cover
Contact Name
Ismail Fikri Natadiwijaya
Contact Email
tpack.ipa@uny.ac.id
Phone
+6285717351210
Journal Mail Official
tpack.ipa@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo No.1 Karangmalang Yogyakarta 5528
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge)
ISSN : -     EISSN : 30327164     DOI : https://doi.org/10.21831
Core Subject : Education,
TPACK IPA Journal is a journal managed and published by the Department of Science Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta. This journal publishes scientific works in the form of articles on empirical research results, results of systematic studies, or journal reviews in science education. The publishing procedure in this journal is peer-reviewed and applies scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal is integrating technology, pedagogy, and IPA content in its implementation in science learning, curriculum, media, technology, students, teachers, and education personnel, assessment, evaluation, development, and policies related to science subjects.
Articles 206 Documents
PENGARUH MODEL ADVANCE ORGANIZER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMP Rusti Rusti; Insih Wilujeng
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (October, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran sains model Advance Organizer terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Piyungan materi Pencemaran Lingkungan. Penelitian ini merupakan quasy experiment menggunakan control group pretest and postest design. Populasi penelitian yaitu seluruh kelas 7 di SMP Negeri 1 Piyungan Tahun 2017/2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen menggunakan Pembelajaran Model Advance Organizer dan kelas kontrol menggunakan Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013/5M. Data kemampuan berpikir kritis diperoleh dari pretest, posttest, dan lembar observasi kemampuan berpikir kritis. Analisis data yang digunakan adalah uji Independent Sample T-Test, Uji N-Gain dan Uji Effect Size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sains Model Advance Organizer berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik Kelas VII SMP Negeri 1 Piyungan dengan N-Gain pada kategori sedang dan effect size pada kategori tinggi.Kata Kunci: pembelajaran sains, model pembelajaran, advance organizer, berpikir kritis
PERBEDAAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK IPA SMP YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY DAN INQUIRY Nurhidayati Nurhidayati; Joko Sudomo; Sabar Nurohman
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning dan inquiry learning dan (2) mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif antara peserta didik yang menggunakan model discovery learning dan inquiry learning di SMP Negeri 1 Wonosari. Desain penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan one case study dan pretest-posttest control group design. Sampel pada penelitian ini ialah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen-1 menggunakan model pembelajaran discovery dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen-2 menggunakan model pembelajaran inqury (structured inquiry). Instrumen yang digunakan adalah (1) lembar observasi keterampilan proses sains dan (2) soal pretest-posttest hasil belajar kognitif. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample T-test menggunakan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning dan inquiry learning dengan nilai signifikansi 0,014; (2) tidak terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning dan inquiry learning.Kata kunci: model discovery learning, model inquiry learning, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif
PERBEDAAN SIKAP INGIN TAHU DAN KETERAMPILAN PROSES PESERTA DIDIK ANTARA KELAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) DAN EKSPLORASI, ELABORASI, KONFIRMASI (EEK) PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP N 2 KALASAN Setyawati, Anis; Roektiningroem, Ekosari; Setiyo Wibowo, widodo
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perbedaan sikap ingin tahu peserta didik antara kelas yang menggunakan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) dan Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi (EEK) padapembelajaran IPA di SMP N 2 Kalasan, (2) Perbedaan keterampilan proses peserta didik antara kelas yangmenggunakan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) dan Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi (EEK) padapembelajaran IPA di SMP N 2 Kalasan, (3) Perbedaan sikap ingin tahu dan keterampilan proses peserta didikantara kelas yang menggunakan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) dan Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi(EEK) pada pembelajaran IPA di SMP N 2 Kalasan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu denganmenggunakan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 191 siswa kelas VII SMPN 2 Kalasan. Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling. Sampel penelitian berjumlah 59 siswayang terdiri dari kelas VIIE dan VIIF. Kelas VIIE sebagai kelas kontrol dan kelas VIIF sebagai kelas ekspermen.Instrumen yang digunakan berupa soal posttest, lembar observasi sikap ingin tahu dan lembar observasiketerampilan proses. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan inferensialmenggunakan Uji Manova. Hasil penelitian ini adalah (1) ada perbedaan signifikan pembelajaran IPA berbasisJelajah Alam Sekitar (JAS) dan Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi (EEK) terhadap sikap ingin tahu peserta didikkelas VII di SMP N 2 Kalasan, (2) ada perbedaan signifikan pembelajaran IPA berbasis Jelajah Alam Sekitar (JAS)dan Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi (EEK) terhadap keterampilan proses peserta didik kelas VII di SMP N 2Kalasan, (3) ada perbedaan signifikan pembelajaran IPA berbasis Jelajah Alam Sekitar (JAS) dan Eksplorasi,Elaborasi, Konfirmasi (EEK) terhadap sikap ingin tahu dan keterampilan proses peserta didik kelas VII di SMP N 2Kalasan. Kata kunci: Jelajah Alam Sekitar (JAS), sikap ingin tahu, keterampilan proses
PENGARUH PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEM-PBL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF Febriana Cahyaningsih; Ekosari Roektiningroem
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (September, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik, pengaruh pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL terhadap hasil belajar kognitif peserta didik dan pengaruh pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan non equivalent control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji MANOVA serta effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL memberikan pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan effect size kategori sedang, pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL memberikan pengaruh terhadap hasil belajar kognitif peserta didik dengan effect size kategori sedang dan pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL memberikan pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif peserta didik.Kata kunci: hasil belajar kognitif, keterampilan berpikir kritis, STEM-PBL.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VIID SMP N 3 MLATI TAHUN AJARAN 2012/2013 PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN TEMA “AGAR AIRKU BERSIH” MELALUI PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING Tri Wijiasri, Sa'adah; Dwisiwi Sri Retnowati, Rahayu; Roektiningroem, Ekosari
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran IPA melaluipendekatan inkuiri terbimbing dan meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP N 3 Mlati pada pembelajaran IPA dengan tema “Agar airku bersih” melalui pendekatan inkuiri terbimbing (guided inquiry). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Setiap siklusnya melalui tahap-tahap yang disampaikan Kemmis Mc Taggart sebagai berikut:  perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, refleksi siklus I dan revisi, lalu dilanjutkan dengan siklus II dengan tahap yang sama dengan siklus I. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIID SMP N 3 Mlati tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 32 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi untuk mengetahui keterlaksanaan pendekatan pembelajaran inkuiri terbimbing dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan proses sains siswa. Data yang diperoleh dalam bentuk hasil observasi, dianalisis secara deskriptif kualitatif dalam bentuk persentase keterlaksanaan pembelajaran dan peningkatan keterampilan proses Sains siswa. Pembelajaran dilakukan berdasarkan tahapan pendekatan inkuiri terbimbing yang diawali orientasi masalah, merumuskan masalah tentang pencemaran air, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, serta merumuskan kesimpulan. Berdasarkan tahapan tersebut pada siklus I diperoleh nilai rata-rata  keterampilan proses sains siswa sebesar 52,13. Perbaikan langkah pembelajaran pada siklus I yaitu menyampaikan tujuan dan langkah pendekatan inkuiri terbimbing pada awal pembelajaran, dan menyusun LKS yang lebih komunikatif bagi siswa.Pada siklus II nilai rerata keterampilan proses sains siswa meningkat menjadi 86,47. Peningkatan keterampilan proses Sains siswa dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 34,34. Kata kunci: pendekatan Inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, pembelajaran IPA, tema Agar airku bersih
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK IPA BERBASIS MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK KELAS VII DEVELOPMENT OF SCIENCE STUDENT WORKSHEET BASED ON PROJECT BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE COLLABORATION AND COMMUNICATION SKILLS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT Sari, Kartika Arum; Prasetyo, Zuhdan Kun; Wibowo, Widodo Setiyo
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan LKPD IPA berbasis model project based learning yang layak untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi peserta didik kelas VII; (2) mengetahui peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik yang belajar dengan LKPD IPA; (3) mengetahui peningkatan keterampilan komunikasi peserta didik yang belajar dengan LKPD IPA; (4) mengetahui respon peserta didik terhadap LKPD IPA yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian R D dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Instrumen yang dipakai dalam penelitian adalah lembar validasi LKPD IPA, angket respon peserta didik terhadap LKPD IPA, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket penilaian diri keterampilan kolaborasi, angket penilaian antarteman keterampilan kolaborasi, lembar observasi keterampilan kolaborasi, dan lembar observasi keterampilan komunikasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif untuk data hasil validasi LKPD dan angket respon peserta didik. Analisis kuantitatif untuk menentukan peningkatan keterampilan kolaborasi dari hasil lembar observasi; penilaian diri; dan penilaian antarteman, peningkatan keterampilan komunikasi dari hasil lembar observasi yang keduanya dilakukan dengan perhitungan persentase; gain score; dan uji U Mann-Whitney, dan menentukan persentase keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKPD IPA yang dihasilkan telah layak untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi peserta didik kelas VII; (2) peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik berkategori sedang sebesar 31,54 % dari “cukup” menjadi “baik” dengan perbedaan skor sebelum dan sesudah menggunakan LKPD yaitu signifikan dengan nilai signifikasi (Sig.) sebesar 0,000; (3) peningkatan keterampilan komunikasi peserta didik berkategori sedang sebesar 47,96 % dari “kurang” menjadi “baik” dengan perbedaan skor sebelum dan sesudah menggunakan LKPD yaitu signifikan, nilai signifikasi (Sig.) sebesar 0,000; (4) LKPD IPA mendapat respon dari peserta didik dengan kategori sangat baik (A).Kata kunci: keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, LKPD IPA, project based learningThis research aims to (1) produce a reasonable science student worksheet to improve collaboration and communication skills of junior high school student, (2) determine student’s collaboration skills training by studying the worksheet, (3) determine student’s communication skils training by studying the worksheet, (4) determine student’s response after using the worksheet. This research is R D with 4 D models (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instruments used in this research consisted of validation form of science student worksheet, student’s response questionnaire form, form of learning process with project based learning model, self-assesment of collaboration skills, peer-assesment of collaboration skills, observation sheet of collaboration skills, and observation sheet of communication skills. The data were analyzed using qualitative and quantitative analysis. Qualitative analysis for data of worksheet’s validation and students’s respon. Quantitative analysis for collaboration skills training of self-assesment; peer-assesment; and observation sheet data and communication skills training of observation sheet data that for both of them by percentage calculation - gain score calculation - U Mann Whitney, and for percentage of learning process. The result showed that (1) the worksheet that has produced was reasonable to improve collaboration and communication skills of junior high school student ; (2) student’s collaboration skills training have moderate categories, it is 31,54% from “enough” to be “good” with significantly difference before and after using the worksheet score, by signification value (Sig.) was 0,000; (3) student’s communication skills training have moderate categories, it is 47,96% from “less” to be “good” with significantly difference before and after using the worksheet score, by signification value (Sig.) was 0,000; (4) the worksheet got the student’s response with very well categories (A).Keywords: collaboration skills, communication skills, project based learning, science student worksheet
PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN SCIENCE PROCESS SKILLS DAN SCIENTIFIC ATTITUDE PESERTA DIDIK SMPN 1 MLATI DEVELOPMENT OF SCIENCE STUDENT WORKSHEET BASED ON GUIDED INQUIRY TO IMPROVE SCIENCE PROCESS SKILLS AND SCIENTIFIC ATTITUDE OF 1 MLATI JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Febrianta, Nugraha; Prasetyo, Zuhdan Kun; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk LKPD IPA berbasis guided inquiry tema “Transpor Nutrisi dan Fotosintesis” yang layak untuk digunakan, mengetahui peningkatan science process skills, dan peningkatan scientific attitude pengguna LKPD hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan model 4-D (define, design, develop, and disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi science process skills, lembar pretest dan posttest, lembar observasi sikap ilmiah, angket sikap ilmiah, lembar validasi soal science process skills, dan lembar validasi LKPD. Produk pengembangan (LKPD) terlebih dahulu divalidasi oleh dua orang dosen ahli dan dua orang guru IPA sebelum digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD IPA Guided Inquiry yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran dengan nilai A (termasuk kategori sangat baik). Peningkatan science process skills berdasarkan tes termasuk kategori peningkatan tinggi, sedangkan berdasarkan hasil observasi termasuk kategori peningkatan sedang. Peningkatan scientific attitude peserta didik berdasarkan pengisian angket termasuk kategori peningkatan rendah, sedangkan berdasarkan hasil observasi termasuk kategori peningkatan tinggi.Kata Kunci : LKPD IPA Guided Inquiry, Science Process Skills, Scientific AttitudeThis research aimed to produce science student worksheets based on guided inquiry theme “Transport of Nutrition and Photosynthesis” which is feasible to use, to determine the improvement of science process skills, and the improvement of scientific attitude of the developed student worksheet users. This was Research and Development (RD) research with 4-D model (define, design, develop, and disseminate). The instruments used in this study included the science process skills observation sheet, the scientific attitude questionnaire, the validation sheet on the science process skills, and the student worksheet validation sheet. The development product (the student worksheet) was first validated by two expert lectures and two science teachers before being used in learning. The results showed that the developed guided inquiry science student worksheet was feasible in learning with the value of A (very good category).The improvement of science process skills based on test assessment was high enhancement category, while based on the observation result was medium enhancement category. The improvement of students scientific attitude based on questionnaires was low enhancement category, while based on the observation result was high enhancement category.Key words: Guided Inquiry Science Student Worksheet, Science Process Skills, Scientific Attitude
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN IPA MODEL BAJAH BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 MUNGKID Utaminingsih, Meilisa; Wilujeng, Insih
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modul pembelajaran IPA Model Bajah berbasis Problem Based Learning terhadap: (1) pemahaman konsep peserta didik di SMP N 1 Mungkid dan (2) sikap peduli lingkungan peserta didik peserta didik di SMP N 1 Mungkid.Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mungkid berjumlah 240 yang terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas VII B sebagai kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan modul IPA Model Bajah berbasis Problem Based Learning, dan kelas VII A sebagai kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar buku siswa (5M). Teknik pengambilan data pada penelitian yaitu teknik tes berupa pretest-posttest untuk mengetahui pemahaman konsep peserta didik dan non-tes berupa angket sikap peduli lingkungan peserta didik yang diberikan di awal dan akhir pembelajaran. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji prasyarat (uji normalitas dan uji homogenitas), uji independent sample t-test, gain ternormalisasi (N-gain), dan effect size.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penggunaan modul pembelajaran model Bajah berbasis Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep peserta didik di SMP Negeri 1 Mungkid yang didukung oleh kriteria gain ternormalisasi sedang dan besar pengaruh (effect size) berkriteria sedang (2) penggunaan modul pembelajaran model Bajah berbasis Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap sikap peduli lingkungan peserta didik di SMP Negeri 1 Mungkid yang didukung oleh nilai gain ternormalisasi dengan kriteria sedang dan besar pengaruh (effect size) dengan kriteria tinggi.Kata kunci: model Bajah, modul IPA, pemahaman konsep, pengaruh penggunaan modul, problem based learning, sikap peduli lingkungan
PENINGKATAN SIKAP TANGGUNG JAWAB DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DALAM PEMBELAJARAN IPA MATERI ZAT ADITIF PADA MAKANAN DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DI SMP NEGERI 2 BERBAH TAHUN AJARAN 2016/2017 IMPROVING RESPONSIBILITY ATTITUDE AND RESULT STUDY OF STUDENTS IN CLASS VIII ON SCIENCES LEARNING FROM ESSENCE ADDITIVE ON FOOD WITH MODEL APPLICATION COOPERATIVE LEARNING TYPE OF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) IN SMP NEGERI 2 BERBAH ACADEMIC YEAR 2016/ Rosdianawati, Vera; Yuliati, Yuliati; Nurohman, Sabar
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap tanggungjawab dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPA materi zat aditif pada makanan.Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK).Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi Lembar observasi sikap tanggungjawab, lembar soal pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Lembar observasi hasil peningkatan persentase sikap tanggungjawab siswa kelas VIII SMPN 2 Berbah yaitu 74% pada siklus I dan 84% pada siklus II. Peningkatan tersebut termasuk kedalam kriteria amat baik. Sedangkan hasil belajar berdasarkan hasil analisis lembar soal pretest dan postest tiap siklusnya mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh kenaikan gain skor yaitu 0,54 pada siklus I dan 0,75 pada siklus II. Berdasarkan peningkatan sikap tanggungjawab dan peningkatan hasil belajar tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan sikap tanggung jawab dan hasil belajar pada siswa kelas VIII C.Kata Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Sikap Tanggung Jawab, Hasil Belajar, Numbered Head Together (NHT)This study aims to improve the attitude of responsibility and improve student learning outcomes of class VIII in science teaching additive substances on food. This study using cooperative learning model type numbered head together (NHT). This research is a classroom action research (PTK). The instruments used in this research include responsibilities observation sheet, pretest and posttest questionnaire. The result of the research shows that based on the observation sheet, the result of the improvement of the percentage of student responsibility attitude of class VIII SMPN 2 Berbah is 74% in cycle I and 84% in cycle II. The increase is included in the criteria is very good. While the results of learning based on the results of the analysis of pretest and postest sheet of each cycle has increased indicated by the increase in gain of 0,54 in the cycle I and 0,75 on cycle II. Based on the improvement of attitude of responsibility and improvement of learning result indicates that science learning using cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) can improve the attitude of responsibility and learning outcomes in students of class VIII C.Keywords : Class Action Research, Responsibility Attitude, Learning Outcomes, Numbered Head Together (NHT)
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERMUATAN NATURE OF SCIENCE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP DEVELOPMENT OF SCIENCE MODULE CONTAINED NATURE OF SCIENCE TO IMPROVE SCIENTIFIC LITERACY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Kurniawati, Hesti; Wilujeng, Insih; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengembangkan modul IPA bermuatan nature of science (NOS) untuk meningkatkan literasi sains peserta didik yang layak menurut dosen ahli dan guru IPA, dan 2) mengetahui peningkatan literasi sains peserta didik setelah menggunakan modul IPA bermuatan NOS. Penelitian pengembangan (RD) ini menggunakan model 4D meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Instrumen yang digukanan yaitu lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, soal pretest-posttest dan lembar respos keterbacaan modul IPA. Subjek penelitian ini yaitu 32 peserta didik kelas VII A SMP N 1 Ngemplak. Hasil penelitian yaitu 1) modul IPA yang dikembangkan layak menurut dosen ahli dan guru IPA dengan kategori sangat baik, dan 2) modul IPA dapat meningkatkan literasi sains peserta didik dengan kategori sedang.Kata Kunci : modul, nature of science literasi sainsThis research aims to 1) develop a eligibel science module to improve scientific literacy of students according to expert lecturer and science teacher, and 2) to know the improvement of scientific literacy after using science module. Development research of science module using 4D model including define stage, design stage, develop stage, and disseminate stage. The subject of this research is 32 students in class VII A of SMP N 1 Ngemplak. The Instumen of this research is validation questionnaire of science module, observation sheet of learning implementation, scientific literacy pretest-posttest question, and student respond questionnaire. The results of the research are 1) science module contains NOS is declared eligibel by expert lecturer science teacher which achieving very well category. 2) Science module contains NOS can improve students scientific literacy with medium category.Keywords: module, nature of science scientific literacy

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal TPACK IPA (August,2024) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024) Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018) Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (November, 2018) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (October, 2018) Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (September, 2018) Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (May, 2018) Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017) Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017) Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017) Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017) Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (December, 2016) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2016) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (November, 2016) Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2016) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016) More Issue