cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)
ISSN : 30264723     EISSN : 30264715     DOI : https://doi.org/10.62017/jkmi.v1i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) merupakan Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini merupakan jurnal yang dapat akses secara terbuka bagi para Peneliti, Mahasiswa dan Dosen yang ingin mempublikasikan hasil penelitiannya pada bidang kesehatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat mempublikasikan artikel-artikel kajian empiris dan teoritis dalam bidang Gizi, Rekam medis dan Informasi Kesehatan, Keperawatan, Kebidanan, Obat-obatan, Psikologi Kesehatan dan bidang penelitian lain yang berkaitan dalam kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 125 Documents
PENERAPAN ALGORITMA MACHINE LEARNING DALAM DETEKSI KANKER MELALUI RADIOGRAFI : PENDEKATAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Rizki Bachtiar, Faisal
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.5578

Abstract

Early cancer detection is key to improving patient survival rates; however, manual interpretation of radiographic images still faces challenges such as limited medical personnel and diagnostic subjectivity. With the advancement of artificial intelligence, machine learning (ML) algorithms have emerged as a potential solution to enhance the accuracy and efficiency of cancer detection using radiographic images such as X-rays, CT scans, and MRIs. This study aims to systematically map the implementation of ML algorithms in radiographic-based cancer detection through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Following the PRISMA protocol, an initial screening of 100 articles was conducted, resulting in 30 relevant articles published between 2020 and 2025. The findings reveal that convolutional neural networks (CNNs) and their derivatives (e.g., VGG, ResNet, EfficientNet) dominate implementations, showing high accuracy, particularly in lung and breast cancer detection. Key challenges identified include limited datasets, low model interpretability, and poor generalization to unseen data. In response, several solutions have been proposed, including GAN-based data augmentation, multimodal data integration, and the use of Explainable AI techniques to improve model transparency. This study highlights the importance of integrating technology and clinical context to accelerate the adoption of ML in developing more reliable and human-centered cancer diagnostic systems.
Analisis Hubungan Kompensasi dan Kepemimpinan Dengan Kepuasan Pegawai di Universitas Muhammadiyah Jakarta Tahun 2025 Farica Putri Salsabila; Hardiman
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5361

Abstract

Kepuasan kerja merupakan salah satu indikator penting dalam menilai efektivitas organisasi, terutama di lingkungan pendidikan tinggi. Berbagai faktor dapat memengaruhi tingkat kepuasan kerja pegawai, di antaranya adalah kompensasi dan kepemimpinan. Observasi awal di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menunjukkan bahwa sebagian pegawai menyatakan belum puas terhadap sistem kompensasi dan gaya kepemimpinan di institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompensasi dan kepemimpinan terhadap kepuasan pegawai di UMJ tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 86 pegawai yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form. Analisis data mencakup analisis univariat untuk melihat distribusi karakteristik dan variabel, serta analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pegawai menilai kompensasi dan kepemimpinan di UMJ berada dalam kategori baik. Namun, uji bivariat menunjukkan bahwa kompensasi tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kepuasan kerja (p = 0,192; OR = 2,333). Sebaliknya, kepemimpinan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kepuasan kerja (p < 0,001; OR = 7,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kepemimpinan berperan lebih dominan dibandingkan kompensasi dalam memengaruhi kepuasan pegawai di UMJ. Oleh karena itu, disarankan agar pimpinan dan unit sumber daya manusia meningkatkan kualitas komunikasi, kepemimpinan partisipatif, serta transparansi dalam pengelolaan sistem kompensasi guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung dan memuaskan bagi pegawai.
Hubungan Kondisi Fisik Lingkungan Rumah dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis di Kecamatan Fitriani Nurul Syuhada; Risky Akaputra; Andriyani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5392

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama di wilayah dengan kondisi fisik rumah yang kurang baik. Studi ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara kondisi fisik lingkungan rumah dan kejadian penyakit tuberkulosis di tingkat kecamatan. Literatur review dilakukan berdasarkan 15 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2012-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ventilasi kurang baik, minim cahaya alami, kelembapan yang tinggi, kepadatan populasi tinggi, konstruksi bangunan yang tidak layak berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kejadian TB. Dengan demikian, upaya pengendalian TB harus melibatkan intervensi terhadap kondisi fisik rumah selain pengobatan medis. Edukasi masyarakat tentang pentingnya rumah sehat serta kebijakan renovasi rumah tidak layak huni menjadi strategi penting dalam menurunkan angka kejadian TB di masyarakat.
HUBUNGAN HANDLING COMPLAINT DENGAN LOYALITAS PELANGGAN DI RSU JATI HUSADA Zahra Apriliani Prihatiningtyas; Lilik Sriwiyati; Muljadi Hartono; Tunjung Sri Yulianti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5415

Abstract

Latar Belakang: Keluhan pasien menjadi masalah global, terbukti dengan meningkatnya jumlah keluhan di Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris, dari 170.013 keluhan pada 2020-2021, pada tahun 2021-2022 sebanyak 225.570, dan pada tahun 2022-2023 meningkat menjadi 229.458. Dalam pelayanan agar terjadi hubungan yang kuat dengan pelanggan adalah dengan keterbukaan dan komunikasi, penanganan keluhan yang baik memberikan peluang untuk perusahaan mengubah seorang pelanggan yang puas bahkan menjadi pelanggan yang loyal. Loyalitas pelanggan adalah kesetiaan terhadap perusahaan, sementara loyalitas pasien merujuk pada komitmen untuk terus menggunakan jasa atau produk kesehatan secara konsisten di masa depan, meskipun  faktor situasi dan upaya pemasaran yang dapat memengaruhi perilaku pelanggan.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan handling complaint dengan loyalitas pelanggan di RSU Jati Husada.Desain Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Subyek Penelitian: Subyek dalam penelitian ini adalah pasien atau keluarga pasien kemudian dilakukan pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling dengan jenis consecutive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel 50 responden dalam kurun waktu 1 bulan. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner kemudian di analisis menggunakan uji chi square.Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini adalah handling complaint berhubungan dengan loyalitas pelanggan. Dari hasil analisis chi square menujukkan p value  0,024 < α = 0,05 yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.
Optimalisasi Rekam Medis Elektronik untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan di Klinik Nabiya Medika Chairul Alfarizki; Shinta Elvira
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5741

Abstract

Optimalisasi Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan strategi penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan RME terhadap kualitas pelayanan di Klinik Nabiya Medika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melalui observasi selama 21 hari dan wawancara dengan tenaga medis, staf administrasi, petugas rekam medis, serta pasien menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME berhasil mengintegrasikan data pasien, mempercepat akses informasi, dan meningkatkan koordinasi antar tenaga medis. Transisi dari rekam medis manual ke elektronik memang membutuhkan adaptasi, tetapi terbukti mampu meningkatkan akurasi pencatatan, efisiensi waktu, dan keamanan data pasien. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi RME berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Klinik Nabiya Medika.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SADARI PADA AKSEPTOR KB HORMONAL DI DESA CURUG GUNUNG SINDUR TAHUN 2025 Mukti, Elshandra Cipta; Thresya Febrianti; Luqman Effendi; Dewi Purnamawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5433

Abstract

Kanker payudara menjadi jenis kanker utama di kalangan wanita, baik secara global maupun di Indonesia. Selama lebih dari tiga dekade terakhir, 68-70% pasien dengan kanker payudara mengalami keterlambatan diagnosis, yang berdampak negatif pada pilihan pengobatan. Salah satu alasannya adalah tidak menganggap penting pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sebagai deteksi dini kanker payudara. Prevalensi SADARI secara nasional di Indonesia masih rendah, yang dipengaruhi oleh faktor demografi, psikososial, dan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku SADARI pada akseptor KB hormonal di Desa Curug Gunung Sindur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan sampel sebanyak 210 akseptor KB hormonal di Desa Curug, Gunung Sindur yang ditentukan dengan Rapid Survey 30x7. Kemudian di analisis secara univariat dan bivariat menggunakan Chi Square dengan α = 0,05. Dua dari lima akseptor KB hormonal (40%) di Desa Curug mengakui telah mempraktikkan SADARI, tetapi hanya 17,6% yang melaporkan melakukannya secara rutin. Terdapat hubungan antara persepsi hambatan, persepsi manfaat, sikap terhadap perilaku, dan norma subjektif dengan perilaku SADARI. Penelitian menunjukkan bahwa empat dari delapan faktor psikososial terkait dengan perilaku SADARI. Saran yang diberikan ialah mengadakan pendidikan kesehatan baik kepada akseptor KB hormonal maupun kader untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan, menghilangkan kesalahpahaman, meluruskan keyakinan yang keliru, dan mengatasi kendala terkait SADARI.
Analisis Epidemiologi Campak di Sulawesi Selatan Tahun 2024: Dinamika Kasus dan Distribusi Hardianti, Andi; Azizah, Nurul
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5364

Abstract

Penyebaran penyakit campak di Sulawesi Selatan pada tahun 2024 menunjukkan peningkatan signifikan, dengan faktor-faktor seperti rendahnya cakupan imunisasi, keterbatasan infrastruktur kesehatan, dan kondisi sosial ekonomi yang mempengaruhi distribusinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika epidemiologi campak berdasarkan variabel orang, waktu, dan tempat di Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif retrospektif dengan analisis data sekunder dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi kasus campak lebih tinggi di kalangan anak-anak di bawah lima tahun, dengan puncak kejadian yang terjadi pada musim tertentu dan di daerah dengan cakupan vaksinasi rendah. Penurunan insiden campak sangat bergantung pada upaya perbaikan dalam sistem imunisasi dan penguatan pengawasan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kesehatan masyarakat yang holistik, termasuk kampanye vaksinasi massal, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penguatan infrastruktur kesehatan, sangat diperlukan untuk mengendalikan penyebaran campak. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan kebijakan yang lebih terarah dan berbasis data epidemiologi untuk mencapai eliminasi campak secara efektif, khususnya di daerah dengan prevalensi tinggi.
Penerapan Theory of Planned Behavior dalam Memprediksi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Prabantara, Thadeus Elisua; Waluyo Budi Atmoko; Fidela Berliani Prasaja Putri
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5485

Abstract

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran untuk menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Setiap orang seharusnya menjalankan PHBS, namu dalam praktik kehidupan sehari-hari, masih banyak orang tidak melakukan PHBS. Penelitian ini menguji pengaruh faktor-faktor yang membentuk niat untuk melakukan PHBS. Penelitian ini merupakan penelitian survei menggunakan kuesioner. Sampel yang dipilih adalah pelaku rumah tangga. Analisis data menggunakan analisis SEM dan analisis regresi multinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat PHBS berpengaruh terhadap PHBS. Selain itu, kontrol keperilakuan persepsian berpengaruh pada niat PHBS dan secara langsung berpengaruh pada PHBS. Saran penelitian ke depan dilakukan dengan cakupan wilayah yang lebih luas.
Analisis Ruang Penyimpanan Rekam Medis Di RSUD Kota Bogor Ihsan Ramadhan; Desy Widyaningrum; R Iqbal Taufik Nugraha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5809

Abstract

Pengelolaan rekam medis di RSUD Kota Bogor masih menghadapi sejumlah kendala meskipun telah mengikuti standar operasional prosedur (SOP). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tata kelola ruang penyimpanan rekam medis, dengan fokus pada aspek pengawasan, sistem retensi, keamanan, serta kesiapan digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan kepala ruang rekam medis dan petugas filing, serta dokumentasi kondisi fisik ruang penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SOP tersedia, pengawasan masih bersifat insidental sehingga berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian prosedur. Sistem retensi lima tahun telah diterapkan, namun pelaksanaan pemusnahan terhambat oleh kebijakan digital klaim. Dari sisi keamanan, penyediaan APAR dan sistem akses fingerprint sudah diterapkan, tetapi ruang penyimpanan yang menyatu dengan ruang kerja masih berisiko terhadap kebocoran data. Penerapan sistem Terminal Digit Filing (TDF) dinilai efektif, meskipun keterbatasan sarana prasarana menyebabkan praktik penyimpanan belum optimal. Transisi menuju rekam medis elektronik (RME) belum sepenuhnya berjalan, sehingga arsip fisik masih sangat dibutuhkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbatasan fasilitas dan rendahnya prioritas manajemen menjadi faktor utama yang menghambat efektivitas penyimpanan, sehingga diperlukan dukungan manajerial, penguatan infrastruktur, serta strategi digitalisasi yang terarah untuk mendukung pengelolaan rekam medis yang lebih berkelanjutan.
Gerakan Peduli Stunting Di Desa Malutu Kecamatan Padang Batung Hulu Sungai Selatan Herda Ariyani; Ridha Millati; Annisa; Anisa Herawati Sagala; Ananda Aulia Futra; Dewi Suci Hartini; Laila Fatmawati; Muhammad Dendi Firdaus Pry; Revita Melinda; Windatamara; Widharto Ali; Jamaludin Fahmi; Rima Maulina; Agil Adieb Prianto
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober 
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i1.5884

Abstract

Stunting and wasting are chronic nutritional problems that affect children's growth and development, particularly in rural areas. The village of Malutu Hulu Sungai Selatan has high prevalence rates of stunting and wasting, necessitating special efforts to address these issues. The Sik Asik movement (Sekumpulan Ibu Cerdas di Kelas ASI Eksklusif, or Group of Smart Mothers in Exclusive Breastfeeding Classes) was introduced as a community intervention strategy to improve the health of toddlers. This program involves educating mothers through exclusive breastfeeding classes, distributing milk to toddlers experiencing stunting and wasting, and using Smart Chart as a tool for monitoring and evaluating child development. The study aims to evaluate the effectiveness of the Sik Asik movement in reducing stunting and wasting rates in the village of Malutu. The research results show an increase in mothers' knowledge about the importance of exclusive breastfeeding and balanced nutrition, as well as a decrease in the prevalence of stunting and wasting in the intervention group. This movement has proven effective in raising awareness and community participation in stunting prevention efforts and can be replicated in other areas with similar issues.

Page 12 of 13 | Total Record : 125