cover
Contact Name
Endah Retnowati
Contact Email
jurnal_pmat@uny.ac.id
Phone
+6288238794975
Journal Mail Official
jurnal_pmat@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pedagogi Matematika
ISSN : -     EISSN : 29874386     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogi Matematika ini menerbitkan karya-karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian empiris, hasil kajian sistematik, resensi jurnal, atau letter-to-editor di bidang pendidikan matematika. Ruang lingkup jurnal ini adalah pendidikan matematika, termasuk pembelajaran, kurikulum, media, teknologi, siswa, guru dan tenaga kependidikan, evaluasi, penilaian, pengembangan, dan kebijakan yang berkaitan dengan mata pelajaran matematika.
Articles 225 Documents
PENGEMBANGAN PERMAINAN LABIRIN MATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS PESERTA DIDIK Husain, Muhammad Awwal; Tuharto, Tuharto
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i2.21281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media pembelajaran permainan labirin matematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik, ditinjau dari kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa produk media pembelajaran memenuhi standar valid dengan memenuhi kriteria sangat baik oleh dosen ahli dan guru dengan skor rata-rata 1 dari skor maksimal 1. Memenuhi standar praktis dengan nilai sangat baik oleh guru dengan skor rata-rata 4,3 dari skor maksimal 5, dinilai baik oleh peserta didik dengan skor rata-rata 3,22 dari skor maksimal 4, dan masuk kategori sangat baik pada keterlaksanaan pembelajaran dengan persentase 100%. Serta, memenuhi standar efektif dengan masuk kategori sedang dengan hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik memperoleh nilai rata-rata N-Gain 0,51 dari nilai N-Gain maksimal 1.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTU GEOGEBRA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Permatasari, Riza Aprika; Murdiyani, Nila Mareta
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i1.18144

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas pembelajaran discovery learning berbantu GeoGebra ditinjau dari pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dengan metode quasi-experiment. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Purworejo dengan 2 kelas sebagai sampel. Instrumen yang digunakan terdiri dari soal pre-test, post-test dan angket motivasi belajar siswa yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data yang digunakan adalah uji-t didukung dengan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran discovery learning berbantu GeoGebra efektif ditinjau dari pemahaman konsep siswa. (2) pembelajaran dengan discovery learning berbantu GeoGebra efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa. (3) pembelajaran discovery learning tidak efektif ditinjau dari pemahaman konsep siswa. (4) pembelajaran discovery learning efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa. (5) pembelajaran discovery learning berbantu GeoGebra lebih efektif ditinjau dari pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SOMATIC AUDITORY VISUALIZATION INTELLECTUALLY (SAVI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP Rahman, Anis Farisa; Listyani, Endang
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i1.19280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas penerapan metode somatic auditory visualization intellectually (SAVI) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Imogiri tahun ajaran 2022/2023 sebanyak tujuh kelas. Sampel penelitian diambil secara acak terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIII C dan kelas VIII B. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes kemampuan pemahaman matematika. Pengujian hipotesis menggunakan uji One Sample t-Test dan Independent Sample t-Test dengan taraf signifikansi 5% pada data skor gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan metode pembelajaran Somatic Auditory Visualization Intellectually (SAVI) efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP, (2) penerapan metode pembelajaran ekspositori tidak efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP, dan (3) penerapan metode pembelajaran Somatic Auditory Visualization Intellectually (SAVI) lebih efektif daripada metode pembelajaran ekspositori terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) NUMERASI LEVEL SMP BERDASARKAN TEORI NEWMAN Devi, Annisa Nirmala; Hamdi, Syukrul
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i2.19680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan dan faktor penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Kalasan dalam menyelesaikan soal AKM Numerasi berdasarkan metode Newman. Jenis penelitian ini deskripsi kualitatif, dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Kalasan yang berjumlah 100 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen tes terdiri dari 8 butir soal AKM Numerasi yang telah divalidasi oleh dosen pembimbing dan dua guru mata pelajaran matematika SMP Muhammadiyah 2 Kalasan. Pengujian keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Jenis kesalahan siswa dianalisis menggunakan metode Newman, yaitu 1) kesalahan memahami, 2) Kesalahan transformasi, 3) kesalahan keterampilan proses, dan 4) kesalahan penulisan jawaban akhir. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan yang menunjukkan bahwa siswa melakukan kesalahan pada tahapan-tahapan Newman, yaitu kesalahan memahami sebesar 36,40%, kesalahan transformasi sebesar 47,28%, kesalahan keterampilan proses sebesar 12,95%, dan kesalahan penulisan jawaban akhir sebesar 3,38%. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan, yaitu: tidak dapat memahami maksud soal secara mendalam, kesulitan dalam memahami makna kalimat dengan baik, kurang teliti, lupa rumus, kurangnya pemahaman terhadap materi yang ada pada soal, kurangnya latihan soal bentuk soal cerita sehingga siswa tidak terbiasa dengan menuliskan langkah-langkah menuliskan soal cerita dengan lengkap dan runtut, tidak dapat menentukan rumus atau langkah penyelesaian yang tepat, tidak dapat menghitung pecahan atau desimal, ragu-ragu saat mengerjakannya, kekurangan waktu pada saat pengerjaan soal, tidak terbiasa menuliskan kesimpulan, dan terburu-buru dalam mengerjakan soal.
Hubungan Adversity Quotient, Self Efficacy, dan Kemandirian Belajar dengan Prestasi Belajar MAtematika Marchelino, Immanuel; Tuharto, Tuharto
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i1.18469

Abstract

Prestasi Indonesia di bidang matematika pada TIMSS 2015 dan PISA 2018 masih kurang baik dibandingkan dengan negara lain. Kemampuan individu mengelola dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dikenal dengan adversity quotient (AQ). Terdapat dua perbedaan hasil penelitian terkait hubungan AQ dengan prestasi belajar matematika. Keyakinan seseorang terhadap kemampuan yang dimilikinya dikenal dengan istilah self-efficacy (SE). SE berperan positif dalam prestasi belajar matematika (Fitriana, S., Ihsan, H., Annas, S., 2015). Kemampuan individu menciptakan dorongan untuk belajar dikenal dengan kemandirian belajar. Terdapat dua perbedaan hasil penelitian terkait hubungan kemandirian belajar dengan prestasi belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan parsial dan gabungan antara AQ, SE, dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar matematika peserta didik SMP Negeri di Kabupaten Gamping. Metode penelitian yang digunakan adalah ex-post facto dan korelasional. Terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan antara adversity quotient (X1) dengan prestasi belajar matematika (Y). Terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan antara self-efficacy (X3) dengan prestasi belajar matematika. Terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan antara kemandirian belajar (X3) dengan prestasi belajar matematika (Y). Terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan antara adversity quotient (X1), self-efficacy (X2), dan kemandirian belajar (X3) dengan prestasi belajar matematika (Y).
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MOTION GRAPHIC UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP Habibie, Akmal Hibban; Setyaningrum, Wahyu
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i1.20296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan motion graphic sebagai media pembelajaran yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Uji coba produk dilakukan dengan insturmen lembar validasi, lembar soal pretest-posttest, dan lembar angket respon siswa. Teknik analisis kelayakan motion graphic menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan respon siswa menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif, keefektifan penggunaan motion graphic untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diuji menggunakan paired sample t-test dan n-gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran matematika motion graphic dapat dinyatakan valid berdasarkan penilaian dari validator, (2) media pembelajaran matematika motion graphic praktis untuk digunakan oleh siswa dalam proses pembelajara berdasarkan hasil yang diperoleh dari angket respon siswa, dan (3) media pembelajaran matematika motion graphic dinyatakan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan hasil uji paired sample t-test dan hasil perhitungan n-gain score.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN REMEDIAL MATEMATIKA PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN NILAI MUTLAK LINEAR SATU VARIABEL KELAS X Subekti, Inu; Hidayati, Kana
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i2.18414

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah (1) Menghasilkan modul pembelajaran remedial pada materi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel kelas X. (2) Mengetahui dan mendeskripsikan kualitas modul pembelajaran remedial matematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Dihasilkan modul pembelajaran remedial matematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel kelas X yang didasarkan pada hasil analisis tes diagnostik dengan kriteria pemecahan masalah menurut Polya dan hasil analisis Kurikulum 2013. Modul dikembangkan dengan memperbanyak contoh soal dan alternatif penyelesaian, soal latihan yang dibuat mudah, sederhana dan berulang serta dilengkapi beberapa petunjuk penyelesaian dengan harapan mampu mempermudah dan mampu membangun pemahaman konsep siswa. (2) Modul pembelajaran remedial yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik ditinjau dari kevalidan, kepraktisan dan keefektifan hingga tahap uji coba skala kecil. Berdasarkan hasil penilaian dari dosen ahli materi, ahli media dan guru, modul dinyatakan valid dengan skor rata-rata pada aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian dan kebahasaan yaitu 4,75, 4,64 dan 4,75. Penilaian kepraktisan berdasarkan angket respons siswa dengan skor 4,20 kategori praktis dan keterlaksanaan pembelajaran 80%. Penilaian keefektifan berdasarkan hasil tes pemahaman konsep dengan persentase ketuntasan 82%.Kata kunci : modul; pembelajaran remedial; diagnostik; nilai mutlak; pemahaman konsep.AbstractThe objectives of this study are (1) Producing remedial learning modules on equation material and inequality of linear absolute values of one variable class X. (2) Knowing and describing the quality of remedial mathematics learning modules on equation materials and the inequality of linear absolute values of one variable. This research is a development research with the ADDIE development model which includes five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of this study are: (1) The resulting remedial mathematics learning module on the material of equations and the inequality of the linear absolute value of one variable class X is based on the results of diagnostic test analysis with problem-solving criteria according to Polya and the results of the 2013 Curriculum analysis. Modules are developed by multiplying examples of problems and alternative solutions, the practice questions are made easy, simple and repetitive and equipped with several completion instructions in the hope of being able to facilitate and be able to build understanding of students' concepts (2) The resulting remedial learning module has good quality in terms of validity, practicality and effectiveness to the small-scale trial stage. Based on the assessment results of material expert lecturers, media experts and teachers, the module was declared valid with an average score on the aspects of content feasibility, presentation feasibility and language, namely 4.75, 4.64 and 4.75. Practicality assessment based on student response questionnaires with a score of 4.20 in the practical category and 80% learning implementation. Assessment of effectiveness based on the results of concept understanding tests with a percentage of completion of 82%.Keywords : module; remedial learning; diagnostics; absolute value; understanding of concepts.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL LITERASI MATEMATIS BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Nabiila, Farah Dita; Listiyani, Endang
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i1.18664

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk: (1) mengetahui kemampuan literasi siswa ditinjau dari gaya belajar; (2) mengetahui dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal literasi matematis berdasarkan prosedur Newman ditinjau dari gaya belajar; dan (3)  mengetahui penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal literasi matematis berdasarkan prosedur Newman ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berjenis studi kasus dan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tegal yang berjumlah 53 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket, tes, dan wawancara yang dianalisis berdasarkan teknik analisis oleh Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gaya belajar yang dimiliki oleh siswa adalah visual, auditorial, kinestetik, visual-kinestetik, dan auditorial-kinestetik; 2) siswa bergaya belajar visual memiliki kemampuan literasi matematis paling baik karena mencapai paling rendah level ke-3 dan paling tinggi level ke-4; dan 3) siswa bergaya belajar kinestetik melakukan kesalahan paling banyak. Kesalahan terletak pada kelima tahapan Newman; (4) faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal literasi matematis ditinjau dari gaya belajar cenderung sama, yaitu siswa kurang menguasai materi pola bilangan dengan baik dan siswa merasa terburu-buru pada saat mengerjakan soal.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN PADA MODEL 9E LEARNING CYCLE BERPENDEKATAN STEAM Kholifah, Siti
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i2.21910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pembelajaran dengan model  9E Learning Cycle berpendekatan STEAM siswa kelas VII SMP N 8 Semarang dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa dari tiap tipe kepribadiannya. Jenis penelitian ini adalah mix method. Pemilihan subyek penelitian dengan menggunakan tes inventori. Hasil tes inventori tipe kepribadian dari 35 siswa yang mengikuti tes diperoleh 19 siswa guardian, 4 siswa artisan, 4 siswa rational, 5 siswa idealist dan 3 siswa bertipe ganda yaitu artisan dan guardian. Subyek diambil satu dari masing-masing tipe yaitu guardian, artisan, rational, dan idealist. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah Tes Kemampuan Komuniasi Matematis (TKKM) dan wawancara. Hasil tes dan wawancara dianalisis berdasarkan indikator yaitu: (1) representasikan ide visual (IKKM 1), (2) penggunaan notasi matematika (IKKM 2), (3) pemahaman konsep matematis (IKKM 3), dan (4) keruntutan serta penarikan kesimpulan dengan bahasa sendiri (IKKM 4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembelajaran dengan model 9E Learning Cycle berpendekatan STEAM berkualitas baik secara kualitatif maupun kuantitatif; (2) Hasil deskripsi komunikasi tiap-tiap tipe kepribadian yaitu siswa guardian menguasai IKKM 1, 2, 3, dan 4. Siswa artisan kurang menguasai IKKM 1 dan 2,  sedangkan IKKM 3 kurang pada penggunaan rumus, pada IKKM 4 subyek mampu menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, namun masih kurang dalam memberikan kesimpulan. Siswa rational menguasai IKKM 1, masih kurang menguasai IKKM 2, mampu memberikan jawaban dengan benarpada IKKM 3, namun kurang pada penulisan rumus serta kesesuaian penggunaan rumus, mampu menyelesaikan soal secara runtut, namun cenderung singkat dan sederhanapada IKKM 4. Siswa idealist mampu menguasai IKKM 1, 3 dan 4, namun kurang pada IKKM 2.
PENGARUH PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY TERHADAP KEMAMPUAN PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Ashshidiqi, Muhamad Fahmi; Retnowati, Endah
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v10i2.19572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) perbedaan signifikan keefektifan model pembelajaran guided discovery dan model konvensional ditinjau dari kemampuan penyelesaian masalah, 2) perbedaan signifikan keefektifan model pembelajaran guided discovery dan model konvensional ditinjau dari kepercayaan diri. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi data penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah di Depok dan sampel yang terpilih adalah dua kelas yang sudah ada, satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil pengujian hipotesis pertama diperoleh t(60) = 1,462 dan p = 0,149, maka tidak terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan penyelesaian masalah matematika siswa diterapkan pembelajaran guided discovery dan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis kedua diperoleh t(60) = -1,133 dan p = 0,262 0,05, maka tidak terdapat perbedaan signifikan antara kepercayaan diri siswa setelah diterapkan pembelajaran guided discovery dan pembelajaran konvensional. Penelitin ini menyimpulkan bahwa guidence dalam guided discovery dalam pembelajaran setara dengan pembelajaran konvensional.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika More Issue