cover
Contact Name
Ismail Fikri Natadiwijaya
Contact Email
tpack.ipa@uny.ac.id
Phone
+6285717351210
Journal Mail Official
tpack.ipa@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo No.1 Karangmalang Yogyakarta 5528
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge)
ISSN : -     EISSN : 30327164     DOI : https://doi.org/10.21831
Core Subject : Education,
TPACK IPA Journal is a journal managed and published by the Department of Science Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta. This journal publishes scientific works in the form of articles on empirical research results, results of systematic studies, or journal reviews in science education. The publishing procedure in this journal is peer-reviewed and applies scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal is integrating technology, pedagogy, and IPA content in its implementation in science learning, curriculum, media, technology, students, teachers, and education personnel, assessment, evaluation, development, and policies related to science subjects.
Articles 206 Documents
PENGEMBANGAN LKS IPA “KALOR DAN PEMBUATAN GARAM” BERPENDEKATAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA SCIENCE WORKSHEET DEVELOPMENT “KALOR DAN PEMBUATAN GARAM” BY GUIDED INQUIRY APPROACH TO IMPROVE SCIENTIFIC PROCESS SKILL Hentrista Rahma Wardhani; Dadan Rosana; Asri Widowati
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA tema “Kalor dan Pembuatan Garam” digunakan dalam pembelajaran IPA dan mengetahui berapa peningkatan keterampilan proses siswa selama menggunakan LKS IPA dengan tema “Kalor dan Pembuatan Garam”. Penelitian desain menggunakan metode Research and Development (RD) model 4-D Thiagarajan. Instrumen penelitian meliputi instrumen penilaian LKS dan instrumen keterampilan proses sains meliputi lembar observasi dan angket respon siswa. Data hasil penilaian produk dianalisis dengan pedoman kriteria penilaian ideal untuk menentukan kualitas LKS. Data hasil uji coba lapangan awal dianalisis secara deskriptif. Hasil pengembangan LKS IPA tema “Kalor dan Pembuatan Garam” layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPA, karena secara keseluruhan memperoleh nilai A dengan kategori sangat baik, menurut dosen ahli dan guru IPA. Berdasarkan hasil observasi uji lapangan, keterampilan proses sains siswa menunjukkan adanya peningkatan sebesar 11,72 persen selama menggunakan produk LKS.Kata kunci: LKS, Guided Inquiry, Keterampilan Proses.The research aims to know the advisability of worksheet with theme “Kalor dan Pembuatan Garam” by guided inquiry approach and how much the improvement students scientific process skill while using the worksheet. The design research used Research and Development (RD) model of 4-D  Thiagarajan. The research instruments were woksheet assessment, observation sheet of scientific process skill, and students questionnaire responses. The result data of product assessment were analyzed by criteria guidelines of ideal assessment to determine the worksheet quality. The result data of field preliminary test were analyzed descriptively. The result of the development of this science worksheet with theme “Kalor dan Pembuatan Garam” is advisable to be used as learning medium because it gained grade A in overall with excellent category according to expert lecturers and science teachers. Based on field test result, the students scientific process skill showed improvement with amount of 11,72 percentage while using the worksheet.Key words: Worksheet, Guided Inquiry, Scientific Process Skill.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA MODEL TIGA DIMENSI (3D) UNTUK SISWA DIFABEL NETRA PADA MATERI PERBEDAAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN Rachman, Novita Amalinda; Paidi, Paidi; Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk; 1) mengetahui kelayakan media pembelajaran IPA model tiga dimensi (3D) untuk siswa difabel netra pada materi perbedaan sel hewan dan tumbuhan menurut para ahli dan guru IPA, 2) mengetahui kelayakan media pembelajaran IPA model tiga dimensi (3D) menurut peer reviewer dan 3) mengetahui kelayakan mengenai media pembelajaran IPA model tiga dimensi untuk materi sel hewan dan tumbuhan berdasarkan respon siswa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan (Research and Development) yang memodifikasi prosedur pengembangan model 4D Thiagarajan dengan menghilangkan langkah Disseminate (penyebaran). Produk penelitian pengembangan ini adalah media pembelajaran model 3D dengan materi sel hewan dan sel tumbuhan untuk siswa difabel netra. Berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, guru IPA, 5 peer reviewer menyatakan bahwa produk ini cukup layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPA dengan persentase keidealan produk secara berturut-turut 58,3 % (Cukup Baik); 71, 25% (Baik); 86,71% (Sangat Baik), 90% (Sangat Baik); 89,09% (Sangat baik) sedangkan berdasarkan tanggapan 8 siswa difabel netra di MTs/LB A Yaketunis Yogyakarta, produk ini memiliki kualitas yang Sangat Baik dengan persentase keidealan 89,09%.Kata kunci: media tiga dimensi, sel hewan dan sel tumbuhan, difabel netra
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK SMP PEMBANGUNAN PIYUNGAN KELAS VII SEMESTER GENAP MELALUI MODEL ROLE PLAYING Nurahmadi, Rosita Sari; Wibowo, Widodo Setiyo
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik melalui menggunakan model Role Playing kelas VII D SMP Pembangunan Piyungan semester genap Tahun Pelajaran 2017/2018 pada materi Tata Surya. Hasil belajar yang ditingkatkan adalah hasil belajar afektif, psikomotorik, dan kognitif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas VII D SMP Pembangunan Piyungan yang berjumlah 27 anak. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus dan setiap siklus memiliki 4 tahap pelaksanaan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen berupa: 1) Lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran 2) Lembar observasi aspek afektif 3) Lembar observasi aspek psikomotorik 4) Soal pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data berupa: 1) observasi dan 2) tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah persentase dekripstif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA menggunakan model Role Playing. Peningkatan hasil belajar afektif, psikomotorik, dan kognitif peserta didik dapat dilihat dari hasil persentase setiap aspeknya mengalami peningkatan di setiap siklus. Pada hasil belajar afektif peserta didik meningkat dari 64,81% menjadi 73,14% dan terus meningkat menjadi 87,95%. Hasil belajar psikomotorik peserta didik meningkat dari 62,95% menjadi 70,36% dan terus meningkat menjadi 85,18%. Peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik ditandai dengan ketercapaian KKM ≥75 yang meningkat dari 7,41% menjadi 11,11% dan 18,52%.Kata kunci : Role Playing, hasil belajar IPA
PENGEMBANGAN HANDOUT IPA “KALOR DAN PERPINDAHANNYA” DENGAN PENDEKATAN CTL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS VII Santika Octavian Hastogiri; Joko Sudomo; Ekosari Roektiningroem
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan handout  IPA dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan motivasi belajar dan melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas VII. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui:  1) kelayakan handout, 2) respon peserta didik terhadap handout, 3) peningkatan motivasi belajar peserta didik, 4) keterampilan berpikir kritis peserta didik.Pengembangan handout dengan menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Tahap define merupakan tahap awal untuk menetapkan masalah yang dihadapi dalam pembelajaran di sekolah. Tahap design menghasilkan produk awal. Tahap develop dilakukan penilaian oleh ahli (expert appraisal) dan uji coba (developmental testing). Penilaian dilakukan oleh dosen ahli media, dosen ahli materi dan guru IPA yang hasilnya digunakan sebagai perbaikan produk akhir. Tahap disseminate hanya dilakukan pada sekolah yang menjadi objek penelitian.Hasil penelitian ini adalah: 1) Handout  IPA yang dikembangkan layak diujicobakan, dengan rata-rata penialaian handout  yang dikembangkan memperoleh nilai A dengan kategori baik. 2) Hasil respon peserta didik terhadap handout dari aspek materi dan media diperoleh nilai A dengan kategori sangat baik. 3) Handout yang dikembangkan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik  dengan selisih persentase motivasi awal dan akhir sebesar 16,57%. 4) Hasil Observasi dari enam aspek keterampilan berpikir kritis peserta didik diperoleh persentase dari rendah ke tinggi yaitu, menghubungkan, mengelompokkan, menganalisis, membandingkan, membuat kesimpulan dan merangkai. Rata-rata persentase dari enam aspek tersebut bahwa handout dapat melatih ketempilan berpikir kritis peserta didik  dengan kategori kuat.Kata Kunci: Handout, motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis
PENGARUH PENGGUNAAN SUBJECT SPECIFIC PEDAGOGY IPA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA Zara, Wa Ode; Maryanto, Allesius
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (November, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh penggunaan SSP IPA berbasis pembelajaran interaktif terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi; (2) apakah terdapat pengaruh penggunaan SSP IPA berbasis pembelajaran interaktif terhadap pemahaman konsep dengan tema kesiapsiagaan bencana gempa bumi peserta didik; dan (3) pengaruh penggunaan SSP IPA berbasis pembelajaran interaktif terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan pemahaman konsep peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan jenis desain nonequivalent pretest-posttest control group design. Pada penelitian ini, kelas eksperimen menggunakan SSP IPA berbasis model pembelajaran interaktif dan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran 5M kurikulum 2013. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah cluster random sampling dengan populasi peserta didik SMP N 4 Wates semester genap tahun pelajaran 2017/2018, sampel sebanyak 50 peserta didik yang berasal dari 25 peserta didik kelas VII C dan 25 peserta didik kelas VII D. Intrumen penelitian yang digunakan berupa soal pretest dan soal posttest, lembar obserrvasi keterlaksanaan pembelajaran, angket kesiapsiagaan bencana gempa bumi, dan lembar observasi tes simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis Independent Sample T-Test, Effect Size dan Multivariat Analysis of Variance (MANOVA). Hasil penelitian ini adalah: (1) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan SSP IPA berbasis pembelajaran interaktif terhadap peningkatan kesiapsiagaan bencana gempa bumi peserta didik dengan uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,001 0,025 dan nilai effect size untuk angket kesiapsiagaan bencana gempa bumi sebesar 1,002, serta uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,025 dan nilai effect size untuk tes simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi sebesar 3,83; (2) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan SSP IPA berbasis pembelajaran interaktif terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta didik dengan uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,012 0,025 dan nilai effect size sebesar 0,96; dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan SSP IPA berbasis pembelajaran interaktif terhadap peningkatan kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan pemahaman konsep peserta didik dengan uji MANOVA diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05.Kata kunci: kesiapsiagaan bencana, pemahaman konsep, SSP IPA, model pembelajaran interaktif
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE 7E TERHADAP KETERAMPILAN METODE ILMIAH PESERTA DIDIK SMP PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL Ani, Ahda Luthfi; Wilujeng, Insih
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Learning Cycle 7E terhadap keterampilan metode ilmiah peserta didik SMP pada materi pemanasan global. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent-control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 1 Moyudan tahun ajaran 2017/2018, yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling karena sampel diambil berdasarkan kriteria rata-rata nilai akhir semester gasal kelas VII yang hampir sama. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII C sebagai kelas kontrol dan kelas VII D sebagai kelas eksperimen. Pembelajaran pada kelas eksperimen menggunakan Model Learning Cycle 7E dan pada kelas kontrol menggunakan pembelajaran 5M. Data keterampilan metode ilmiah diperoleh dari pretest, posttest, dan lembar observasi keterampilan metode ilmiah. Analisis data yang digunakan adalah uji Independent t-test. Pengambilan keputusan berdasarkan nilai Sig.(2-tailed) pada bagian baris atas equal variances assumed. Nilai Sig(2-tailed=0,000) ⁄α(0,05) maka H0 ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Learning Cycle 7E berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan metode ilmiah dengan indikasi perbedaan sebesar 90% yang termasuk kedalam kategori tinggi.Kata Kunci: Keterampilan metode ilmiah, Model Learning Cycle 7E, Pemanasan Global.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) TEMA PENCEMARAN LINGKUNGAN (TANAH) DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK KETERCAPAIAN KETERAMPILAN PROSES SAINS THE DEVELOPMENT STUDENT WORKSHEETS ON THEME ”ENVIRONTMENTAL (SOIL) POLLUTION" WITH THE PROJECT BASED LEARNING (PjBL) WHICH SCIENCE PROCESS SKILL Ratri, Nia Ambar; Siwi, Rahayu Dwi; Setianingsih, Wita
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kelayakan LKPD tema pencemaran menurut validator 2) keterlaksanaan kegiatan pembelajaran dengan model Project based Learning, 3) ketercapaian keterampilan proses sains setelah peserta didik menggunakan LKPD, 4) respon peserta didik terhadap LKPD. Penelitian merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi LKPD IPA, lembar keterlaksanaan pembelajaran dengan model Project based Learning, lembar observasi keterampilan proses sains, angket respon peserta didik terhadap LKPD IPA, dan lembar evaluasi tes untuk kepemahaman materi pencemaran lingkungan. Teknik analisis menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah 1) LKPD IPA dinyatakan layak oleh validator untuk mencapai keterampilan proses sains dengan kategori sangat baik (A), 2) model Project based Learning telah terlaksana dengan presentase 100% dengan kategori sangat baik (A), 3) Keterampilan proses sains peserta didik setelah menggunakan LKPD tercapai dengan kategori baik (B), dan 4) respon peserta didik terhadap LKPD IPA termasuk dalam kategori baik (B).Kata kunci: LKPD, IPA, model Project based Learning, keterampilan proses sains.The purpose of this research is to know 1) Science-Student Worksheet feasibility of pollution theme according to validator 2) implementation of learning activity with project based learning model, 3) achievement of science process skill after learners using Science-Student Worksheet, 4) learners response to Science-Student Worksheet. Research is a development research using 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instruments used in this research are Science-Student Worksheet validation sheet, learning activity sheet with project based learning model, science process skill observation sheet, student response questionnaire to Science-Student Worksheet, and test evaluation sheet for environmental pollution material understanding. Analytical techniques using qualitative and quantitative. The result of this research is 1) Science-Student Worksheet declared feasible by validator to achieve science process skill with very good category (A), 2) Project Based Learning model has been done with 100% percentage with very good category (A), 3) Science process skill Learners after using Science-Student Worksheet achieved with good category (B), and 4) the response of learners to Science-Student Worksheet included in either category (B)Keywords: Science-Student Worksheet, Project Based Learning, Science Process skill
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 2 TEMPEL MELALUI PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DENGAN MEDIA PUZZLE THE MOTIVATION IMPROVEMENT EFFORTS AND THE RESULT OF COGNITIVE SCIENCE LEARNING FOR STUDENTS IN THE GRADE VIII E 2 TEMPEL JUNIOR HIGH SCHOOL THROUGH STUDY OF COOPERATIVE LEARNING TYPES TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) USING MEDIA PUZZLE Hedayati, Hannik; Suyoso, Suyoso; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe TGT (Teams Games Tournaments) dengan media puzzle pada pembelajaran IPA di kelas VIII E, serta mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa kelas VIII E SMP 2 Tempel Sleman dengan penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning tipe TGT (Teams Games Tournaments) dengan media puzzle. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar dan angket motivasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model cooperative learning tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan media permainan puzzle dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terdapat lima sintak dalam pembelajaran TGT yaitu presentasi kelas, pembentukan tim TGT, games puzzle, turnamen puzzle dan penghargaan kelompok. Kesesuaian keterlaksanaan pembelajaran dengan Rencana Keterlaksanaan Pembelajaran (RPP) pada siklus I sebesar 81,32% dan pada siklus II sebesar 92,6%; peningkatan persentase motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 52,08% dan siklus II sebesar 54,68% dan peningkatan ketuntasan hasil belajar kognitif pada siklus I sebesar 50% (16 siswa) dengan nilai gain skor 0,3 dalam kategori sedang dan pada siklus II sebesar 75% (24 siswa) dengan nilai gain skor 0,5 dengan kategori sedang.Kata kunci: Pembelajaran Cooperative Learning tipe TGT (Teams Games Tournament), Media Puzzle, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Kognitif.       The aims of this research are to describe the application of learning models Cooperative Learning type TGT (Teams Games Tournaments) by using media puzzle on the science teaching in the class VIII E, and to describe an increase in motivation and improving cognitive outcomes of the students in the grade VIII E 2 Tempel Sleman Junior High School by using learning model application types TGT Cooperative learning (Teams Games Tournaments) with media puzzle. This research is a Classroom Action Research (CAR) was conducted as many as two cycles with each cycle consisting of planning, action and observation and reflection. The instrumens of this research are the form of learning observation sheets has been implemented, achievement test and student motivation questionnaire. The results was showed that learning by using cooperative learning model of the type of TGT (Teams Games Tournament) that is media puzzle game can be improving the motivation and learning outcomes of the students. There are five syntax in learning TGT such as class presentation, the formation of the TGT team, games puzzle, tournaments puzzle and group awards; to increase of conformity learning it can use Lesson Plan (RPP) on the first cycle amounted to 81.32% and 92.6% in the second cycle; the percentage has increased a motivation to learn 52.08% in the first cycle and 54.68% for the second cycle; and percentage has increased a cognitive learning outcomes of students 50% (16 students) in the first cycle with the value of the gain score of 0,3 in the medium category and 75% (24 students) for second cycle with the value of the gain score of 0,5 in the medium category.Keywords: Learning Model Cooperative Learning type TGT (Teams Games Tournament), Media Puzzle, Motivation, Cognitive Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS INQUIRY SCIENCE ISSUES UNTUK MENGEMBANGKAN CRITICAL THINKING SKILLS DAN CURIOSITY PESERTA DIDIK SMP DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIAL STUDENT WORKSHEET BASED INQUIRY SCIENCE ISSUES TO DEVELOP CRITICAL THINKING SKILLS AND CURIOSITY JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT Fatimah, Fatimah; Nurohman, Sabar; Setianingsih, Wita
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui kelayakan LKPD berbasis inquiry science issues berdasarkan penilaian validator, (2) mengetahui kelayakan LKPD berbasis inquiry science issues berdasarkan respon peserta didik, (3) mengetahui critical thinking skills peserta didik setelah menggunakan LKPD berbasis inquiry science issues yang dikembangkan, dan (4) mengetahui curiosity peserta didik setelah menggunakan LKPD berbasis inquiry science issues yang dikembangkan. Penelitian pengembangan LKPD berbasis inquiry science issues menggunakan model 4D yang terdiri dari empat tahap yaitu (1) tahap define, (2) design, (3) tahap develop, dan (4) tahap disseminate. Berdasarkan penilaian ahli secara keseluruhan meliputi aspek kelayakan isi, aspek penyajian, aspek bahasa, dan aspek kegrafisan, LKDP berbasis inquiry science issues memperoleh nilai A dengan kategori sangat baik. Kelayakan LKPD berdasarkan respon peserta didik meliputi aspek kualitas materi, bahasa dan gambar, penyajian, dan kegrafisan memperoleh nilai A dengan kategori sangat baik. Perkembangan critical thinking skills peserta didik setelah menggunakan LKPD berdasarkan lembar observasi memiliki kategori cukup dan hasil gain score ternormalisasi memperoleh kategori sedang. Perkembangan curiosity peserta didik setelah menggunakan LKPD melalui lembar observasi memperoleh kategori cukup dan melalui angket penilaian diri memperoleh kategori cukup.Kata kunci : critical thinking skills, curiosity, inquiry science issues, LKPDThe research aims (1) to know the feasibility of worksheet based on inquiry science based on validator assessment, (2) to know the feasibility of worksheet based on inquiry science issues based on students response, (3) to know the critical thinking of learner after using worksheet based on inquiry science issues developed, and (4) to know the curiosity of learner after using worksheet based on inquiry science issues developed. Development research of worksheet based on inquiry science issues using 4D model consisting of four stages namely (1) define stage, (2) design, (3) development stage, and (4) disseminate stage. Based on result of expert appraisal on content feasibility aspect, presentation aspect, linguistic aspect, and aspects of graphics worksheet based on inquiry science issues get the value of A with very good category. Worksheet eligibility based on the response of learners includes aspects of material quality, language and images, presentation, and graphics get the value of A with very good category. Critical thinking skills of learners after using worksheet obtain sufficient category and obtain a normalized gain score with the category of moderate. Curiosity of learners after using LKPD obtained enough category through observation sheet with and obtained enough category through self-assessment questionnaire.Keywords: critical thinking skills, curiosity, inquiry science issues, worksheet
PENGEMBANGAN MEDIA VIRTUAL LABORATORY IPA MATERI GLOBAL WARMING BERPENDEKATAN INKURI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA KELAS VII Utami, Danik Noor; Widowati, Asri; Wibowo, Widodo Setiyo
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan media pembelajaran virtual laboratory IPA materi Global Warming berpendekatan inkuiri menurut dosen ahli dan guru IPA, (2) mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran virtual laboratory IPA materi Global Warming berpendekatan inkuiri; dan (3) mengetahui peningkatan kemampuan analisis siswa setelah menggunakan media virtual laboratory IPA berpendekatan inkuiri pada materi Global Warming. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D dengan tahapan Define untuk memperoleh informasi permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran IPA khususnya ketika kegiatan laboratorium, tahapan kedua adalah Design yakni merencanakan pemenuhan kebutuhan media ajar berdasarkan permasalahan pada tahapan pertama dan penyusunan draft media ajar, Develop yakni tahapan validasi yang dilakukan oleh dosen ahli dan guru dan uji coba lapangan, dan Disseminate yang dilakukan secara terbatas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi kelayakan dosen ahli dan guru, serta soal pretest dan postest untuk mengetahui peningkatan kemampuan analisi siswa. Teknik analisis data kelayakan media oleh dosen ahli, guru dan respon siswa adalah dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Untuk peningkatan kemampuan analisis dilakukan dengan perhitungan gain score. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Virtual laboratory IPA berpendekatan inkuiri materi Global Warming dinyatakan layak oleh validator dosen dan guru dengan kategori yang sangat baik (A), (2) respon siswa terhadap media virtual laboratory adalah sangat setuju, yakni dengan nilai A, dan (3) peningkatan kemampuan analisis siswa setelah menggunakan media virtual laboratory berpendekatan inkuiri tergolong sangat tinggi dengan gain score sebesar 0,73.Kata kunci : Media Pembelajaran, Virtual Laboratory, Pendekatan Inkuiri, Kemampuan Analisis This study aimed to (1) determine the eligibility of Virtual Science Laboratory focusing on Global Warning using Inquiry Approach based on expert lecturers and Science teachers, (2) perceive students’ response towards Virtual Science Laboratory focusing on Global Warming issues using Inquiry Approach; and (3) obtain the improvement of analytical abilities of students after using Virtual Science Laboratory using Inquiry Approach focusing on Global Warming issues. This study uses 4D model, the first stage is Define; it is to obtain problems in Science learning, especially for laboratory practice, the second stage is Design; it is to plan the fulfillment design of learning media based on the problem in first stage and set up draft of learning media, Develop stage is the validation stage done by expert lecturers, teachers, and field trials, while for Disseminate done on limited basis. Instrument used in this study is a validation sheet of eligibility of expert lecturers and teachers, also pre-test and post-test to obtain the improvement of analytical ability of student. Analytical technique to determine eligibility of the media is using qualitative and quantitative methods. To analyze the analytical ability, it uses gain score analysis. The results of study shown that (1) Virtual Science Laboratory using Inquiry Approach focusing on Global Warming issues is eligible declared by the validator lecturers and teachers and categorized as very good (A), (2) students’ response to Virtual Science Laboratory is highly positive valued by A, and (3) improvement of students’ analytical ability after using Virtual Science Laboratory using Inquiry approach is very high with gain score of 0.73.Keywords: Learning Media, Virtual Laboratory, Inquiry Approach, Analytical Thinking

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal TPACK IPA (August,2024) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024) Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018) Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (November, 2018) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (October, 2018) Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (September, 2018) Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (May, 2018) Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017) Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017) Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017) Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017) Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (December, 2016) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2016) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (November, 2016) Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2016) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016) More Issue