cover
Contact Name
Muhammad Abror Rosyidin
Contact Email
jurnalmillatuna@unhasy.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmillatuna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya 55 Tebuireng Tromol Pos IX Jombang Jatim
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Millatuna: Jurnal Studi Islam
ISSN : 30464986     EISSN : 30464986     DOI : https://doi.org/10.33752/mjsi
Millatuna: Jurnal Studi Islam adalah publikasi multi-disiplin yang didedikasikan untuk studi ilmiah semua aspek berkaitan dengan Islam dan dunia Islam. Perhatian khusus diberikan pada karya-karya yang berhubungan dengan pendidikan Islam, Hukum Islam, Manajemen pendidikan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dserta pertanyaan-pertanyaan etis yang berkaitan dengan penelitian ilmiah bernuansa studi Islam. Jurnal ini berupaya menempatkan Islam dan tradisi Islam sebagai fokus utama penyelidikan akademis dan mendorong pertimbangan komprehensif dari berbagai aspeknya; menyediakan forum kajian Islam dan masyarakat Muslim dalam konteks global; mendorong kajian interdisipliner dunia Islam yang bersifat lintasnasional dan komparatif; untuk mendorong penyebaran, pertukaran dan diskusi temuan penelitian; dan mendorong interaksi antar akademisi dari berbagai tradisi pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 192 Documents
Implementasi Pasal 115 Kompilasi Hukum Islam Perceraian Hanya Dapat Dilakukan Di Depan Sidang Pengadilan Agama (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Kabupaten Madiun) Muhammad Jalaluddin Ahmad; Abdullah Afif
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6485

Abstract

Fakta yang terjadi saat ini, banyak pasangan yang bercerai di Pengadilan Agama Madiun karena istri ditalak suaminya di rumah. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi ketentuan KHI pasal 115 BAB XVI dan untuk menjelaskan dampaknya terhadap seorang wanita yang ditalak sebelum ada putusan hakim yang berkekuatan hukum. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Madiun tidak mengakui adanya suami istri pisah di luar persidangan, karena para hakim menaati peraturan yang berlaku. Sedangkan dampaknya bagi wanita yaitu sesuai dengan pasal 153 ayat 4 KHI bahwa penaksiran mulai masa iddah diawali saat ditetapkan oleh Pengadilan Agama yang kekuatan hukumnya kuat dan tetap.
Implementasi Manajemen Kesiswaan Dalam Peningkatan Prestasi Siswa Di MTs Negeri 3 Jombang Dewi Nurus Sho Imah; Asep Kurniawan
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6504

Abstract

Peran dari adanya pengaturan kesiswaan dalam meningkatkan prestasi siswa sangatlah penting, karena manajemen kesiswaan merupakan pengaturan kepada segala aktivitas yang dilakukan para siswa di madrasah. Dengan begitu, dampak dari adanya pengelolaan manajemen kesiswaan yang baik di suatu madrasah tentu akan memperoleh hasil yang baik juga, terutama dalam hal prestasi siswa. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini mempunyai tiga tujuan. Tujuan penelitian adalah 1). Deskripsi Manajemen Kesiswaan di MTs Negeri 3 Jombang. 2). Deskripsi Prestasi Siswa di MTs Negeri 3 Jombang. 3). Deskripsi Implementasi Manajemen Kesiswaan dalam Peningkatan Prestasi Siswa di MTs Negeri 3 Jombang.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi lapangan dan catatan. Informan penelitian ini adalah kepala madrasah, ketua bidang kesiswaan, sekertaris bidang kesiswaan serta beberapa siswa yang berprestasi di MTs Negeri 3 Jombang ini. Adapun  data yang dikumpulkan selama observasi dan wawancara dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwasannya: proses implementasi manajemen kesiswaan dalam peningkatan prestasi siswa di MTs Negeri 3 Jombang sudah berjalan sesuai dengan teori yang ada dimulai dari adanya perencanan yang dilakukan madrasah yakni adanya rapat kerja tahunan dan rapat kerja madrasah. Pengorganisasian dilaksanakan dengan adanya pembentukan tim khusus bagian manajemen kesiswaan tersendiri yang juga terdapat ketua penanggung jawab yang biasa disebut dengan waka bidang kesiswaan yang juga menaungi segala aspek terkait pengelolaan manajemen siswa di madrasah.
Transaksi Jual Beli Pulsa Menggunakan Aplikasi Online My XL Perspektif Hukum Bisnis Islam Nur Azizah, Putri; Fitria, Norma
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6506

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat transaksi jual beli pulsa menggunakan aplikasi My XL online melalui kacamata hukum bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual. Metode yang diambil disini adalah yuridis normatif. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan pengumpulan data kepustakaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metodologi induktif dan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, : 1) Praktek Transaksi Jual Beli Pulsa Dengan Aplikasi MY XL Online. 2) Hukum Bisnis Islam Tentang Transaksi Jual Beli Pulsa  Dengan Aplikasi Online My XL, Dari hasil penelitian diperoleh bahwa praktik jual beli pulsa menggunakan aplikasi online My XL  memudahkan dalam pembelian pulsa, jika terjadi keterlambatan pulsa maka dapat menghubungi customer service. Menurut Hukum Bisnis Islam bahwa jual beli pulsa menggunakan aplikasi online My XL dinyatakan sah dan diperbolehkan, karena terpenuhinya rukun dan syarat jual beli serta tidak bertentangan dengan Hukum Bisnis Islam.
Implementasi Manajemen Bimbingan Konseling Behavior Dalam Peningkatan Disiplin Belajar Pada Siswa Di Smp A. Wahid Hasyim Tebuireng Jombang Rasminih; Nur 'Azah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6514

Abstract

Manajemen dalam konteks bimbingan konseling merupakan suatu pendekatan yang penting untuk mengatur, mengorganisasi, dan mengelola layanan konseling yang efektif dalam berbagai Lembaga pendidikan dan pelayanan sosial. Tujuan penelitian adalah 1) perencanaan manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan didiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng, 2) pelaksanaan manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan didiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng, 3) evaluasi manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan didiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng, 4) faktor pendukung dan penghambat manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan didiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif pendekatan deskriptif studi kasus. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: Perencanaan manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan disiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng Jombang, yaitu pembuatan program kerja, rencana RPL, dokumen data kegiatan layanan bimbingan konseling siswa. Pelaksanaan manajemen bimbingan konseling behavior, yaitu sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang dialami oleh siswa. Evaluasi manajemen bimbingan konseling perilaku adalah upaya untuk menilai seberapa efektifnya program layanan bimbingan dan konseling yang telah diimplementasikan. Ini dilakukan dengan mengidentifikasi standar atau kriteria keberhasilan yang digunakan untuk mengukur pencapaian hasil dari program tersebut. Faktor pendukung dan penghambat manajemen bimbingan konseling behavior, yaitu Adanya rasa semangat siswa, pemberian materi oleh guru, dukungan dari seluruh pihak sekolah. faktor penghambatnya adalah dalam penyusunan program yang sesuai, untuk menangani permasalahan siswa dengan kondisi siswa yang berbeda beda.
Implementasi Program Literasi Keislaman Dalam Meningkatkan Sikap Berpikir Kritis Siswa Di MTs Madrasatul Quran Tebuireng Jombang Viola Takhta Alfin Nurron; Ridwan, Burhanuddin Ridwan
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6515

Abstract

Program literasi keislaman adalah literasi kemampuan yang mengakses, memahami, dan menggunakan informasi dengan bijak melalui aktivitas seperti membaca, menulis, berbicara dan menyimak. Literasi keislaman di MTs Madrasatul quran tersebut siswa mencari sebuah informasi keislaman didalam pondok pesantren yang bertujuan melahirkan siswa yang gemar membaca dan menulis dan mampu menjadikan siswa yang aktif dan terampil dengan begitu mampu meningkatkan siswa yang berpikir kritis terhadap siswa. Peneliti menetapkan 3 fokus penelitian : 1). Bagaimana program literasi keislaman yang ada di MTs Madrasatul Quran Tebuireng Jombang, 2). Bagaimana meningkatkan sikap berpikir kritis siswa di MTs Madrasatul Quran Tebuireng Jombang, 3). Bagaimana implementasi program literasi keislaman dalam meningkatkan sikap berpikir kritis siswa di MTs Madrasatul Quran Tebuireng Jombang. Bersamaan dengan judul penelitian, peneliti menerapkan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Dengan begitu peneliti pengumpulan datanya menggunakan observasi secara langsung dilapangan, wawancara dengan narasumber, dan dokumentasi sebagai bukti pendukung keabsahan data. Peneliti mendapatkan hasil penelitian, adapun: 1). Pembelajaran literasi dikelas VII dilakukan 1 kali dalam 1 minggu pada waktu kamis dengan durasi waktu pembelajaran 2 jam pelajaran tersebut diisi teori dan praktik program literasi keislaman. 2). Pembelajaran literasi dapat meningkatkan sikap berpikir kritis seperti mampu menganalisis, dapat meningkatkan daya ingat dan daya fokus terhadap siswa, 3). Program literasi keislaman suatu kegiatan yang dapat meningkatkn minat baca dan tulis sehingga hal itu memacu meningkatkannya sikap berpikir kritis pada siswa.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Menangkal Faham Radikalisme Di MASS Jombang Tebuireng Muhammad Yaqi Dynal Maula; Nur 'Azah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6525

Abstract

Radikalisme merupakan sebuah paham dan gerakan yang sampai saat ini masih menjadi tantangan berat bagi masyarakat Indonesia termasuk umat Islam. Lembaga Pendidikan Nasional memiliki peran dalam mengembangkan dan membentuk kepribadian. Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Tebuireng menjadi salah satu lembaga yang mengedepankan penanaman nilai anti radikalisme. Kepala sekolah sebagai supervisor pada lembaga pendidikan menjadi garda terdepan dalam merencanakan strategi guna menanggulangi paham radikalisme. Adapun tujuan Pada penelitian ini 1) mengatahui strategi kepala sekolah MASS Tebuireng dalam menangkal faham radikalisme, 2) mengetahui dampak strategi kepala sekolah dalam menangkal faham radikalisme di MASS Tebuireng, 3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meenangkal faham radikalisme. Metode yantg di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. kualitatif deskriptif merupakan suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data memalui observasi. Analisi data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data mengunakan triangulasi sumber, triangulasi waktu dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini adalah Strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam menangkal faham radikalisme di MASS Tebuireng Jombang yaitu dengan menambah beberapa muatan lokal yang berkenaan dengan nilai pluralisme, lalu memfokuskan pada kegiatan positif dan pengembangan bimbingan dan konseling yang bersekala Hal ini memiliki dampak yang positif yang sangt signifikan dalam menangkal faham radikalisme. Faktor pendukung dalam strategi ini adalah adanya keselarasan pemikiran antara pendidik dan tenaga kependidikan.
Penerapan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kedisiplinan Melalui Program Bimbingan dan Konseling di SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Izzatul Ma'rifah; Syamsuddin
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6530

Abstract

Penerapan nilai-nilai PAI menanamkan akidah, ibadah, dan akhlak. Disiplin bagian penting dari kehidupan seperti aturan tentang memanfaatkan waktu dengan baik. Guru bimbingan dan konseling telah menanamkan disiplin kepada siswa serta memiliki pendekatan sesuai untuk mengatasi masalah kedisiplinan siswa. Fokus penelitian; 1). Bagaimana penerapan nilai- nilai PAI  dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMK Sultan Agung 1 Tebuireng, 2). Bagaimana penerapan nilai- nilai PAI dalam  meningkatkan kedisiplinan siswa melalui program bimbingan dan konseling di SMK Sultan Agung 1 Tebuireng, 3). Apa saja faktor pendukungdan penghambat penerapan nilai- nilai PAI dalam meningktkan kedisiplinan siswa melalui program bimbingana dan konseiling di SMK Sultan Agung1 Tebuireng. Penelitian ini jenisnya adalah studi kasus, penelitian ini menggunakan pendekatan sebuah kualitatif, adapun pengumpulan data dengan observasi atau pengamatan, bertanya atau wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitiannya; 1). SMK Sultan Agung 1 Tebuireng menerapkan nilai-nilai PAI untuk meningkatkan kedisiplinan siswa dengan melewati berbagai tata tertib dan kegiatan keagamaan. Nilai Akidah; pemahaman tentang keyakinan dalam agama Islam. Nilai Ibadah; Siswa melaksanakan sholat berjama’ah dan praktik keagamaan lainnya. Nilai Akhlak; Penerapan tawadhu yang baik atau rasa hormat kepada yang lebih tua. 2). Nilai kedisiplinan; a). Disiplin Waktu, siswa tiba ke sekolah sesuai aturan sekolah, mengerjakan tugas tepat waktu. b). Disiplin Perbuatan, menerapkan aturan dan sanksi untuk memastikan kedisiplinan. Nilai bimbingan dan konseling meliputi; a). Bersikap Terbuka, Siswa merasa diperhatikan membuat mereka lebih menerima bimbingan dari guru bimbingan dan konseling. b). Humanistik, interaksi personal dengan siswa untuk memahami masalah mereka serta pemberian solusi. 3). Faktor pendukung dan penghambat tergantung latar belakang siswa, karena tingkat kedisiplinannya bermacam.
Internalisasi Nilai- Nilai PAI dalam Pembentukan Sikap Sosial Melalui Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) di MAN 4 Jombang Maharani Budiarti; Iva Inayatul Ilahiyah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6534

Abstract

Di era modern ini, masih banyak siswa yang kurang memiliki rasa empati terhadap sesama manusia. Nilai akidah, nilai ibadah, dan nilai akhlak dari pendidikan Islam bisa bisa menjadi landasan dalam membentuk sikap sosial siswa. MAN 4 Jombang merupakan sekolah menengah atas berbasis keagamaan yang memberikan pengajaran melalui ekstrakurikuler salah satunya yaitu PMR. Fokus pada penelitian ini adalah:1) Bagaimana internalisasi nilai-nilai PAI dalam pembentukan sikap sosial di MAN 4 Jombang? 2) Bagaimana internalisasi nilai-nilai PAI dalam pembentukan sikap sosial siswa melalui program ekstrakurikuler palang merah remaja PMR di MAN 4 Jombang? 3) Apa faktor pendukung dan penghambat internalisasi nilai-nilai PAI dalam pembentukan sikap sosial siswa melalui program ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus, adapaun pendekatannya adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil pada penelitian sebagai berikut: 1) Proses internalisasi nilai- nilai PAI dalam pembentukan sikap sosial di MAN 4 Jombang dilakukan dengan cara keteladanan dan pembiasaan pada kegiatan sehari-hari di sekolah. Nilai-nilai yang di internalisasikan berupa: nilai akidah, nilai ibadah, dan nilai akhlak. 2) Sikap sosial yang bisa ditumbuhkan melalui kegiatan ekstrakurikuler PMR di MAN 4 Jombang ini diantaranya sikap kerja sama, sikap solidaritas, dan juga sikap tenggang rasa. 3) Pada proses internalisasi nilai- nilai pendidikan agama Islam terdapat faktor yang menjadi pendukung dan juga penghambat dalam pembentukan sikap sosial siswa MAN 4 Jombang. Adapun faktor pendukungnya yaitu: pendidik, siswa, dan dukungan dari madrasah. Dan faktor penghambatnya yaitu: waktu dan jadwal yang saling bertabrakan.
Implementasi Wifiq Sebagai Media Dakwah Pada Santri Pondok Pesantren Al Muhsinin Ahmad Mujahidin; Muhammad As'ad
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6549

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Wifiq sebagai sarana media dakwah pada santri Pondok Pesantren Al-Muhsinin. Melalui pendekatan kualitatif dengan fokus pada aspek spiritual, penelitian ini mengungkap peran Wifiq dalam mendekatkan diri kepada Allah melalui simbol-simbol, huruf, angka, nukilan al-qur’an, hadist maupun doa-doa tertentu. Dengan memilih Pondok Pesantren Al-Muhsinin Cukir, Diwek, Jombang, sebagai objek penelitian. Penelitian ini menyoroti bagaimana Wifiq dipahami sebagai ilmu yang tidak hanya spiritual, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan ilmu-ilmu kuno dan pemahaman keagamaan yang memang dikombinasi dengan ilmu Wifiq, Rajah, Azimat atau Haikal. Meskipun kontroversial, Wifiq tetap dianggap sebagai bagian dari warisan ulama dengan nilai-nilai yang dapat meningkatkan wawasan dan kejiwaan spiritual. Penelitian ini menunjukkan kompleksitas dan kedalaman ilmu Wifiq dalam konteks kehidupan keagamaan dan keilmuan Islam, serta implikasinya dalam praktik dakwah dan identitas pesantren.
A Efek Culture Shock pada Komunikasi Mahasiswa Non Pesantren prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang Muflihatun; Muhammad As'ad
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6550

Abstract

Culture shock dikatakan sebagai kondisi seseorang yang mengalami perasaan terkejut, bingung, kadang cemas yang dirasakan seseorang ketika baru berada dalam lingkungan atau budaya yang berbeda. Gegar budaya dapat diatasi bila seseorang mampu beradaptasi dan meyesuaikan diri dengan budaya tempat individu tersebut berada, sehingga terjalin komunikasi yang efektif dan lancar, perasaan lebih nyaman, serta permasalahan ketegangan akibat perbedaan budaya dapat terselesaikan. Fenomena ini terjadi dari adanya mahasiswa non pesantren yang tidak memiliki pengetahuan terkait dengan keagamaan atau yang tidak pernah mengalami belajar di pesantren menjadikan  kurang percaya diri dalam belajar di Universitas Hasyim Asy’ari yang berbasis pesantren. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1.) Apa efek dari pengaruh culture shock pada mahasiswa non pesantren di Univesitas Hasyim Asy’ari? 2.) Bagaimana pengalaman culture shock mempengaruhi adaptasi sosial dan akademik mahasiswa non pesantren di Universitas Hasyim Asy’ari? Jenis penelitian ini menggunakan Metode Kualititatif dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Adapun sumber data yang didapatkan yakni wawancara langsung mahasiswa non pesantren prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Hasyim Asy’ari. Berdasarkan penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa peneliti menemukan temuan utama dalam penelitian ini yakni Transisi Antarbudaya (atau transisi budaya) merujuk pada reaksi awal individu ketika menghadapi budaya baru atau biasa disebut dengan culture shock dan proses adaptasi yang dialami individu ketika mereka berpindah dari satu lingkungan budaya ke lingkungan budaya yang berbeda.