cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)
ISSN : 30264723     EISSN : 30264715     DOI : https://doi.org/10.62017/jkmi.v1i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) merupakan Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini merupakan jurnal yang dapat akses secara terbuka bagi para Peneliti, Mahasiswa dan Dosen yang ingin mempublikasikan hasil penelitiannya pada bidang kesehatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat mempublikasikan artikel-artikel kajian empiris dan teoritis dalam bidang Gizi, Rekam medis dan Informasi Kesehatan, Keperawatan, Kebidanan, Obat-obatan, Psikologi Kesehatan dan bidang penelitian lain yang berkaitan dalam kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 125 Documents
LITERATURE REVIEW: GAMBARAN PELAKSANAAN MANAJEMEN POS KESEHATAN PESANTREN (POSKESTREN) Adelia Dwi Pristanti; Agus Aan Adriansyah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1067

Abstract

Pelaksanaan fungsi manajemen Pos kesehatan pesantren (Poskestren) yang baik sangat penting ketika ingin mengembangkan suatu Poskestren di wilayah pondok pesantren. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksanaan Manajemen Pos Kesehatan Pesantren di beberapa pondok pesantren. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah literature review. Database yang digunakan adalah google scholar dan melalui tahap screening didapatkan sebanyak 9 artikel yang membahas sesuai topik pembahasan. Hasil literature review yang didapatkan yakni beberapa pondok pesantren yang memiliki poskestren telah melaksanakan fungsi manajemen poskestren dengan cukup baik meskipun terdapat kendala dalam pelaksanaannya, namun terdapat juga beberapa pondok pesantren yang sudah sadar akan pentingnya pelaksanakan fungsi manajemen poskestren berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh beberapa instansi pada pondok pesantren. Poskestren merupakan sebuah wujud dari poskestren turut andil dalam peningkatan kualitas hidup Masyarakat, terutama di bidang kesehatan.
Gambaran Angka Kepadatan Tikus Dan Indeks Pinjal Di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Nur Fadillatur Ro’in
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1099

Abstract

Tikus merupakan mamalia kecil berasal dari ordo Rodentia, dan familiar bagi kehidupan manusia. Tikus adalah binatang pengerat yang merugikan manusia karena dapat menghabiskan/merusak makanan, tanam-tanaman, barang-barang, harta benda, dan lain-lain (Kepmenkes 431 Tahun 2007). Pada bidang kesehatan tikus berperan sebagai reservoir beberapa patogen. Menutut Hastuti dan Sulasmi terdapat beberapa penyakit yang dibawa oleh tikus, yaitu Pes,Salmonellisis, Leptospirosis, Murine typhus, Rabies, Rat-Bit Fever (Hastuti & Sulasmi, 2017). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kegiatan pengendalian tikus, mengetahui jenis tikus dan indeks pinjal, serta angka kepadatan tikus. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskripsi. Hasil penelitian yang dilakukan selama 3 periode pengendalian tikus ditemukan ketidaksesuaian antara pelaksanaan kegiatan pengendalian selama 4 hari dengan Kepmenkes 431. Berdasarkan hasil identifikasi seluruh tikus yang didapat merupakan spesies Rattus norvegicus dan spesies pinjal seluruhnya Xenopsylla cheopis. Hasil success trap bulan September 5%, Oktober 39%, dan Desember 14%, sehingga angka kepadatan tikus di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam kategori tinggi. Diperlukan upaya peningkatan sanitasi lingkungan agar pelabuhan tidak menjadi tempat perindukan tikus. 
PENGGUNAAN TEKNOLOGI PADA MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI RUMAH SAKIT Satriya Wijaya; Andini Devi Rizkiyah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1142

Abstract

Perkembangan teknologi semakin pesat diikuti dengan arus globalisasi yang semakin pesat juga. Kemajuan teknologi ini memberikan dampak terhadap berbagai macam bidang, khususnya pekerjaan didalam dunia kesehatan seperti di rumah sakit. Dampak dari adanya teknologi ini ialah membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, dan memudahkan pekerjaan manusia. Tujuan penulisan ialah menganalisis tentang penggunaan teknologi pada manajemen sumber daya manusia di rumah sakit. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan jenis kualitatif. Hasil yang didapatkan teknologi yang berperan saat ini mampu memecahkan masalah yang ada di bidang apapun, termasuk dalam bidang kesehatan. Beberapa perusahaan ataupun rumah sakit yang telah berdiri di Indonesia tentu membutuhkan pengetahuan dan keterampilan teknis yang memadai dari para pegawainya terlebih dengan keterampilan ataupun pengetahuan teknologi yang dimilikinya. Kesimpulan yang didapatkan ialah seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, maka pekerjaan individu dapat dibantu dengan adanya peran teknologi. Dalam rumah sakit, pemanfaatan teknologi dapat dirasakan pada manajemen sumber daya manusia yang meliputi proses merekrut karyawan, seleksi karyawan, informasi karyawan, penggajian ataupun kehadiran pegawai, dan pengajuan cuti karyawan.
Evaluasi Kesesuaian Metode Pengambilan Timbulan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Rungkut Surabaya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Nasya Aulia Fitriana
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian metode pengambilan timbulan sampah rumah tangga perkotaan yang diterapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 19-3694-1994. Pengelolaan sampah perkotaan adalah aspek penting dalam menjaga kebersihan kota dan lingkungan yang sehat. SNI 19-3694-1994 adalah standar nasional yang mengatur prinsip-prinsip dan pedoman untuk pengelolaan sampah perkotaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya telah melakukan upaya yang signifikan dalam pengelolaan sampah perkotaan, terdapat beberapa ketidaksesuaian dengan SNI 19-3694-1994. Salah satu ketidaksesuaian yang signifikan adalah frekuensi pengambilan sampah, di mana SNI mengatur frekuensi yang lebih sering untuk pengambilan sampah tertentu dibandingkan dengan yang saat ini dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya untuk mempertimbangkan peningkatan frekuensi pengambilan sampah sesuai dengan SNI 19-3694-1994, memperbaiki sistem pemilahan sampah, dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap metode pengambilan sampah mereka. Ini akan membantu memastikan bahwa pengelolaan sampah perkotaan mematuhi standar nasional dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
MUTU KEPATUHAN PELAPORAN DATA PENYAKIT RUMAH SAKIT KEPADA DINAS KESEHATAN Dian Riris Arisma Putri; Nurul Kutsiyah; Budhi Setianto
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1174

Abstract

Kepatuhan pelaporan merupakan tindakan kewajiban yang harus dilakukan individu atau organisasi terkait yang menyangkup informasi untuk kepentingan bahan evaluasi. Permasalahan timbul saat staff ataupun karyawan rumah sakit mulai mengalami keterlambatan dalam membuat laporan analisis medis dan data penyakit terhadap dinas kesehatan setempat. Tujuan dari penulisan ini adalah menganalisis terkait dengan mutu kepatuhan data penyakit rumah sakit kepada dinas kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah bersumber dari penelitian kualitatif. Hasil dan kesimpulan yang diperoleh ialah mutu kepatuhan pelaporan data penyakit rumah sakit terhadap dinas kesehatan setempat rerata belum berjalan dengan optimal atau belum mencapai target terkait dengan ketepatan waktu pelaporan dan kelengkapan data laporan. Namun, pada rumah sakit sudah dipaparkan. Pelaporan terhadap dinas kesehatan dilakukan setiap awal bulan yang bisa dikirimkan berbasis online mellaui www.kemkes.go.id atau website resmi lainnya. Adapun data yang direkap berdasarkan kegiatan yang berjalan di rumah sakit ialah terkait data pasien serta data-data riwayat penyakit yang pernah dideritanya. Melalui peranan data tersebut, maka pihak dinas kesehatan akan melakukan evaluasi terkait dengan peningkatan kesehatan masyarakat.
Gambaran Manajemen Cold Chain Vaksin di Puskesmas Kota Tasikmalaya Tahun 2024 Aisya Rahmawaty; Dita Destiati; Defira Salwaa Putri Insani; Anida Rahma Junita
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1224

Abstract

Permasalahan munculnya PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) diakibatkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah kualitas vaksin. Kualitas vaksin dapat dijaga dengan melakukan pengelolaan yaitu dengan manajemen cold chain (rantai dingin). Rantai dingin vaksin merupakan sebuah lingkungan dengan suhu yang terkontrol untuk memelihara dan mendistribusikan vaksin dalam kondisi optimal, manajemen cold chain berperan penting menjaga kualitas vaksin yang akan diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen cold chain vaksin di beberapa puskesmas di wilayah Kota Tasikmalaya 2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa setiap puskesmas sudah memiliki sarana dan prasarana dalam menerapkan manajemen cold chain vaksin. Semua vaksin disimpan dalam refrigerator yang dilengkapi dengan termometer di dalam dan di luar, serta vaksin dipisahkan antara vaksin sensitif panas dan vaksin sensitif dingin. Vaksin sensitif panas disusun dekat evaporator sedangkan vaksin sensitif dingin disusun menjadi evaporator. Pemantauan suhu vaksin dilakukan setiap dua kali sehari. Dalam pendistribusian vaksin sudah menggunakan vaccine carrier yang dilengkapi dengan cool pack. Manajemen cold chain di empat puskesmas wilayah Kota Tasikmalaya sudah sesuai dengan standar US CDC Pinkbook yang telah dikembangkan dan disesuaikan berdasarkan peraturan dalam pengelolaan cold chain oleh kementerian kesehatan RI.
Membangun Kualitas Hidup Melalui Literasi (Analisis Kasus Masyarakat Sunda) Dara Haura Dharana; Rezqita Asharizah Arbani; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1257

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara literasi dan kualitas hidup masyarakat Sunda serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi mereka. Literasi tidak hanya mencakup kemampuan dasar membaca dan menulis, tetapi juga pemahaman informasi kompleks dan penerapan pengetahuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, kesehatan, dan partisipasi sosial. Masyarakat Sunda, sebagai etnis terbesar kedua di Indonesia, menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan literasi, terutama di daerah pedesaan dengan akses pendidikan yang terbatas dan infrastruktur yang kurang memadai. Selain itu, faktor budaya dan nilai-nilai tradisional juga mempengaruhi pandangan terhadap pendidikan, terutama bagi anak perempuan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber terpercaya. Temuan menunjukkan bahwa literasi yang baik meningkatkan peluang kerja dan pendapatan, serta mendukung keputusan finansial dan kesehatan yang lebih baik. Hambatan utama dalam meningkatkan literasi di masyarakat Sunda termasuk keterbatasan akses pendidikan, kekurangan sumber daya, dan pengaruh nilai-nilai budaya. Untuk meningkatkan literasi, diperlukan upaya holistik yang melibatkan pembangunan infrastruktur pendidikan, pelatihan guru, kampanye kesadaran pendidikan, dan pengembangan program literasi keuangan dan kesehatan. Dengan pendekatan yang terpadu dan sensitif terhadap konteks lokal, peningkatan literasi dapat dicapai secara efektif dan berkelanjutan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sunda.  
Perbedaan Status Oksigenasi Setelah Pemberian Nesting pada Asfiksia Neonatorum Desy Fitriana Putri; Rahmah , Rahmah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1295

Abstract

Kematian neonatus tetap menjadi masalah global yang signifikan, dengan sekitar 4 juta bayi meninggal dalam 4 minggu pertama kehidupan setiap tahun, 85% di antaranya terjadi dalam 7 hari pertama. WHO melaporkan prematuritas sebagai penyebab tertinggi kematian neonatus secara global (36%). Di Asia Tenggara, asfiksia menjadi penyebab kematian neonatus utama kedua (23,9%) dan ketiga terbesar secara global (23%). Pemasangan nesting sebagai metode pengelolaan lingkungan terbukti efektif meningkatkan saturasi oksigen dan mengurangi insiden apnea pada bayi asfiksia. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelusuran literatur dari tahun 2018 hingga 2024. Dari 32 artikel yang ditemukan, 3 artikel disaring berdasarkan kriteria tertentu. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perbedaan status oksigenasi setelah pemberian nesting pada asfiksia neonatorum. Hasil: Hasil literatur menunjukkan penggunaan nesting meningkatkan status oksigenasi dan menurunkan insiden apnea pada neonatus dengan asfiksia. Kesimpulan: Pemberian nesting berpotensi meningkatkan status oksigenasi pada neonatus dengan asfiksia. Metode ini bisa diintegrasikan ke dalam perawatan standar, namun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat temuan dan mengembangkan pedoman praktis di unit perawatan intensif neonatus.
GAMBARAN HYGIENE SANITASI TEMPAT PENGELOLAAN PANGAN DI WILAYAH PELABUHAN TANJUNG PERAK Shofiyah Ajeng Sekar Arum; Abdul Hakim Zakkiy Fasya; Mas Adhi Hardian Utama
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i3.1313

Abstract

Menurut Permenkes No. 2 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan TPP adalah tempat yang digunakan sebagai sarana pengolahan makanan dari bahan mentah hingga makanan jadi. Sehingga, dalam peningkatan kesehatan perlu adanya pengawasan terhadap TPP terutama di wilayah pelabuhan karena banyaknya aktivitas manusia yang terjadi di pelabuhan. Guna dilakukanya pengawasan TPP untuk meningkatkan kualitas makanan dan minuman serta terhindar dari risiko penyakit seperti keracunan dan diare. Penelitian ini bersifat observasional dan menggunakan study cross sectional, di mana penelitian dilakukan pada bulan Juli - September 2023 di 16 TPP yang sedang beroperasi di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini meliputi lokasi dan bangunan, fasilitas sanitasi, dapur, ruang makan dan gudang bahan makanan, bahan makanan dan makanan jadi, pengolahan makanan, tempat penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi, penyajian makanan, peralatan, serta tenaga kerja. Penilaian variabel tersebut menggunakan total skor yang didapat dari penjumlahan seluruh skor tiap variabel dengan nilai minimum 700. Hasil penelitian menyebutkan dari 16 TPP yang diperiksa terdapat 3 TPP (18,75%) tidak memenuhi syarat hygiene sanitasi dan 13 TPP (81,25%) memenuhi syarat hygiene sanitasi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah banyak TPP yang sudah memenuhi persyaratan, akan tetapi masih perlu dilakukan peningkatan hygiene sanitasi TPP dan anjuran mengikuti pelatihan kursus hygiene sanitasi bagi penjamah makanan di wilayah pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya.
Kajian Literatur Perencanaan Sumber Daya Manusia yang Efektif Untuk Membangun Sumber Daya Insani yang Unggul di Rumah Sakit Murni Arumahati; Satriya Wijaya
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i4.1331

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menunjukkan perencanaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif untuk mengembangkan sumber daya manusia unggul di rumah sakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang mengacu pada studi literatur review dimana penulis melakukan penelitian dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang membahas topik yang sama, mulai dari artikel jurnal ilmiah, buku, skripsi, dan berbagai literatur lain yang relevan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan sumber daya manusia berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia sebagai pelaku organisasi yang berkualitas; melalui perencanaan SDM yang optimal dan efektif, seluruh budaya kompetitif suatu perusahaan mungkin terpengaruh secara tidak langsung. Oleh karena itu, perencanaan SDM digunakan sebagai ujung tombak dalam mencapai kesuksesan dalam suatu organisasi.

Page 4 of 13 | Total Record : 125