cover
Contact Name
Iksan
Contact Email
iksankamil.sahri@uinsa.ac.id
Phone
+6281329204299
Journal Mail Official
joies@uinsa.ac.id
Editorial Address
JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JOIES (Journal of Islamic Education Studies)
ISSN : 25408070     EISSN : 2541173X     DOI : https://doi.org/10.15642/joies.2022.7.2
Core Subject : Religion, Education,
The editors receive scientific articles in the form of conceptual scripts or unpublished research results or other scientific publications related to Islamic Education themes which cover Islamic Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
Analisis Peran Kegiatan Keputrian dalam Meningkatkan Pemahaman Fiqih Wanita Materi Haid dan Nifas di Kalangan Siswi MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo Maharani, Astidva Nadia; AR, Zaini Tamin
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 9 No. 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2024.9.2.135-158

Abstract

Kegiatan keputrian, sebagai salah satu bentuk pendidikan keagamaan, memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan pemahaman fiqih wanita, khususnya pada materi haid dan nifas, di kalangan siswi. Namun, kegiatan ini masih jarang diimplementasikan di sekolah-sekolah, padahal topik tersebut sangat relevan dengan kebutuhan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan keputrian dalam meningkatkan pemahaman fiqih wanita pada siswi MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan keputrian serta dampaknya terhadap pemahaman siswi terkait fiqih wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keputrian yang dilaksanakan secara rutin di MTs Darul Ulum tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai fiqih haid dan nifas, tetapi juga meningkatkan kemampuan siswi dalam mengaplikasikan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Selain itu, kegiatan ini menciptakan ruang diskusi yang inklusif, memungkinkan siswi untuk aktif bertanya dan berdiskusi, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan efektif. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan tentang pentingnya kegiatan keputrian sebagai model pendidikan agama yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan pemahaman fiqih wanita dan membentuk karakter religius pada generasi muda.
Peran Guru PAI dalam Membangun Akhlak Mulia Siswa pada Era Digital Mahbubatul Khoiriyah
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 9 No. 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2024.9.2.230-247

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam setiap masa. Oleh karena itu, guru PAI harus mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan, terutama dalam era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana peran guru PAI dalam membangun akhlak mulia siswa di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan memakai konsep tinjauan pustaka. Data yang digunakan dari database GARUDA dan Scholar mulai tahun 2024 yang sudah teranalisis terdiri dari 6 artikel dengan menggunakan kata kunci peran guru PAI membentuk akhlak siswa dan era digital. Data dikumpulkan seluruhnya dari literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan media lainnya. Tenik analisis penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan kajian, peran guru PAI dalam membangun akhlak mulia siswa pada era digital menjadi sangat penting. Guru PAI tidak mengajarkan pengetahuan saja namun menjadi teladan yang patut dicontoh oleh siswa, mengajarkan cara berperilaku yang baik di dunia nyata dan dunia maya, memberi metode dan pendekatan yang baik dalam membangun akhlak mulia siswa di era digital sehingga tercemin pada kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi guru PAI bersama guru BK dalam mengatasi permasalahan peserta didik di jenjang SMP Syaikhonul Arifin, Ach.; Ramadhani, Dwi
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 9 No. 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2024.9.2.196-208

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran guru dalam membantu peserta didik mengatasi masalah baik akademis maupun non-akademis. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) serta guru Bimbingan dan Konseling (BK) diharapkan dapat bekerja sama dalam membimbing peserta didik agar berkembang secara utuh, baik secara spiritual maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kolaborasi guru PAI bersama guru BK dalam mengatasi permasalahan siswa di SMPN 2 Waru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 1 guru BK dan 1 guru PAI, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan display data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi siswa SMPN 2 Waru terbagi menjadi tiga aspek yaitu; aspek spiritual, aspek personal, dan aspek sosial. Aspek spiritual seperti tidak salat Zuhur dan Duha. Adapun aspek personal meliputi terlambat datang ke sekolah dan absen sekolah. Sedangkan aspek sosial seperti berkelahi dan bulliying. Selanjutnya, teknik penyelesaian masalah di sekolah tersebut dengan membangun kolaborasi guru PAI serta guru BK secara formal dan informal. Penelitian ini mengungkap bahwa kolaborasi antara guru PAI serta guru BK perlu diperkuat dengan melihat tiga aspek permasalahan yang sering terjadi di sekolah.
Peran Teknik Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Permasalahan Siswa di Sekolah : Systematic Literature Review Kamilah, Izza Faridatul; Zakiyah, Yusnia Faizzatus
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 9 No. 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2024.9.2.209-229

Abstract

Peningkatan permasalahan perilaku siswa di sekolah memerlukan pendekatan yang efektif, maka peran teknik bimbingan dan konseling menjadi penting untuk membantu mengatasi masalah-masalah tersebut secara komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat mengetahui bagaimana peran teknik bimbingan konseling dalam mengatasi permasalahan siswa di sekolah. Jenis penelitian menggunakan metode Tinjauan Pustaka Sistematis . Database yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Scholar. Jumlah artikel yang dijelaskan sebanyak 8 artikel dengan kriteria inklusi; berbahasa Indonesia dan terbit antara tahun 2023-2024. Strategi pencarian artikel menggunakan kata kunci; peran teknik bimbingan konseling, permasalahan siswa dan sekolah. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis isi atau konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik bimbingan konseling mempunyai peran penting dalam membantu siswa mengatasi beragam masalah yang mereka hadapi di sekolah, baik masalah akademik, sosial, emosional, maupun pribadi. Melalui berbagai pendekatan, seperti konseling individu, konseling kelompok, pelatihan keterampilan sosial, dan pendidikan karir, konselor memberikan dukungan yang diperlukan agar siswa dapat mengidentifikasi masalah, mengembangkan keterampilan, dan merencanakan masa depan dengan baik sehingga teknik bimbingan konseling menjadi pendekatan yang komprehensif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan siswa, serta integrasi nilai-nilai yang lebih mendalam dalam proses konseling. Implikasi dari teknik penelitian ini adalah bahwa penerapan bimbingan dan konseling yang efektif di sekolah sangat penting untuk membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan, mengembangkan potensi diri, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga mendukung kesejahteraan emosional dan prestasi akademis mereka.
Pendidikan Berbasis Shalawat sebagai Media Self-Healing dalam Pendidikan Agama Islam: Studi Fenomenologi Pengalaman Peserta Didik Pajar, Dani Nur; Mu’ti, Abdul; Amirrachman, Alpha
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2025.10.1.1-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan berbasis shalawat sebagai media self-healing dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman subjektif peserta didik PAI yang mengamalkan shalawat sebagai upaya pemulihan diri dari tekanan psikologis, kecemasan, atau stres. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amalan shalawat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesehatan mental dan spiritual, mengurangi tingkat stres, serta menumbuhkan optimisme dan resiliensi pada peserta didik. Shalawat ditemukan menjadi praktik spiritual yang efektif dalam memfasilitasi proses self-healing melalui pemantapan koneksi ilahiah, penguatan mindfulness, dan penanaman nilai-nilai positif. Implikasi temuan ini menyoroti pentingnya integrasi pendidikan praktik shalawat secara lebih holistik dalam kurikulum PAI sebagai salah satu strategi untuk mendukung kesehatan mental peserta didik.
Analisis Ketidaktuntasan Materi PAI dalam Proses Pembelajaran Auliya', Hilyatul
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2025.10.1.83-104

Abstract

Dalam penelitian ini ingin menjabarkan bahwa pandangan masyarakat terhadap pendidik yang sering disepelekan dan dianggap sangat mudah. Padahal dalam kenyataannya, banyak pendidik yang mendapati tantangan yang sangat sulit dalam mengembang ketuntasan materi pembelajaran. Untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas maka penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan study literature. Artikel ini menunjukkan bahwa semakin tingginya tuntutan masyarakat terhadap pendidik dalam bidang agama maka akan semakin besar peluang ketidaktuntasan materi pendidikan agama islam yang akan diterima peserta didik. Sri Mulyani Nasution dan Dede Rosyada, Amirul Bakhri, Miftahul Ulum memiliki pernyataan yang mendukung terhadap argumen yang telah disampaikan. Sementara Eni Zulaiha, Tabrani. ZA, Agusman memiliki pernyataan yang berbanding terbalik terhadap argumen yang telah disampaikan.
Studi Literatur Stimulasi Peningkatan Hasil Belajar PAI dan Budi Pekerti Melalui Penerapan Pendekatan Sosio Emosional Pada Peserta Didik Anggraeni, Arista
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2025.10.1.25-48

Abstract

Artikel ini akan menjelaskan tentang pembelajaran sosial emosional yang diberikan guru kepada peserta didik masih kurang beragam dan kurang efektif. Padahal sosial emosional mempengaruhi peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui penerapan pendekatan sosio emosional pada peserta didik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan konsep pendekatan sosio emosional, ciri-ciri pendekatan sosio emosional, Langkah-langkah penerapan pendekatan sosio emosional dan hasil belajar serta fakor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Penulis menyimpulkan bahwa hasil belajar PAI dan Budi Pekerti dengan menerapkan pendekatan sosio emosional pada masa ini dapat melalui melibatkan diri secara pribadi dengan peserta didik, memberi penjelasan mengenai perilaku siswa, tulus dalam menyatakan perasaan yang sebenarnya untuk meningkatkan pengertian peserta didik, usahakan memberikan penjelasan yang singkat dan mudah dipahami untuk membangkitkan semangat belajar peserta didik, berikan pujian yang bersifat menghargai, dan lain-lain. Peserta didik akan sangat antusias dan berinteraksi aktif dalam mengikuti pembelajaran. Pendekatan sosio emosional ini dapat memberikan stimulus yang baik terhadap hasil belajar peserta didik. Selain itu, tanpa sengaja, kerja sama terbangun antara guru dan peserta didik dalam menjaga kondisi yang kondusif saat pembelajaran berlangsung.
Strategi Penerapan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama dalam Membentuk Peserta Didik Moderat: Systematic Literatur Review Havida, Nadhiva Iffany; Mukharomah, Awwalina
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2025.10.1.65-82

Abstract

The emergence of various findings and indications regarding the entry of radical ideas in the education sector has become a concern. Efforts to strengthen and develop an Islamic education curriculum that emphasizes moderation values are needed to overcome this issue. This study aims to identify effective strategies in implementing an integrated Islamic Religious Education (PAI) curriculum for religious moderation in schools. This type of research uses the Systematic literature review method. This research utilizes Garba Rujukan Digital (Garuda), a repository of Indonesian scientific articles, as a data source. In this study, the author analyzed 9 articles with inclusion criteria written in Indonesian and published in the time span of 2014-2024. The article search strategy used keywords; curriculum, Islamic religious education and religious moderation. This research uses content analysis techniques in analyzing the results of the research data that has been collected. The results revealed that the process of implementing an Islamic religious education curriculum integrated with the concept of religious moderation has four strategies that must be implemented in realizing moderate students, namely; curriculum with religious moderation, educators, materials, methods, and evaluation. This research also reveals that evaluation needs to be done at the stage of using digital media in increasing religious moderation in students.
Model Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Utomo, Tri Prasetiyo; Muchklisin, Nur
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2025.10.1.123-144

Abstract

This research seeks to find a design for the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum. Education will continue to develop in line with the dynamics of social development in society. With regard to these dynamics, the curriculum which includes, design, implementation, and evaluation (approaches, techniques, and strategies and assessments) will undoubtedly develop or undergo changes. This research uses a qualitative approach to literature types. The research subjects are in the form of curriculum development research results, teacher creativity in developing learning methods, strategies, and approaches. Data collection techniques by looking for books, research journals, and papers that are relevant to curriculum development. Data analysis techniques using interactive analysis. This model begins with data reduction, data display, and conclusion drawing. Research results; First, curriculum design is a drawing of institutional action steps in the form of formulating educational goals, curriculum content, student learning experiences, and learning evaluation techniques. Second, educators' creativity is the learning approach, learning strategies, and methods presented to students, as well as techniques used to create an active, effective, and fun learning atmosphere. Third, the curriculum evaluation model of the assessment process to determine learning success using the measurement model, congruence evaluation model, and illumination evaluation model.
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Rohmah, Dwi Erlindatur
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2025.10.1.47-64

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran PAI serta mengatahui sintaks model PBL, dalam menumbuhkan daya berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PAI. Jenis penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Jenis penelitian ini menggunakan metode. Basis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Garba Rujukan Digital (Garuda). Jumlah artikel yang dianalisis sebanyak 6 artikel yang terbit antara tahun 2020 hingga 2024. Strategi pencarian artikel ini menggunakan kata kunci: model Problem-Based Learning (PBL), berpikir kritis, dan Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL pada pembelajaran PAI memiliki dampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Siswa lebih aktif, kreatif, dan termotivasi dalam proses pembelajaran serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Penerapan model PBL mendorong siswa untuk memecahkan masalah yang relevan, menghubungkan teori dengan praktik sehari-hari, dan meningkatkan keterlibatan serta motivasi belajar. Dalam pembelajaran PAI, model ini tidak hanya membantu pemahaman kognitif tetapi juga membentuk pemahaman spiritual siswa.

Page 8 of 10 | Total Record : 94