cover
Contact Name
Septy
Contact Email
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20869266     EISSN : 2654587X     DOI : 10.37048
Core Subject : Health,
Kesehatan Masyarakat dan lingkungan Pendidikan dan Promosi Kesehatan Manajemen Kesehatan Pencegahan Penyakit Kebidanan dan Perawatan Anak dan Maternitas Kesehatan dan Perilaku Sosial Gizi (Nutrisi Klinis dan Gizi Masyarakat) Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Komunitas, Gerontik, Jiwa
Articles 169 Documents
Pola Asuh Orang Tua Berpengaruh Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Pra Sekolah Septy Ariani; Laelan Safitri Amelia
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.342

Abstract

Latar belakang: Masa kanak-kanak dipandang sebagai periode kritis yang menentukan kualitas masa depan kesehatan, kesejahteraan, pembelajaran dan perilaku. Menurut WHO terdapat 5-10% anak yang mengalami keterlambatan dalam berpikir ada sekitar 1-3% itu anak yang berusia di bawah 5 tahun. Perkembangan kognitif merupakan kemampuan mental seperti belajar, memori, menalar, dan berpikir. Waktu prasekolah sering disebut sebagai waktu emas, jendela kesempatan, atau waktu kritis. Proses perkembangan anak membutuhkan perhatian lebih dari anggota keluarga dan orang dewasa terdekat. Pola asuh mengacu pada kebiasaan orang tua untuk membimbing, mendidik dan membimbing anak- anaknya. Peran orang tua yang baik akan menimbulkan dampak yang baik dalam perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling yaitu seluruh populasi siswa dan orang tua sebanyak 102 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: p-value pada hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan kognitif pada anak prasekolah sebesar 0,000<0,05 terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan kognitif anak prasekolah. Kesimpulan: Orang tua harus memberikan pola asuh yang baik untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak prasekolah.
Hubungan Lama Hospitalisasi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun) Di Rumah Sakit sari, ria setia sari; Raden Roro Dyah Widianingrum
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.234

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu keadaan dimana anak harus tinggal di rumah sakit baik untuk terencana maupun darurat untuk menjalani terapi dan perawatan hingga pemulangannya kerumah. Hospitalisasi juga menyebabkan anak-anak menjadi cemas, terjadinya cemas hospitalisasi pada anak dapat berpengaruh terhadap proses penyembuhan, ini akan berdampak pada lama hari rawat anak yang akan menjadi semakin lama. Sehingga tujuan dari penulisan artikel ini adalah diketahui hubungan lama hospitaliasasi terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di RS. Desain penelitian ini adalah Cross-Sectional. Sampel sebanyak 58 pasien usia prasekolah (3-6 tahun) di ruang perawatan anak RS An-Nisa Tangerang. Variabel independen penelitian ini lama hospitalisasi dan variabel dependen adalah tingkat kecemasan. Instrumen yang digunakan adalah Depression Anxiety and Stress Scale (DASS). Analisis statistic yang digunakan adalah Spearman’s Rank. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah terdapat 58 responden mengalami lama hospitalisasi <3 hari dan tingkat kecemasan dengan nilai p=0,000 (uji spearman’s rank). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan lama hospitalisasi dengan tingkat kecemasan pada anak usia praskolah (3-6 tahun). Saran bagi tugas Kesehatan adalah diharapkan untuk meningkatkan pelayanan keperawatan kepada pasien sehingga rerata lama hospitalisasi anak dapat berkurang dari hasil yang selama ini didapatkan di Rumah Sakit.
Hubungan Mutu Pelayanan Keperawatan Dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Di Ruang ICU Nuryatul Hasanah; Muhammad Martono Diel; Inna Mukhaira
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.268

Abstract

Pelayanan Rumah Sakit saat ini sudah mulai berkembang, Rumah Sakit semakin memiliki kesadaran atas peningkatan pelayanan agar mutu dan kepuasan pasien dapat meningkat. Pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit harus berkualitas dan memenuhi lima dimensi mutu utama yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan keluarga pasien di ruang ICU Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif yang menggunakan desain analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 91 responden. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar berusia <30 tahun (57,1%), laki-laki (58,2%), Pendidikan menengah (56,0%) bekerja (68,2%) menikah (58,2%), mutu pelayanan keperawatan baik (75,8%) dan kepuasan keluarga kategori puas (72,5%). Ada hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan keluarga pasien di Ruang ICU Rumah Sakit Kanker Dharmais dengan uji korelasi Fisher's Exact Test dengan pvalue: 0,000 (α: <0,05). Diharapkan mendapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di unit agar kepuasan keluarga meningkat dengan cara memperhatikan demensi kepuasan.
Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia 11-12 Tahun Siti Nurhasanah; Nurry Ayuningtyas Kusumastuti
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.284

Abstract

Latar Belakang: usia 11 sampai 12 tahun termasuk dalam fase manajemen formal, yaitu anak mengalami kemampuan berpikir abstrak dan imajinatif. Fase tersebut termasuk dalam salah satu tahapan dalam perkembangan kognitif yang memiliki beberapa aspek seperti daya pikir, bahasa dan daya ingat. Perkembangan kognitif dapat dipengaruhi salah satunya dengan kecanduan bermain game online. 64,8% penduduk Indonesia menggunakan internet dengan 55% Pulau jawa dan 34,3% Provinsi Jawa Tengah. Tujuan: mengetahui hubungan kecanduan game online dengan perkembangan kognitif pada anak usia 11-12 tahun di SDN Kedaung Barat IV. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan survey kuantitatif dengan desain analitik cross-sectional. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner, dengan total sampel sebanyak 143 responden, dan menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik menggunakan uji spearman rank. Hasil Penelitian: pada analisis univariat didapatkan hasil mayoritas 90 responden (62,9 %) mengalami kecanduan game online sedang dan 94 responden (65,7 %) memiliki perkembangan kognitif yang dikategorikan sedang. Hasil uji spearman rank menunjukkan tidak ada hubungan antara kecanduan game online dengan perkembangan kognitif dengan hasi p-value = 0, 568 (>0,05). Kesimpulan: tidak ada hubungan kecanduan game online dengan perkembangan kognitif pada anak usia 11-12 tahun di SDN Kedaung Barat IV.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Akses Informasi Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seksual Remaja di SMAN 32 Kabupaten Tangerang Hermawati, Syiva Aulia; Bayu Imanuddin
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.287

Abstract

Latar Belakang: Siswa-siswi SMA dikategorikan ke dalam batasan usia antara 16 sampai 18 tahun dengan permasalahan yang cukup mengkhawatirkan. Sejalan dengan informasi yang telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia kasus orang dengan HIV pada tahun 2021 di dominasi oleh kaum remaja dengan kasus sebanyak 12.533 orang yang masih berusia 12 tahun ke bawah. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menguji lebih lanjut mengenai hubungan tingkat pengetahuan dan akses informasi kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di SMAN 32 Kabupaten Tangerang. Desain Penelitian: Desain yang digunakan dalam penelitian ini merupakan desain penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional. Teknik Sampel: Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 154 responden. Analisis Data: Hipotesis dalam penelitian ini dapat dibuktikan dengan cara membaca hasil uji hipotesis pada korelasi berganda dan uji koefisien korelasi. Hasil dan Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (79,2%) siswa-siswi memiliki tingkat pengetahuan buruk dan (64,9%) siswa-siswi memiliki akses informasi kesehatan reproduksi kurang. Dari hasil uji statistik di dapatkan hasil (p.value = 0,006≤0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan akses informasi kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja.
Penurunan Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Rumah Tangga dengan Jintan Hitam Bela Novita Amaris Susanto; Nindita Clourisa Amaris Susanto; Nadya Karlina Megananda; Ratna Setiyaningsih
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.295

Abstract

Kasus hipertensi menjadi perhatian sejak lama dan diperlukan adanya kepatuhan perawatan diri pada penderita sehingga terjadi peningkatan derajat kesehatan. Terapi komplementer dengan pemanfaatan tanaman herbal seperti jintan hitam bisa dijadikan sebagai alternatif pengobatan gabungan dengan pengobatan farmakologi sebagai upaya menurunkan tekanan darah. Namun, pada masyarakat minat dan pengetahuan terhadap penggunaan jintan hitam sebagai penurun tekanan darah masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kapsul jintan hitam terhadap penurunan tekanan darah pada ibu rumah tangga dengan hipertensi di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Sampel dipilih secara purposive sampling dan berjumlah 20 responden. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil uji analisis menunjukkan pegaruh pemberian kapsul jintan hitam terhadap penurunan tekanan darah (p value <0,001). Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh konsumsi kapsul jintan hitam terhadap penurunan tekanan darah pada ibu rumah tangga dengan hipertensi
Faktor Risiko Kejadian Dispepsia Pada Masyarakat Usia 15-64 Tahun Di Kelurahan Oesao Wilayah Kerja Puskesmas Oesao Ndun, Elistho Adrianus; Sigit Purnawan; Deviarbi Sakke Tira
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.299

Abstract

Dispepsia merupakan penyakit tidak menular yang terjadi disaluran pencernaan dengan kumpulan gejala seperti nyeri ulu hati atau rasa tidak nyaman dilambung, mual, muntah, kembung, perut terasa penuh. Hingga bulan juni 2022 kejadian dispepsia di kelurahan oesao mencapai 376 kasus dan lebih dominan terjadi pada kelompok usia produktif 15-64 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain case control. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian dispepsia pada masyarakat usia 15-64 tahun di Kelurahan Oesao, wilayah kerja Puskesmas Oesao. Penelitian ini dilakukan di kelurahan Oesao, Wilayah kerja Puskesmas Oesao dari bulan Mei-Juni 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 213 responden dengan perbandingan 1:2 dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian ada hubungan antara pola makan dengan kejadian dispepsia dengan nilai p.value < alpha (0,05). Ada hubungan antara konsumsi kopi dengan kejadian dispepsia dengan nilai p.value < alpha (0,05). Ada hubungan antara konsumsi alkohol dengann kejadian dispepsia dengan nilai p.value < alpha (0,05). Ada hubungan antara konsumsi makanan asam atau pedas dengan kejadian dispepsia dengan nilai p.value < alpha (0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah variabel pola konsumsi, konsumsi kopi, konsumsi alkohol, dan konsumsi makanan asam atau pedas memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dispepsia.
Gambaran Stres, Pola Makan Dan IMT Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Tahun 2023 Bata, Sesilia Alfonsa; Deviarbi S. Tira; Soleman Landi; Sigit Purnawan
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.300

Abstract

Mahasiswa merupakan individu yang bersekolah di perguruan tinggi dan berusaha menyelesaikan studi yang dipelajarinya. Kehidupan sosial yang dialami mahasiswa dan periode perkuliahan yang dijalani menyebabkan mahasiswa memiliki berbagai tuntutan akademik. Berdasarkan Riskesdas 2018, obesitas pada dewasa >18 tahun di indonesia prevalensi 21,8% terjadi peningkatan dari 2013 prevalensi 14,8%. Di Nusa Tenggara Timur obesitas pada dewasa >18 tahun menurut kategori IMT/U prevalensi pada 2013 6,2% terjadi peningkatan pada tahun 2018 prevalensi 10,3%. Sedangkan obesitas dewasa >18 tahun berdasarkan IMT/U di kota kupang pada tahun 2018 prevalensi 20,09%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran stres, pola makan dan indeks massa tubuh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 96 responden. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93 responden (96,9%) responden mengalami stres, 84 responden (87,5%) memiliki kategori jenis makanan kurang, 72 responden (75,0%) perempuan dan 17 responden (17,7%) laki-laki memiliki kategori jumlah porsi makan kurang, 92 responden (95,8%) memiliki frekuensi makan baik, 76 responden (79,2%) memiliki frekuensi makanan jajanan baik, dan 49 responden (51%) memiliki indeks massa tubuh normal. Diharapkan mahasiswa dapat mengolah stres dengan baik serta memperbaiki pola makan agar teratur dan memiliki indeks massa tubuh yang normal.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lanjut Usia (60-74 Tahun) Ledoh, Kristiana; Deviarbi S. Tira; Soleman Landi; Sigit Purnawan
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.301

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana meningkatnya darah sistolik berada diatas batas normal yaitu ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi masih menjadi suatu masalah kesehatan di Nusa Tenggara Timur dengan angka kasus yang masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Batake Kabupaten Kupang Tahun 2022. Jenis penelitian dalam penelitian ini ialah survei analitik, dengan rancangan penelitian case control. Jumlah sampel 144 orang yang dibagi menjadi 72 kelompok kasus dan 72 kelompok kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik (p-value = 0,000, OR = 3,968), merokok (p-value = 0,007, OR = 2,686 ), konsumsi alkohol (p-value = 0,019, OR = 2,563), dan konsumsi kopi (p-value = 0,040, OR = 2,173) dengan kejadian hipertensi pada lanjut usia (60-74 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Batakte Kabupaten Kupang tahun 2022. Kesimpulan, ada hubungan antara aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, dan konsumsi kopi dengan kejadian hipertensi pada lanjut usia (60-74 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Batakte Kabupaten Kupang tahun 2022.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Vulva Hygiene Pada Mahasiswi FKM Undana Kupang Laga, Putri Vira Novita; Afrona E. L. Takaeb; Helga J.N. Ndun
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.323

Abstract

Vulva hygiene merupakan tindakan atau perilaku menjaga dan membersihkan organ kewanitaan bagian luar (mons veneris yang terletak di depan simpisi pubis, labia mayora, labia minora, klitoris, uretra, vagina, perineum dan anus) agar terhindar dari infeksi. Faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku vulva hygiene antara lain, pengetahuan yang baik dan benar tentang cara merawat daerah kewanitaan, sikap dalam mencegah terjadinya penyakit akibat ISR, ketersediaan fasilitas sarana dan prasarana, keterpaparan informasi tentang vulva hygiene, serta kondisi sosial ekonomi yang menjadi faktor penguat dalam perilaku vulva hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku vulva hygiene pada mahasiswi FKM Undana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan rencana pengambilan data melalui pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel 169 orang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi- square menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan mahasiswi FKM Undana dengan perilaku vulva hygiene p-value=0,000 (< 0,05), hubungan sikap vulva hygiene dengan perilaku vulva hygiene p-value=0,000 (< 0,05), hubungan sumber informasi vulva hygiene dengan perilaku vulva hygiene p-value= 0,022 (<0,05), hubungan ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku vulva hygiene p-value= 0,014 (<0,05). Kesimpulan, terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, sumber informasi, dan ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku vulva hygiene