cover
Contact Name
Ismail Fikri Natadiwijaya
Contact Email
tpack.ipa@uny.ac.id
Phone
+6285717351210
Journal Mail Official
tpack.ipa@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo No.1 Karangmalang Yogyakarta 5528
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge)
ISSN : -     EISSN : 30327164     DOI : https://doi.org/10.21831
Core Subject : Education,
TPACK IPA Journal is a journal managed and published by the Department of Science Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta. This journal publishes scientific works in the form of articles on empirical research results, results of systematic studies, or journal reviews in science education. The publishing procedure in this journal is peer-reviewed and applies scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal is integrating technology, pedagogy, and IPA content in its implementation in science learning, curriculum, media, technology, students, teachers, and education personnel, assessment, evaluation, development, and policies related to science subjects.
Articles 206 Documents
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI KETERAMPILAN GENERIK SAINS DAN SIKAP ILMIAH Yohan, Lestiana; Widodo, Eko; Marwati, Siti
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keefektifan model pembelajaran IPA berbasis Problem Based Learningditinjau dari keterampilan generik sains pada peserta didik SMP kelas VII (2) mengetahui keefektifan model pembelajaran IPA berbasis Problem Based Learningditinjau dari sikap ilmiah pada peserta didik SMP kelas VII. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design.  Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP N 2 Wates pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A dan VII D. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Kelompok yang diberikan perlakuan dengan model Problem Based Learning adalah VII D dan kelompok sampel yang tidak diberikan perlakuan adalah VII A. Teknil analisis data menggunakan uji-t independet sampel t-test menggunakan bantuan SPSS 18.0. Keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning ditinjau dari keterampilan generik sains dianalisis dengan ukuran efek atau effect size, sedangkan untuk mengetahui peningkatan model pembelajaran menggunakan nilai rata-rata lembar observasi keterampilan generik sains dan sikap ilmiah peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif meningkatkan keterampilan generik dan sikap ilmiah peserta didik, dilihat dari nilai rata-rata kedua kelas yakni pada kelas eksperimen sebesar 72,78dan 71,51. Sedangkan kelas kontrol sebesar 64,45 dan 59,27. Keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning ditinjau dari keterampilan generik sains dibuktikan dengan rata-rata gain skor kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Untuk ukuran efek yang diberikan model Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan generik sains sebesar 1,16 termasuk dalam kategori besar. Kata kunci:  Problem Based Learning, keterampilan generik sains, sikap ilmiah
PERBEDAAN SIKAP ILMIAH DAN PENGUASAAN KONSEP ANTARA PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN STRATEGI INQUIRING MINDS WANT TO KNOW DAN STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING THE DIFFERENCES OF THE SCIENTIFIC ATTITUDES AND THE MASTERY OF THE CONCEPTS BETWEEN SCIENCE LEARNING USING THE INQUIRING MINDS WANT TO KNOW STRATEGY AND ACTIVE KNOWLEDGE SHARING STRATEGY Nurwulan, Wening; Rosana, Dadan; Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan sikap ilmiah antara peserta didik yang menggunakan strategi inquiring minds want to know dan strategi active knowledge sharing dan (2) mengetahui perbedaan penguasaan konsep antara peserta didik yang menggunakan strategi inquiring minds want to know dan strategi active knowledge sharing.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini berjumlah 224 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampel terpilih (sampling purposive) sehingga diperoleh peserta didik kelas VIII B sebagai kelas eksperimen 1 dengan perlakuan strategi inquiring minds want to know dan peserta didik kelas VIII A sebagai kelas eksperimen 2 dengan perlakuan strategi active knowledge sharing. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa (1) tes, (2) lembar observasi sikap ilmiah, dan (3) lembar keterlaksanaan strategi inquiring minds want to know dan active knowledge sharing. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan aplikasi SPSS 18.0 yaitu uji independent sample t-test. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada sikap ilmiah dan penguasaan konsep antara peserta didik yang menggunakan strategi inquiring minds want to know dan active knowledge sharing dengan nilai P berturut-turut sebesar 0,083 dan 0,050 pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil menunjukkan bahwa hipotesis penelitian ini ditolak (p0,05). Hal ini terjadi karena strategi inquiring minds want to know dan strategi active knowledge sharing memiliki karakteristik yang sama sehingga tidak memiliki perbedaan yang signifikan pada sikap ilmiah dan penguasaan konsep.Kata kunci: Strategi inquiring minds want to know, strategi active knowledge sharing, sikap ilmiah, penguasaan konsep.AbstractThis research aims to (1) know the differences of the scientific attitude between the students using the inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy, and (2) to know the differences of the mastery of the concepts between the students using the inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy. This research is a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. The study population numbered 224 students. The sample in this study was done by using the selected sample (purposive sampling) in order to obtain learners VIII B as the experimental class 1 with a treatment of inquiring minds want to know strategy and learners class VIII A as the experimental class 2 with the treatment of active knowledge sharing strategy. The instrument used in this research were (1) test mastery of the concepts, (2) the observation sheet scientific attitude, and (3) the report sheet of inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy. The analysis used to test research hypotheses using SPSS 18.0 is test of independent sample t-test. The results of the research concluded that there are no significant differences in the scientific attitude and mastery of the concepts among learners who use the inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy with a P value of 0.083and 0,050 at significant level α = 0,05. The results of the research indicate that the hypothesis is rejected. This happens because inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy has the same characteristics so that there are no significant differences on the scientific attitude and mastery concepts.Keywords: Inquiring minds want to know strategy, active knowledge sharing strategy, the scientific attitude, mastery of the concepts.
PERBEDAAN PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI METODE EKSPERIMEN DITINJAU DARI KETERAMPILAN PROSES DAN SIKAP ILMIAH PESERTA DIDIK Handayani, Putri; Widodo, Eko; Widhy Hastuti, Purwanti
Jurnal TPACK IPA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan signifikan pembelajaran IPA yang menggunakanpendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan ditinjau dari sikapilmiah. Kemudian mengetahui pendekatan yang lebih baik dalam pembelajaran IPA antara kelas berpendekatan inkuiriterbimbing dan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan ditinjau dari sikap ilmiah. Penelitian inimerupakan penelitian quasi experiment dengan desain Posttest-only Control Design yang dilakukan di SMP Negeri 2Depok. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik cluter random sampling. Perlakuan yang diberikan padakelas eksperimen 1 yaitu melaksanakan pembelajaran menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dengan metodeeksperimen, sedangkan pada kelas ekspeirmen 2 menggunakan pendekatan kontekstual dengan metode eksperimen.Data keterampilan proses diperoleh dengan menggunakan lembar observasi keterampilan proses. Data sikap ilmiahpeserta didik diperoleh dengan menggunakan lembar observasi sikap ilmiah. Pengujian hipotesis dilakukanindependent sample t-test. Uji prasyarat yang dilakukan meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pembelajaran IPA yang menggunakan pendekatan inkuiriterbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan terdapat perbedaan signifikan antarapembelajaran IPA yang menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau darisikap ilmiah. Kemudian pendekatan inkuiri terbimbing lebih baik ditinjau dari keterampilan proses peserta didikdibandingkan pendekatan kontekstual dan pendekatan inkuiri terbimbing lebih baik ditinjau dari sikap ilmiah pesertadidik dibandingkan pendekatan kontekstual.   Kata kunci: pendekatan inkuiri terbimbing, pendekatan kontekstual, metode eksperimen, keterampilan proses, sikap Abstract ilmiah
PENGARUH PENDEKATAN SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH DAN KETERAMPILAN PROSES IPA SISWA SMP Tessarani, Yutika; Roektiningroem, Ekosari; Setiyo Wibowo, widodo
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: (1) pendekatan SETS terhadap kemampuan memecahkan masalah; (2) pendekatan SETS terhadap keterampilan proses IPA; (3) pendekatan SETS terhadap kemampuan memecahkan masalah dan keterampilan proses IPA siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan jenis desain penelitian pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banguntapan tahun ajaran 2015/ 2016, yang terdiri dari 6 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Data kemampuan memecahkan masalah diperoleh dari pretest dan posttest, data keterampilan proses IPA diperoleh melalui lembar observasi keterampilan proses IPA. Analisis data yang digunakan adalah uji Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pendekatan SETS berpengaruh terhadap kemampuan memecahkan masalah sebesar 15%; (2) pendekatan SETS berpengaruh terhadap keterampilan proses IPA sebesar 42,7%; dan (3) pendekatan SETS berpengaruh terhadap kemampuan memecahkan masalah dan keterampilan proses IPA siswa SMP sebesar 57,7%. Kata kunci: kemampuan memecahkan masalah, keterampilan proses IPA, pendekatan SETS 
PENGARUH PENDEKATAN SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES BERBASIS STEM TERHADAP LITERASI SAINS SISWA Nur Salim, Thifli Habibi; Prasetyo, Zuhdan Kun
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (September, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan socio-scientific issues (SSI) berbasis science, technology, engineering, and mathematics (STEM) pada pembelajaran IPA terhadap literasi sains siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasy experimental dengan non equivalent pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 3 Depok yang terdiri dari empat kelas (VII A, VII B, VII C, dan VII D) tahun pelajaran 2017/2018. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Subjek penelitian ini adalah kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan VII D sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yakni (1) soal pretest dan posttest literasi sains siswa (2) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Uji hipotesis secara parametrik dianalisis melalui independent sample T-test. Besar pengaruh dalam penelitian ini dianalisis dengan uji Cohen’s d effect size. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) pada independent sample T-test diperoleh sebesar 0,000 {sig. (2-tailed) ½ α}. Besar pengaruh diukur dengan perhitungan Cohen’s d effect size sebesar 1,19 yang termasuk dalam kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan pendekatan SSI berbasis STEM berpengaruh secara signifikan terhadap literasi sains siswa SMP.Kata kunci: socio-scientific issue, STEM, Literasi Sains
PENGARUH PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS STRATEGI PQ4R TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA SMP Miftakhurofiah, Miftakhurofiah; Prasetyo, Zuhdan Kun; Roektiningroem, Ekosari
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perangkat pembelajaran berbasis strategi PQ4R terhadap motivasi belajar peserta didik kelas VII, dan terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas VII, serta terhadap baik motivasi dengan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VII di SMP Negeri 2 Piyungan. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan nonequivalent control group design. Teknik sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini menggunakan kelas VII B sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII C sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis strategi PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review). Instrumen yang digunakan adalah (1) soal pretest dan posttest, dan (2) angket motivasi belajar peserta didik. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji normalized gain, uji mann whitney, uji manova dan uji Cohen’s effect size menggunakan program SPSS 23.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perangkat pembelajaran berbasis strategi PQ4R berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik, dengan kategori effect size besar, (2) perangkat pembelajaran berbasis strategi PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif peserta didik, dengan kategori effect size besar, (3) perangkat pembelajaran berbasis strategi PQ4R berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,000.Kata kunci: hasil belajar kognitif, motivasi, perangkat pembelajaran, strategi PQ4R
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) OUTDOOR LEARNING SYSTEM BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS TEMA “KERUSAKAN LINGKUNGAN” PADA PEMBELAJARAN IPA Tina, Lestari; Rosana, Dadan; Roektiningroem, Ekosari
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Outdoor Learning System berbasis Project Based Learning tema “Kerusakan Lingkungan” yang memenuhi kelayakan sebagai bahan ajar berdasarkan penilaian para validator serta mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis dan respon peserta didik setelah menggunakan LKPD hasil pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) yang terdiri dari 4 tahap penelitian dan pengembangan, yaitu: 1) Define, meliputi: analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan perumusan tujuan pembelajaran; 2) Design, meliputi: penyusunan tes kriteria acuan, pemilihan media, pemilihan format, penyusunan rancangan awal; 3) Develop, meliputi: penilaian ahli, uji coba lapangan; 4) Disseminate, yaitu: penyebaran produk akhir secara terbatas pada guru IPA di SMP N 5 Banguntapan dan guru IPA SMP N 1 Banguntapan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi lembar validasi LKPD, soal pretest dan postest, lembar observasi keterampilan berpikir kritis, angket respon peserta didik terhadap LKPD, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan Project Based Learning. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kelayakan LKPD berdasarkan skor dan saran penilaian dari validator, gain score peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik, peningkatan persentase keterampilan berpikir kritis peserta didik tiap pertemuan, respon peserta didik terhadap LKPD berdasarkan skor dan saran penilaian angket respon, serta persentase keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan Project Based Learning. Hasil penelitian mendapatkan bahwa LKPD Outdoor Learning System berbasis Project Based Learning dinyatakan layak sebagai bahan ajar dengan kategori sangat baik. LKPD hasil pengembangan juga efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan kategori sedang dan peserta didik juga memberikan respon positif terhadap LKPD hasil pengembangan. Kata kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, LKPD, Outdoor Learning System, Project Based Learning.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS SCIENTIFIC METHOD UNTUK MENINGKATKAN HOTS DAN MENGEMBANGKAN SIKAP SOSIAL DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIAL BASED ON SCIENTIFIC METHOD TO IMPROVE Habellia, Ray Cinthya; Sudomo, Joko; Maryanto, Allesius
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan bahan ajar IPA berbasis scientific method yang layak digunakan untuk meningkatkan high order thingking skill (HOTS) dan mengembangkan sikap sosial pada materi tekanan zat dan penerapannya; (2) mengetahui peningkatan HOTS siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan bahan ajar IPA hasil pengembangan; (3) mengetahui perkembangan sikap sosial siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan bahan ajar IPA hasil pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate) oleh Thiagarajan. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) telah dihasilkan bahan ajar IPA berbasis scientitif method yang layak digunakan untuk meningkatkan HOTS dan mengembangkan sikap sosial dalam pembelajaran IPA dengan skor rata-rata 147,5, nilai B yang masuk dalam kategori baik.; (2) HOTS siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan bahan ajar IPA hasil pengembangan meningkat dengan rata-rata gain score adalah 0,45 yang masuk dalam kategori sedang dengan signifikansi peningkatan; dan (3) sikap sosial kerjasama siswa mengalami perkembangan dari 58,2% menjadi 79,4% atau dari kategori kurang menjadi baik dan sikap sosial tanggung jawab siswa mengalami perkembangan dari 60,6% menjadi 78,2% atau dari kategori kurang menjadi baik.Kata kunci: Bahan Ajar, Scientific method, HOTS, Sikap SosialThe aims of this research are (1) to produce teaching materials based on scientific methods that are feasible to improve high order thingkin skill (HOTS) and developing social attitudes of learners from the aspect of the content/materials, components of language and images, presentation, and graphic; (2) to determine the improvement of HOTS after participating in learning using teaching materials in the subject matter of pressure and its daily life application; (3) to determine the development of social attitude after participating in learning using teaching material in the subject matter of pressure and its daily life application. The research used 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) by Thiagarajan. The results of this research are (1) teaching material based on scientific method to improve HOTS and develop social attitude in the subject matter of pressure and its daily life application is feasible with a score 147.5 included good category (B); (2). HOTS increased by an average of gain score is 0.45, included in the moderate category; (3) social attitude of cooperation develop from 58.2% to 79.4% and attitude of reponsibilyty develop from 60.6% to 78.2%.Keywords: teaching material, scientific method, HOTS, social attitudes.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPA INTERAKTIF PADA MATERI RANGKA DAN OTOT MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII Yoga Adhitama, Hizkia; Kun Prasetyo, Zuhdan; Yuliati, Yuliati
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitiandilatarbelakangipermasalahankurangnya media pembelajaran yang memfasilitasikemandirianbelajarpesertadidik.Tujuanpenelitianuntukmengetahui: (1) kelayakan Multimedia Pembelajaran IPA nteraktifmateriRangkadanOtotManusia, dan (2) peningkatankemandirianbelajarpesertadidikmenggunakan Multimedia Pembelajaran IPA Interaktif.PenelitianResearch and Development (RD)mengadaptasidesainpengembangan 4-D menurutThiagarajan yang terdiridariempattahapan: define, design, develop,disseminate. Subjekpenelitianadalah 36 pesertadidikkelas VIII-F SMP N 2 Klaten semester I tahunajaran 2015/2016.Instrumenberupaangketkelayakan Multimedia Pembelajaran IPA Interaktif, angketresponpesertadidikterhadap Multimedia Pembelajaran IPA Interaktif, lembarobservasikemandirianbelajar, danangketkemandirianbelajar. Data dikonversikankeskalalikertempatpoin.Peningkatankemandirianbelajardihitungdenganujisignifikansit-testberkorelasimenggunakanpretest danposttest group design.Hasilpenelitianadalah (1) Multimedia Pembelajaran IPA Interaktifdikategorikansangatbaikdenganhasilpenilaian 3,45. Kelayakandidukungresponpesertadidikdengankategorisangatbaikdengannilai 3,19, dan (2) Multimedia Pembelajaran IPA Interaktifdapatmeningkatkankemandirianbelajarpesertadidik. Peningkatansignifikandibuktikanujisignifikansiuji-t berkorelasimelaluiangketdanlembarobservasikemandirianbelajar. Kata kunci: Multimedia Pembelajaran IPA Interaktif, kemandirianbelajar, rangkadanotot
PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS MASALAH TEMA “SEHATKAH MAKANANKU?” UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DEVELOPING PROBLEM-BASED-SCIENCE-WORKSHEET WITH TITLED “SEHATKAH MAKANANKU?”TO GROWING STUDENT’S CRITICAL THINKING SKILL Siti Fadilah, Anita Rohmah; Roektiningroem, Ekosari; Rosana, Dadan
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis kelayakan LKPD IPA dengan tema “Sehatkah Makananku?” untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dinilai dari validasi dosen ahli. 2) mengidentifikasi karakteristik LKPD IPA dengan tema “Sehatkah Makananku?” yang dikembangkan dan 3) menganalisis respon peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) model 4D Thiagarajan yang meliputi empat tahapan yaitu, define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini melibatkan 2 validator yaitu 2 dosen ahli dan 20 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah angket lembar penilaian dan angket respon peserta didik. LKPD IPA yang dikembangkan secara keseluruhan memperoleh nilai 65 dengan presentase keidealan keseluruhan 81,25% dengan nilai B dan termasuk kategori “Baik”. Dengan demikian LKPD IPA berpikir kritis yang dikembangkan dengan tema “Sehatkah Makananku” layak digunakan menurut validasi dosen ahli. Karakteristik LKPD IPA yang dikembangkan adalah: a) menyajikan LKPD berdasarkan pendekatan berbasis masalah dan menampilkan pertanyaan yang melatih peserta didik untuk berpikir kritis. Respon keterbacaan yang dilakukan oleh peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan secara keseluruhan memperoleh skor sebesar 2401 dengan kriteria pencapaian aspek 80% dengan nilai B.Kata kunci: pengembangan LKPD IPA, berbasis masalah, keterampilan berpikir kritisThis research aims are: 1) to analyze the adequacy of the science worksheets titled “Sehatkah Makananku?” for the growing of students’ critical thinking skills as assessed by expert lecturer. 2) to identify the components of the science worksheets titled “Sehatkah Makananku? which is developed and 3) to analyze student’s responce for worksheet. This research used Research and Development (RD) method. The method is constructed by four stages which are defining, designing, developing, and disseminating. But, in this research stopped at develop stage. The research included two expert lecturers as validators. The instrument used in this study is questionnaires to test the adequacy of science worksheets which were analyzed with a five-point scale. The score of the science worksheets titled “Sehatkah Makananku?” is 65 with the overall precentage of ideality is 81,25%. As a result, the science worksheets aimed to develop the students’s critical thinking skills titled “Sehatkah Makananku?” is qualified as evaluated by the expert lecturer by with good categories. The components of science worksheets in this research is: a) This Students’ worksheet is problem based science student worksheet and b) containing of critical thingking question. Student’s response scored 2401 with average percentage accession criteria is 80% and categorized good.Keywords: development science worksheets, problem based, critical thinking skills 

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal TPACK IPA (August,2024) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024) Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018) Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (November, 2018) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (October, 2018) Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (September, 2018) Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (May, 2018) Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017) Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017) Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017) Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017) Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (December, 2016) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2016) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (November, 2016) Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2016) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016) More Issue