cover
Contact Name
Muhammad Abror Rosyidin
Contact Email
jurnalmillatuna@unhasy.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmillatuna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya 55 Tebuireng Tromol Pos IX Jombang Jatim
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Millatuna: Jurnal Studi Islam
ISSN : 30464986     EISSN : 30464986     DOI : https://doi.org/10.33752/mjsi
Millatuna: Jurnal Studi Islam adalah publikasi multi-disiplin yang didedikasikan untuk studi ilmiah semua aspek berkaitan dengan Islam dan dunia Islam. Perhatian khusus diberikan pada karya-karya yang berhubungan dengan pendidikan Islam, Hukum Islam, Manajemen pendidikan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dserta pertanyaan-pertanyaan etis yang berkaitan dengan penelitian ilmiah bernuansa studi Islam. Jurnal ini berupaya menempatkan Islam dan tradisi Islam sebagai fokus utama penyelidikan akademis dan mendorong pertimbangan komprehensif dari berbagai aspeknya; menyediakan forum kajian Islam dan masyarakat Muslim dalam konteks global; mendorong kajian interdisipliner dunia Islam yang bersifat lintasnasional dan komparatif; untuk mendorong penyebaran, pertukaran dan diskusi temuan penelitian; dan mendorong interaksi antar akademisi dari berbagai tradisi pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 192 Documents
Pendidikan Akhlak Dari Novel Hati Suhita Oleh Khilma Anis Dan Kaitannya Pada Pendidikan Islam Masa Kini Nabilah Rosidah Junaidi; Burhanuddin Ridlwan
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6719

Abstract

Dalam mata pelajaran moral, manusia sebagai makhluk beretika memiliki kewajiban untuk melaksanakan dan mempertahankan moral yang tepat dan menghindari serta meninggalkan moral yang buruk. lembaga pendidikan memasukkan pelatihan etika sebagai bagian dari Pendidikan agama Islam (PAI) Pendidikan moral tidak cukup hanya menerapkan teori saja, melainkan memerlukan contoh dan praktiknya. Oleh karena itu, ada kesan bahwa saat ini diperlukan adanya media yang menunjang proses pembelajaran moral siswa. Novel adalah salah satu jenis prosa yang diceritakan melalui cerita. Walaupun merupakan novel fiksi, namun mampu menggugah minat pembacanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pendidikan moral yang terdapat dalam novel Hati Suhita oleh Khilma Anis dan bagaimana kaitannya dengan pendidikan agama Islam modern. Peneliti menggabungkan metode dari studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip moral dalam novel tersebut meliputi berdoa, berinfak, bersabar, mengendalikan amarah, bersikap jujur, bekerja keras, dan berakhlak kepada orang tua dan masyarakat. Para peneliti juga menemukan bahwa novel Hati Suhita, sebuah novel yang memiliki banyak gagasan mulia dan alur cerita yang menarik yang bertujuan untuk menggerakkan pembaca, memiliki potensi untuk menjadi media alternatif untuk pendidikan moral. Selain itu, prinsip-prinsip moral dalam novel ini selaras dengan konten moral PAI yang mengacu pada KMA. Oleh karena itu, buku ini dianggap relevan dengan pengajaran agama Islam saat ini.
Fenomena FoMO di Media Sosial Mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari Karimatul Isriqomah; Robi’ah Machtumah Malayati
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Fenomena FoMO yang ada di media sosial mahasiswa universitas hasyim asy'ari. Metode  penelitian  yang digunakan  adalah  pendekatan  kualitatif dengan jenis data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara,  dan  dokumentasi, serta  data  sekunder  dari  berbagai sumber seperti  buku,  artikel jurnal, dan  literatur  terkait. Subjek penelitian ini  yaitu mahasiswa aktif universitas hasyim asy'ari yang berasal dari prodi yang berbeda beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penelitian ini  menemukan adanya FoMO di Media Sosial mahasiswa Universitas Hasyim Asy'ari, ditemukan adanya kecemasan akan tertinggal sebuah informasi yang sedang menjadi pembicaraan publik di media sosial, keinginan untuk mengikuti tren di media sosial bahkan rela  untuk  mengeluarkan uang lebih hanya untuk mencoba   tren   yang   ada   di   media   sosial   dan  menggunakan handphone hanya untuk mengakses media sosial lebih dari 3 jam dalam sehari, mereka juga merasa lebih leluasa untuk berekspresi di media sosial daripada di kehidupan nyata. Penelitian ini juga menemukan bagaimana Self  determination mahasiwa Universitas Hasyim  Asy'ari  yang  mengalami  FoMO  di  Media Sosial, mereka memandang kehidupan orang lain tampak lebih baik dan lebih bahagia dibandingkan dengan kehidupan mereka sendiri., sehingga mereka memberikan standart kebahagiaan mereka dengan melihat kebahagiaan orang lain.
Etika Penggunaan Media Digital Pada Mahasiswa Fakultas Agam Islam Universitas Hasyim Asy’ari Shofi Yuli Setiani; Anwari
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6749

Abstract

Media digital adalah media yang transitif dalam format digital dan dapat terdeteksi  oleh mesin, media digital juga memiliki macam salah satunya video conference yang digunakan sebagai alat interaksi dalam perkuliahan daring pada Fakultas Agama Islam Universitas Hasyim Asy’ari seperti zoom meting dan google meet. Melalui studi ini akan menjawab (1) bagaimana proses perkuliahan daring melalui media digital pada mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Hasyim Asy’ari (2) bagaimana etika mahasiswa dalam penggunaan media digital di Fakultas Agama Islam Universitas Hasyim Asy’ari. Untuk menjawab kedua permasalahan tersebut, peneliti menggunakan pedekatan kualitatif deskriptif dengan menerapkan teori deontology dengan menerapkan etika seperti responsif, menyalakan kamera, perhatikan dan ikuti perkuliahan sampai akhir, menon atau mengaktifkan audio, berpakaian rapih, menggunakan nama sesuai id mahasiswa, tidak melakukan plagiarism dan komunikasi dengan dosen.
Integrasi Kurikulum Al-Qur’an dan Mata Pelajaran Biologi Dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keagamaan Di Sekolah Menengah Atas Al-Muhajirin Purwakarta Adiba Salwa; Sholihul Anshori
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6752

Abstract

Penelitian dengan judul Integrasi Kurikulum Al-Qur’an dan Mata Pelajaran Biologi Dalam Meningkatkatkan Nilai-nilai Keagamaan di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ini memiliki tujuan untuk menginterpretasikan kurikulum Al-Quran dan mata Pelajaran Biologi yang berintegrasi dalam meningkatkan nilai-nilai keagamaan. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus dan model penelitian lapangan. Data yang digunakan yaitu Integrasi kurikulum Al-Qur’an dan mata pelajaran biologi serta nilai-nilai keagamaan peserta didik di SMA Al-Muhajirin Purwakarta. Sumber data yang digunakan peneliti untuk penelitian ini adalah warga sekolah, dokumentasi, dan catatan-catatan penting lainnya. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analis data dilakukan dengan reduksi data (meringkas hal-hal yang penting) dan penyajian data. Peneliti melakukan penelitian ini dengan mengidentifikasi, mengintroduksi, mengkategori, menggambarkan, dan menginterpretasikan Integrasi Kurikulum Al-Qur’an dan Mata Pelajaran Biologi Dalam Meningkatkatkan Nilai-nilai Keagamaan di SMA Al-Muhajirin Purwakarta. Hasil penelitian membuktikan bahwa mata Pelajaran biologi dalam menggunakan kurikulum Al-Qur’an meningkatkan nilai-nilai keagamaan di SMA Al-Muhajirin Purwakarta.
Eksplorasi Media Audio Visual Guru PAI Dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Jombang Alfa Alfi Adhumala; Aida Arini
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6758

Abstract

Keberadaan media dalam kegiatan pembelajaran cukup penting karena sebagai perantara guru berkomunikasi dengan siswanya, namun pelaksanaannya harus konsisten dengan bahan ajar agar penyampaiannya dapat berjalan maksimal. Adanya perkembangan teknologi dapat mempengaruhi guru PAI dalam melakukan eksplorasi media audio visual pada pembelajaran PAI yang dianggap sebagai inovasi pendidikan. Penelitian ini memiliki 3 tujuan yang berkaitan dengan fokus penelitian, yaitu 1) Mendeskripsikan pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Jombang 2) Menjelaskan eksplorasi media audio visual dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Jombang 3) Mendeskripsikan dinamika interaksi guru PAI dan siswa dalam penggunaan media audio visual pada pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Jombang. Peneliti menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang datanya diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Jombang berjalan lancar, nilai siswa bagus dan program keagamaan yang beragam dapat berjalan secara konsisten 2) Eksplorasi media audio visual dalam pembelajaran PAI terkendala fasilitas pembelajaran, perlu pengembangan visualisasi materi, dan penyesuaian karakter belajar siswa 3) Dinamika interaksi guru PAI dan siswa dalam penggunaan media audio visual memiliki nilai positif yakni dapat menjadi evaluasi pembelajaran PAI dan hubungan antar guru PAI dengan siswa dapat terjalin baik yang didukung kompetensi guru tersebut.
Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Perspektif Al-Qur’an Surah Al-Hujurat Ayat 9-13 Aldi Huseini Milyanto; Burhanuddin Ridlwan
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami esensi nilai-nilai pendidikan multikultural dari perspektif Al-Qur'an, khususnya Surah Al-Hujurat ayat 9-13, kemudian merangkum esensi nilai-nilai dalam Al-Qur'an untuk menggali makna mendalam tentang keragaman, toleransi, dan kerjasama antarindividu dan kelompok dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah maudlu’i dengan pendekatan kualitatif, memungkinkan analisis mendalam terhadap konteks dan implikasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam Al-Qur'an. Surah Al-Hujurat ayat 9-13 dipilih karena memberikan landasan kuat bagi prinsip inklusivitas, penghormatan terhadap perbedaan, dan pentingnya kerjasama dalam masyarakat harmonis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an menawarkan pandangan inklusif tentang keberagaman manusia dan nilai-nilai yang harus ditanamkan dalam pendidikan. Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang aplikasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam konteks pendidikan Islam, termasuk pengembangan kurikulum inklusif, metode pembelajaran berbasis keberagaman, serta pembentukan sikap dan keterampilan interkultural peserta didik agar menjadi agen perubahan positif. Selain itu penelitian menetapkan dua fokus penelitian, meliputi bagaimana konsep Al-Qur’an surah Al-Hujurat ayat 9-13? dan Apa saja nilai-nilai pendidikan multikultural yang terkandung dalam Al-Qur'an Surah Al-Hujurat ayat 9-13?. Penelitian ini berkontribusi signifikan pada pemahaman pentingnya nilai-nilai pendidikan multikultural dalam Islam dan memberikan panduan praktis bagi pendidikan yang berorientasi pada inklusivitas dan kedamaian sesuai ajaran Al-Qur'an.
Peran Dosen PAI Dalam Menanamkan Nila-nilai Pendidikan Karakter Mahasiswa Generasi Z di Universitas PGRI Jombang Zendy Candra; Jumari
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6808

Abstract

Pendidikan Karakter merupakan penanaman nilai-nilai karakter dalam pembentukan kepribadian seseorang untuk menjadi lebih baik. Pasalnya di dalam lingkungan kampus masih banyak mahasiswa yang kurang displin, tidak jujur saat mengerjakan tugas, sering berangkat terlambat, kurangnya rasa peka. Melihat fenomena tersebut, maka sangat penting adanya pendidikan karakter ditengah-tengah pesatnya perkembangan jaman. Dalam perguruan tinggi, erat kaitanya juga dengan peran dari seorang Dosen yang tidak hanya mentransferkan ilmu pengetahuan saja tetapi juga harus mampu menanamkan nilai pendidikan karakter kepada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Universitas PGRI Jombang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan model Milles dan Huberman yang menyatakan ada tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Dosen PAI di Universitas PGRI Jombang sudah berperan sesuai dengan peran pendidik tidak hanya sebagai pengajar saja tetapi juga sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan evaluator. Dosen PAI juga memiliki cara sendiri untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter kepada mahasiswa, seperti memberikan motivasi, menceritakan peristiwa yang terjadi, membiasakan mahasiswa untuk selalu berdoa, dan memberikan arahan jika ada mahasiswa yang kurang disiplin. (2) faktor pendukung dalam penanaman nilai pendidikan karakter seperti dalam diri mahasiswa sendiri yang bersemangat dalam belajar, fasilitas yang memadai, dan lingkungan yang mendukung. Selain itu juga ada faktor penghambatnya yaitu rasa malas dalam diri mahasiswa, kurangnya minat belajar, terlalu sibuk mengikuti kegiatan diluar perkuliahan, fasilitas yang kurang, dan lingkungan yang kurang kondusif serta waktu yang sangat singkat.
Motif Pernikahan Dini Dalam Keharmonisan Rumah Tangga (Studi Kasus Desa. Panongan Kec. Panongan Kab. Tangerang) MuhamadTaufik Hidayat
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6834

Abstract

Fenomena pernikahan dini memang bukanlah fenomena yang baru di masyarakat.Undang-undang No. 16 Tahun 2019 perubahan atas Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang pernikahan, disana diatur tentang batas minimum umur menikah yaitu 19 tahun untuk laki-laki dan 19 tahun untuk perempuan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis dan menganalisis motif pernikahan dini dan pengaruh motif pernikahan dini dalam keharmonisan rumah tangga.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan normatif empiris. Penulis dalam mendapatkan data menggunakan tiga teknik pengambilan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penulis menggunakan teknik analisis data berupa penafsiran-penafsiran objektif.Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa motif pernikahan di bawah umur di Desa. Panongan Kec. Panongan Kab. Tangerang, mereka menikah karna faktor ekonomi dan pendidikan, orang tua, kemauan sendiri dan pergaulan bebas. Pasangan pernikahan dini di Desa. Panongan menjalani rumah tangga yang harmonis, meskipun perselisihan kerap terjadi akan tetapi mereka selalu berusaha memperbaiki agar rumah tangga kembali harmonis. Dan motif pernikahan dini berpengaruh pada ekonomi dan pendidikan menjadikan rumah tangga yang tadinya harmonis menjadi kurang harmonis, karena bukan hal yang mudah untuk membentuk keluarga yang harmonis karena memerlukan kedewasaan dalam berfikir dan bertindak setiap kali ada permasalahan yang muncul baik karna ekonomi, masalah internal maupun ekternal.
Strategi Dakwah MWC NU Melalui Lembaga BMT NU Jombang Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Ilmun Nurhidayat; Muhammad Slamet
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.6935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah MWC NU melalui lembaga BMT dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. Penelitian ini berfokus pada dua aspek utama. Pertama, menganalisis rencana dakwah MWC NU yang dilaksanakan melalui lembaga BMT untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. Lebih lanjut, tulisan ini mengupas tentang upaya BMT dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ngusikan yang terletak di Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik ini berupaya menjelaskan data yang dikumpulkan dari lapangan dengan mengkaji fenomena sosial yang terjadi. Proses pengumpulan data meliputi melakukan wawancara, melakukan observasi, dan mengumpulkan dokumentasi. Proses analisis data meliputi langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur triangulasi sumber data meningkatkan validitas data dengan memastikan kebenaran dan keandalan hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang efektif antara MWC NU Ngusikan dan BMT NU Jombang cabang Ngusikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. Integrasi antara teori Interaksionisme Simbolik dan teori struktural fungsionalisme menjadi landasan utama dalam strategi pemberdayaan masyarakat. Langkah-langkah yang diambil menunjukkan keberhasilan dalam menciptakan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat, memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah tersebut.
Manajemen Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru di MI Hidayatul Hikmah Kec. Ngoro Kab. Mojokerto Nurul Hidayah; Maulana Nur Kholis
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 04 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i4.7128

Abstract

Peneliti menetapkan tujuan penulisannya sebagai berikut: 1) Mendeskripsikan Manajemen Kepala Madrasah Dalam meningkatkan Kinerja guru di MI Hidayatul Hikmah Kec. Ngoro Kab Mojokerto. 2) Menganalisis Implikasi Manajemen Kepala Madrasah Dalam meningkatkan Kinerja Guru pada MI Hidayatul Hikmah Kec. Ngoro Kab Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Data yang disajikan dalam laporan penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber termasuk foto, catatan lapangan, hasil wawancara, dokumentasi, catatan, dan dokumen resmi lainnya. Metode ini menggunakan desain penelitian studi kasus, yang difokuskan pada pemilihan dan pemahaman fenomena tertentu. Dengan menggunakan metode kualitatif, peneliti dapat mempelajari permasalahan secara holistik tanpa terkendala oleh variabel atau asumsi tertentu. Memang benar bahwa para peneliti terlibat langsung dalam topik ini di lingkungan mereka. Hasil Penelitian dalam penelitian ini yakni: Manajemen Kepala Madrasah di MI Hidayatul Hikmah Kec. Ngoro terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengorganisasian. pendukung penunjang kinerja guru karena adanya kemampuan yang dimiliki guru dan motivasi dalam diri sendiri untuk mengembangkan dan meningkatkan kinerja yang dimiliki. Kemampuan dan motivasi yang dimiliki guru dapat memberikan peningkatan kepada guru untuk mengembangkan keterampilan terhadap perkembangan kinerja guru. Faktor penghambat dalam meningkatkan kinerja guru meliputi: (1) sedikitnya guru honor yang belum sertifikasi; (2) Manajemen waktu para guru dan staf yang belum optimal antara tugas-tugas di Madrasah dan tugas-tugas lainnya di rumah dan di masyarakat; (3) Rendahnya kerja sama sesama guru terhadap keterampilan.