cover
Contact Name
Armanto Makmun
Contact Email
armanto.makmun@umi.ac.id
Phone
+6281312119884
Journal Mail Official
fmj@umi.ac.id
Editorial Address
Jln. Urip Sumoharjo KM.05, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Fakumi Medical Journal
ISSN : -     EISSN : 28089146     DOI : https://doi.org/10.33096/fmj.v4i1
Core Subject : Health, Science,
FAKUMI MEDICAL JOURNAL is a peer-reviewed, open-access journal that publishes original research articles, review articles, and interesting case reports. FAKUMI MEDICAL JOURNAL work in the field of health in a broad sense such as public health, nursing, midwifery, medicine, pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, health analysis, health information systems, medical records and so on.
Articles 326 Documents
LITERATURE REVIEW: Hubungan Diabetes Mellitus Gestasional Dengan Kelahiran Prematur Yayan Yustika Saifullah; Masita Fujiko; Sigit Dwi Pramono; Indah Lestari; M. Hamsah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i2.50

Abstract

Kelahiran prematur memiliki angka mortalitas dan morbiditas neonatal yang sangat tinggi di Indonesia karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. Kelahiran prematur disebabkan proses multifaktorial, salah satunya adalah diabetes gestasional. Beberapa penelitian telah melaporkan hal ini, sehingga perlu dibuat suatu literature review untuk merangkum hasil penelitian-penelitian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan diabetes mellitus gestasional dengan kelahiran prematur dengan menggunakan metode literature review dengan desain narrative review menggunakan 13 laporan penelitian yang diperoleh dari berbagai database jurnal nasional dan internasional. Literatur yang digunakan telah dipublikasikan dalam rentang waktu 2014-2020 dan dapat diakses secara penuh. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu terdapat prevalensi persalinan prematur pada perempuan hamil yang mengalami diabetes mellitus gestasional adalah 7,0-10,7%. Terdapat hubungan antara diabetes mellitus gestasional dengan persalinan prematur. Perempuan hamil yang mengalami diabetes mellitus gestasional akan memiliki risiko 1,3 sampai dengan 3,48 kali lipat lebih tinggi untuk mengalami persalinan prematur daripada perempuan hamil yang tidak mengalami diabetes gestasional, dapat disimputkan bahwa terdapat hubungan antara diabetes mellitus gestasional dengan persalinan prematur. Diabetes mellitus gestasional dikaitkan dengan peningkatan risiko kejadian persalinan prematur.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Batang Pohon Bidara Laut Strychnos ligustrina Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Mufthiar Muhtar; A. Tenri Sanna; Eny Arlini Wello; M. Hamsah; Rachmat Faisal Syamsu
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i1.51

Abstract

Masalah utama yang terkait dengan Staphylococcus aureus adalah tingkat perolehan resistensi yang luar biasa terhadap berbagai kelas antibiotik, yang mempersulit pengobatan. Infeksi akibat strain S. aureus yang resisten terhadap methicillin (Metichilin Resistance Staphylococcus Aureus) dikaitkan dengan angka kematian yang lebih tinggi daripada infeksi yang disebabkan oleh strain yang rentan terhadap methicillin. Oleh karena itu, sangat penting dalam menilai tindakan pencegahan yang ada dan merencanakan profilaksis yang sesuai untuk mengontrol infeksi. Untuk mengetahui pengaruh ekstrak batang pohon bidara laut (Strychnos ligustrina) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian yang dilakukan adalah Literature Review dengan desain Narrative Review. Berupa studi post experimental dari jurnal nasional, jurnal internasional, sitasi fakultas kedokteran umi, clinical key, textbook, dan proceding book yang berhubungan dengan bidara laut dan bakteri Staphylococcus aureus. Uji aktivitas antibakteri batang pohon bidara laut Strychnos ligustrina terhadap bakteri Staphylococcus aureus dari 4 jurnal yang terkait didapatkan bahwa batang bidara laut mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan menggunakan pelarut metanol dan terdapat bagian lain yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri seperti bagian daun, ranting, kulit batang, batang dengan menggunakan pelarut non-polar (hexane) dan polar (etil asetat dan metanol). Ekstrak batang Strychnos ligustrina yang dilarutkan dengan metanol terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri kategori sedang. Sedangkan, metode ekstrak yang lain yaitu dengan pemberian infusa menunjukkan hasil resisten.
Hubungan Personal Hygiene Dengan Angka Kejadian Pediculosis Di Pesantren Ummul Mukminin Makassar Aqilla Nadya Zalsabila; Santriani Hadi; Ilma Khaerina Amaliyah; Sri Vitayani; Lisa Yuniati
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i1.52

Abstract

Personal hygiene merupakan perilaku perawatan diri individu mempertahankan kesehatannya, oleh karena itupersonal hygiene termasuk ke dalam tindakan pencegahan primer yang spesifik. Personal hygiene menjadi aspekyang penting menjaga kesehatan individu karena personal hygiene yang baik akan meminimalkan masuknya mikroorganisme yang ada di mana - mana dan pada akhirnya mencegah seseorang terkena penyakit baik penyakitkulit, penyakit infeksi, penyakit mulut dan penyakit saluran cerna atau bahkan dapat menghilangkan fungsi bagiantubuh tertentu, seperti halnya infeksi Pediculosis capitis pada rambut kepala. Penelitian yang dilakukan adalahpenelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian ini keadaan personal hygieneyang dimiliki oleh para santri puteri Madrasah Tsanawiyah Pesantren Ummul Mukminin Makassar, termasukdalam kategori sama. Dimana didapatkan personal hygiene yang baik sebesar 50%, dan 50% sisanya berada dikategori personal hygiene yang buruk. Selain itu pada angka kejadian pediculosis capitis dari santriwati MadrasahTsanawiyah Pesantren Ummul Mukminin Makassar, termasuk dalam kategori positif terjangkit pediculosis capitis.Dimana responden santriwati sebanyak 57% positif pediculosis capitis dan memiliki tanda-tanda akan terjangkit,sedangkan sisanya sebanyak 43% berada dalam kategori negatif atau tidak terjangkit dan tidak memiliki ciri-ciripediculosis capitis.
Hubungan Keikutsertaan Mahasiswa Pada Kelompok Belajar dengan IPK Semester Dua Di FK UMI Angkatan 2017 dan 2018 Siti Hazrah; Nesyana Nurmadillah; Dwi Anggita; Zulfiyah Surdam; Rasfayanah; St. Wahida Jalil; Israeny Nur; Andi Tenrigangka
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i1.53

Abstract

Dalam sistem pembelajaran di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia yang menggunakan sistem blok, mahasiswa dituntut untuk dapat lebih banyak belajar secara mandiri karena setiap blok hanya ditempuh dalam waktu paling lama 7 minggu. Padatnya kegiatan proses pembelajaran dengan waktu yang singkat, mahasiswa harus mampu memaksimalkan waktu belajar untuk memperoleh hasil belajar yang baik. Salah satu caranya yaitu memahami tentang strategi atau metode belajar yang dimiliki mahasiswa. Salah satu metode pembelajaran yang sering digunakan oleh mahasiswa kedokteran yaitu kelompok belajar. Kelompok belajar adalah metode belajar yang menerapkan kerja sama antara anggota dalam kelompok kecil yang terdiri dari dua orang atau lebih dalam satu kelompok sehingga mereka dapat belajar dalam satu tim untuk mecapai tujuan dan untuk menyelesaikan sebuah masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keikutsertaan mahasiswa pada kelompok belajar dengan indeks prestasi kumulatif semester dua di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2017 dan 2018. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 369 orang yang terdiri atas 146 orang angkatan 2017 dan 223 orang untuk angkatan 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kelompok belajar dengan IPK semester dua (p = 0,147). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tidak terdapat hubungan antara keikutsertaan mahasiswa pada kelompok belajar dengan indeks prestasi kumulatif semester dua Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2017 dan 2018.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Salam (Syzgium polyanthum) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Rizkiana Husnia; Sri Vitayani; Nurul Fadhilah Ali Polanunu; Yani Sodiqah; Dahlia
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i1.54

Abstract

Manfaat daun salam telah dibuktikan oleh penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan hasilnya daun salam memiliki zat-zat yang berguna untuk dunia kesehatan, terutama sebagai antibakteri. Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri patogen penting yang berkaitan dengan virulensi toksin, patogen Healthcare-Associated Infection (HAI), dan ketahanan terhadap antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji efektivitas ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum Wight) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini literature review dengan metode Narrative Review. Hasil penelitian ini didapatkan rerata diameter zona hambat pertumbuhan Staphylococcus aureus pada masing-masing rebusan daun salam (Syzygium polyanthum) konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% berturut-turut sebesar 7 mm, 8,4 mm, 9,6 mm, 10,5 mm, dan 11,5 mm yang dimana diameter yang dihasilkan meningkat sebanding dengan peningkatan jumlah ekstrak yang diberikan. MIC (Minimum Inhibitory Concentrate) dari ekstrak daun salam terhadap bakteri Staphylococcus aureus yaitu 0,63 mg/ML sedangkan MBC (Minimun Bactericidal Concentrate) dari ekstrak daun salam terhadap bakteri Staphylococcus aureus yaitu 1,25 mg/mL.kesimpulan penelitian ini, Ekstrak daun salam memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Meningkatnya Zona hambat yang dihasilkan sebanding dengan peningkatan konsentrasi dari ekstrak daun salam yang diberikan.
Uji Efektivitas Ekstrak Rumput Laut (Gracilaria sp.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Muh. Rifky Mapallawa; Zulfiyah Surdam; Rezky Pratiwi L; Yani Sodiqah; Yusriani Mangarengi
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i1.55

Abstract

Staphylococcus aureus adalah patogen komensal manusia dan hewan. Kira-kira 30% dari manusia populasi tersebut berkoloni dengan Staphylococcus aureus terutama pada kulit, hidung dan selaput lendir. Staphylococcus aureus dikaitkan dengan folikulitis, pneumonia, endokarditis, infeksi tulang dan sendi. Peningkatan mikroorganisme patogen yang resisten terhadap sebagian besar antibiotik mendesak dan perlu mengeksplorasi obat-obatan alami dengan senyawa bioaktif dan efek samping yang kecil. rumput laut dikenal kaya akan polisakarida, karotenoid, serat makanan, mineral, vitamin dan makromolekul lain seperti protein, karbohidrat, lipid, asam lemak esensial, asam amino esensial dan nonesensial dan polifenol. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak rumput laut (Gracilaria sp.) dapat menghambat pertumbuhan dari bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini merupakan Literature Review dengan metode Narrative Review. Diketahui bahwa mengekstrak rumput laut dengan menggunakan ethyl-acetat dengan konsentrasi 0.51% masuk dalam kategori sensitf, dengan menggunakan methanol 70% dengan konsentrasi 500 μg/ml masuk dalam kategori intermediet. Dengan menggunakan etanol dengan konsentrasi 100%, 50%, 25% masuk dalam kategori resiten dan menggunkan kloroform dengan konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12.5%, 6.25% masuk dalam kategori resisten. Menggunakan aquades sebagai pelarut dengan konsentrasi 60% masuk dalam kategori resisten. Dengan menggunakan ethyl-acetat sebagai pelarut dalam mengekstrak Gracilaria sp. didapatkan hasil sensitif.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Mpasi Terhadap Resiko Stunting Pada Balita Di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Siti Alzavira Chairunnisa; Asrini Safitri; Rachmat Faisal Syamsu; M. Hamsah; Anna Sari Dewi
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i1.56

Abstract

Masalah gizi khususnya balita stunting dapat menghambat proses tumbuh kembang balita. Balita pendek memilikidampak negatif yang akan berlangsung dalam kehidupan selanjutnya. Stunting adalah masalah gizi kronis yangdisebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuaidengan kebutuhan gizi. Stunting sangat erat kaitannya dengan kebutuhan zat gizi pada masa pertumbuhan sepertienergi, protein, dan mikronutrien. Salah satu permasalahan dalam pemberian makanan pada bayi adalahterhentinya pemberian ASI dan pemberian MPASI yang tidak cukup. Pemberian MPASI yang cukup dalam halkualitas dan kuantitas penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang bertambah pesatpada periode ini. Bertambah umur bayi bertambah pula kebutuhan gizinya, oleh sebab itu pada usia 6 bulan keatasbayi membutuhkan tambahan gizi lain yang berasal dari MPASI.
Pengaruh Minyak Zaitun (Extra Virgin Olive Oil) & Minyak Ikan (Omega-3) Terhadap Kadar Malondialdehyde Pada Tikus Putih Galur Wistar Hiperglikemik Muhammad Sofhyan Fajrin; Aryanti Bamahry; Nevi Sulvita Karsa; Syamsu Rijal; Zulfitriani Murfat; Hasan; Happy Laurentz
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i1.58

Abstract

Hiperglikemia adalah kondisi akibat kadar glukosa dalam darah melebihi kadar normal. Hiperglikemia dapat memicu terjadinya resistensi insulin dan menjadi tahap awal serta penanda terjadinya diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak zaitun dan minyak ikan terhadap kadar malondialdehid pada tikus putih Galur wistar hiperglikemik Penelitian ini merupakan jenis penelitian true experimental menggunakan rancangan post test only with control group design dengan menggunakan hewan coba. Hewan coba yang digunakan adalah tikus putih galur wistar (Ratusnorvegicus). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minyak zaitun (Extra virgin Olive Oil) dan minyak ikan (Omega-3) terhadap kadar malondialdehyde pada tikus putih galur wistar (Ratusnorvegicus) Hiperglikemik. Berdasarkan hasil analisis One Way Anova didapatkan nilai signifikan p = 0,000 atau p < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan ini signifikan pada masing – masing kelompok. Dapat dilihat perbedaan sebelum dan setelah dilakukan intervensi pada hari ke 15 pada kontrol negatif yaitu 0,49, minyak zaitun yaitu 1,92, minyak ikan 1,13 dan kombinasi minyak zaitun dan minyak ikan yaitu 2,15. Dapat kita lihat selisih perbedaan yang paling besar atau signifikan terjadi pada kelompok kombinasi minyak zaitun dan minyak ikan. Dari 24 ekor tikus putih galur wistar yang telah diteliti bahwa minyak zaitun dan minyak ikan berpengaruh dalam menurunkan kadar malondialdehid setelah perlakuan selama 14 hari.
Gambaran Faktor-Faktor Mempengaruhi Pasien Appendisitis Terhadap Pemeriksaan USG di RS. Ibnu Sina Tahun 2016-2018 Hetty Mariati; Sri Julyani; Rasfayanah; Rahmawati; Rachmat Faisal Syamsu; Ardiyanto; Halimah Sa'diyah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i1.59

Abstract

Angka kejadian appendisitis cukup tinggi di Indonesia merupakan penyakit urutan keempat. Penegakan diagnosis Appendisitis tidaklah mudah, seringkali ditemukan kesalahan diagnosis, oleh karnanya diperlukan pemeriksaan penunjang berupa USG.Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi hasil pemeriksaan USG ialah jenis kelamin, usia, keluhan utama, serta kadar leukosit pasien appendisitis. Untuk mengetahui gambaran faktor faktor yang mempengaruhi pasien appendisitis terhadap pemeriksaan USG di RS. Ibnu Sina Makassar periode 2016- Juni 2018. Dari 37 sampel, jumlah pasien laki-laki Appendisitis yang dalam penegakan diagnosanya menggunakan USG berjumlah 19 perempuan adalah 18 %. Pasien yang memiliki keluhan nyeri pada epigastrium sejumlah 3 dan jumlah pasien yang memiliki keluhan utama nyeri perut kanan bawah sejumlah 34. Pasien yang memiliki kadar leukosit ≤10.000 sejumlah 8 dan, yang memiliki kadar leukosit >10.000 sejumlah 29 dengan presentasi. Pasien dengan kelompok umur 0 s/d 11 tahun adalah 4 dengan presentase 10.8%, pasien dengan kelompok umur 12 s/d 25 tahun adalah 17, jumlah pasien dengan kelompok umur >45 tahun adalah 7. Gambaran karakteristik USG pada pasien appendisitis berdasarkan jenis kelamin bahwa frekuensi jenis kelamin perempuan 19 orang dan laki laki 18 orang. Pada faktor umur, kelompok umur tertinggi pada usia 18-25 tahun. Pada faktor keluhan utama, nyeri perut kanan bawah lebih dominan. Pada kadar leukosit, kadar leukosit yang meningkat lebih dominan.
Frekuensi Pemeriksaan Ultrasonografi (USG) pada Pasien Antenatal Care (ANC) Jumarti Ika Wulandari MZ; Erlin Syahril; Irmayanti; Rachmat Faisal Syamsu; Prema Hapsari; Ana Meliyana; Yusuf Kidingallo
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 1 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v1i3.60

Abstract

Antenatal Care (ANC) merupakan salah satu faktor penunjang untuk menurunkan angka kematian ibu. Antenatal Care (ANC) yang baik dan sedini mungkin akan mencegah angka kematian ibu dan bayi serta dapat meningkatkan kualitas ibu hamil. Angka kematian dan komplikasi dalam kehamilan dapat dikurangi dengan ANC secara teratur yang bermanfaat untuk memonitor kesehatan ibu hamil dan bayinya. Penggunaan USG dalam dunia kesehatan dikenal juga dengan istilah sonografi obstetri, dilakukan pada kehamilan yang bertujuan untuk mengetahui anatomi janin. Pemeriksaan anatomi janin merupakan bagian dari standar pemeriksaan ultrasonografi obstetri yang dilakukan untuk mengidentifikasi organ internal utama janin. Penelitian ini menggunakan penelitian Literature Review dengan desain Narrative Review. Dari Penelitian ini di dapatkan Pemeriksaan ultrasonografi dirasa masih terlalu mahal untuk penduduk dengan perekonomian menengah ke bawah. Didapatkan ibu yang sudah mempunyai pengalaman mengalami kehamilan lebih cenderung untuk tidak melakukan kunjungan antenatal, karena mereka berpandangan bahwa perawatan antenatal tidak penting atau karena adanya halangan terhadap akses seperti tidak ada yang merawat anak atau transportasi

Page 5 of 33 | Total Record : 326