cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG ALAT KONTRASEPSI DENGAN KEPUTUSAN IBU DALAM PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADA IBU POST PARTUM DI RUANG 7 RSU DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA Enok Nurliawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.33

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih ditemukan ibu-ibu post partum yang belum bisa memutuskan untukpenggunaan alat kontrasepsi dengan alasan bingun atau tidak tahu alat kontrasepsi yang cocok untuk dirinya.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi dengan keputusan ibu dalam  penggunaan alat kontrasepsi pada ibu post partum di ruang 7 RSU dr. Soekardjo Tasikmalaya. Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectinal. Jumlah sampel sebesar 98 ibu post partum dengan tehnik pengambilan sampel secara purposive sample. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang alat kontraspsi  dengan keputusan ibu dalam penggunaan alat kontrasepsi. Ibu post partum yang menjadi responden yang tingkat pengetahuan kurang mempunyai kecenderungan untuk memutuskan penggunaan alat kontrasepsi sebesar 0.019 kali lebih besar dibandingkan dengan ibu yang tingkat pengetahuannya baik (p-value=0.001).  Ibu post partum yang menjadi responden yang tingkat pengetahuan sedang mempunyai kecenderungan untuk memutuskan pegguanaan alat kontrasepsi sebesar  0.069  kali lebih besar dibandingkan dengan ibu yang tingkat pengetahuannya baik  (p-value=0.012). Kata kunci: Pengetahuan, Alat Kontrasepsi, Keputusan, Ibu post partum
PENINGKATAN KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI DENGAN PEMBERIAN INFORMASI OBAT Keni Idacahyati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.228

Abstract

Penyakit Hipertensi merupakan faktor risiko utama dalam penyakit kardiovaskular dan merupakanmasalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh dunia. Prevalensi hipertensi di Indonesiamencapai 25,8 % pada tahun 2013. Rendahnya kepatuhan pasien terhadap pengobatan hipertensi dankurangnya pemahaman mengenai instruksi pengobatan merupakan permasalahan utama dalampengobatan hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian informasi obat dengankepatuhan pengobatan dan Pengendalian tekanan darah. Penelitian ini menggunakan eksperimental predan post test pada 25 pasien prolanis hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik secara signifikan p= 0,00.Perubahan signifikan secara statistika p=0,002 pada pasien prolanis setelah pemberian informasi obat.Dari hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian informasi obat efektif untuk memperbaikikepatuhan dan perubahan tekanan darah sitolik dan diastolik.
EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN KECOMBRANG (Etlingera elatior) SEBAGAI ANTIOVIPOSISI NYAMUK Aedes aegypti Dewi Peti Virgianti; Shofi Masfufah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.117

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior) merupakan salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai biopeptisida. Kecombrang mengandung senyawa flavonoid dan saponin. Selain itu, kecombrang juga mengandung polifenol dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak daun kecombrang sebagai antioviposisi nyamuk Aedes aegypti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Digunakan 75 ekor nyamuk Aedes aegypti betina yang telah kenyang darah (blood feed). Konsentrasi ekstrak daun kecombrang (Etlingera elatior) yang digunakan yaitu 15%, 20%, 25%, dan 30% dengan tiga kali pengulangan perlakukan. Masing-masing perlakuan digunakan 25 ekor nyamuk. Pengamatan dilakukan setiap hari selama tiga hari setelah perlakuan dengan menghitung jumlah telur yang ada. Sehingga diperoleh hasil rata-rata persentase telur yang diletakkan nyamuk Aedes aegypti pada ekstrak daun kecombrang adalah 19,6% pada konsentrasi 15%; 3,6% pada konsentrasi 20%; 2,3% pada konsentrasi 25%; dan 1,6% pada konsentrasi 30%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak daun kecombrang (Etlingera elatior) dengan konsentrasi lebih dari 15% efektif sebagai antioviposisi nyamuk Aedes aegypti. Kata kunci : Etlingera elatior, Aedes aegypti, antioviposisi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SWAMEDIKASI TERHADAP POLA PENGGUNAAN OBAT MASYARAKAT DI DUSUN SANAN PLERET BANTUL Astuti, Febriana; Apriyani, Herlinan Dwi; Capritasari, Rafiastiana; Azzahra, Faza; Yusuf, Anna Lesmanasari
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i1.1303

Abstract

Mengobati diri sendiri dengan obat tanpa resep yang tepat dan rasional dikenal dengan istilah swamedikasi (Pratiwi et al., 2018). Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022 masyarakat Indonesia melakukan swamedikasi sebesar 84,34%. Dari 84,34% masyarakat indonesia presentase masyarakat yang melakukan swamedikasi, 82,55% diantaranya masyarakat yogyakarta (BPS,2022). Hasil studi pendahuluan di Dusun Sanan menunjukkan bahwa keterbatasan informasi dan tingkat pendidikan masyarakat yang rendah. Hal ini dapat menyebabkan masyarakat rentan terhadap informasi komersial tentang obat, yang dapat menyebabkan pengobatan yang tidak rasional jika tidak diberikan informasi yang benar. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan tentang swamedikasi dan pola penggunaan obat masyarakat di Dusun Sanan, Kelurahan Bawuran, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul. Penelitian korelasional    dengan    pendekatan    cross sectional ini, menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 277 responden diminta untuk mengisi kuisioner, dan uji korelasi Rank Spearman digunakan untuk menganalisis data. Secara keseluruhan, hasil analisis deskriptif variabel menunjukkan bahwa pengetahuan tentang swamedikasi dan pola penggunaan obat adalah baik. Hasil frekuensi swamedikasi, tempat pembelian, jarak lokasi, harga obat, efek samping, dan sumber informasi memiliki hubungan dengan pengetahuan karena nilai signifikansi < 0,05. Sedangkan untuk nama obat, bentuk obat, dan keluhan ringan tidak memiliki hubungan dengan pengetahuan karena nilai signfikansi > 0,05.
EFEKTIVITAS KACANG HIJAU DAN BUAH NAGA DALAM MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN DAN SATURASI OKSIGEN PADA REMAJA Meti Sulastri; Iis Sopiah Suryani; Lina Marlina
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v21i1.686

Abstract

GAMBARAN IMPLEMENTASI RUMAH TUNGGU KELAHIRAN DI KABUPATEN SEMARANG Treesia Sujana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.397

Abstract

Rumah tunggu kelahiran adalah rumah tunggu sementara bagi ibu hamil resiko tinggi. Rumah tunggu kelahiran di Kabupaten Semarang sudah ada sejak tahun 2016. Penelitian ini  menggunakan metode secara kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran implementasi program  rumah tunggu kelahiran di Kabupaten Semarang. Analisa data yang dapatkan bahwa rumah tunggu kelahiran di Kabupaten Semarang yaitu a) Teridentifikasi Alur Teknis Rumah Tunggu Kelahiran. b) Target utama dari Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) adalah Ibu Hamil Resiko Tinggi. c) rumah tunggu kelahiran teridentifikasi mempermudah akses bagi ibu hamil risiko tinggi yang bertujuan menurunkan angka kematian ibu d) strategi lingkungan kondusif dan penciptaan alur komunikasi bagi ibu/target rumah tunggu kelahiran maupun tenaga kesehatan. Implementasi dari rumah tunggu kelahiran di Kabupaten Semarang sudah baik karena tahun depan akan dibangun lagi dua rumah tunggu kelahiran. Kata kunci : gambaran implementasi, rumah tunggu kelahiran
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPATUHAN PENDERITA HIPERTENSI DALAM PERAWATAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA Anih Kurnia
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.177

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan kronik di masyarakat.Berdasarkan prediksi WHO pada tahun 2025 prevalensi hipertensi diseluruh dunia pada orang dewasa mencapai 29,2%. Tujuan penelitian ini adalah Mendapatkan gambaran tentang faktor yang mempengaruhi kepatuhan penderita hipertensi dalam perawatan hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya.Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah sampel 67 responden. Analisis yang digunakan menggunakan Chi-Square.Hasil menunjukkan bahwa Berdasarkan analisis univariat bahwa kepatuhan dan ketidakpatuhan penderita dalam perawatan hipertensi memiliki proporsi kurang patuh lebih besar yaitu 83,8%. Berdasarkan lama menderitap =0,034 dan pendidikan kesehatan p = 0,011 ada hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan penderita dalam perawatan hipertensip< 0,05.Pengelola Pelayanan Kesehatan memfasilitasi kebutuhan penderita untuk melakukan kontrol dan perawatan secara rutin dengan menggunakan pendekatan secara holistik, mengoptimalkan peran tenaga kesehatan yang ada di puskesmas untuk lebih banyak melakukan home Upaya memandirikan penderita yang menderita hipertensi dan keluarga
INTERVENSI PENCEGAHAN BUNUH DIRI PADA REMAJA: LITERATURE REVIEW Hendrawati Hendrawati; Iceu Amira; Indra Maulana; Sukma Senjaya
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v23i2.1084

Abstract

Bunuh diri diartikan sebagai tindakan secara sengaja untuk mengakhiri kehidupannya sendiri. Bunuh diri dapat terjadi di setiap rentang usia dan menjadi yang menyebabkan kematian  kedua terbesar,  pada anak usia 15-29 tahun secara global pada tahun 2019. Tragedi bunuh diri dapat memengaruhi dan berefek jangka panjang pada orang-orang yang ditinggalkan serta berimbas kepada keluarga, komunitas, dan seluruh negara. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengetahui intervensi yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan bunuh diri pada remaja. analisis literatur yang digunakan  adalah Scoping review, pencarian artikel penelitian menggunakan tiga database google scholar,Pubmed dan EBSCO dari  tahun 2015-2020 ,dengan perolehan 189 artikel sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Setelah dilakukan screening judul, abstrak dan kriteria inklusi dipilih 7 artikel yang sesuai. Ke tujuh artikel diambil dengan rincian 4 artikel berbahasa Inggris dan 3 artikel berbahasa indonesia. Artikel tersebut berasal dari berbagai database, 4 artikel dari google scholar, 2 artikel dari Pubmed dan 1 artikel dari EBSCO Dalam artikel tersebut ditemukan 7 intervensi yang dapat dilakukan pada remaja dengan resiko bunuh diri yaitu MFHA, Teen Mental Health First Aid, Pelatihan Rise and Shine, program SPIRIT, program training non-mental health professional, terapi suportif dan program SAFETY . Intervensi yang dapat dilakukan untuk mencegah bunuh diri pada remaja, antara lain Mental Health First Aid, pelatihan teen Mental Health First Aid, Program SPIRIT (Suicide Prevention and Implementation Research Initiative), Rise and Shine sebagai bentuk psikoedukasi, pelatihan non-mental health professionals, terapi suportif dan program SAFETY. Penelitian ini sebagai masukan bagi institusi –institusi baik  pendidikan ataupun non  kependidikan  dalam mencegah terjadinya bunuhdiri. 
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS IMBANAGARA KABUPATEN CIAMIS Ujang Enas
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v20i1.562

Abstract

AKTIVITAS ANALGETIKA INFUSA DAUN ALPUKAT (Persea americana) PADA MENCIT Tita Nofianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v12i1.64

Abstract

Pengujian aktivitas analgetika infusa daun alpukat dilakukan dengan melihat writhing reflex (geliat) setelah pemberian asam asetat secara intraperitonial kepada mencit jantan. Analisis dilakukan dengan cara membandingkan jumlah geliat setelah pemberian infusa daun alpukat dengan kontrol negatif (PGA 0,5%) dan kontrol positif (Asetosal). Efek writhing reflex (geliat) dihitung setelah 30 menit pemberian asam asetat, respon writhing reflex diamati dengan selang waktu 5 menit selama 30 menit. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa dosis uji III yang diberi infusa daun alpukat dosis 0.026 gram/20 gram bb mencit mempunyai nilai efektivitas analgetika lebih besar dibandingkan dengan dosis uji I yang diberi infusa daun alpukat dosis 0,0065 gram/ 20 gram bb mencit, dan dosis uji II yang diberi infusa daun alpukat dosis 0,013 gram/ 20 gram bb mencit.