Articles
94 Documents
Dinamika Kurikulum Pesantren di Indonesia
Andien Imel Julya;
Nasiha, Durrotun;
Aulia, Maulida Azka;
Sirojuddin, Muhammad
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2025.10.1.105-122
Penelitian ini mengkaji pengembangan kurikulum di pondok pesantren, berfokus pada kedudukan kitab kuning, klasifikasi berdasarkan tingkatan, serta integrasi kurikulum agama dan umum. Sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, pesantren memiliki karakteristik unik dengan kitab kuning sebagai sumber utama pembelajaran. Kitab kuning tak hanya bahan ajar keagamaan, melainkan juga sarana penting dalam pembentukan karakter dan kedalaman intelektual santri. Terdapat empat pendekatan pengembangan kurikulum: akademis, humanistik, teknologi pendidikan, dan rekonstruksi sosial. Pendekatan-pendekatan ini krusial untuk menyesuaikan pendidikan pesantren dengan tantangan global, memastikan kurikulum relevan dan responsif. Integrasi kurikulum agama dan umum adalah solusi strategis untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya mendalam ilmu agamanya, tetapi juga cakap dalam pengetahuan umum dan keterampilan sosial. Ini membekali santri dengan kompetensi ganda agar siap berkontribusi di berbagai bidang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. Hasilnya menunjukkan bahwa fleksibilitas dan keterbukaan pesantren terhadap integrasi kurikulum sangat penting untuk menjaga relevansi di era modern. Langkah proaktif ini menegaskan komitmen pesantren untuk berinovasi tanpa meninggalkan tradisi, memastikan lulusannya menjadi agen perubahan positif.
Implementasi Guru Dalam Desain Pembelajaran Mata Pelajaran PAI Pada Kurikulum 2013
Warsito, Edi
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 7 No. 2 (2022): December
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2022.7.2.245-259
ABSTRAKGuru profesional harus memiliki beberapa kompetensi seperti kompetensi pedagogik, pribadi, profesional, dan sosial. Kompetensi pedagogis adalah kemampuan mengelola peserta didik untuk belajar. Untuk mengelola pembelajaran dengan baik, itu harus dimulai dengan kegiatan untuk merencanakan dan merancang pembelajaran. Perancangan pembelajaran terdiri dari perumusan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, pengembangan bahan ajar atau materi pelajaran, harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, merumuskan strategi dan metode pembelajaran, dan juga desain media pembelajaran yang mendukung pencapaian menuju tujuan pembelajaran, serta mengevaluasi sehingga untuk mengukur prestasi pelajaran apakah proses atau hasilnya. Kemampuan untuk merancang pembelajaran adalah salah satu faktor keputusan yang mendukung tingkat profesi guru. Kata Kunci : Guru, Desain Pembelajaran, Kurikulum 2013
Implementasi AI (ChatGPT) dalam Pengerjaan Tugas Mahasiswa
Fitri, Rossa
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 9 No. 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2024.9.1.115-134
: This research aims to analyze the implementation of AI (ChatGPT) in the field of education, especially among students. This issue is interesting to discuss because, with technological advances, the use of AI is no longer foreign to society. This research was conducted to answer the question of the impact of using AI (ChatGPT) in student assignments. The method used in this research is a qualitative method based on a literature review or library research. Based on the analysis, the use of AI can help students do their assignments, but on the one hand, it can also cause feelings of laziness and dependency. This thesis statement supports research from Widya Rizky Pratiwi, which revealed that AI helps students do their assignments by identifying quoted material and grammatical errors. The opposing opinions came from Sofi Liza Zahara, Zahira Ula Azkia, and Muhammad Minan Chusni, who revealed that there were negative impacts of implementing artificial intelligence in the education sector, including: 1) making teachers and students lazier; 2) eliminating some of the work of educators, especially in the administrative field; 3) AI cannot understand the purpose and information created; and 4) AI works according to what has been programmed.
Sistem Perekrutan Marketplace Guru terhadap Nasib Guru Honorer di Indonesia
Zidan, Muhammad Zainuddin
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 9 No. 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2024.9.1.41-52
This article discusses the teacher recruitment system in the Teacher Marketplace, with a focus on the fate of contract teachers, which was a policy introduced by Nadiem Anwar Makarim during his tenure as the Minister of Education, Culture, Research, and Technology. The system is expected to address the issues faced by contract teachers, particularly in terms of their well-being. The research method employed is qualitative, involving a literature review using primary sources from journals related to the Teacher Marketplace and secondary sources from online news reports. Although the Teacher Marketplace system is expected to expedite real-time teacher recruitment, the large number of teachers in Indonesia still leads to an imbalance in the required positions. This argument aligns with the findings of the research conducted by Hidayat and Asriyantini (2020) and contradicts those of Rosmi (2019).
Relevansi Pembelajaran Pesantren di Era Modernisasi
Hasanah, Fi'Lolla Uswatun
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 7 No. 1 (2022): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2022.7.1.125-144
Dalam era modernisasi ini, keberadaan pesantren tradisional menjadi pertanyaan banyak fihak tentang relevansinya untuk tetap dipertahankan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan buku-buku dan jurnal-jurnal hasil penelitian sebelumnya yang masih terkait. Artikel ini menemukan bahwa pondok pesantren adalah model institusi pendidikan yang memiliki keunggulan, baik dari sisi transmisi dan internalisasi moralitas umat Islam maupun dari aspek tradisi keilmuan. Namun perkembangan arus globalisasi yang semakin cepat mengaharuskan pesantren untuk melakukan perubahan dan perkembangan agar bisa mempertahankan eksistensinya di masyarakat. Para ahli berpendapat bahwa pondok pesantren akan terdesak oleh tantangan di masa depan, yang dilatarbelakangi oleh kecenderungan pesantren untuk menutup diri terhadap perubahan di sekelilingnya. Sistem pendidikan pesantren harus melakukan upaya-upaya konstruktif agar tetap relevan dan mampu bertahan. Thesis statement ini serupa dengan Cholilatus Sa’diyah, Muhamad Abdul Manan, Yusron Maulana El-Yunusi, dan berbeda dengan Muhammad Alqadri Burga et. al., Afga Sidiq Rifai, Ani Rindiani et. al.
Analisis Frekuensi Perubahan Kurikulum terhadap Konsistensi Pendidikan
Wulandari, Tri Retno
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 7 No. 2 (2022): December
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2023.7.2.227-252
Rapid curriculum changes have caused some teachers who have been teaching for a long time to be confused about learning the new curriculum, creating uncertainty in the implementation of learning, and creating an urgent need to identify effective ways to overcome adaptation challenges. The research method used is a qualitative approach with data collection through literature study, namely taking data from previous research results and related library sources. Through a qualitative approach, this research is expected to provide an in-depth understanding of how the frequency of curriculum changes affects educational consistency. This article shows that the more frequent curriculum changes occur, the greater the possibility of instability in the education system and triggers debate regarding the true benefits of these changes. This thesis is the same as Nisma Nengsi's research in her thesis entitled Analysis of Curriculum Changes and Their Influence on Student Learning Achievement at Madrasah Aliyah Negeri Enrekang, and is different from Rahma Putri's thesis statement in a research journal entitled The Effect of Curriculum Change Policies on Learning in Schools.
Identifikasi Kemampuan Problem Solving pada Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi
Salmany, Moh Rieza
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 8 No. 2 (2023): December
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2023.8.2.227-236
Mahasiswa telah dikenal oleh masyarakat luas sebagai calon intelektual atau biasa kita sebut Agent of Change. Alasan tersebut menjadi alasan Mahasiswa dianggap memilikii peran penting di kehidupan sosial. Sehingga Mahasiswa harus memiliki pemikiran yang matang beserta mental yang kuat untuk menyelesaikan masalah yang akan dihadapinya khususnya dalam perguruan tinggi. Bergabung dengan Organisasi kemahasiswaan itu sangat diperlukan oleh mahasiswa aktivis untuk mengasah Potensi atau bakat yang dimilikinya guna mencapai kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Problem Solving pada mahasiswa yang aktif berorganisasi dengan pendekatan Kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini terdiri atas 2 orang perbidang organisasi, yaitu bidang ormawa, bela diri, bidang kesenian, bidang olahraga dan bidang khusus yang ada di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Pencarian partisipan dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif. Artikel ini menunjukkan bahwa pengalaman masa lalu sangat penting sehingga dapat mempengaruhi proses pemecahan masalah. Thesis Statement artikel ini sama dengan Ruriana, Spiridos Kamtsios dkk, dan Rahmi.
Penerapan Metode Iqro dalam Pembelajaran Al-quran
Shafira, Tria Yuli
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 7 No. 1 (2022): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2022.7.1.145-146
Al-quran merupakan kitab suci yang berisi pedoman-pedoman atau petunjuk bagi kehidupan manusia. Sebagai seorang muslim membacanya merupakan suatu ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT, yang mana setiap hurufnya akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Agar mampu membaca Al-quran dengan baik dan benar, maka diperlukan pembelajaran yang biasa disebut dengan BTQ (Baca Tulis Quran). Pembelajaran ini memiliki beberapa metode dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu metode yang paling populer digunakan di Indoneia dan negara-negara ASEAN adalah metode iqro’. Metode dengan menggunakan 6 jilid dalam pembelajarannya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatf dengan metode studi literatur. Artikel ini menunjukkan hasil bahwa metode iqra’ memiliki peranan dalam pembelajaran Baca Tulis Quran. Hasil dari penelitian ini sama dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Afwillah (2021), Rahmaniah (2019), serta Rudamen dan Enoh Nurani (2022). Sebaliknya bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Fariza Nur Anisa (2018), Yunita Furi & Chusnul Azhar (2020), serta Iqbal Fauzi (2017).
Analisis Peningkatan Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Pembentuk Moral Siswa
Fathoni, Achmad Rafli
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 9 No. 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2024.9.1.25-40
Artikel ini berisi mengenai pendidikan karakter sebagai upaya pembentukan moral dan langkah awal untuk mencegah terjadinya kasus perundungan. Artikel ini ingin menjawab mengenai faktor yang mempengaruhi anak melakukan tindakan perundungan dilingkungan sekolah. Untuk menjawab permasalahan tersebut maka metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif field research. Artikel ini menunjukkan bahwa banyak sekali kasus perudungan anak di lingkungan sekolah yang disebabkan oleh minimnya penerapan guru dalam pendidikan karakter siswa. Thesis statement ini sama dengan Sigit dkk, Arina, Nurdiana dkk dan tidak sama dengan Amirohana dkk, Indo Tang dkk, Deni dkk.
Analisis Kemampuan Membaca dan Menulis Al-Qur’an Mahasiswa PAI dalam Konteks Persiapan Masa Depan Sebagai Pengajar Al-Quran Bagi Peserta Didik
Ayu, Yessilya
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 9 No. 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/joies.2024.9.1.85-104
This research reflects its relevance to the issue of Islamic religious education. This research will make an important contribution to improving Islamic religious education and the preparation of Al-Quran teachers in the future. This research aims to analyze PAI students' ability to read and write the Quran in the context of their future preparation as teachers of the Koran for students. To answer the research questions above, the author used a qualitative research method with a literature study approach. This article shows that the better PAI students' ability to read and write the Quran, the better they will be at guiding students in reading and writing the Quran. This thesis statement is the same as Rici Ratnasari (2020) and Syahrul Mahyuddin Siregar (2021) who state that teachers who have the ability to read and write the Quran well and correctly will be able to produce students who have the ability to read and write the Quran well and right too. And those who reject this thesis statement are Alfiyatus Sholihah (2023) who states that in learning to read and write the Quran, educators need to prepare various components, namely strategies, techniques and certain learning methods so that learning is effective and efficient.