cover
Contact Name
Septy
Contact Email
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20869266     EISSN : 2654587X     DOI : 10.37048
Core Subject : Health,
Kesehatan Masyarakat dan lingkungan Pendidikan dan Promosi Kesehatan Manajemen Kesehatan Pencegahan Penyakit Kebidanan dan Perawatan Anak dan Maternitas Kesehatan dan Perilaku Sosial Gizi (Nutrisi Klinis dan Gizi Masyarakat) Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Komunitas, Gerontik, Jiwa
Articles 169 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Non Reguler Saifudin, Muhamad; Siti Robeatul Adawiyah; Inna Mukhaira
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.267

Abstract

Latar Belakang: Stres merupakan suatu kondisi yang timbul akibat adanya interkasi dengan lingkungan yang dapat menimbulkan efek bagi sistem tubuh manusia, psikologis dan sosial dari seseorang. Mahasiswa mengalami stres sebagai tuntutan kehidupan akademik yang harus dijalani, termasuk aktivitas diluar akademik diantaranya bersosialisasi dan menyesuaikan diri dengan teman, suku, budaya dan lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres akademik pada mahasiswa program studi S1 Keperawatan Non Reguler Angkatan 2021/2022 Universitas YATSI Madani. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 70 mahasiswa program studi S1 Keperawatan. Analisis yang digunakan Chi Square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan sebagian besar berusia >35 tahun (51,4%), berjenis kelamin perempuan (70,0%), status bekerja (98,6%), IPK ≥3 (74,3%), tinggal bersama keluarga (65,7%), motivasi baik (75,7%) dan stres akademik sedang (64.3%). Analisis Continuity Correction dan Fisher's Exact Test didapatkan adanya hubungan jenis kelamin (p-value: 0,011) dan motivasi (pvalue: 0,001) dengan stres akademik. Sedangkan usia, pekerjaan, IPK, status tempat tinggal tidak memiliki hubungan dengan stres akademik (pvalue: >0,05). Kesimpulan: ada hubungan jenis kelamin dan motivasi dengan stres akademik pada Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Non Reguler Angkatan 2021/2022 Universitas YATSI Madani. Saran: Diharapkan pelayanan keperawatan dapat memfasilitasi dalam upaya peningkatan motivasi mahasiswa dalam menjalankan pendidikan agar stres akademik dapat berkurang.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Septy Ariani; Siti Nurkholilah; Lastri Mei Winarni
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i1.274

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan masalah yang perlu mendapat penanganan khusus oleh karena prevalensinya yang masih tinggi. Nilai prevalensi ibu yang mengalami anemia sebanyak 35-75% dan mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Berdasarkan data hasil, penderita anemia berdasarkan pengelompokan umur didapatkan nilai tertinggi yaitu ibu hamil sebesar 84,6%, pada usia 25-34 tahun, sebesar 33,7%, pada usia 35-44 tahun, dan sebesar 33,6%, dan pada usia 45-54 tahun sebesar 24%. Penyebab terjadinya anemia saat masa kehamilan karena rendahnya kadar hemoglobin dalam tubuh. Faktor penyebab yang dapat berpengaruh pada kadar hemoglobin. Anemia pada ibu yang sedang hamil akan berdampak pada kesehatan yaitu dapat terjadi infeksi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Metode penelitian yang digunakan ialah menggunakan jenis penelitian dengan desain kualitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya ialah semua ibu hamil di Klinik Spesialis Syafyeni Curug Tangerang dari tanggal 15 - 28 November sebanyak 100 orang. Sumber data yang di ambil dari januari-oktober 2022. Instrumen penelitian yang digunakan ialah sumber data/lembar isian. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil dengan paritas mengalami anemia sebanyak 45 orang (45,0%), ibu hamil dengan tingkat pendidikan menengah mengalami anemia sebanyak 43 orang (43,0%), ibu hamil dengan status gizi/IMT mengalami anemia sebanyak 53 orang (53.0%) dan ibu hamil yang pekerjaan rendah mengalami anemia sebanyak 44 orang (44,0%) dengan p-value 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara paritas, tingkat pendidikan, status gizi/IMT dan Pekerjaan dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
Analisis Kunjungan Antenatal Care (ANC) Dengan Kejadian Komplikasi Persalinan Nurkhayati, Etty; Dewi Virma Septavia
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.275

Abstract

Penyebab utama kematian ibu dan bayi salah satunya adalah komplikasi persalinan, dimana mayoritas kematian tersebut seharusnya dapat dicegah dengan deteksi dini dan intervensi sejak masa kehamilan. Frekuensi pemeriksaan antenatal care (ANC) yang tidak teratur, membuat kelainan yang timbul dalam kehamilan tidak dapat terdeteksi sedini mungkin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kunjungan pemeriksaan kehamilan dengan kejadian kompliksi persalinan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan Case Control dengan jumlah sampel sebanyak 180 responden. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa kejadian kejadian komplikasi persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 sebesar 10,3% dan sebagian besar ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 melakukan kunjungan ANC secara lengkap (67,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kelengkapan kunjungan ANC dengan komplikasi persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 (p value = 0,005). Diharapka pihak puskesmas memberikan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, sehingga pengetahuan kesehatan ibu hamil menjadi lebih baik dan terjadi perubahan perilaku pemeriksaan kehamilan yang lebih baik.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tindakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Siswi SMK Kesehatan Atambua Magho Naga, Disa Clarita; Yuliana Radja Riwu; Helga J. N. Ndun
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.278

Abstract

ABSTRAK Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada siswi adalah salah satu metode deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan secara mandiri oleh perempuan. SADARI sangat penting untuk dilakukan karena 85% benjolan pada payudara dapat di temukan oleh penderita itu sendiri, namun masih banyak siswi yang belum memahami apa itu SADARI dan pentingnya melakukan tindakan SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan SADARI pada siswi SMK Kesehatan Atambua. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di SMK Kesehatan Atambua dengan sampel berjumlah 86 siswi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik dengan uji chi-square. Hasil uji statistisk menunjukan ada pengaruh antara pengetahuan (ρ-value= 0,000), sikap (ρ-value= 0,000), dan sumber informasi (ρ-value= 0,000) terhadap tindakan SADARI. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua variabel bebas dalam penelitian ini yang terdiri dari pengetahuan, sikap, dan sumber informasi memiliki pengaruh terhadap tindakan SADARI siswi SMK Kesehatan Atambua. Siswi perlu berperan aktif untuk memperoleh informasi tentang SADARI dan mampu melakukan tindakan SADARI secara rutin dengan langkah-langkah yang tepat. Dinas kesehatan Kabupaten Belu diharapkan dapat meningkatkan upaya promosi kesehatan lewat berbagai metode khususnya penyuluhan/sosialisasi tentang SADARI.
Hubungan Pengetahuan Tentang Menstruasi Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswa Kelas V Dan VI Risna Yuningsih; Sri Mujiyanti; Ijah
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.280

Abstract

Menstruasi merupakan proses peluruhan lapisan dalam atau endometrium yang mengandung pembuluh darah dari uterus melalui vagina. Kurangnya pengetahuan mengakibatkan remaja menganggap datangnya menarche adalah gejala datangnya suatu penyakit, sehingga menimbulkan kepanikan dan remaja juga menganggap bahwa mereka sangat kotor saat menstruasi pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi di SDN sujung 1 dan 2 Kecamatan Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswi perempuan kelas V dan VI di SD Negeri Sujung 1 dan 2 Kecamatan Tirtayasa berjumlah 74 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan dari 74 responden, didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (51,4%), kesiapan menarche responden lebih dari setengahnya responden dengan kategori tidak siap (68,9%). Hasil analisis bivariat meunjukan ada hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang menstruasi dengan kesiapan menarche (p=0,000). Saran untuk pihak sekolah dapat bekerja sama dengan Puskesmas di wilayahnya untuk melakukan penyuluhan pada siswi kelas 5 dan 6 tentang kesiapan menarche untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswi
Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Stres Kerja Pada Staff Stikes Yatsi Rina Puspita Sari; Ayu Pratiwi; Ria Setia Sari
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stress akibat kerja disebabkan oleh tekanan kerja, kurangnya dukungan manajerial, sertarisiko kekerasan dan bullying. Stress akibat kerja yang dialami oleh pekerja jika tidak segeradiatasi akan memberikan dampak baik bagi diri sendiri maupun perusahaan. Penelitian inibertujuan untuk menilai pengaruh relaksasi otot progresif dalam menurunkan stres kerja pada stafSTIKes Yatsi. Desain penelitian quasi eksperiment pre-post test without control group dengan 35sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon SignedRanks Test didapatkan nilai p-value 0,000 (p <0,05). Hal ini berarti terdapat pengaruh relaksasiotot progresif untuk menurunkan stres kerja. Rekomendasi penelitian bahwa relaksasi ototprogresif diterapkan pekerja selama proses kerja. dan menjadi evidence based practice bagiperawat kesehatan kerja dalam mengatasi stress kerja pada pekerja.
Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Sistolik Dewasa Di Kelurahan Sukatani Tangerang Afrioza, Selvy; Gea Clarissa Agustin
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.291

Abstract

Latar belakang : Tekanan darah tinggi merupakan penyakit kronis yang menjadi salah satu masalah utama di Indonesia dan prevalensinya semakin meningkat di Kabupaten Tangerang. Tekanan darah tinggi jika tidak segera diobati dapat menyebabkan stroke, infark miokard, gagal ginjal dan ensefalopati. Berdasarkan studi pendahuluan di Kelurahan Sukatani terdapat 50 dari 110 orang berusia 20 sampai 60 tahun memiliki tekanan darah ≥ 140 mmHg. Pengobatan yang mereka lakukan adalah farmakologis, dan 20 orang tidak mengkonsumsi obat. Salah satu terapi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah adalah teknik relaksasi otot progresif yang dilakukan dengan meregangkan otot untuk mencapai keadaan rileks. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap hipertensi sistolik pada usia dewasa di Kelurahan Sukatani Kabupaten Tangerang. Metode penelitian yang digunakan Pre-Experimental One Group Pre-Posttest dengan Total Sampling sebanyak 47 responden, uji normalitas dan analisis uji wilcoxon. Hasil : Tekanan darah menurun sebesar 1,34 mmHg dari 3,28 menjadi 1,94 setelah diberi perlakuan teknik relaksasi otot progresif, dan dengan hasil P Value adalah 0,001, ini berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah. Kesimpulan : Teknik relaksasi otot progresif dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada usia dewasa di Kelurahan Sukatani Kabupaten Tangerang. Kata kunci : Dewasa, Relaksasi Otot Progresif , Tekanan Darah. ABSTRACT Subject matter: High blood pressure is a chronic disease that is one of the main problems in Indonesia and its prevalence is increasing in Tangerang. High blood pressure if not treated immediately can cause stroke, myocardial infarction, kidney failure and encephalopathy. Based on a preliminary study in Sukatani Village, 50 out of 110 people aged 20 to 60 years had blood pressure ≥ 140 mmHg. Their treatment was pharmacological, and 20 people did not take medication. One of the non-pharmacological therapies to lower blood pressure is the progressive muscle relaxation technique which is done by stretching the muscles to achieve a relaxed state. The purpose of the study was to determine the effect of progressive muscle relaxation on systolic hypertension in adults in Sukatani Village, Tangerang.. The research method used Pre-Experimental One Group Pre-Posttest with Total Sampling of 47 respondents, normality test and wilcoxon test analysis. Results: Blood pressure decreased by 1.34 mmHg from 3.28 to 1.94 after being treated with progressive muscle relaxation, and with the results of PValue is 0.001, this means there is a significant effect on lowering blood pressure. Conclusion: Progressive muscle relaxation techniques can reduce systolic blood pressure in adults in Sukatani Village, Tangerang. Key word: Adults, Progressive Muscle Relaxation, Blood Pressure.
Pengaruh Hypnobirthing Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin (Systematic Literature Review) Febry Heldayasari; Yunri Merida; Fatya Nurul Hanifa
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.302

Abstract

Nyeri persalinan adalah nyeri kontraksi uterus yang dapat mengakibatkan peningkatan aktivitas sistem syaraf simpatis. Nyeri yang hebat pada persalinan dapat menyebabkan perubahan-perubahan fisiologi tubuh seperti; tekanan darah menjadi naik, denyut jantung meningkat, laju pernafasan meningkat, dan apabila tidak segera diatasi maka akan meningkatkan ras khawatir, tegang, takut dan stress. Salah satu pendekatan non farmakologi yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah terapi relaksasi hypnobirthing. Teknik ini dilakukan dengan cara hypnosis yakni perubahan status kesadaran saat konsentrasi individu terfokus dan distraksi minimal, hypnosis juga bisa digunakan untuk mengendalikan nyeri, bahwa hypnosis dapat mencegah stimulus nyeri dalam otak menembus pikiran sadar, teori tertentu menyebutkan bahwa hypnosis bekerja dengan mengaktifkan saraf dalam otak yang menyebabkan pelepasan zat seperti morfin alamiah yang disebut enkefalin dan endorphin. Stimulus hypnobirthing merangsang pituitary mengeluarkan Pro-Opiomelanocortin (POMC) Sehingga dapat meningkatkan sekresi beta endorphin Pengeluaran beta endorphin meningkatkan toleransi ibu terhadap nyeri (Idris, 2019). Metode penelitian ini adalah literature review dengan jenis systematic literature review. Study literature diperoleh dari jurnal internasional dan jurnal nasional. Systematik literature review atau bisa juga disebut tinjauan pustaka sistematis adalah metode literatur review yang mengidentifikasi, menilai, dan menginterpretasi seluruh termuan-temuan pada suatu topik penelitian, untuk menjawab pertanyaan penelitian (research question) yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin yang pada saat hamil diberikan terapi hypnobirthing dibandingkan dengan ibu bersalin yang pada saat hamil tidak diberikan terapi hypnobirthing.
Pengaruh Pemberian Edukasi Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Stunting Bima Suryantara; Yunri Merida; Siswanto Pabidang
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.309

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizidalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anakyakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.Kejadianstunting dapat menyumbangkan angka kesakitan dan kematian pada bayi, anak dan dapatjuga menghambat pertumbuhan perkembangan.Selama masa periode 1.000 Hari PertamaKehidupan (HPK), yaitu dari janin terbentuk hingga anak berusia 23 bulan. TujuanPenelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada hamil terhadap pengetahuanpengetahuan stunting.Metode Penelitian ini menggunakan quasy experimental one grouppretestposttest design. Populasi adalah ibu hamil. Sampel diambil 36 responden secaraaccidental sampling. Pemberian edukasi dengan metode audiovisual kurang lebih selama 1jam. Penilaian pretest dan posttest dengan instrument kuesioner. Uji analisis denganmenggunakan paired t-test. Hasil Pemberian edukasi dapat mempengaruhi tingkatpengetahuan ibu terutama pada pencegahan stunting Kesimpulan dengan adanyapemberian edukasi yang baik terjadinya peningkatan pengetahuan ibu hamil dalammencegah terjadinya stunting. Pemberian edukasi yang paling baik yaitu denganmemberikan penyuluhan didukung dengan materi yang singkat namun jelas, sehingga ibudengan mudah mencerna materi yang ada .
Studi Deskriptif Karakteristik Dukungan Suami Dalam Pemberian ASI Eksklusif gunarmi; Siti Maimunah; Eka Vicky Yulivantina
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.310

Abstract

Exclusive breastfeeding is an effort to prepare a healthy next generation from an early age. In providing breast milk, mothers need support from various parties, one of which is their husband. Social support is defined as a source of support obtained from other people, which can be from various sources, one of which is a partner or loved one. Husbands are one of the important people in a mother's life. The aim of this research is to determine the characteristics of husbands in providing exclusive breastfeeding to breastfeeding mothers in Kepuharjo, Cangkringan. This research is a quantitative descriptive study with a cross sectional approach. The research results show that the majority of the frequency distribution of husbands' informative support is in the good category, namely 52.3%. The majority of the frequency distribution of husbands' emotional support is in the good category, namely 55.8%. The frequency distribution of the majority of husbands' instrumental support is in a balanced category between good and poor, namely 50%. The majority of husbands' appraisal support frequency distribution is in the good category, namely 54.7%.

Page 11 of 17 | Total Record : 169