cover
Contact Name
Eka Deviany Widyawaty
Contact Email
renacipta49@gmail.com
Phone
+6282233325390
Journal Mail Official
renacipta49@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Blok II No. 8, Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Health Care : Journal of Community Service
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 30466075     DOI : https://doi.org/10.62354/healthcare
Core Subject : Health,
Health Care : Journal of Community Service as an International Journal focuses on community service program to advance theories, research and practices related to all forms of outreach and community service, which have developing health community. Community service means services to society, especially in health sector, applying science and technology based on their field, increasing the capacity of society and community empowerment. The journal draws on existing issues from that health of field. This includes highlighting innovation of community empowerment, and reporting on health research, community-based research, action research, and community services, as well as improving the knowledge and practice in the field of health community.
Articles 127 Documents
Penyuluhan Makanan Sehat dan Peningkatan Partisipasi Ibu Rumah Tangga dalam Penanganan Sampah Melalui Pembuatan Kompos dari Rumah Tangga di Posyandu Kelurahan Kayu Putih Debora G Suluh; Ferry WF Waangsir; Agustina
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/b3k0bb47

Abstract

Masalah gizi buruk dan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan serius di banyak daerah di Indonesia. Data BPS tahun 2022 menyatakan bahwa jumlah balita stunting di Kupang menempati urutan ke -4 di Provinsi NTT yaitu sebesar 22%. termasuk Kelurahan Kayu Putih. Dalam rangka mencegah dampak dari adanya sampah yang tidak tertangani dengan baik dan dalam rangka peningkatan kesadaran masyarakat dalam hal penanganan sampah rumah tangga, maka pengabdian masyarakat dengan tema Sampah dan Kesehatan Masyarakat  Melalui “Penyuluhan Makanan Sehat dan Peningkatan Partisipasi Ibu Rumah Tangga dalam Penanganan Sampah Melalui Pembuatan Kompos di Posyandu Lontar 13 Kelurahan Kayu Putih”. Peserta yang hadir pada saat kegiatan sejumlah 24 orang kader posyandu dan 24 anak balita;  Jenis kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan makanan sehat bergizi bagi balita guna pencegahan stunting, pemberian makanan tambahan bagi balita dan pelatihan pembuatan kompos; Kegiatan ini menghasilkan kompos dari sampah organik yang berasal dari rumah tangga, serta masyarakat terutama ibu rumah tangga mulai menyadari pentingnya memberikan makanan yang sehat yang diberikan bagi anak-anak serta secara mandiri melakukan pemisahan sampah yang berada di setiap rumah tangga.
Edukasi Fisioterapi dalam Pencegahan Flat Foot Pada Komunitas Posyandu Ibu dan Anak di Kelurahan Mojolangu, Kota Malang Dea Sari Oktaviani; Nungki Marlian Yuliadarwati; Eleonora Elsa Sucahyo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/wh1qvr26

Abstract

Pendahuluan: Flat foot adalah kondisi di mana archus longitudinal medialis tidak terbentuk dan terlihat seperti rata ketika sedang berdiri dan berjalan, yang bisa menyebabkan tahap tumbuh kembang pada anak melambat. Tujuan: Penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi komunitas ibu dan anak tentang gambaran flat foot, tanda dan gejala, penyebab, faktor risiko, dan pencegahan berupa latihan dirumah. Metode: Metode yang digunakan berupa edukasi fisioterapi dengan melakukan promosi kesehatan tentang gambaran flat foot kepada komunitas posyandu ibu dan anak dengan menggunakan media promosi poster untuk mengajarkan, serta tanya jawab dilakukan dengan peserta untuk menentukan efektivitas instruksi, dan latihan di rumah diberikan kepada peserta. Kesimpulan: Dari kegiatan fisioterapi komunitas yang dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2024 di RW. 06 Kelurahan Mojolangu dapat disimpulkan bahwa terdapat hasil yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Peningkatan ini menunjukkan efektifitas penyuluhan yang dilakukan dalam memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana cara memberikan penanganan latihan untuk menghindari terjadinya flat foot pada anak.
Penyuluhan Fisioterapi pada Komunitas Wanita dalam Peningkatan Pengetahuan tentang Menopause di Puskesmas Mojolangu Risky Ismail Harisman; Nungki Marlian Yuli; Eleonora Elsa Sucahyo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/cnddrr86

Abstract

Pendahuluan : Di Indonesia, penyuluhan tentang menopause penanganannya masih terbatas, sehingga banyak wanita tidak mengetahui cara mengelola gejala yang muncul. Menopause sendiri adalah berhentinya menstruasi secara alami dan permanen yang diakibatkan oleh defisiensi estrogen yang tidak terkait dengan proses patologis. Tujuan : Untuk mengedukasi komunitas wanita tentang menopause terutama gejala-gejala dan dampak menopause serta latihan mandiri yang dapat dilakukan dirumah. Adapun tujuan lain yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang menopause pada komunitas wanita di Puskesmas Mojolangu. Metode : Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada komunitas wanita di Puskesmas Mojolangu berupa promosi kesehatan tentang menopause, dengan menggunakan powerpoint dan poster sebagai media. Kesimpulan : Kegiatan Penyuluhan yang telah dilakukan di Komunitas Wanita Puskesmas Mojolangu Lowokwaru, Malang dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan pada wanita mengenai menopause sehingga wanita mampu melakukan pencegahan serta penerapan penanganan menopause secara mandiri.
Senam Lansia sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dalam Mendukung Lansia Tangguh di Kelurahan Pagesangan Miftahul Khairoh; Alief Ayu Purwitasari; Arkha Rosyaria Badrus; Kholifatul Ummah; Yustisia Amalia
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/s6cp9z50

Abstract

Pendahuluan : Populasi usia lanjut mengalami peningkatan secara global. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan secara umum. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui program senam lansia agar tubuh lebih bugar. Senam lansia juga berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh, terutama jika dilakukan secara teratur. Metode : Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu demonstrasi berupa praktik langsung gerakan senam lansia dan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu advokasi dan pelaksanaan senam yang diawali dengan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan bagi lansia. Hasil : hasil pemeriksaan fisik didapatkan mayoritas lansia berusia 50-60 tahun sejumlah 20 lansia (50%) dengan jenis kelamin lansia terbanyak yaitu perempuan berjumlah sejumlah 36 lansia (90%). Pada pemeriksaan fisik lansia di dapatkan, berat badan lansia mayoritas ≤ 60 kg sebanyak 32 (80%). Lansia yang mengalami Tekanan darah tinggi sebanyak 14 lansia (35%), 8 (20%) lansia memiliki Kadar Glukosa tinggi (>100 mg/dL) dan Pada pemeriksaan Kadar Kolesterol, 10 Lansia (25%) memiliki Kadar kolesterol tinggi (>240 mg/dL). Senam lansia dilaksanakan selama 30 menit berupa gerakan-gerakan yang mudah dan ringan, yang disesuaikan dengan kondisi fisik lansia, dan pendinginan. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan senam lansia. Kesimpulan: senam lansia merupakan kegiatan yang efektif dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan lansia
Pengetahuan dan Pemberdayaan Remaja dalam Pembentukan Calon Kader Remaja di SMPN 4 Desa Oenlasi Kabupaten Kupang Odi L. Namangdjabar; Tirza Viviandri Isabela Tabelak; Martina Fenansia Diaz; Hasri Yulianti
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/nr71sq61

Abstract

Remaja adalah masa yang penuh tantangan, terutama terkait kesehatan fisik dan mental. Pada fase ini, penting bagi remaja untuk mendapatkan akses ke informasi yang benar tentang kesehatan mereka, serta dukungan dari lingkungan, termasuk keluarga dan masyarakat. Posyandu Remaja adalah program yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan dan pendidikan kesehatan kepada remaja, yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, seperti anemia, stunting, dan gangguan psikologis. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk membentuk kader remaja dan meningkatkan pengetahuan remaja melalui pelatihan. Metode yang dilakukan adalah pembentukan kader remaja melalui pendekatan dan sosialisasi serta pelatihan dan pelantikan untuk meningkatkan pengetahuan remaja yang dilakukan di SMPN 4, Desa Oenlasi, Kabupaten Kupang. Hasil kegiatan ini yaitu dari 28 orang remaja yang mengikuti kegiatan pelatihan (pre test) memiliki pengetahuan kurang sebanyak 64,2% dan setelah pelatihan (post test) remaja yang memiliki pengetahuan baik menjadi 82,1%. Dari pelatihan ini terdapat 10 remaja putra dan putri yang bersedia menjadi kader remaja  dan berkomitmen dalam mendukung program program remaja, salah satunya adalah  kegiatan posyandu remaja yang akan dilakukan dalam setiap bulan di SMPN 4, Desa Oenlasi, Kabupaten Kupang.
Edukasi Osteoarthritis Knee Beserta Pendampingan dan Tindakan Fisioterapi pada Petani Padi di Desa Krangkong Kabupaten Bojonegoro Christin Defryana Nafi; Zidni Imanurrohmah Lubis
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/vt99h971

Abstract

Aktivitas fisik dan pekerjaan sebagai petani dapat membebani sendi-sendi penopang tubuh seperti lutut. Nyeri lutut pada petani adalah masalah umum yang dapat mempengaruhi kualitas hidup petani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi fisioterapi kepada petani mengenai manajemen Osteoarthritis knee di kantor desa krangkong. Metode yang digunakan melibatkan sesi edukasi tentang definisi nyeri lutut atau osteoarthritis knee, tanda dan gejala, penyebab, pecegahan dan erapi latihan. Dilakukan pretest dan post-test untuk mengevaluasi pemahaman audiens terhadap topik yang dibahas. Kegiatan berjalan dengan lancar serta mudah dipahami oleh petani di desa krangkong sehingga pada hasil evaluasi terdapat adanya peningkatan pengetahuan petani dari 0% hingga 100%. 
Optimalisasi Kualitas Tidur Lansia di Puskesmas Mojolangu: Edukasi Breathing Exercise Putri Salsabila Nuryanti; Eleonora Elsa Sucahyo; Bayu Prastowo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/6vrac694

Abstract

Kualitas tidur yang baik merupakan kunci untuk mempertahankan kesehatan dan kualitas hidup, terutama bagi lansia. Sayangnya, banyak lansia menghadapi gangguan tidur yang berdampak buruk pada kesejahteraan mereka. Edukasi tentang breathing exercise bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia di Puskesmas Mojolangu mengenai pentingnya kualitas tidur. Metode yang diterapkan meliputi tanya jawab, komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) secara personal dengan menggunakan pamflet dan demonstrasi teknik breathing exercise untuk memfasilitasi pemahaman. Proses edukasi berjalan dengan lancar dan para lansia mampu mengikutinya dengan baik. Partisipan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari tidak mengetahui sama sekali menjadi memahami sepenuhnya konsep dan teknik breathing exercise, seperti yang ditunjukkan oleh hasil evaluasi diskusi interaktif. Hasil ini menunjukkan bahwa metode KIE personal dan penggunaan media visual seperti pamflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia di Puskesmas Mojolangu tentang cara meningkatkan kualitas tidur mereka melalui breathing exercise.
PEMBERIAN EDUKASI FISIOTERAPI NYERI LEHER DI POSYANDU LANSIA SRIKANDI Ameylia Puteri; Bayu Prastowo; Eleonora Elsa Sucahyo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/bkw02m15

Abstract

Pendahuluan: Nyeri leher merupakan nyeri yang terjadi pada daerah leher. nyeri sering terjadi  khususnya pada pekerja. Posisi kerja yang sangat tidak nyaman dapat meningkatkan terjadinya nyeri leher. Terdapat 3 faktor penyebab terjadinya nyeri leher yakni faktor pekerjaan, faktor lingkungan, dan daktor individu. Posisi kerja yang tidak nyaman dapat menyebabkan perubahan seperti membungkuk, menundukkan kepala, atau melakukan perubahan postur lainnya. Nyeri leher dapat menimbulkan gejala seperti adanya otot yang mengalami spasme atau menegangnya otot di area leher sehingga adanya penurunan gerak pada leher yang membuat fungsional leher terhambat. Metode penelitian: Metode yang digunakan yakni pemberian edukasi dalam bentuk penyuluhan terkait nyeri pada leher. Sebelum dilakukakan penyuluhan pekerja dan lansia diberikan pertanyaan singkat terkait materi nyeri leher (pre-test) terkait nyeri leher dan setelah pemberian materi (post-test). Hasil: Berdasarkan kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan terdapat peingkatan wawasan sekaligus pengetahuan mengenai nyeri pada leher serta latihan yang dapat dilakukan untuk mencegah ataupun mengurangi nyeri leher. Kesimpulan : Pemberian Edukasu Fisioterapi nyeri leher terbukti meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang penyebab, dampak, serta latihan pencegahan dan penanganannya.
Edukasi Peran Fisioterapi Pada Resiko Neck Pain Pada Petani Buah Jambu Desa Tlekung Kota Batu, Jawa Timur Nur Amalia Moh. Jafar Nontji; Nungki Marlian Yuliadarwati
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/wza4ky14

Abstract

Pendahuluan: Petani buah dapat mengalami berbagai keluhan yang berkaitan dengan pekerjaan mereka di lapangan. Petani buah-buah memerlukan tugas berulang yang berkepanjangan seperti memanen, memangkas, dan merawat tanaman yang mana dapat memberikan tekanan besar pada leher dan tubuh bagian atas. Permasalah yang sering dialami oleh para petani buah adalah rasa nyeri yang dirasakan, yaitu nyeri leher. Nyeri leher merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal. Nyeri leher didefinisikan sebagai nyeri yang berada pada bagian aksial tulang belakang. Gejala klinis nyeri leher adalah rasa lelah, kesemutan, nyeri, lecet, lebam dan sensasi tidak menyenangkan lainnya di area leher. Sensasi ini umumnya muncul di area m. Trapezius dan m. Deltoid posterior (Widodo et al., 2022). Metode Penelitian: Metode yang digunakan yaitu edukasi berupa penyuluhan tentang neck pain dengan menggunakan media leaflet dan menyebarkan kuesioner. Dari kuesioner tersebut melihat pre-test dan post-test sebelum dan sesudah diberikan edukasi.  Hasil: Berdasarkan hasil yang diperoleh setelah memberikan edukasi mengenai neck pain kepada petani buah jambu tlekung tentang gejala dan penyebab yang ada pada neck pain. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan pengetahuan petani buah tentang edukasi yang telah diberikan.
EDUKASI TERAPI LATIHAN PADA KASUS LOW BACK PAIN DI KOMUNITAS LANSIA DESA PANDANSARI LOR KECAMATAN JABUNG Fajar Abhyasa Abimanyu; Dimas Sondang Irawan; Wendy Yuhardhika Marta Prabawanti
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/580tdq81

Abstract

Nyeri punggung bawah (Low Back Pain/LBP) merupakan keluhan umum yang sering disebabkan oleh postur duduk yang tidak ergonomis. Faktor penyebab LBP meliputi aspek individu seperti usia, jenis kelamin, dan lama kerja, serta faktor pekerjaan seperti posisi tubuh statis, gerakan berulang, dan penggunaan tenaga berlebihan. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produktivitas akibat hilangnya waktu kerja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang gejala dan faktor penyebab LBP serta memberikan edukasi terkait latihan mandiri di rumah sebagai upaya pencegahan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui leaflet sebagai media informatif. Kegiatan ini mencakup sesi tanya jawab untuk mengidentifikasi keluhan serta edukasi tentang latihan yang dapat dilakukan secara mandiri. Hasil menunjukkan bahwa proses penyuluhan berjalan efektif, dengan peningkatan pemahaman masyarakat dari 0% menjadi 100%. Para lansia memahami latihan yang diberikan dan diharapkan dapat mengurangi nyeri setelah praktik mandiri di rumah. Kegiatan penyuluhan di Posyandu Lansia Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Malang, berhasil meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan dan penanganan LBP melalui latihan aktif dan aktif resisted.

Page 8 of 13 | Total Record : 127