cover
Contact Name
Septy
Contact Email
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20869266     EISSN : 2654587X     DOI : 10.37048
Core Subject : Health,
Kesehatan Masyarakat dan lingkungan Pendidikan dan Promosi Kesehatan Manajemen Kesehatan Pencegahan Penyakit Kebidanan dan Perawatan Anak dan Maternitas Kesehatan dan Perilaku Sosial Gizi (Nutrisi Klinis dan Gizi Masyarakat) Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Komunitas, Gerontik, Jiwa
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan" : 15 Documents clear
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur Haseli, Katharina; Apris A. Adu; Deviarbi S. Tirra
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.131

Abstract

Jumlah PUS bulan Januari 2020 di Kota Kupang adalah 47.044. Jumlah peserta MKJP di kota Kupang sebanyak 13.847 (42,54) dari total jumlah peserta KB aktif sebanyak 32.559. Angka ini menunjukkan bahwa penggunaan non-MJKP dan PUS yang tidak menggunakan alat kontrasepsi lebih besar dari pengguna MKJP (BKKBN Kota Kupang, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendidikan, pengetahuan, jumlah anak, dukungan suami, dukungan teman sebaya, dan informasi petugas layanan KB terhadap metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas Oebobo tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah study survey analitik dengan rancangan Cross-sectional study. Sampel terdiri dari 325 orang wanita usia subur dan dilakukan secara accidental sampling dengan tingkat kepercayaan α=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan yang berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang adalah pendidikan (p-value = 0,021), pengetahuan (p-value = 0,023), dukungan suami (p-value = 0,000) dan dukungan teman sebaya (p-value = 0,031). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang adalah jumlah anak (p-value = 0,717) dan informasi petugas layanan KB (p-value = 0,484). Diharapkan wanita usia subur lebih berpartisipatif dalam mengikuti program KB.
Perbedaan Pengetahuan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Dengan Menggunakan Media Video Dan Infografis Nika Fadhilah; Dwirani Amelia; Nova Yulianti
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.163

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian dan jenis kanker yang lebih banyak terjadi pada wanita adalah kanker payudara. Indonesia menempati urutan kelima atas tingginya angka kematian yang disebabkan oleh kanker payudara di dunia (6% dari semua kanker yang didiagnosis; 522.000 orang). Salah satu penyebabnya adalah masih rendahnya pengetahuan remaja putri terkait deteksi dini kanker payudara dengan cara SADARI. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI dengan melakukan promosi kesehatan dengan menggunakan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan tentang periksa payudara sendiri (SADARI) dengan menggunakan media video dan infografis pada siswi kelas XI SMK Yastrif tahun 2022. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian Quasi Exsperiment dengan Nonequivalent Control Group Design dan menggunakan data primer. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan 2 cara yaitu untuk cara pengambilan sampel menggunakan tenik Nonprobability sampling yaitu Purposive sampling. Sedangkan untuk menentukan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 63 responden. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu dengan nilai cronbach alpha 0,821 yang artinya kuesioner sangat reliabel. Hasil Penelitian : Dari hasil analisis data terdapat perbedaan pengetahuan tentang SADARI sebelum dan sesudah diberikan intervensi media video dan infografis dengan nilai p <0,05.
Perbedaan Tingkat Kecemasan Pemberian Informed Consent Pada Pasien Pra Operasi Latifah Maulina; Yuni Susilowati; Muhammad Martono Diel
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.164

Abstract

Pendahuluan: World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa pravalensi kecemasan pasien pra operatif mencapai 60-90% atau sebanyak 534 juta jiwa (WHO, 2019). Di Indonesia, angka kecemasan mencapai 11,6% dari populasi orang dewasa. Pravalensi kecemasan pada pasien pra operasi sekitar 75-90%. Kebanyakan orang akan merasa cemas ketika divonis harus menjalani operasi. Memberikan penjelasan kepada pasien dalam melakukan tindakan medik bertujuan mengurangi ketakutan dan kecemasan pasien. Untuk mengurangi kecemasan maka diperlukan informasi dan penjelasan sebelum operasi, berupa informed consent. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pemberian informed consent pada pasien pra operasi. Metode Penelitian: Penelitian quasi eksperimental dengan rancangan pra and post test without control. Jumlah sampel adalah 105 pasien pra operasi diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebelum diberikan informed consent sebagian besar pasien pra operasi merasakan cemas berat (73,3%),. Sesudah diberikan informed consent sebagian besar pasien pra operasi merasakan cemas sedang (87,6%). Hasil analisis bivariat ditemukan adanya perbedaan tingkat kecemasan pada pasien pra operasi sebelum dan sesudah pemberian informed consent (p value : 0,000). Kesimpulan: Ada hubungan antara pemberian imunisasi dasar lengkap dengan status gizi pada anak usia 1-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Citangkil II Kota Cilegon Tahun 2022.
Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Kepuasan Pasien Dalam Pemenuhan Kebutuhan Personal Hygiene Di Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2022: caring perawat dengan kepuasan pasien Palupi, Abdillah Kurnia; Susilowati, Yuni; Muhammad Martono Diel
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.165

Abstract

Personal hygiene merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi, apabila pasien merasa tidak terpuaskan menunjukkan bahwa perawat mengabaikan personal hygiene pasien dan hal tersebut dapat berpengaruh pada peningkatan kesehatan pasien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien terhadap pemenuhan kebutuhan personal hygiene. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan studi cross sectional dengan sampel penelitian sebanyak 112 responden diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan pasien di Rumah Sakit Kanker Dharmais sebagian besar menganggap perilaku caring perawat sudah baik (70,5%) dan sebagian besar merasa puas terhadap pemenuhan kebutuhan personal hygiene yang dilakukan perawat (60,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dengan kepuasan pemenuhan kebutuhan personal hygiene pada pasien di Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2022 (p value: 0,000). Kesimpulan: Dalam upaya meningkatkan mutu asuhan keperawatan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia seperti pemenuhan kebutuhan personal hygiene, agar dilakukan sesuai SOP dengan memperhatikan perilaku dan sikap caring agar dapat menimbulkan kepuasan pada pasien.
Respon siswa sekolah dasar terhadap perubahan pembelajaran daring ke luring bagi kesehatan psikososial selama pandemi covid-19 Pratiwi , Ayu; Purnama Sari , Meily; Wibisono , H.A.Y.G
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.188

Abstract

Latar Belakang : Coronavirus disease 2019 pertama kali menyebar di kota Wuhan pada bulan Desember 2019, sedangkan di Indonesia pertama kali kasus ini ditemukan pada bulan Maret 2020. Dikarenakan jumlah covid yang semakin menurun sampai 65% , pemerintah dalam Kemendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022 memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan dalam jumlah terbatas, yaitu dilaksanakan sebanyak 50% peserta didik dari kapasitas ruangan yang telah ditetapkan. Desain Penelitian : dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatanfenomenologi transcendental, menggunakan tehnik indept interview atau wawancara mendalam sebanyak 10 partisipan dengan menggunakan tehnik analisa Colaizzi. Hasil Penelitian : didapatkan 4 tema yang telah peneliti konversikan melalui pengolahan data manual dan menganalisa data menggunakan tehnik Colaizzi. Tema yang ditemukan peneliti, diantaranya hambatan Pembelajaran daring, perubahan emosional, manajemen adaptasi dan kemandirian belajar. Kesimpulan :dapat disimpulkan terdapat masalah kesehatan psikososial pada siswa sekolah dasar dikarenakan perubahan dari pembelajaran daring ke luring dimasa pandemi Covid-19. Saran : Kesehatan psikososial pada siswa sekolah dasar sebaiknya harus segera dikonsultasikan kepada orangtua atau guru agar tidak menghambat psikologi dan sosial dari para partisipan. Kata Kunci : Psikosososial, Siswa Sekolah Dasar, Pembelajaran Daring, Pembelajaran Luring
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Non Reguler Saifudin, Muhamad; Siti Robeatul Adawiyah; Inna Mukhaira
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.267

Abstract

Latar Belakang: Stres merupakan suatu kondisi yang timbul akibat adanya interkasi dengan lingkungan yang dapat menimbulkan efek bagi sistem tubuh manusia, psikologis dan sosial dari seseorang. Mahasiswa mengalami stres sebagai tuntutan kehidupan akademik yang harus dijalani, termasuk aktivitas diluar akademik diantaranya bersosialisasi dan menyesuaikan diri dengan teman, suku, budaya dan lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres akademik pada mahasiswa program studi S1 Keperawatan Non Reguler Angkatan 2021/2022 Universitas YATSI Madani. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 70 mahasiswa program studi S1 Keperawatan. Analisis yang digunakan Chi Square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan sebagian besar berusia >35 tahun (51,4%), berjenis kelamin perempuan (70,0%), status bekerja (98,6%), IPK ≥3 (74,3%), tinggal bersama keluarga (65,7%), motivasi baik (75,7%) dan stres akademik sedang (64.3%). Analisis Continuity Correction dan Fisher's Exact Test didapatkan adanya hubungan jenis kelamin (p-value: 0,011) dan motivasi (pvalue: 0,001) dengan stres akademik. Sedangkan usia, pekerjaan, IPK, status tempat tinggal tidak memiliki hubungan dengan stres akademik (pvalue: >0,05). Kesimpulan: ada hubungan jenis kelamin dan motivasi dengan stres akademik pada Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Non Reguler Angkatan 2021/2022 Universitas YATSI Madani. Saran: Diharapkan pelayanan keperawatan dapat memfasilitasi dalam upaya peningkatan motivasi mahasiswa dalam menjalankan pendidikan agar stres akademik dapat berkurang.
Analisis Kunjungan Antenatal Care (ANC) Dengan Kejadian Komplikasi Persalinan Nurkhayati, Etty; Dewi Virma Septavia
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.275

Abstract

Penyebab utama kematian ibu dan bayi salah satunya adalah komplikasi persalinan, dimana mayoritas kematian tersebut seharusnya dapat dicegah dengan deteksi dini dan intervensi sejak masa kehamilan. Frekuensi pemeriksaan antenatal care (ANC) yang tidak teratur, membuat kelainan yang timbul dalam kehamilan tidak dapat terdeteksi sedini mungkin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kunjungan pemeriksaan kehamilan dengan kejadian kompliksi persalinan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan Case Control dengan jumlah sampel sebanyak 180 responden. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa kejadian kejadian komplikasi persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 sebesar 10,3% dan sebagian besar ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 melakukan kunjungan ANC secara lengkap (67,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kelengkapan kunjungan ANC dengan komplikasi persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 (p value = 0,005). Diharapka pihak puskesmas memberikan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, sehingga pengetahuan kesehatan ibu hamil menjadi lebih baik dan terjadi perubahan perilaku pemeriksaan kehamilan yang lebih baik.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tindakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Siswi SMK Kesehatan Atambua Magho Naga, Disa Clarita; Yuliana Radja Riwu; Helga J. N. Ndun
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.278

Abstract

ABSTRAK Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada siswi adalah salah satu metode deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan secara mandiri oleh perempuan. SADARI sangat penting untuk dilakukan karena 85% benjolan pada payudara dapat di temukan oleh penderita itu sendiri, namun masih banyak siswi yang belum memahami apa itu SADARI dan pentingnya melakukan tindakan SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan SADARI pada siswi SMK Kesehatan Atambua. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di SMK Kesehatan Atambua dengan sampel berjumlah 86 siswi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik dengan uji chi-square. Hasil uji statistisk menunjukan ada pengaruh antara pengetahuan (ρ-value= 0,000), sikap (ρ-value= 0,000), dan sumber informasi (ρ-value= 0,000) terhadap tindakan SADARI. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua variabel bebas dalam penelitian ini yang terdiri dari pengetahuan, sikap, dan sumber informasi memiliki pengaruh terhadap tindakan SADARI siswi SMK Kesehatan Atambua. Siswi perlu berperan aktif untuk memperoleh informasi tentang SADARI dan mampu melakukan tindakan SADARI secara rutin dengan langkah-langkah yang tepat. Dinas kesehatan Kabupaten Belu diharapkan dapat meningkatkan upaya promosi kesehatan lewat berbagai metode khususnya penyuluhan/sosialisasi tentang SADARI.
Hubungan Pengetahuan Tentang Menstruasi Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswa Kelas V Dan VI Risna Yuningsih; Sri Mujiyanti; Ijah
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.280

Abstract

Menstruasi merupakan proses peluruhan lapisan dalam atau endometrium yang mengandung pembuluh darah dari uterus melalui vagina. Kurangnya pengetahuan mengakibatkan remaja menganggap datangnya menarche adalah gejala datangnya suatu penyakit, sehingga menimbulkan kepanikan dan remaja juga menganggap bahwa mereka sangat kotor saat menstruasi pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi di SDN sujung 1 dan 2 Kecamatan Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswi perempuan kelas V dan VI di SD Negeri Sujung 1 dan 2 Kecamatan Tirtayasa berjumlah 74 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan dari 74 responden, didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (51,4%), kesiapan menarche responden lebih dari setengahnya responden dengan kategori tidak siap (68,9%). Hasil analisis bivariat meunjukan ada hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang menstruasi dengan kesiapan menarche (p=0,000). Saran untuk pihak sekolah dapat bekerja sama dengan Puskesmas di wilayahnya untuk melakukan penyuluhan pada siswi kelas 5 dan 6 tentang kesiapan menarche untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswi
Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Sistolik Dewasa Di Kelurahan Sukatani Tangerang Afrioza, Selvy; Gea Clarissa Agustin
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.291

Abstract

Latar belakang : Tekanan darah tinggi merupakan penyakit kronis yang menjadi salah satu masalah utama di Indonesia dan prevalensinya semakin meningkat di Kabupaten Tangerang. Tekanan darah tinggi jika tidak segera diobati dapat menyebabkan stroke, infark miokard, gagal ginjal dan ensefalopati. Berdasarkan studi pendahuluan di Kelurahan Sukatani terdapat 50 dari 110 orang berusia 20 sampai 60 tahun memiliki tekanan darah ≥ 140 mmHg. Pengobatan yang mereka lakukan adalah farmakologis, dan 20 orang tidak mengkonsumsi obat. Salah satu terapi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah adalah teknik relaksasi otot progresif yang dilakukan dengan meregangkan otot untuk mencapai keadaan rileks. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap hipertensi sistolik pada usia dewasa di Kelurahan Sukatani Kabupaten Tangerang. Metode penelitian yang digunakan Pre-Experimental One Group Pre-Posttest dengan Total Sampling sebanyak 47 responden, uji normalitas dan analisis uji wilcoxon. Hasil : Tekanan darah menurun sebesar 1,34 mmHg dari 3,28 menjadi 1,94 setelah diberi perlakuan teknik relaksasi otot progresif, dan dengan hasil P Value adalah 0,001, ini berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah. Kesimpulan : Teknik relaksasi otot progresif dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada usia dewasa di Kelurahan Sukatani Kabupaten Tangerang. Kata kunci : Dewasa, Relaksasi Otot Progresif , Tekanan Darah. ABSTRACT Subject matter: High blood pressure is a chronic disease that is one of the main problems in Indonesia and its prevalence is increasing in Tangerang. High blood pressure if not treated immediately can cause stroke, myocardial infarction, kidney failure and encephalopathy. Based on a preliminary study in Sukatani Village, 50 out of 110 people aged 20 to 60 years had blood pressure ≥ 140 mmHg. Their treatment was pharmacological, and 20 people did not take medication. One of the non-pharmacological therapies to lower blood pressure is the progressive muscle relaxation technique which is done by stretching the muscles to achieve a relaxed state. The purpose of the study was to determine the effect of progressive muscle relaxation on systolic hypertension in adults in Sukatani Village, Tangerang.. The research method used Pre-Experimental One Group Pre-Posttest with Total Sampling of 47 respondents, normality test and wilcoxon test analysis. Results: Blood pressure decreased by 1.34 mmHg from 3.28 to 1.94 after being treated with progressive muscle relaxation, and with the results of PValue is 0.001, this means there is a significant effect on lowering blood pressure. Conclusion: Progressive muscle relaxation techniques can reduce systolic blood pressure in adults in Sukatani Village, Tangerang. Key word: Adults, Progressive Muscle Relaxation, Blood Pressure.

Page 1 of 2 | Total Record : 15