober di desa Margasari KecamatanMargasari Kabupaten Tegal yaitu ada 254 orang. Besar sampel yang diambil hanya 20% yaitu sebanyak 50orang dan teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling yaitu teknik pengambilan sampelberdasarkan gugusan wilayah yang mewakili. Data primer diperoleh dari kuesioner dengan analisisunivariat.Hasil penelitian menujukkan bahwa karakteristik ibu Menopause sebagian besar berumur 40-55 tahun(100,0%), berpendidikan Tidak Sekolah (34,0%) dan bekerja sebagai IRT dan Buruh(26,0%). Tingkatpengetahuan ibu Pramenopause berdasarkan umur yang berpengetahuan baik berada pada kelompok umur 40-55tahun (74,0%), berpendidikan Tidak sekolah (64,0%) dan bekerja sebagai Buruh (69,2%).Kata kunci : Ibu premenopuase, Menopause
GAMBARAN STATUS GIZI, SIKLUS MENSTRUASI, DAN POLA TIDUR PADA REMAJA DI SMKN 01 JAKARTA susanti, Rosa; wijayanti, Wiwit
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i02.4623

Abstract

Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood. Adolescents will go through a period of development to reach maturity so that further developments can be determined. During this period, female adolescents experience menstruation, which is a sign that the reproductive organs are functioning maturely. The occurrence of menstruation is caused by a combination of genital health and hormonal stimulation, which is a complex cause of hormonal abnormalities, one of which can be influenced by nutritional intake in adolescents, which can be assessed through nutritional status. Excess nutrition will cause obesity. The cause of obesity is more complex than the paradigm of energy imbalance, but various mechanisms play a role in it, including short sleep duration. The research was conducted at SMKN 01 Jakarta, from October to November 2022 with a total sample of 51 female students. The analysis of this research uses univariate analysis. The results of this study found that 1 (2%) person had poor nutritional status, 2 (3.9%) people had obesity nutritional status, 7 (13.7%) people had overweight nutritional status, and 41 (80.4%) people had normal nutrition. Age Menarche occurs in the majority of students at the age of 12; there are 23 (45.1%) as many as 29 (56.9%) people with normal cycles, and 43.1 percent are not. The sleep pattern before menstruation was that 25 (49%) were normal while 11 (21.6%) had insomnia. The first time I fell asleep was at 20.00 WIB. 2 (3.9%) and the latest at 01.00 WIB, namely 2 (3.9%), sleep satisfaction for the past month, namely 20 (39.2%), felt good while 4 (7.8%) were very poor.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI BPS NY. E MARGADANA Indah Siloka Dina
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i1.47

Abstract

Keluarga berencana merupakan salah satu dari empat pilar Safe Motherhood yang memastikan bahwa setiap orang / pasangan mempunyai akses ke informasi dan pelayanan KB (Saifuddin, 2002). Data dari BPS Ny. E Kecamatan Margadana Tegal bulan Januari sampai Maret 2008 menjelaskan bahwa sebagian besar pengguna alat kontrasepsi memilih pil dan suntik. Studi pendahuluan yang penulis lakukan terhadap 10 akseptor diketahui tingkat pengetahuannya kurang tentang alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan wanita usia subur dengan pemilihan alat kontrasepsi di BPS Ny. E Kecamatan Margadana Tegal tahun 2008.Desain penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah  purposive sampling. Populasi yang digunakan adalah akseptor KB di BPS Ny. E kecamatan Margadana Tegal pada bulan Mei dan Juni tahun 2008. Jumlah sampel sebanyak 82 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic Chi square.Berdasarkan hasil analisa didapatkan tingkat pengetahuan wanita usia subur sebagian besar (52,2 %) baik dan responden sebagian besar memilih alat kontrasepsi kelompik I yaitu pil dan suntik (77,8 %). Pengaruh tingkat pengetahuan wanita usia subur dengan pemilihan alat  kontrasepsi adalah signifikan dengan nilai 5,706 3,481. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan wanita usia subur dengan pemilihan alat kontrasepsi.Kata Kunci: Tingkat pengetahuan wanita usia subur, pemilihan alat kontrasepsi.

Page 8 of 35 | Total Record : 346